
Sudah enam hari berlaku pasca Sasa keguguran , Archie dan dirinya sepakat untuk tak memberitahukan tentang hal buruk ini kepada siapapun termasuk orang rumah . Bahkan waktu bik Rani bertanya Sasa hanya berkata kalau malam itu ia sedang datang bulan dan lupa pakai pembalut sampai akhirnya darah haidnya terkena gaun pesta , sebuah alasan yang sebenarnya masuk akal walau terdengar aneh .
" Apa rencanamu hari ini sayang ? " tanya Archie pelan sambil mencium kening Sasa yang sedang merapikan bekas makan baby Arthur .
" Mungkin nanti kekampus sebentar lalu kekantor mas " jawab Sasa sambil tersenyum .
" Mau apa kekampus ? " tanya Archie penasaran karena setahu dirinya Sasa sudah masuk masa tenang pasca UAS .
" Kumpul tugas mas , nanti Sasa ajak Arthur juga kok " jawab Sasa singkat .
Archie terdiam mendengar perkataan Sasa , sejak sang istri keguguran sifatnya memang berubah lebih posesif pada baby Arthur . Bahkan tugas memandikan yang biasanya dipegang oleh bik Rani beberapa hari belakangan Sasa selalu mengambil alih bagian itu , ia terlihat tak ingin berjauhan sedikitpun dengan sang putra .
" Sudah yakin memberitahukan statusmu didepan teman-teman ? " tanya Archie pelan .
" Iya mas , lagipula apa yang mau disembunyikan lagi !! toh kita menikah secara resmi kan " jawab Sasa sambil tersenyum .
" Nah ini baru istriku " ucap Archie sambil memeluk Sasa dari belakang .
Sasa tersenyum pelan mendengar perkataan Archie , tak lama kemudian baby Arthur pun sudah selesai makan . Baby chair-nya pun sudah selesai dibersihkan oleh Sasa anak tampan itu sudah siap ikut pergi ke kampus bersama sang ibu . Archie menggendong baby Arthur menunggu Sasa selesai berganti pakaian untuk kekampus .
" Sudah siap ? " tanya Archie pada Sasa yang sedang berjalan ditangga .
" Huum ... ayok " jawab Sasa cepat sambil mengambil baby Arthur dari gendongan Archie .
Archie hanya tersenyum tipis melihat Arthur yang baru dua puluh menit digendongnya sudah direbut kembali oleh Sasa , karena melihat Sasa dan Arthur sudah masuk mobil Archie lalu berjalan cepat menyusul anak dan istrinya itu .
Di dalam mobil Sasa terus mendominasi baby Arthur yang mulai tumbuh gigi itu , wajah tampannya pun sudah makin terlihat jelas . Gen yang diwariskan Archie pada baby Arthur benar-benar kuat dari warna mata , bentuk hidung , warna kulit dan wajah tampan benar-benar sangat mirip dengan sang ayah . Kadang-kadang Sasa merasa tak adil , saat ia yang mengandung selama berbulan-bulan putranya tak ada kemiripan sedikitpun . Awal kelahiran baby Arthur ia merasa senang ketika melihat warna rambut putranya yang terlihat hitam kecoklatan akan tetapi seiring tumbuh besarnya baby Arthur warna rambutnya perlahan mengikuti warna rambut sang ayah dan ini pun sempat membuat Sasa depresi .
" Mas perlu turun gak ? " tanya Archie pelan ketika sudah sampai di kampus Sasa .
" Yakin ? gak nyesel ? " tanya balik Sasa menggoda sang suami .
" Kenapa nyesel !! siapa takut ayo mas turun juga " jawab Archie sambil melepaskan kacamata hitamnya .
__ADS_1
" Ya udah ayok " ucap Sasa sambil tersenyum .
Archie turun dari mobil dengan perlahan sambil menggendong baby Arthur disusul Sasa yang membawa makalah tugasnya dibelakang , saat Archie berjalan beriringan bersama Sasa banyak orang yang memperhatikan mereka terutama ke baby Arthur yang terlihat sangat mirip dengan Archie itu . Genk centil dikelas Sasa pun tak kalah kaget ketika melihat Sasa datang bersama pria tampan dan seorang baby menggemaskan .
" Sasa !!!! " teriak Dita memanggil Sasa dari kejauhan .
" Saaaa.... " panggil Santi sambil melambaikan tangan disebelah Dita .
Sasa menghentikan langkahnya dan membalas lambaian tangan dua teman baiknya itu sambil tersenyum , dua teman baik Sasa itu tak melihat sosok Archie dan baby Arthur yang memang sedang berhenti karena Archie tengah menerima telpon .
" Dari mana aja cantik baru keliatan deh " tanya Dita saat sudah sampai disebelah Sasa .
" Ada kok Dit , cuma lagi sibuk aja lagi urus pernikahan dirumah kemarin " jawab Sasa sambil tersenyum .
" What ??? nikah ? elu Sa ? " tanya Santi setengah berteriak .
" He he he bukan aku lah yang nikah tapi tiga orang adik adikku " jawab Sasa sambil tersenyum .
" Oh gue kirain elu Sa !! kaget banget gue asli " ucap Dita sambil mengelus dada .
Sepeninggal Sasa dan teman-temannya Archie dan baby Arthur mendadak menjadi pusat perhatian semua mahasiswi dikampus , Baby Arthur yang murah senyum benar-benar mendadak menjadi idola baru di taman . Taman yang biasanya jarang dikunjungi oleh siswa itu menjadi ramai karena keberadaan Archie dan baby Arthur , Archie tersenyum tipis melihat banyak gadis yang mengerubutinya . Walau ini bukan kali pertama ia datang kekampus tapi antusias para mahasiswi masih sama seperti waktu pertama kali ia datang menemui Sasa lima bulan lalu waktu Sasa jadi mahasiswi baru .
" Siapa si itu di taman kenapa ramai banget deh " bisik Ana pelan .
" Gak tau gue Ann " jawab Arin pelan .
" Kenapa si kalian berdua bisik-bisik disini ? " tanya Santi penasaran .
" Itu liat deh " jawab Ana sambil menunjuk ke arah taman dimana banyak orang yang sedang berkumpul .
Tiga gadis itu lalu berdiri mematung melihat ke arah kerumunan tanpa bicara , tak lama kemudian datanglah Sasa bersama Dita menyusul ke arah Ana , Santi dan Arin .
" Kenapa si bertiga diem-diem aja " tanya Sasa penasaran .
__ADS_1
" Itu Sa " jawab Ana sambil menunjuk ke arah taman dimana Archie dan baby Arthur berada .
" Oh itu , ikut aku yuk ada yang mau aku perkenalkan pada kalian " ucap Sasa sambil tersenyum mengajak teman-temannya berjalan mengikutinya .
" Kemana si Sa ? " tanya Dita bingung .
Sasa hanya tersenyum tipis sambil meletakkan satu jarinya di mulut memberi kode supaya temen-temennya diam dan mengikutinya berjalan , Sasa berjalan menuju ke arah taman dimana taman itu sudah penuh dengan para mahasiswi lain yang berteriak-teriak memanggil nama Arthur .
" Nyonya " sapa salah seorang bodyguard Archie yang tengah berjaga menyapa Sasa yang baru datang .
Sasa mengangguk pelan sambil tersenyum ,ia kemudian masuk ke arah pintu masuk yang dibuat oleh dua bodyguard menuju ke arah Archie dan baby Arthur .
" Nona berempat tunggu disini saja " ucap bodyguard Archie melarang empat teman Sasa untuk masuk mengikuti Sasa .
" Kami teman Sasa pak .. om .. eh mas...
" Saya tau non , jadi lebih baik nona tunggu disini saja nanti nyonya keluar sebentar lagi " ucap pria berbadan kekar itu memotong perkataan Dita .
Mendengar perkataan sang bodyguard membuat empat sahabat Sasa terdiam tanpa sepatah katapun , tak lama kemudian keluarlah Sasa dari kerumunan sambil menggendong baby Arthur yang dikawal oleh Archie .
" Hi onty onty kenalkan namaku Arthur " ucap Sasa menirukan suara anak kecil memperkenalkan Arthur pada keempat teman baiknya itu .
" Apa maksudnya Sa ?? " tanya Arin bingung .
" Ini Arthur anakku dan Archie suamiku " jawab Sasa sambil tersenyum manis .
Semua orang yang ada ditaman langsung terdiam mendengar perkataan Sasa termasuk Ana , Arin , Santi dan Ditta .
" Ga lucu Sa ....
" No ...she is not joking, I am her husband and this is our first child " ucap Archie cepat memotong perkataan Arin .
🌼 Bersambung 🌼
__ADS_1
Jangan lupa like , komen dan bantu vote ya kakak-kakak . Terima kasih 🌹