Faith

Faith
Ricardo Hector in love


__ADS_3

Sentuhan dari tangan kecil baby Arthur membuat Sasa akhirnya membuka matanya padahal ia baru tidur sekitar jam empat pagi karena menerima video call dari Archie yang merajuk . Archie mempermasalahkan ketika ia tak bisa menghubungi Sasa dari siang dan itu membuat harinya di Australia tak tenang karena memikirkan Sasa , sampai akhirnya ia mengintrogasi Sasa selama hampir lima jam melalui video call dan membuat Sasa harus menerima semua satu demi satu pertanyaan Archie yang memutar-mutar .


" aduh sayang ibu masih ngantuk ini " ucap Sasa lirih sambil melirik jam yang ada diatas nakas yang menunjukan pukul enam pagi , yang artinya ia baru tidur dua jam .


Baby Arthur yang sudah semakin pintar langsung menangis ketika ibunya menolak bangun dan bermain bersamanya melihat sang anak menangis akhirnya membuat energi Sasa seketika terisi full , dengan cekatan Sasa menggendong sang anak supaya berhenti menangis dan benar saja setelah digendong sang ibu suara tangisan baby Arthur berubah menjadi gelak tawa yang renyah . Sasa keluar dari kamarnya dan menyerahkan sang anak pada pengasuhnya karena ia mau mandi untuk menyegarkan badan , saat kembali ke dalam kamar ponselnya kembali berdering dengan suara keras seperti permintaan Archie agar nada dering ponselnya di naikkan supaya ketika Archie menelfon bisa langsung Sasa angkat .


" ya mas " ucap Sasa lirih ketika tersambung dengan sang suami di telefon .


" sudah bangun sayang ? " tanya Archie lembut  .


" iya ini mau mandi " jawab Sasa jujur berharap suaminya akan menutup panggilannya .


" jangan matikan telfonnya mas temani dikamar mandi " ucap Archie dengan bersemangat .


" apa si orang mandi kok mau ikut lagian Sasa mau berendem di bathup jadi lama nanti mandinya " sahut Sasa cepat menolak permintaan nyeleneh sang suami .


" tak apa mas temani , jangan matikan panggilan telfonnya lagipula meetingnya sudah selesai ini mas lagi di restoran minum kopi bersama Rico dan Gustaf  " titah Archie dengan suara meninggi .


Tutttttttt....


Sasa langsung mematikan sambungan telfonnya karena merasa kesal pada sang suami .


" bisa-bisanya lagi ditempat umum bicara kaya tadi dasar Archie mesum !!! " ucap Sasa jengkel lalu menonakifkan ponselnya supaya suaminya tak menganggunya lagi .


Sasa kemudian berjalan ke arah kamar mandi karena ingin mandi susu di bathup untuk menyegarkan diri , sejak baby Arthur berumur lima bulan Sasa sudah tak pernah bergadang lagi makanya ketika tadi malam ia tidur hampir pagi seluruh tubuhnya terasa sakit sampai ketulang rasanya . Dengan menyalakan musik klasik Sasa menikmati me time nya dikamar mandi .


 


Canberra , Australia


Archie terlihat uring-uringan karena gagal menghubungi Sasa setelah sambungan telfonnya tiba-tiba terputus, ia tak tau kalau Sasa sudah menutup sambungan telfonnya secara sepihak . Melihat Archie terlihat sibuk dengan ponselnya membuat Gustaf menggelengkan kepalanya sambil menikmati coffe arabica yang ada dihadapannya ia tak berniat mengganggu tingkah absurd sang bos .


" sehebat apa kemampuanmu Gustaf ? " tanya Rico tiba-tiba pada Gustaf .

__ADS_1


" apa maksudmu Rico ? " tanya balik Gustaf pada Rico , sudah dua hari ini tingkah Rico terlihat sangat berbeda .


" apa kau bisa mencari seseorang hanya melalui foto ? " tanya Rico serius .


" tergantung fotonya seperti apa....


" ini " ucap Rico cepat memotong perkataan Gustaf sambil meyerahkan rekaman cctv diapartmennya .


Gustaf menerima ponsel Rico dan memperhatikan rekaman cctv yang terlihat sangat samar-samar itu , ia ingin tertawa tapi karena melihat sorot mata Rico yang tajam niatnya tak jadi ia lakukan .


" who is she ? " tanya Gustaf penasaran .


" i dont know !! that's why i ask you to find her soon " jawab Rico dengan lirih dengan wajah penuh harap .


Melihat sikap Rico yang sangat aneh dan jauh dari kebiasaannya membuat Gustaf langsung dapat mengambil kesimpulan kalau sosok wanita yang ada dalam rekaman cctv itu sangat berarti bagi Rico , Gustaf menepuk pelan bahu Rico untuk memberikan dukungan ia berjanji akan menemukan gadis yang sedang Rico cari .


Archie yang sejak tadi sibuk memainkan ponselnya rupanya melihat dan mendengar semua percakapan dua anak buah yang duduk dihadapannya , sebuah senyuman tersungging di bibir Archie ia sudah menemukan jawaban kenapa sikap Rico sangat aneh beberapa hari ini .


" ayo ke kantor selesaikan semua pekerjaan kita lalu kembali secepatnya ke indonesia !! aku sudah rindu sekali pada anak istriku " ucap Archie sambil berdiri dari tempat duduknya lalu berjalan ke arah pintu keluar restoran yang kemudian langsung diikuti oleh Rico dan Gustaf .


" yess akhirnya selesai juga !! " teriak Gustaf dengan kegirangan


" dasar orang pajak bisanya menyusahkan orang saja " sengit Rico menimpali perkataan Gustaf .


" aku lebih suka seperti ini , setidaknya masalahnya berhasil terdeteksi sedini mungkin daripada nanti saat proyek ini sudah selesai lalu kita bermasalah dengan mereka urusannya akan lebih panjang dari ini Rico " ucap Archie dengan tersenyum .


" iya kau benar bos " seru Gustaf sambil mengacungkan dua jempolnya ke arah Archie .


Archie tersenyum tipis melihat tingkah Gustaf ia kemudian meneruskan sisa pekerjaannya bersama team pelaksana mega proyeknya , melihat Archie kembali bekerja membuat Rico dan Gustaf melakukan hal yang sama . Mereka baru berhenti bekerja ketika jam makan malam tiba artinya mereka meeting lebih dari delapan jam hari ini , tapi semua pekerjaan mereka terbayar karena akhirnya masalah yang menimpa proyek besar kantor akhirnya dapat diselesaikan dalam waktu dua hari saja padahal Archie memperkirakan mereka baru bisa selesai dalam satu minggu .


" oke lanjutkan sisa pekerjaan kalian dan ingat jangan ada masalah lagi " ucap Archie pada beberpa orang manager dikantor Australia sebelum kembali ke hotel .


" siap tuan , maafkan kalau kemarin kami kurang sigap dalam menjalankan tugas kami sehingga membuat tuan harus datang kemari " jawab seorang manager senior merespon perkataan Archie .

__ADS_1


" it's ok ... yang penting kalian lanjutkan pekerjaan kalian dengan baik agar proyek ini selesai dalam waktu yang sudah kita tentukan " sahut Archie dengan tersenyum .


" siap tuan " ucap beberpa orang secara bersamaan menjawab perkataan Archie .


Archie tersenyum melihat anak buahnya , ia lalu berjalan ke arah mobil dimana Gustaf dan Rico sudah menunggu . Mereka akan bersiap kembali ke hotel untuk merapikan barang-barang sebelum kembali ke Indonesia , Rico yang sudah tak sabar nampak sangat bersemangat sekali sewaktu Archie mengatakan akan kembali ke Jakarta malam ini juga . Setelah Archie masuk ke dalam mobil , supir pribadi Archie di Australia kemudian memacu mobilnya menuju hotel dimana bosnya menginap .


" ini adalah terahir kalinya aku menginap di hotel orang lain , selanjutnya ketika kesini aku akan tidur dihotelku sendiri " ucap Archie dalam hati ketika turun dari mobil ketika berjalan ke arah hotel .


Rico yang sudah tak sabar sudah naik lebih dulu ke kamarnya meninggalkan Gustaf yang masih menunggu Archie di depan lift , Archie hanya menggeleng pelan melihat tingkah Rico yang sangat kekanakan itu


" kau kenapa Gustaf "  tanya Archie pada Gustaf yang terlihat sedang bingung ketika berdada didalam lift .


" aku tak mengerti kenapa Rico bertingkah seaneh ini  beberapa hari terakhir bos " jawab Gustaf dengan cepat .


" oh itu aku tau apa yang terjadi padanya jadi biarkan saja , aku justru bahagia melihatnya seperti ini " ucap Archie dengan tersenyum


Mendengar perkataan Archie membuat Gustaf menaikkan satu alisnya karena tak mengerti maksud perkataan Archie , ia merasa sangat bodoh .


" saat kau menemukan belahan jiwamu kau akan segila itu " ucap Archie sambil menahan tawanya karena melihat Gustaf kebingungan .


" maksud anda apa bos ? " tanya Gustaf bingung .


" Rico sedang jatuh cinta " jawab Archie dengan tersenyum bahagia karena tau Rico akhirnya bisa mencintai seorang wanita .


" tau dari mana anda bos ? " tanya Gustaf penasaran .


" karena aku juga segila dia ketika sedang mengejar Sasa beberapa tahun yang lalu " ucap Archie sambil menepuk pundak Gustaf , ia kemudian berjalan keluar dari lift karena sudah sampai di lantai tempat kamarnya berada .


Mendengar perkataan Archie membuat Gustaf tertegun ia jadi tau kenapa sikap Rico beberapa hari ini sangat terlihat aneh . Gustaf pun berjalan menyusul Archie menuju kamarnya untuk merapikan barang-barangnya , tak lama kemudian ketiga orang pria itu sudah selesai packing . Beberapa orang bodyguard Archie langsung sigap mengambil alih koper milik Archie untuk dimasukan ke mobil yang sudah siap mengantar mereka menuju airport dimana jet pribadi Archie sudah menunggu .  Sesampainya di airport Archie langsung berjalan menuju jet pribadinya yang diikuti Rico dan Gustaf beserta beberapa orang bodyguard yang menjaga mereka selama perjalanan .


" tunggu aku Selena , aku pasti akan menemukanmu " ucap Rico dalam hati


 

__ADS_1


~~ Bersambung


__ADS_2