Faith

Faith
Semua karena pria


__ADS_3

kehadiran Clarissa dikelas seperti sebuah angin baru bagi para wanita penggila fashion karena Clarissa tau tentang perkembangan fashion , maklum saja ibunya yang seorang sosialita pasti sudah banyak mengajarinya .


Rizki hanya tersenyum kecut bertatap muka denganku , baiklah mau bagaimanapun Rizki sudah menjadi milik Clarissa dan aku sadar itu .


" Wei sa perasaan bengong aja mikir apa " tanya rahma penuh curiga .



" mikir apa ya mikir pelajaran lah semester tiga makin puyeng ya " jawabku melucu .



" i know you sa lo itu pembohong paling payah sedunia " ucap Rahma menatapku tajam .



" iam ok maa percaya deh "



" percaya sama lo musrik sa , nanti tiba tiba lo ngilang lagi berbulan bulan " ucap Rahma jengkel .



" aduhhhh anak cantik jangan marah donk " pintaku pada rahma yang kini sudah berjalan cepat meninggalkanku .



" lo cerita dulu baru kita baikan " ucap rahma tiba tiba .



aku terdiam mendengar ucapan sahabatku ini , entah apa yang harus aku lakukan .



" ma lo mau temenan sama gue alasannya apa ? " tanya ku pada rahma dengan serius .



" ya gue nyaman aja temenan ama lo " jawab Rahma cepat .



" dan lo percaya ga ama gue ? " ucapku mengulang pertanyaan .



" iya gue percaya " cibir rahma mulai kesal .



" kalo lo percaya sama gue pliss kasih waktu gue buat ngejelasin semuanya saat gue dah siap cerita " jawabku datar .



rahma terdiam mendengar ucapan sasa yang terkesan sangat misterius . Rasa kecewa mulai hadir di hati Rahma dia merasa Sasa tidak pernah menganggap nya sahabat .



" sa gue ga pernah nutupin apapun dari lo selama ini, termasuk lo tau kan gue suka ama Gusti dan gue ga marah lho sa waktu gue tau Gusti sangat perhatian ke lo sa . Gue pendam rasa sakit gue sa demi sebuah persahabatan tapi disaat gue mau tau sedikit tentang hidup lo kenapa lo ga mau percaya sama gue " ucap rahma penuh emosi .



" lo pikir hidup lo sangat spesial jadi lo ngerasa ga perlu orang lain lagi ha !! " suara Rahma makin meninggi .



aku hanya terdiam mendengar ucapan Rahma yang selama ini kuanggap sebagai sahabat tapi kenapa bisa berkata sejahat ini .



" gue cuma belom siap berbagi dengan orang lain ma "



" oke kalau itu mau lo sa , mulai sekarang anggep aja kita ga pernah kenal dan sahabatan " ucap Rahma kesal


" gue nyesel temenan ama orang egosi kaya lo sa " teriak Rahma kemudian pergi menjauh meninggalkan sasa .

__ADS_1



" sekali lagi aku kehilangan sahabat " ucapku lirih melihat rahma berlari menjauh .



prok prok prok



" kok udahan ributnya padahal kita suka keributan loh " ucap Risa yang muncul tiba tiba dari balik pohon .



" ini ya primadona itu yang cuti satu semester ck ck " cibir Shireen .



" harusnya si gue malu donk bisa suka sama gebetan sahabat haha " ayu menimpali ucapan Shireen .



tenyata senior rusuh ini masih belom puas membully sasa semester lalu . Sasa hanya tersenyum getir melihat kelakuan para seniornya .



" maaf saya ada urusan permisi " pamit sasa lembut , karena ia cukup lelah untuk bertengkar .



" dih yang kasih lo ijin pergi siapa ? " hardik Risa yang jengkel karena merasa diacuhkan sasa .



sasa sedang malas untuk meladeni trio rusuh ini karenanya dia berusaha untuk pergi . Suasana hati sasa sedang tak baik apalagi ditambah perlakuan rahma baru saja .



" kalian mau apa sebenarnya kenapa menghalang jalanku " tanya sasa dengan lirih .




" akuin aja kalo lo emang bener ngegebet gebetan sahabat lo ga usah sok suci " bentak Risa tak sabar .



" kalian sedang apa disini ?? " ucap seorang wanita asing tiba tiba .



Sasa menelan salivanya mendengar suara ini " Clarissa " lirih sasa .



" hei kenapa lo ikut campur urusan kita " bentak ayu keras pada Clarissa yang kini sudah berada diantara mereka .



" jadi cowok mana lagi yang kau rebut dari sahabatmu sa ? belom puas kau menggoda Rizki setahun lalu ? " ucap Clarissa sinis memojokkan sasa .



" ehh wait jadi lo kenal ni cewek ? " tanya Shireen heran .



" i know her " cibir Clarissa , pandangan matanya tidak pernah lepas dari sasa.



" maksud lo apa ? eh bentar lo anak baru yang bikin heboh kampus pagi ini kan ? " selidik ayu .



" iya gue Clarissa baru masuk hari ini " jawab Clarissa penuh kesombongan . " tunangan ku juga sempat digoda perempuan ini " tambah Clarisa seraya menunjuk wajah sasa .


__ADS_1


" apaa jadi lo Clarissa Eugene anak sosialita yang sekaligus calon istri Rizki Handoyo ? " pekik ayu kaget .



" iya gue calon mantu Dedy Handoyo pengusaha terkenal di kota ini " jawab Clarissa bangga .



sasa hanya tersenyum simpul melihat sikap Clarissa sekarang tak ada niat sedikit pun untuk mencoba menyanggah tuduhan Clarissa . Sasa hanya mendiamkan ucapan sahabat lamanya itu .


melihat sasa yang masih bersikap tenang membuat darah Clarissa makin terbakar .



" kenapa kalian ga jawab cowok siapa lagi yang udah digoda perempuan ini " tanya Clarissa .



" cowok sahabatnya sendiri Gusti namanya , gue rasa lo juga udah kenal karena kalian satu kelas " jawab Risa .



" oh cowok yang pendiam itu namanya gusti , lumayan cakep si tapi ga lebih kaya dari Rizki " batin Clarissa .



" oh jadi cowok itu ya " ucap Clarissa . " bagus sa kemampuan menggodamu sekarang makin meningkat " ejek Clarissa sinis .



" kalian mau berkata apa silahkan padaku aku gak bisa melarang atau menahan , selagi itu bisa memuaskan batin kalian maka lakukanlah selagi kalian belum puas " ucap Sasa datar .



setelah mengatakan perkataan itu Sasa meninggalkan mereka tanpa menoleh , langkah sasa terhenti disebelah mobil kesayangan nya lalu memacu kendaraan nya menjauh dari area kampus .



melihat Sasa pergi dengan tenang membuat Clarissa bertambah jengkel . Tekadnya sudah bulat untuk menghancurkan sasa karena sampai saat ini Rizki masih memikirkan sasa dan hal itu sangat membuat Clarissa marah .



" kenapa lo berubah maa , ga seperti amaa yang kukenal dulu " batin sasa mengingat perlakuan rahma .



drrttt


hp Sasa berdering .



" nona silahkan berhenti kami sudah ada dibelakang nona " ucap Bisma sang driver .



" ok "



sasa menghentikan laju mobilnya dan kemudian berpindah ke mobil belakang dimana sudah ada driver dan dua pengawalnya menanti . setelah Sasa keluar dari mobilnya nampak anton pengawal Sasa lainnya sudah mengambil alih mobil yang baru saja Sasa naiki .Sasa memang tetap dikawal oleh penjaga pilihan om Rudi tapi mereka harus mengikuti kemauan Sasa untuk tidak menampakkan diri di lingkungan kampus , jadi tiap pagi dan pulang Sasa akan membawa mobilnya sendiri sampai kampus dan bertukar tempat kembali saat Sasa sudah keluar dari area kampus . memang awalnya para pengawal nya tidak setuju tapi Sasa menyakinkan bahwa radius seratus meter dari kampus nya sasa merasa aman .



mobil yang dikendarai Bisma sang driver melaju menuju sebuah Dojo di daerah Jakarta Utara tempat Sasa sudah terdaftar sebagai murid karate yang baru . ditempat itu pula semua pengawalnya berlatih termasuk sang driver . Rupanya om Rudi tak sembarang memilih pengawal untuk sasa .



" aku harus mampu hidup mandiri jadi untuk itu aku harus bisa melindungi diriku sendiri agar segera terbebas dari pengekangan ini " tekad Sasa dalam hati .



" menjadi wanita kuat dan tidak mudah direndahkan orang lain .. tujuan Sasa saat ini .




__ADS_1


__ADS_2