Faith

Faith
Wanita bernama Mariza


__ADS_3

Setelah berkendara hampir empat puluh lima menit Archie dan rombongan akhirnya sampai di sebuah komplek apartemen mewah yang ada di dekat pantai , mereka kemudian turun ke lobi di mana sudah ada beberapa orang staf marketing yang sudah menanti kedatangan mereka . Archie sengaja memilihkan apartemen yang yang dekat dengan pantai untuk para pengantin baru itu , karena ia tahu kalau Selena , Carolina dan Gracia dulu tinggal di pesisir pantai ketika masih di Spanyol.


Disaat semua orang sedang mengagumi keindahan pemandangan di sekitar apartemen hanya Sasa yang nampak bersedih , kedua matanya berkaca-kaca melihat pantai . Lautan adalah tempat dimana kedua orangtuanya terkubur karena itu Sasa selalu sedih jika melihat pantai , beda dengan orang-orang lain yang nampak berbahagia bermain di pinggiran pantai bersama anggota keluarganya .


" Lho Sasa kemana ??" Tanya Archie pada Rico ketika tak menyadari keberadaan Sasa di unit baru apartemen Rico .


" Aku kira tadi nyonya bersama kita bos " Jawab Rico terlihat bingung .


" Coba tanya kepada Gustaf dan Frans , siapa tahu Sasa sedang ada di kamar mereka " Ucap Archie memberikan perintah pada Rico untuk menghubungi Gustaf dan dokter Frans yang berbeda lantai dengannya .


Dengan cepat Riko kemudian meraih ponselnya dan terlihat berbicara serius kepada Gustaf dan dokter Frans .


" Bagaimana ??" Tanya Archie panik.


" Nyonya tidak ada di kamar Gustaf dan Frans bos , mereka justru terlihat bingung juga karena mengira nyonya bersama kita "Jawab Riko sambil menyimpan ponselnya ke dalam saku bajunya .


" Nyonya menghilang ?" Tanya Selena , Carolina dan Gracia dengan setengah berteriak ketika masuk ke dalam apartemen Rico.


" Iya kami belum melihatnya , aku kira ia sedang ada bersamamu sayang " Jawab Rico .


" Kami bertiga sejak tadi ada di di toko swalayan yang ada ada di dekat kolam renang untuk membeli beberapa makanan kecil , saat Gustaf memberitahuku kalau nyonya tidak ada kami langsung berlari kemari " Ucap Gracia memberitahukan posisi sebelumnya .


" Lalu di mana Arthur " Tanya Selena sambil memandang sekeliling apartemennya .


" Tentu saja bersama nyonya " Jawab Rico lirih .


Archie berdiri mematung mendengar percakapan anak buahnya bersama sang istri ia berusaha menggunakan akal warasnya untuk mengingat kembali kapan terakhir dia menyadari keberadaan Sasa dan putranya , saat sedang memejamkan mata tiba-tiba Archie berteriak dengan suara yang cukup lantang sehingga mengakibatkan semua orang yang sedang ada di apartemen Rico .


" Aku tahu di mana Sasa berada " Pekik Archie sambil berlari ke arah pintu keluar.


" Di mana bos ? " Tanya Rico dengan berteriak .


" Pantai " Jawab Archie sambil terus berlari meninggalkan apartemen Rico ke arah lift .


Mendengar jawaban Archie membuat Rico langsung mengejarnya bersama Gustaf dan dokter Frans , mereka menggunakan tangga darurat menuju ke lantai satu dari lantai dua puluh di mana apartemen Rico berada karena satu lift lainnya sedang dalam dipakai oleh penghuni lainnya .

__ADS_1


Setelah pintu lift terbuka Archie langsung berlari keluar menuju pantai yang jaraknya tidak jauh dari bangunan apartemen , seperti orang gila Archie berteriak memanggil nama Sasa dan Arthur berkali-kali . Ia berlari kesana kemari mencari tanpa membuahkan hasil sampai akhirnya ketika ia sudah lelah tak jauh dari hadapannya ia melihat seorang wanita tengah duduk di pasir putih bersama seorang bayi tampan yang tak lain adalah istri dan anaknya .Dengan tenaga ekstra seperti baru terisi kembali Archie lalu berlari menuju tempat sang istri berada .


" Sa---yang " Ucap Archie pelan karena kehabisan tenaga .


" Mas ...lho mas kenapa !!!" Pekik Sasa kaget ketika melihat suaminya kelelahan .


" Kau kemana saja ? "Tanya Archie terbata-bata sambil duduk di sebelah Sasa .


" Sasa dari tadi disini mas liat laut " Jawab Sasa jujur .


Greb


Archie langsung memeluk Sasa dengan erat tanpa berbicara apapun sehingga membuat Sasa kaget , ia merasa aneh dengan sikap suaminya .


" Mas kenapa ? " Tanya Sasa pelan sambil menepuk pundak Archie secara perlahan .


" Mas dari tadi mencarimu kesana kemari seperti orang gila , mas takut kalau kehilanganmu sayang " Jawab Archie sambil terus mencium pundak Sasa .


" Kehilangan bagaimana sih mas , Sasa enggak ke mana-mana mas. Sasa sejak tadi hanya duduk di pantai bersama Arthur bermain pasir di sini " Ucap Sasa sambil tersenyum .


Sasa tersenyum mendengar perkataan Archie , ia akhirnya mengerti arah pembicaraan sang suami yang sejak tadi tak ia pahami . Dengan perlahan Sasa menyeka keringat yang keluar dari kening Archie menggunakan tangannya .


" Maafin sasa ya mas , Sasa sudah ceroboh tadi tak minta ijin dulu sama mas " Ucap Sasa dengan lembut .


" Jangan diulangi lagi !!! mas bisa gila kalau kehilanganmu " Jawab Archie dengan serius .


" Iya cintaku , sayangku ....ya sudah kita pulang ke apartemen Rico yuk , liat baju Arthur sudah kotor sekali " Sahut Sasa coba mengalihkan pembicaraan .


" Kau ini pintar sekali kalau menghindar ya , ya sudah ayo kasian Arthur pasti badannya gatal-gatal dia " Jawab Archie sambil mencubit hidung mancung Sasa dengan gemas .


Sasa hanya memegangi hidungnya yang baru saja dicubit oleh Archie tanpa berbicara apapun , ia tersenyum ketika melihat Arthur menolak diajak Archie untuk selesai bermain pasir . Sampai akhirnya tangis Arthur pun terdengar ketika Archie memaksa putranya itu untuk segera kembali ke apartemen Rico , Archie sangat tak suka melihat Arthur kotor seperti itu . Ia tak mau terjadi sesuatu yang buruk pada Arthur oleh karena itu Archie sangat menjaga kebersihan Arthur yang sudah mulai bisa merangkak itu .


Saat Sasa dan Archie berjalan menuju apartemen , tak jauh dari apartemen terlihat ke tiga pasang suami istri sedang berlarian kesana kemari kebingungan .


" Mereka mencari kita " Bisik Archie pelan pada Sasa .

__ADS_1


" Ya ampun kasihan sekali " Pekik Sasa dengan penuh penyesalan.


" Ini salah siapa memangnya " Tanya Archie menggoda Sasa .


" Akhh mas nyebelin !!! " Sengit Sasa jengkel karena merasa dipermainkan oleh sang suami .


Archie tertawa melihat Sasa merajuk seperti itu , ia akhirnya berteriak sambil melambaikan tangan ke arah Rico yang sedang berlari ke arahnya .


Melihat Archie datang bersama Sasa membuat Riko langsung berlari mendekati bos besarnya itu , disusul oleh Gustaf dan dokter Frans bersama istri mereka di belakang . Mereka lalu pun berkumpul kembali dan berjalan bersama-sama menuju apartemen Rico sambil menggoda Arthur yang meminta turun berjalan di pasir , baby Arthur yang baru bisa mengeluarkan beberapa patah kata terlihat sangat gembira ketika dituntun oleh Rico berjalan di atas pasir . Suara teriakan baby Arthur terdengar sangat nyaring dan membuat gemas siapapun yang melihatnya .


Setelah bermain main di pantai selama hampir satu jam mereka pun akhirnya pulang kembali menuju mansion mewah milik Archie setelah menerima kunci apartemen . Sepanjang perjalanan pulang baby Arthur tertidur dalam pelukan Sasa karena kelelahan bermain pasir . Archie tersenyum tipis melihat putranya tertidur pulas seperti itu , ia lalu kembali sibuk memeriksa pekerjaan kantornya yang sudah menumpuk .


" Bos sepertinya ini cocok dengan kriteria yang kau minta " Ucap Rico tiba-tiba sambil menunjukkan ponsel pintarnya kearah Archie .


" Coba aku lihat " Jawab Archie singkat , ia lalu terlihat fokus dengan tampilan layar ponsel Rico .


" Ada apa ? " Tanya Sasa penasaran .


" Oh tidak nyonya ini masalah kantor , kami mencari sekretaris baru di divisi pemasaran " Jawab Rico sambil tersenyum .


" mmmmm masalah kantor ya , jadi kalian besok sudah mulai kekantor ? " Tanya balik Sasa pada Rico .


" Sudah nyonya , saya dan Gustaf akan kekantor setelah selesai memindahkan barang-barang ke apartemen " Jawab Rico sambil menggenggam tangan Selena yang duduk disampingnya .


Sasa menganggukkan kepalanya pelan merespon perkataan Rico , ia lalu kembali sibuk mengurus Arthur yang menangis karena lapar . Archie tersenyum melihat putranya menangis , ia merasa putranya sangat mirip dengannya kalau sedang menangis karena lapar .


Karena tak tega melihat Arthur terus menangis Archie kemudian mengambil alih menggendong Arthur setalah ia memforward file CV pelamar ke ponselnya dari ponsel di Rico , tak lama kemudian CV yang ia kirim dari ponsel Rico akhirnya masuk ke ponselnya . Dan kini di layar ponsel Archie nampak sebuah CV wanita berkebangsaan Indonesia bernama " Mariza Claudia " dengan memasang foto cantik yang terlihat mirip wanita Korea .


🌼Bersambung 🌼


Jangan lupa like , komentar dan baca novel Thor yang lainya diantaranya :


Bodyguard cantik


Faith 2 The return of the prince ( bantu like sampai 1000 ya nanti Thor masukan foto para pemainnya he he he )

__ADS_1


__ADS_2