
Akhirnya malam pun datang , waktu yang sudah ditunggu oleh Archie . Ia akan segera mengakuisisi Leon Corporation dan akan menjadikan Rico CEO di perusahaan itu yang pastinya akan menjadi salah satu perusahaan pendukung Durran Internasional yang terkuat . Leon Corporation adalah sebuah perusahaan pendanaan terbesar di wilayah Asia Pasifik oleh karena itu Archie sangat berambisi untuk mendapatkan perusahaan itu untuk berjaga-jaga kalau proyeknya ada masalah seperti yang terjadi di Australia .
Proyek besar Archie di Australia tinggal menghitung hari untuk diresmikan oleh karena itu Archie sudah mulai memikirkan proyek lainnya ,ambisinya adalah ingin menguasai bisnis kawasan Asia-Pasifik dalam setahun kedepan . Jika bisnis hotel dan resort milik Archie berjalan lancar di Australia maka ia dengan mudah mengekspansi ke bisnis lainnya . Oleh karena itulah ia membutuhkan Leon Corporation sebagai penyokong dana tambahan di proyek barunya nanti .
" sudah siap sayang ? " tanya Archie pelan sambil masuk ke kamar mereka dimana Sasa masih merias wajahnya di depan meja rias .
" sudah mas " jawab Sasa tersenyum melihat sang suami melalui kaca .
Archie tersenyum dan kemudian berjalan menuju Sasa yang sedang kesusahan memakai kalung berliannya , perhiasan pertama yang Archie belikan pada Sasa di tahun pertama pernikahan mereka .
" sini mas bantu " ucap Archie pelan sambil mengambil alih kalung berlian dari tangan Sasa .
" makasih mas " sahut Sasa cepat sambil menyibak rambutnya kedepan supaya Archie tak kesulitan dalam menaitkan kalung di lehernya .
Dengan mudah Archie berhasil memasang kalung berlian sang istri , Archie menunduk dan mencium bahu Sasa dari belakang hingga membuat Sasa menggelinjang pelan disertai suara mendesah yang membuat Archie makin bernafsu .
" mass stop .. " ucap Sasa sambil menahan tubuh Archie yang makin mendekat padanya.
" aku rindu padamu " bisik Archie dengan nada berat .
" iya Sasa tau tapi kita ga boleh terlambat mas bukankah malam ini adalah hari penting bagi Rico adikmu " sahut Sasa sambil tersenyum mencoba mengalihkan perhatian sang suami .
Archie tersenyum mendengar perkataan sang istri dengan cepat ia memeluk Sasa dengan erat untuk menurunkan nafsunya yang sudah memuncak , sementara Sasa nampak membelai punggung Archie penuh kasih sayang .
" sudah ? " tanya Sasa pelan setelah hampir lima menit Archie belum melepaskan pelukannya .
" sabar , jagoan kecilku kalau sudah bangun susah disuruh tidur lagi " bisik Archie pelan .
" nakal !!!" pekik Sasa sambil tersipu .
Archie tersenyum ia berusaha menenangkan dirinya agar si kecil di dalam celananya kembali tenang , karena Sasa merasakan tubuh bawah Archie masih keras tanpa menunggu aba-aba dengan cepat Sasa menarik Archie ke atas ranjang untuk menyelesaikan apa yang sudah dimulainya .
" kau yakin sayang ? " bisik Archie pelan saat sudah ada diatas ranjang dan Sasa sudah ada dibawah tubuhnya .
" daripada mas sakit ya udah ayo lakukan " jawab Sasa dengan tersenyum .
Mendengar perkataan Sasa langsung membuat Archie melumat bibir basah sang istri yang memakai lip gloss tanpa ampun sementara Sasa langsung melingkarkan tangannya ke leher Archie dan membalas permainan lidah sang suami .
Saat tangan Sasa berusaha membuka ikat pinggang yang terpasang di celana Archie tiba-tiba tangannya dipegang oleh Archie .
" kau memang istri terbaikku sayang " ucap Archie tersenyum penuh arti.
__ADS_1
" ayo " sahut Sasa sambil berusaha meneruskan kegiatannya .
" tidak sayang , kalau kita bercinta sekarang maka mereka akan menunggu lama belum lagi kita harus mandi dan bersiap kembali . Aku tak mau egois " jawab Archie dengan senyum hangat .
Blush .
Wajah Sasa memerah mendengar perkataan suaminya ,ia menolehkan wajahnya kekiri dan melepaskan tangannya dari celana Archie . Sasa merasa malu karena terlihat begitu bernafsu .
" kita bisa lanjutkan nanti kalau semua urusan kita sudah selesai sayang , satu langkah lagi Leon Corporation akan jadi milik kita " ucap Archie sambil menarik tubuh Sasa agar duduk .
" kita ? " seloroh Sasa polos .
" ya tentu saja , apa yang aku miliki adalah milikmu juga " jawab Archie sambil mencium kening sang istri penuh cinta .
Sasa tersenyum kemudian mengulurkan tangannya pada Archie agar dibantu untuk berdiri dengan sigap Archie membantu istrinya berdiri . Sasa kemudian kembali merapikan riasan dan rambutnya yang sudah acak-acakan sementara Archie sibuk dengan memakai jas mahalnya yang makin membuat dirinya sangat tampan .
Tok
Tok
" bos , ayo kita semua sudah siap " ucap Gustaf dari balik pintu .
" iya sebentar lagi aku keluar " jawab Archie cepat .
" ayo " ajak Archie pada Sasa yang sudah selesai merapikan make-up nya .
" huum " jawab Sasa cepat sambil merangkul lengan suaminya , malam itu Sasa menggunakan pakaian dengan model one shoulder dress warna hitam yang disempurnakan dengan kalung dan anting berlian yang membuat tampilannya makin mempesona .
Saat Archie dan Sasa turun semua orang sudah menunggu sang tuan rumah termasuk Selena yang terlihat gugup , semua orang paham kalau Selena pasti gugup akan bertemu sang ayah .
" semua akan baik-baik saja " bisik Rico pelan menguatkan Selena .
" aku takut Rico " jawab Selena jujur .
" tenanglah semua akan berjalan sesuai rencana " ucap Rico sambil mencium tangan Selena yang dingin karena gugup .
Dari tangga Sasa tersenyum melihat kemesraan Rico dan Selena , tak lama kemudian Archie dan rombongan sudah masuk ke mobil dan bersiap pergi ke restoran untuk menjalankan rencana terakhir dalam upaya penaklukkan Leon Corporation .
Tak lama kemudian mobil-mobil mahal milik Archie sampai disebuah hotel , beberapa orang pelayan nampak langsung menyambut kedatangan mereka . Sasa berjalan dengan anggun disebelah Archie menuju ke restoran diikuti Rico , Gustaf dan dokter Frans tanpa Selena yang memang masih menunggu aba-aba untuk ikut bergabung . Saat berjalan masuk ke restoran yang sudah dipesan sebelumnya Archie tersenyum ketika melihat Alexander Del Leon sudah duduk menunggunya .
" maaf membuat anda menunggu lama tuan Del Leon " ucap Archie menyapa Alexander Del Leon yang terlihat putus harapan itu.
__ADS_1
" oh anda sudah datang ,silahkan duduk tuan Durran " jawab Alexander Del Leon menyalami Archie dan Sasa beserta tiga orang kepercayaan Archie yang ikut bergabung dengan mereka di sebelah meja besar.
" pelayan !! " ucap Alexander Del Leon sambil menjentikkan jarinya memanggil para pelayan agar menyiapkan makanan ke meja .
Tak lama kemudian keluarlah sepuluh orang pegawai restoran dengan membawa nampan yang berisi hidangan mahal untuk diletakkan ke atas meja dimana orang-orang itu sudah menunggu . Alexander terlihat sangat gugup berulang kali ia menyeka keringat yang keluar dari keningnya padahal saat ini mereka ada di restoran yang banyak terdapat air conditioner . Archie tersenyum menyadari rival bisnisnya tengah tak tenang perlahan Archie mengambil sebotol wine yang ada di atas meja , perlahan Archie menuangkan isi wine ke dalam gelas milik Alexander Del Leon .
" cheers " ucap Archie sambil mengangkat gelas miliknya ke arah Alexander Del Leon .
" cheers " sahut Alexander Del Leon mengangkat gelasnya menyambut gelas Archie .
Rico , Gustaf dan dokter Frans kemudian ikut bersulang bersama kecuali Sasa karena ia tak minum minuman keras , setelah bersulang mereka kemudian menikmati hidangan pembuka yang dibawa oleh pelayan .
" dimana putrimu ? " tanya Archie pada Alexander Del Leon .
" aku sudah mencarinya tapi sepertinya ia kabur bersama pacarnya , anak tak tau diri itu memang menyusahkan " jawab Alexander Del Leon sambil memasukan salad ke mulutnya .
Archie menggerakkan bola matanya untuk memberikan kode pada Rico yang terlihat emosi ketika mendengar perkataan Alexander Del Leon .
" benarkah ? lalu bagaimana dengan kesepakatan kita ? " tanya Archie dingin .
" aku akan menyerahkan sepuluh persen sahamku padamu tapi tidak dengan dua puluh persen sisanya " jawab Alexander Del Leon sambil meletakkan sebuah file ke atas meja .
Archie tersenyum tipis kemudian mengambil berkas yang ada diatas meja , ia membacanya dengan cepat tanpa bersuara dari wajahnya yang serius terlihat kalau Archie nampak tak puas dengan kesepakatan yang diberikan oleh Alexander Del Leon .
" oke aku terima kesepakatan mu tuan Del Leon , jadi mulai malam ini kita sepakat kalau Leon Corporation ada dibawah Durran Internasional " ucap Archie sambil memberikan tangannya ke arah Alexander Del Leon untuk bersalaman .
" semoga kerja sama kita berjalan baik " jawab Alexander Del leon menerima jabatan tangan Archie .
Mereka kemudian menikmati makan malam sambil membicarakan kelanjutan rencana pernikahan Rico dan Selena , walau sebenarnya Rico bahagia tapi ia berusaha menekan perasaannya agar tak terlihat oleh Alexander Del Leon .
" oke tuan Archie karena urusan kita sudah selesai saya pamit pulang dan untuk rencana pertunangan Selena dengan Rico akan kita bicarakan lagi kalau Selena sudah pulang karena kita tak bisa membicarakan hal sepenting ini tanpa ....
" aku ada disini daddy " ucap Selena cepat memotong perkataan sang ayah .
" kau !!! bagaimana kau bisa ada disini !!! " pekik Alexander Del Leon tak percaya .
Rico tersenyum dan bangun dari kursinya dan berjalan ke arah Selena yang tengah berdiri di depan pintu restoran , Alexander Del Leon kaget ketika melihat Rico langsung merangkul Selena .
" apa maksud semua ini ? " tanya Alexander Del Leon kaget .
" seperti yang daddy lihat " jawab Selena tersenyum .
__ADS_1
" kkkkauuu menghianatiku Selena !!! " teriak Alexander Del Leon sambil mendebrak meja penuh emosi .
💮 Bersambung