Faith

Faith
Napak tilas


__ADS_3

Archie membawa Sasa jalan-jalan mengelilingi tempat-tempat yang menjadi kenangan indahnya semasa kecil hingga remaja dulu , saat sampai di komplek perumahan pilot dimana ia dulu tinggal bersama dengan kedua orang tuanya tiba-tiba kedua mata Sasa berkaca-kaca dengan sendirinya .


Semua kenangan di rumah masa kecilnya tiba-tiba teringat dengan jelas , Sasa turun dari mobil dan berdiri didepan bekas rumahnya dengan menatap ke dalam halaman rumah lamanya itu . Sebuah ayunan yang ada di pohon mangga pun masih terpasang cantik , dulu Sasa merengek pada ayahnya agar dibuatkan ayunan di situ .


" Ayah .... ini.... Sasa ada dirumah sekarang , kalian berdua liat Sasa dari atas sana kan " Ucap Sasa dengan terisak .


Bayangan masa kecilnya benar-benar terputar kembali dalam ingatan Sasa , ia masih bisa mengingat dengan jelas saat ia dan sang ibu berdiri didepan pintu menunggu ayah pulang . Rasa sesak langsung menyeruak di dada Sasa kehilangan kedua orang tua sekaligus adalah pukulan terbesar didalam hidupnya , saat Sasa sedang menangis karena mengingat masa bahagianya tiba-tiba ada tangan lembut yang menyentuh pundaknya .


" Ada apa nak ? kenapa menangis disini " Tanya wanita setengah baya yang baru saja turun dari mobil menyapa Sasa .


" Oh enggak bu ..gapapa " Jawab Sasa berbohong sambil menyeka air matanya dengan tissue yang sejak tadi ia pegang .


" Sudah mau Maghrib pamali anak gadis berdiri di jalan kaya gini , ayo ikut ibu masuk kedalam " Ajak wanita ramah itu pada Sasa .


" Maaf bu saya bukan gadis lagi " Jawab Sasa polos .


" Apa ?? maksudnya apa nak ....


" Mah !!! " Panggil seorang pria yang merupakan suami dari wanita itu keluardari mobil setelah selesai memarkirkan mobilnya di garasi rumah memanggil sang istri yang sedang berbincang dengan Sasa .


" Iya pah ada apa ? " Tanya sang wanita pada suaminya yang sedang berjalan mendekati Sasa dan dirinya .


" Kan papa sudah bilang jangan dekat-dekat orang asing , inget kan modus kejahatan yang lagi beredar saat ini " Jawab sang suami pelan sambil melirik ke arah Sasa .


" Siapa yang kau bilang orang jahat hah !!! " Hardik Archie dengan tiba-tiba sehingga membaut sepasang suami istri itu kaget .


" S----siiiapaa anda ?" Tanya pria yang tadi memprovokasi Sasa dengan terbata-bata .


" Nama saya Archie Durran August dan ini istri saya Farasya Zalia August yang merupakan pemilik lama dari rumah yang sekarang kalian tinggali ini " Jawab Archie sambil merangkul Sasa dengan mesra .


Deg


Sang pria yang tadi membicarakan Sasa langsung tertegun ketika mendengar perkataan Archie , raut wajahnya langsung memucat begitu berhasil mengingat Archie Durran August .


" An---anda adalah pemilik Durran Internasional perusahaan yang masuk dalam sepuluh perusahaan multinasional terbaik di dunia ....


" Jangan berlebihan tuan , oh iya tujuan kami sebenarnya kesini ingin melihat rumah kalian sebentar apakah boleh ? " Tanya Archie cepat

__ADS_1


memotong perkataan sang pria yang sedang kaget itu.


" Tentu saja , perkenalkan nama saya Agus Tommy dan ini istri saya Widya " Jawab sang pria memperkenalkan dirinya dan sang istri.


Archie dan Sasa menerima uluran tangan pak Agus Tommy dan ibu Widya dengan bergantian , mereka kemudian masuk kedalam rumah yang belum ada perubahan sama sekali itu .


Saat memasuki rumah Sasa terlihat sangat sedih , ia memandangi setiap sudut rumah lamanya itu . Sekelibat memory masa lalunya kembali datang saat Sasa melihat lebih lama di dalam rumah lamanya itu , kedua matanya kemudian berkaca-kaca dengan sendirinya sehingga membuat Archie datang dan menenangkan Sasa dengan lembut .


" It's ok " Bisik Archie pelan sambil membelai rambut panjang Sasa .


" Rasanya seperti masih kemarin mas Sasa ada dirumah ini " Jawab Sasa terbata-bata .


" I know , ayah dan ibu sudah bahagia di atas sana jadi kau jangan meratapi mereka terus menerus ya " Ucap Archie memberikan semangat pada Sasa .


Sasa menganggukkan kepalanya pelan , mereka lalu berjalan menuju ruang tamu kembali karena ibu Widya sudah kembali dengan membawa satu nampan yang berisi minuman dan cemilan .


" Maaf pak bu kalau kedatangan kami kemari menganggu bapak dan ibu " Ucap Sasa pelan membuka percakapan.


" Tentu saja tidak nak Sasa , maafkan ibu tadi ibu fikir nak Sasa adalah gadis yang ....


" Gadis nakal maksud ibu he he he , saya sudah menikah dua tahun lalu bu anak kami sudah satu tahun lebih dan hampir berjalan saat ini " Ucap Sasa cepat memotong perkataan ibu Widya .


Sasa menganggukan kepalanya pelan merespon perkataan ibu Widya , mereka berempat lalu terlibat pembicaraan serius . Pak Agus Tommy dan ibu Widya sangat shock begitu mendengar cerita Sasa saat ia kehilangan ayah dan ibunya , wajah ibu Widya pun memperlihatkan rasa prihatin yang sangat tinggi bagi Sasa .


" Tapi saya sekarang sudah bahagia Bu , saya sudah mempunyai suami dan anak yang tampan " Ucap Sasa menutup ceritanya sambil tersenyum .


" Tuhan tak akan menguji hambanya diluar kemampuan hamba-nya itu sendiri percaya itu nak " Sahut ibu Widya sambil mencengkram tangan Sasa dengan erat .


" Iya kami percaya itu bu " Jawab Archie cepat .


Karena sudah malam Sasa dan Archie kemudian pamit pulang , mereka khawatir dengan keadaan Arthur karena sudah hampir seharian mereka tinggal dirumah . Saat akan berpisah ibu Widya memeluk Sasa dengan erat , mereka kemudian bertukar nomor telepon sebelum akhirnya benar-benar berpisah . Dari dalam mobil Sasa melambaikan tangannya pada suami istri yang menjadi pemilik baru rumah lamanya itu .


" Terima kasih mas sudah bawa Sasa ke rumah " Ucap Sasa sambil tersenyum ke arah Archie.


" Mas akan melakukan apapun untuk membuatmu bahagia sayang " Jawab Archie singkat .


" Ya sudah ayo pulang , kasian Arthur seharian di rumah sendirian " Sahut Sasa singkat mengajak Archie pulang ke rumah .

__ADS_1


Tanpa menjawab perkataan sang istri Archie kemudian menambah kecepatan mobilnya untuk menuju ke rumah , sepanjang jalan pulang wajah bahagia terukir di bibir Sasa . Mendatangi tempat masa lalunya benar-benar membuatnya bahagia apalagi Sasa sudah memberikan kuasa penuh pada pak Budi untuk mengurus perusahaan setelah ia pergi ke Quebec .


" Kita akan bahagia di Quebec kan mas " Tanya Sasa tiba-tiba .


" Tentu saja , tak ada orang jahat yang bisa menganggu kita lagi " Jawab Archie penuh percaya diri .


" Semoga saja mas " Ucap Sasa pelan sambil tersenyum .


Tak lama kemudian mereka akhirnya sampai di rumah tercinta mereka , beberapa mobil mahal kesayangan Archie pun sudah mulai dibawa melalui ekspedisi untuk dikirim ke Quebec melalui kapal laut . Para pelayan di rumah Archie pun sudah banyak yang bersiap setelah Archie memberitahukan rencananya untuk mengajak mereka semua ke Canada .


Sasa langsung berjalan menuju lantai dua dimana putranya berada , ia sangat rindu pada anak semata wayangnya itu pasca seharian tak bertemu . Gusti dan Swari yang sedang bermain bersama baby Arthur langsung tersenyum ke arah Sasa begitu melihatnya berdiri di pintu .


" Makasih ya kangmas yunda sudah menjaga Arthur " Ucap Sasa tulus .


" Mengasuh Arthur bukan hal yang sulit Sa " Sahut Swari sambil menggendong baby Arthur .


" Nitip sebentar lagi ya kak , aku mau mandi " Bisik Sasa pelan.


" Iya , sana mandi dulu keburu malam " Jawab Swari sambil tersenyum .


Sasa kemudian masuk kekamarnya untuk segera mandi yang tak lama kemudian diikuti oleh Archie dibelakang , setelah mandi Sasa dan Archie langsung menyusul Swari dan Gusti yang sudah ada di meja makan .


Mereka lalu menikmati makan malam bersama setelah menjalani hari yang cukup melelahkan , Swari dan Gusti yang sudah tau rencana kepindahan Sasa hanya bisa tersenyum dan mencoba ikhlas kalau kembali berpisah dengan Sasa .


" Walau bagaimanapun kau sudah menikah nduk , tugas utama seorang istri adalah mendampingi suaminya . Oleh karena itu kangmas ndak bisa menahanmu di sini " Ucap Gusti pelan saat selesai makan .


" Iya kangmas , maafin Sasa kalau ada salah ya kangmas " Jawab Sasa dengan nada bergetar .


Setelah berbicara seperti itu mereka lalu membahas rencana kesiapan IVF besok pagi , saat sedang serius membahas prosedur yang harus di jalani tiba-tiba di halaman depan ruang Archie terdengar keributan yang memaksa Archie keluar .


" Benar-benar cari masalah padaku namanya ini " Ucap Archie penuh kemarahan .


🌼 Bersambung 🌼


Hallo kakak-kakak terima kasih sudah mau meluangkan waktunya untuk membaca novel pertama saya dan dengan berat hati saya ingin memberikan kabar bahwa Faith akan segera berakhir dalam waktu dekat ini , tapi jangan sedih karena Faith 2 sudah siap mengudara juga .


Novel kelanjutan Faith ini berjudul : Faith 2 the return of the prince ....

__ADS_1


Di novel Faith 2 akan menceritakan kisah baby Arthur yang sudah dewasa 😊 Thor harap Faith 2 akan mendapatkan tempat juga di hati kakak-kakak semua 🌺🌺🌺🌺.


__ADS_2