Faith

Faith
rencana Clarissa


__ADS_3

setelah berhasil mengatur pola istirahat nya akhirnya Sasa kini bisa bangun pagi lagi untuk menyiapkan keperluan suaminya sendiri tanpa bantuan pelayan .



" morning istriku " sapa Archie lembut yang tiba tiba sudah ada di dapur



" pagi cinta " jawab Sasa



brugg


Archie melompat dan memeluk Sasa dari belakang.


" jangan menggodaku sepagi ini " bisik Archie nakal



" ikh mas apaan si !! udah sana mandi terus sarapan ya " ucap sasa kaget karena tak menyangka akan dipeluk Archie didapur .



Archie tak bergeming mendengar ucapan Sasa dia masih memeluk erat istrinya dengan posesif seperti anak kecil yang minta dibelikan mainan .



" ya udah ayo ditemenin yuk mandi yukk " ucap sasa mengalah .



" oke " pekik Archie senang .



sasa hanya menggelengkan kepalanya melihat kelakuan suaminya kemudian mengikuti langkah suaminya menuju kamar dilantai dua .



Bik Rani dan pelayan lainnya tersenyum melihat pemandangan indah ini hampir setiap pagi , bahkan mereka pernah dibuat shock ketika melihat sang tuan rumah tiba tiba duduk dilantai dapur ketika kemauannya tak dituruti nyonya rumah yang saat itu sedang membuat pancake untuk sarapan yang akhirnya membuat sang nyonya akhirnya meninggalkan dapur .



" hari ini hari terakhir teman teman kampus magang dikantor ya mas ? " tanya sasa saat menikmati sarapan dimeja makan .



" yup seperti nya iya tapi mereka masih bisa datang dihari Sabtu " jawab Archie santai sambil menikmati segelas almond milk



" oh jadi masih belum selesai ya , soalnya kan kuliah mau masuk lagi mas " ucap sasa lembut .



" kontraknya seperti itu sayang , oh iya aku lupa memberitahu sesuatu padamu sayang ! tunggu sebentar ya " ucap Archie cepat kemudian setengah berlari menuju ke ruang belajar dan kembali membawa sebuah tab .



" lihat ini " ujar Archie sambil menyerahkan tab untuk Sasa liat .



sasa melihat dengan serius tampilan di tab yang diberikan suaminya walau pertama Sasa tak mengerti maksud sang suami tapi akhirnya ada senyum tersungging diwajah cantiknya .



" ini IP siapa ? " tanya Sasa penasaran .



" coba tebak !" Archie tersenyum puas melihat istrinya mengerti tujuannya memberikan tab .



" ini IP Clarissa " ucap Sasa singkat .



" istriku memang luar biasa , ya itu IP address temanmu Clarissa dia tak benar benar ingin bekerja di kantor dia hanya menghabiskan waktunya untuk belanja online , sign up ke online datting site dan nonton film " ucap Archie menjelaskan .



Archie sudah memerintahkan para team IT dikantornya untuk melacak IP address anak anak magang dikantornya untuk melihat apakah mereka benar benar serius bekerja atau hanya untuk main main.



" dan ya hasilnya sesuai dugaan awalku sayang " ucap Archie tenang .



" jadi mereka semua tidak benar benar serius ? " tanya Sasa penasaran .



" ya setelah kontrak mereka selesai aku tak akan mungkin merekrut mereka lagi selanjutnya , diluar sana masih banyak orang yang ingin benar benar bekerja " jawab Archie serius .


__ADS_1


Sasa tersenyum mendengar ucapan suaminya ,dia bisa memahami bahwa Archie tengah kecewa atas performa teman temannya dikantor .



" ya sudah aku berangkat sayang " pamit Archie pada Sasa yang sedang merapikan sisa makanan di meja .



" aku antar kedepan " ucap sasa lembut kemudian berjalan dengan menggandeng Archie sampai didepan mobil .



cup


Sasa mencium punggung tangan Archie penuh khidmat .



" hati hati mas " teriak Sasa pada mobil Archie yang sudah menjauh .



setibanya dikantor Archie sudah disambut Rico yang berdiri disamping pintu lift milik Archie . mereka kemudian naik keatas bersama sama .



" pak ini laporan mingguan " ucap Lisa sambil menyerahkan stopmap warna kuning ke meja Archie .



" ok thanks " jawab Archie singkat " kau boleh keluar " imbuh Archie .



Lisa kembali ke mejanya dengan kesal karena matanya menangkap foto sang bos dengan istrinya terpajang apik dimeja.



melihat seketaris bos keluar dengan kesal membuat para karyawan wanita bergosip .



" kayanya si Lisa kena omel ya pagi pagi mukanya dah asem "



" biarin aja lah kesempatan bagus buat kita "



" kasian deh "




mendengar ucapan Rico membuat sekumpulan karyawan itu kembali ke meja masing masing .


Rico menghela nafas panjang melihat kelakuan para wanita itu .



" kenapa perempuan suka sekali bergosip " gumam Rico kesal .



Rico kemudian masuk keruangan Archie dengan raut muka masam .



" kenapa lagi kau ? apa semalam jalangmu tak memjaskanmu ? " tanya Archie heran melihat raut muka sang asisten .



" bukan aku cuma heran dengan wanita dikantor ini , mereka suka sekali menggosipkanmu " ucap Rico menjelaskan .



" haha seperti itulah wanita sejak dulu selalu berusaha mencari perhatianku " cicit Archie bangga .



" tidak semua seperti itu contohnya istrimu !! " ucap Rico cepat kemudian kembali keruangannya meninggalkan Archie .



Archie tersenyum mengingat ucapan Rico barusan , Sasa memang tak seperti wanita kebanyakan yang hobinya belanja barang barang mewah . Disaat banyak wanita yang berusaha mati matian untuk mendekatinya Sasa justru terlihat menghindar darinya dan berhasil membuatnya penasaran pada sosok Sasa yang akhirnya membuat Archie jatuh cinta padanya .



Sasa bahkan sering menolak ketika diajak Archie pergi belanja tas keluaran terbaru dia lebih memilih pergi ke supermarket biasa untuk belanja kebutuhan rumah , bahkan Archie sempat dibuat heran oleh Sasa ketika melihat pengeluaran keuangannya dimana Sasa tak pernah memakai uangnya untuk keperluan pribadinya sampai akhirnya Archie mengetahui bahwa Sasa menggunakan uangnya sendiri untuk keperluan pribadinya .



" terima kasih ma pa sudah mendidik Sasa menjadi wanita hebat " ucap Archie pelan sambil meraba foto kedua mertuanya di figura .



Clarissa nampak sedang merapikan meja kerjanya dia sangat senang karena akan meeting bersama sang bos tampan terlihat beberapa karyawan wanita lainnya juga tengah merapikan make up nya . mereka kemudian berjalan menuju ruang meeting besar di aula .

__ADS_1



Archie nampak berdiri menjelaskan beberapa hal di layar proyektor dia memimpin rapat bersama semua staff divisi marketing dan pemasaran .



sebagai seorang pengusaha yang sudah memimpin banyak perusahaan bukan hal yang kaku untuk Archie memimpin rapat , dia memilih melipat lengan kemejanya sampai batas siku dan melepas dasi serta membuka kancing kemejanya memberikan kesan santai, akan tetapi semua staff wanita nampak tak berhenti berkedip melihat kegagahan sang bos besar .



" duhh gue pengen hamil anak dia deh " celetuk Risa pelan .



" kalau gtu gue juga mau kalii hehe " ujar shireen tak mau kalah .



" heh ga usah kepedean bos ga mungkin mau ama lo pada " ucap Lia sinis .



Clarissa hanya tersenyum mendengar ucapan teman temannya yang sedang bertengkar , matanya tak henti lepas dari sosok Archie yang ada didepan .



" gue harus dapetin lo " ucap Clarissa lirih dia sudah menargetkan Archie sebagai sasaran selanjutnya.



tak lama kemudian meeting selesai dan meraka akan pergi makan bersama bos besar sebagai perpisahan disebuah restoran steik . para wanita berlomba dandan semenarik mungkin untuk menarik perhatian sang bos besar , begitupun Clarissa dan teman temannya .



Archie turun dari mobilnya bersama Rico mereka berjalan memimpin rombongan menuju tempat makan .



" saya disini ya pak " ucap Clarissa cepat saat melihat ada bangku kosong didepan meja Archie .



" silahkan " ujar Rico memberi ijin .



melihat Clarissa duduk didepan meja Archie membuat para wanita lain nampak juga ingin duduk ditempat yang sama dan akhirnya membuat kegaduhan di restoran .



Clarissa berhasil duduk didepan Archie dia sengaja menggunakan baju dengan model dada rendah sehingga memperlihatkan belahan dadanya , dia berharap mendapat perhatian dari sang calon mangsa .



Rico terlihat menendang kaki Archie berulang kali dibawah meja dia mencoba menggoda sang bos .



" ada ikan segar didepan " bisik Rico pelan .



" shut up " jawab Archie sinis . Rico terkekeh mendengar jawaban bosnya .



karena makanan yang dipesan belum datang semua Archie pergi ke restroom tak lama Clarissa menyusul sang bos tampan .



brugg


Clarissa menjatuhkan dirinya ke depan Archie , dia pura pura terpeleset .



sontak Archie menangkap tubuh Clarissa yang hampir mencium lantai .



Archie merasakan kedua gunung kembar Clarissa menempel di dadanya dengan cepat dia mendorong Clarissa untuk menjauh darinya .



" terima kasih pak " ucap Clarissa centil dia berdiri sangat dekat dengan Archie .



" its ok ya sudah saya kembali ke depan " ucap Archie cepat mencoba menghindar dari Clarissa .



Clarissa tersenyum melihat sang bos berjalan dia nampak puas melihat bekas lipstiknya menempel di dada sang bos tampan , dengan cepat Clarissa menyusul kedepan .



tak jauh dari toilet nampak sepasang mata sendu tengah menatap kedua orang itu , si empunya mata nampak menyeka air mata yang mengalir dari kedua mata itu .


__ADS_1


__ADS_2