Faith

Faith
Hadiah terindah


__ADS_3

Budayakan vote dan Ratting sebelum baca membaca , terima kasih .


Sasa langsung melihat ke layar monitor mengikuti perintah dokter Kristina , kedua matanya langsung terbelalak ketika melihat tampilan layar monitor yang menunjukkan dua bulatan kecil di dalam perutnya . Seketika jantung terasa berdetak dengan sangat cepat sesaat setelah ia melihat layar monitor yang menunjukkan kondisi rahimnya saat ini.


"Dokter itu....


"Itu adalah kedua janin nyonya yang sangat sehat ." Ucap dokter Kristina memotong perkataan Sasa.


"Maksud dokter saya hamil anak kembar.?" Tanya Sasa dengan terbata-bata tak percaya.


"Iya dan usia mereka saat ini ini sekitar tiga minggu ." Jawab dokter Kristina sambil tersenyum.


"Tapi dokter saya tak ada silsilah keluarga yang mempunyai anak kembar , bagaimana mungkin saya sekarang hamil anak kembar dokter." Ucap Sasa dengan nada bergetar karena terharu.


"Semua ini atas kehendak Tuhan , jadi sebagai manusia kita tak bisa menjelaskan menggunakan logika ataupun ilmu pengetahuan . Yang jelas saat ini seperti yang anda lihat sendiri , ada dua bayi yang sudah tumbuh di dalam diri anda dan karenanya saya akan memberikan beberapa multivitamin tambahan kepada anda karena mengingat anda pernah keguguran sebelumnya." Sahut dokter Kristina menjawab perkataan Sasa.


Air mata haru langsung mengalir dari kedua mata Sasa yang membasahi pipinya , ia benar-benar sangat tidak menduga kalau saat ini sedang mengandung anak kembar . Sasa terus-menerus mengucapkan syukur dalam hati atas karunia dan kesempatan yang yang diberikan oleh Tuhan untuk kesekian kalinya. Dokter Kristina tersenyum melihat ekspresi Sasa ,ia lalu membantu Sasa merapikan pakaiannya dan memberikan foto hasil USG kepadanya.


"Saya akan meresepkan berbagai multivitamin untuk nyonya semuanya dan beberapa tambahan multivitamin khusus kepada nyonya Duran dan nyonya Hector yang pernah mengalami keguguran sebelumnya , multivitamin ini berguna untuk memperkuat kandungan terutama nyonya Durran yang sedang mengandung anak kembar ." Ucap dokter Kristina sambil menulis resep .


Mendengar perkataan dokter Kristina membuat Selena , Carolina dan Gracia langsung terdiam dan menatap kearah Sasa , mereka sangat kaget ketika mendengar perkataan dokter Kristina yang menyatakan kalau Sasa Sasa pernah keguguran . Pasalnya selama ini mereka tak mengetahui tentang hal itu , kekagetan mereka pun bertambah ketika mengetahui kalau sang nyonya besar sedang hamil anak kembar.

__ADS_1


"Apakah benar yang dikatakan oleh dokter Kristina nyonya.?" Tanya Selena dengan mata berkaca-kaca .


"Tentang apa.?" Tanya balik Sasa sambil tersenyum


"Tentang anda pernah keguguran." Jawab Gracia dengan cepat .


"Iya dan itu sudah berlalu jadi tak usah diungkit-ungkit lagi , lagi pula sekarang aku mendapatkan gantinya jauh lebih banyak dari sebelumnya." Jawab Sasa sambil tersenyum mencoba menyembunyikan penyebab ia keguguran .


"Kapan dan bagaimana anda bisa keguguran , lalu kenapa anda tidak memberitahukan hal ini kepada kami.?" Tanya Selena dengan terisak karena merasa bersalah.


"Sudahlah tak perlu diungkit-ungkit lagi karena mengingatnya hanya akan membuatku semakin merasa bersalah kepada calon anakku yang yang kedua itu ." Jawab Sasa pelan sambil menyentuh perutnya yang masih rata .


Mendengar jawaban Sasa membuat Selena , Gracia dan Carolina langsung memeluk Sasa dengan erat . Mereka sangat bersalah karena tak ada disisi Sasa saat hal itu terjadi , sementara itu Sasa hanya bisa tersenyum ketika dipeluk oleh ketiga lumenta bersaudara . Ketiga lumenta bersaudara akhirnya melepaskan pelukannya dari Sasa ketika dokter Kristina sudah selesai menulis resep dan meminta mereka untuk membeli multivitamin di apotek.


Selena pun akhirnya hanya bisa tersenyum mendengar keputusan Sasa , ia lalu membawa mobilnya mengikuti mobil Sasa dari belakang . Setelah berkendara hampir tiga puluh menit Sasa dan Lumenta bersaudara akhirnya sampai di sebuah restoran yang sangat mewah , restoran itu ada di sebuah tempat yang ada di pinggir kanal yang memiliki pemandangan sangat indah . Sasa sudah meminta petugas restoran untuk mendekorasi satu ruangan untuk tempat mereka melakukan pesta kejutan , karena masih ada waktu empat jam Sasa dan yang lainnya akhirnya pergi ke sebuah tempat spa yang letaknya tak jauh dari restoran untuk merilekskan tubuh dan wajah sebelum melakukan pesta kejutan .


"Apa anda sudah mengirimkan pesan pada tuan Archie nyonya.?" Tanya Selena pada Sasa saat sedang menikmati pijatan di wajahnya .


"Sudah tadi aku sudah kirim pesan ke ponselnya , tapi belum dibalas ." Jawab Sasa sambil tersenyum .


"Oh begitu , mungkin mereka sedang sibuk nyonya tak apa lah kita disini dulu saja menikmati pijatan-pijatan ini ." Ucap Selena pelan .

__ADS_1


"Sepertinya begitu , ya sudah lah tak apa lagipula kita masih banyak waktu untuk bersantai disini ." Sahut Sasa sambil pelan .


Selena tersenyum mendengar perkataan Sasa begitupula dengan Carolina dan Gracia yang juga sedang menikmati perawatan yang sama , tak lama kemudian mereka berempat pun tertidur karena pijatan-pijatan lembut yang diberikan para terapis di wajah dan anggota tubuh lainnya .


Durran Internasional


Archie , Rico dan Gustaf sejak pagi sudah sibuk membahas proyek kerja sama dengan investor dari Mexico yang akan segera di realisasikan , mereka bahkan belum makan siang karena terlalu asik membahas proyek besar pertama Durran Internasional sejak kedatangan Archie ke Canada .


Mariza sang sekretaris pun terlihat sibuk dengan pekerjaannya di meja kerjanya , karena sudah hampir jam satu siang Mariza pun terlihat sibuk menata makanan untuk Archie dan kedua anak buahnya itu di sebuah nampan yang cukup besar . Dengan perlahan Mariza berjalan mendekati ruangan Archie yang tertutup , setelah mengetuk pintu tak lama kemudian keluarlah Rico yang mempersilahkan Mariza untuk masuk .


Rico pun akhirnya meminta Mariza untuk menata makanan diatas meja yang ada di dekat sofa , dengan cepat Mariza menata meja itu agar bisa diletakkan makanan yang ia bawa . Saat sedang menata meja tak sengaja ia melihat pesan masuk yang dikirimkan oleh Sasa di ponsel Archie yang tidak terkunci , karena Archie dan yang lainnya sedang sibuk dengan cepat Mariza menghapus pesan yang baru saja dikirimkan oleh Sasa .


Sebuah senyum tersungging di wajah Mariza ketika berhasil menghapus pesan Sasa yang meminta Archie untuk datang ke restoran , dengan perlahan ia meletakkan ponsel Archie di tempat semula supaya tak membuat kecurigaan . Setelah selesai menata makanan Mariza pun keluar dari ruangan Archie dengan hati berbunga-bunga karena berhasil menghapus pesan Sasa .


"Kau tak akan selalu terus bisa bahagia Farasya." Ucap Mariza dalam hati sambil melirik tajam kearah Archie yang masih sibuk menatap layar laptopnya bersama dengan Rico dan Gustaf .


🌼Bersambung 🌼


Jangan lupa like , komentar dan baca novel Thor yang lainya diantaranya :


Faith 2 The return of the prince

__ADS_1


Bodyguard cantik


Budayakan vote dan Ratting setelah membaca , terima kasih . Bantu Faith masuk dalam 20 besar .


__ADS_2