Faith

Faith
Cinta suami istri


__ADS_3

Archie membuka pintu kamarnya dengan perlahan karena takut membangunkan Sasa yang sedang tidur tapi ia justru kaget ketika melihat ke dalam kamar ternyata Sasa duduk di sofa dan menatap ke arah jendela melihat tamu undangan Archie pulang . Archie bisa melihat ada tatapan aneh yang terpancar di mata sang istri , sebuah tatapan yang  tercipta karena rasa sakit yang tak bisa ia bayangkan . Perlahan Archie berjalan ke arah sang istri dengan memberikan kode pada sang anak agar tak bersuara , baby Arthur seolah mengerti permintaan ayahnya ia hanya tertawa tanpa suara ikut menatap sang ibu yang ada di dekat jendela .


" mas kira kamu tidur sayang " bisik Archie pelan ketelinga Sasa yang membuat sang istri kaget .


" isshhh bikin jantungan aja kalau jantung sasa lepas dari  tempatnya gimana siii... " sungut Sasa kesal lalu merebut baby Arthur dari pelukan Archie , dengan gemas Sasa menciumin pipi gempal sang putra yang makin besar itu .


" abisnya kamu aneh lho sayang jam segini melamun dekat jendela , kaya anak gadis yang putus cinta aja " cibir Archie menggoda Sasa .


Sasa menatap tajam ke arah Archie karena tak suka dikatakan sebagai gadis yang sedang patah hati , ia kemudian berjalan ke arah ranjang meninggalkan Archie di sofa sendirian . Sasa berusaha menidurkan anaknya yang sudah nampak mengantuk itu , ia menimang-nimang anaknya dengan cara memposisikan tubuh baby Arthur sejajar dengan tubuh nya dengan meletakkan kepala baby Arthur melewati bahunya sehingga baby Arthur bisa melihat kearah belakang tubuhnya dengan cara ini juga bisa membuat sang putra merasakan dan mendengar detak jantung Sasa . Sasa lebih memilih cara shoulder hold ditimbang menggunakan cara cradle hold karena menurutnya cara shoulder hold akan menambah bonding antara dia dan sang anak . Dan benar saja baby Arthur langsung terlelap di gendong dengan cara seperti itu hingga membuat Archie takjup , ia selalu penasaran kenapa tiap Sasa menggendong baby Arthur tak lama kemudian anaknya langsung terlelap .


Mengetahui anaknya sudah tertidur Sasa kemudian keluar dari kamarnya menuju kamar tidur baby Arthur yang ada di depan kamarnya , dengan perlahan Sasa menurunkan anaknya ke atas ranjang . Sasa tak pernah menggunakan bantal untuk anaknya tidur  sesuai anjuran dokter Frans , dengan kecupan penuh cinta Sasa membisikan ucapan selamat tidur untuk anaknya ia kemudian keluar dengan perlahan dan meninggalkan anaknya tidur sendiri dikamarnya yang bernuansa pantai itu .


Archie yang sudah menunggu kedatangan Sasa nampak tersenyum ketika melihat istrinya masuk ke kamar , dengan perlahan Archie bangun dari ranjang dan menghampiri Sasa yang masih berdiri di depan pintu . Perlahan Archie mencium kening sang istri lalu merangkul pinggang rampinya dan mengangkatnya keatas lalu dengan penuh gairah Archie melumat habis bibir Sasa tanpa mendapat balasan dari Sasa yang terlihat tak berminat sehingga membuat Archie menghentikan ciumannya . Ia langsung berjalan menuju ranjang untuk berbaring kemudian menutup tubuhnya sendiri dengan selimut meninggalkan Sasa yang masih berdiri itu .


" maaf mas Sasa lagi ga mood " ucap Sasa dalam hati ketika melihat suaminya sudah membalut seluruh tubuhnya dengan selimut .


Karena suaminya marah akhirnya Sasa memilih pergi ke kamar mandi untuk menyegarkan tubuhnya karena sejak pulang dari restoran tadi sore ia memang belumn mandi . Aroma lilin Aromatherapi yang menyala di sekitar bathup membuat suasana mandi Sasa menjadi menyenangkan ditambah dengan air hangat yang bercampur dengan bath salt membuat tubuhnya makin relaks dan nyaman . Sasa memejamkan matanya dipinggiran bathup dan membiarkan rambutnya basah terkena air di dalam bathup , ia hanya ingin menenangkan diri sejenak tanpa gangguan siapapun. Sasa yang sedang memejamkan mata tak menyadari kedatangan suaminya yang sudah duduk dipinggiran bathup menatapnya yang tengah berbaring di dalam bathup , Archie tersenyum tipis melihat tubuh sang istri yang tak memakai baju itu nampak sangat menggoda tertutup busa dari sabun mandi di bathup .


" kau tadi menolakku tapi sekarang kau menggodaku disini sayang " ucap Archie lirih sambil membuka seluruh pakaiannya dan bersiap masuk ke dalam bathup menyusul sang istri yang masih memejamkan mata itu .


"akhhh " teriak Sasa kaget saat menyadari ada Archie sudah masuk juga ke dalam bathup bersama dirinya .


Archie tersenyum penuh kemenangan ketika melihat Sasa marah , tanpa menunggu lama Archie langsung menarik Sasa kepelukannya lalu menciumnya dengan penuh nafsu . Kedua tangannya sudah bergerilya di tubuh Sasa hingga membuat Sasa menggelinjang kegelian , dengan terengah-engah Sasa mendorong suaminya menjauh darinya hingga membuat wajah Archie langsung terlihat tak suka .


" jangan disini " ucap Sasa dengan nafas yang sudah naik turun karena sudah bergairah akibat sentuhan Archie sebelumnya .


" kau tak mau mencoba di dalam air sayang  ? " tanya Archie lirih menggoda Sasa yang wajahnya sudah memerah itu .

__ADS_1


" mas akhhhh nakall baa....


Cup


Archie langsung mencium bibir Sasa sehingga membuat Sasa tak dapat menyelesaikan perkataannya , Sasa membalas ciuman suaminya dengan mempererat pegangannya pada tubuh kekar Archie . Walau didalam air tubuh mereka terasa panas akhirnya Archie bangun dari bathup dengan menggendong sang istri ala bridal itu tanpa melepaskan ciumannya . Archie tak memperdulikan lantai kamar mandi yang langsung basah terkena air itu ia terus berjalan ke arah kamar tidur dan langsung menidurkan tubuh sang istri dengan perlahan . Sasa tersenyum melihat tubuh suaminya yang masih basah itu , otot perutnya terlihat makin menggoda karena terkena tetesan air . Archie yang sudah tak bisa menahan diri langsung mencium sang istri dan melakukan aktivitasnya seperti biasanya .


" beriii akku anaakk peremmpuaann saayang " bisik Archie pelan saat sudah hampir sampai di puncak .


" Arthur masih kecil maass.. aww pelan sedikit " pekik Sasa menahan sakit .


Archie mempercepat aktitasnya dan begitu sampai puncak ia berteriak hampir bersamaan dengan sang istri yang nampak kelelahan setelah mengimbangi permainannya itu , dengan tubuh sama-sama yang basah karena keringat sepasang suami istri itu tidur sambil berpelukan saling mengucapkan kata-kata mesra sampai keduanya tertidur karena kelelahan .


Sinar matahari yang masuk melalui tirai dikamarnya membangunkan Sasa dari tidur lelapnya ia menatap sang suami yang masih terpejam sambil memeluk guling disebelahnya , Sasa membelai wajah suaminya dengan lembut ia tersenyum tipis mengingat kejadian semalam . Walau sudah menikah hampir dua tahun tapi tiap bercinta dengan suaminya Sasa merasakan seperti baru menikah kemarin , permainan suaminya benar-benar membuatnya kewalahan apalagi semalam Archie meminta sampai dua kali hingga membuatnya bangun kesiangan .


Dengan perlahan Sasa turun menuju kamar mandi untuk membersihkan tubuhnya , Sasa memilih mandi dengan menggunakan shower supaya lebih cepat dan tak ingin kecolongan lagi seperti semalam ketika sedang berendam di bathup tiba-tiba suaminya datang . Air hangat dari shower membuat Sasa merasa lebih segar setelah hampir sepuluh menit mandi Sasa keluar dan duduk didepan meja rias untuk memakai skincare pilihan Archie yang dibeli dari Perancis tiba-tiba Sasa melirik ke arah kalender yang ada diatas meja . Ekspresinya langsung ketakutan karena melihat tanda merah yang ia buat disana .


" masss banguunn massss!!! " teriak Sasa panik sambil membangunkan suaminya yang masih terlelap itu .


" apa sayang masih kurang ? " tanya Archie tanpa rasa bersalah muncul dari balik selimut .


" ikh apaa sii nakal banget !! " jawab Sasa ketus dengan wajah yang memerah karena mendengar perkataan suaminya .


" lalu apa ? bangunin mas kaya gitu " goda Archie kembali karena melihat istrinya sudah tersipu malu .


Sasa membuang wajahnya ke arah lain karena tau kalau wajahnya pasti memerah karena perkataan suaminya , dia sangat mudah tersipu jika sudah digoda suaminya dan ia merasa tak adil karena suaminya tak pernah mengalami hal yang sama seperti dirinya . Tiap Sasa akan menggoda suaminya justru ia yang malah jatuh dalam rayuan gombal suaminya .


" mass sasa lagi masa subur iniiii..... " teriak Sasa dengan panik ketika teringat dengan kalender yang ada dimeja riasnya .

__ADS_1


 


~~ Bersambung


 


 


 


 


 


 


 


 


 


 


 


 

__ADS_1


 


 


__ADS_2