Faith

Faith
kita mulai dari awal


__ADS_3

Archie tak pernah menyangka akan mendapatkan pertanyaan seperti itu dari Sasa , ia berulang kali bertanya pada Sasa untuk memastikan bahwa ia tak salah dengar .


" pendengaran mas ga bermasalah kan ? ya udah jawab aja " ujar Sasa dengan nada yang mengintimidasi .


" mas bukan tak mau cerita padamu sayang , hanya saja apa yang terjadi pada diri suamimu ini dimasa lalu adalah sebuah kebodohan dan kini ia sudah sadar akan kesalahannya " ucap Archie dengan tersenyum .


" hanya ada satu hal yang perlu kau ketahui pria yang bernama Archie ini tak pernah mengingkari ucapannya bahwa ia sangat mencintai istrinya yang bernama Farasya Zalia August " imbuh Archie serius .


" ah gombal " sengit Sasa berusaha menyembunyikan wajahnya yang memerah karena tersipu .


" dengarkan mas ya sayang , sejak hari pertama mas melihatmu mas sudah jatuh cinta padamu . Mas pikir waktu itu mungkin mas hanya kagum akan kebaikan ibu Kinan yang mengembalikan ponselku tapi ternyata aku sudah tersihir oleh kecantikan gadis berseragam putih abu berkuncir kuda waktu itu " ujar Archie berkelakar .


" maaf tuan Archie yang terhormat saya tidak akan semudah itu percaya dengan cassanova seperti anda " jawab Sasa dengan nada ketus .


" kau boleh tanya Rico sejak hari pertama aku melihatmu aku tak pernah menyentuh wanita manapun " bisik Archie pelan .


Sasa terdiam dia merasa spesial dihidupkan Archie tapi ia sudah bertekad tak akan lemah dihadapan Archie .


" akh mana ada penjahat mau ngaku " cibir Sasa kesal .


" satu hal yang pasti adalah kau wanita yang memberikan mas kebahagian paling sempurna sekarang , mendapatkanmu sungguh menguras emosiku " ucap Archie serius .


" masa !!!" celetuk Sasa


" disaat semua wanita tergoda dengan uang dan kekuasaan yang aku miliki kau satu-satunya wanita yang tak silau dengan semua itu , bagaimana aku tak pusing memikirkanmu " Archie mengingat masa-masa dimana ia dibuat galau oleh Sasa .


" benarkah ? tapi maaf Sasa masih ga percaya wekkk " goda Sasa sambil menjulurkan lidahnya menggoda suaminya dan berusaha berdiri .


" mas serius sayang " pekik Archie cepat saat melihat Sasa pergi menjauh .


" harus bagaimana membuktikan semua ucapanku ? " tanya Archie sambil memelas .


" nanti Sasa pikir dulu " jawab Sasa sambil berlalu .


Archie tersenyum melihat istrinya sudah kembali seperti biasanya , ia pun berlari menyusul Sasa ke pintu keluar . Sementara itu dibalik dinding ada Rico dan dokter Sintya yang menguping pembicaraan mereka sambil tersenyum karena rencana mereka membuat suami istri itu berbaikan berjalan lancar .


" terima kasih dok , saya harus kembali kekantor " pamit Rico pada dokter Sintya .


" senang membatu anda pak ,baik lah hati-hati " ucap dokter Sintya ramah .


Sepanjang perjalanan Archie terus menerus menempel pada Sasa yang sudah tak nyaman duduk di mobil , kehamilannya sudah membuatnya sering merasa kesulitan duduk dengan nyaman di mobil .


" apa perlu mas belikan mobil yang lebih nyaman lagi ? " ucap Archie khawatir karena sejak tadi Sasa berpindah-pindah posisi duduknya .


" ga usah buang-buang uang mas , mobil mu sudah ada sepuluh dirumah mau buat apa ? " hardik Sasa jengkel tiap mendengar suaminya ingin beli mobil baru .

__ADS_1


" koleksi " jawab Archie cepat .


" dasar pemboros !!! Sasa ga suka , sekarang mas pijitin aja ni pinggang Sasa pegel bgt tau " ucap Sasa marah .


Tanpa diperintah dua kali akhirnya Archie dengan senang hati melakukan massage di pinggang Sasa , dia merasa bahagia melakukan permintaan kecil itu . Sasa menikmati pijitan suaminya sampai akhirnya ia tertidur karena terlalu lelah , tiap bertengkar dengan sang suami pasti menguras energinya dengan banyak .


Archie meminta sopir untuk merubah arah mobilnya , Archie ingin membawa sang istri ketempat yang lebih nyaman untuk menyegarkan diri .


Sasa membuka matanya ketika merasakan tangan Archie menyentuh pipinya berulang-ulang .


" sudah bangun Princess ? " bisik Archie dengan lembut .


" kok ga bangunin Sasa !! ayo keluar Sasa laper mas " ucap Sasa sambil merapikan rambutnya .


" lho ini bukan rumah , dimana kita ? " pekik Sasa saat menyadari mobilnya berhenti didepan sebuah bangunan yang asing .


" hari ini mas akan servis Sasa seperti ratu , ayo keluar " ucap Archie sambil mengulurkan tangannya pada Sasa .


Sasa hanya bisa mengikuti Archie tanpa berniat membantah , ia berjalan disamping Archie sampai masuk kedalam sebuah ruangan yang ternyata adalah ruang tunggu . Sasa melihat sekeliling ruangan itu , ternyata Archie membawanya pergi ke sebuah salon khusus untuk pasangan suami istri dan mereka menyediakan layanan khusus ibu hamil .


" sayang bisa rileks disini " ucap Archie lembut .


" makasih mas " jawab Sasa bersemangat .


Tak lama kemudian datang seorang terapis membawa dua buah baju ganti untuk Sasa dan Archie , mereka mengikuti langkah terapis itu setelah berganti pakaian .


" terima kasih sudah mau mengandung bayiku sampai bentuk tubuhmu berubah seperti ini sayang " ucap Archie dengan mata berkaca-kaca .


" makanya jangan berani-berani menyakiti wanita mas , pengorbanan mereka sangat besar untuk mengandung " sarkas Sasa dengan nada menyindir .


" maaf sayang " pinta Archie dengan wajah memelas .


Sasa tertawa melihat ekspresi suaminya , karena tak tega akhirnya Sasa memeluk Archie dengan erat lalu mencium hidung Archie seperti kebiasaannya .


" insaf ya mas , mas kan mau jadi ayah !! mas ga mau kan anak mas nakal kaya mas dulu " bisik Sasa sambil mencubit paha Archie pelan .


" tentu saja anakku harus menjadi anak yang baik sepeti ibunya dan pintar seperti ayahnya , semua sifat jelek ayahnya tak boleh menurun padanya " ucap Archie dengan serius sambil menyentuh perut Sasa .


Sasa tertawa melihat suaminya , dengan cepat Sasa mengambil tangan Archie dari perutnya dan mencium nya pelan .


" aku mencintaimu jangan kecewakan kami " ucap Sasa pelan .


bug


Archie memeluk sasa dengan erat karena sangat bahagia mendengar perkataan istrinya sampai akhirnya ia harus melepaskan pelukannya ketika terapis lain memerintahkan untuk segera menuju ke ranjang perawatan .

__ADS_1


Sasa mendapatkan seluruh perawatan di tempat itu mulai dari ujung rambut sampai ujung kaki tubuhnya benar-benar merasa jauh lebih baik saat semua sudah selesai , Archie pun juga demikian rasa lelahnya sudah benar-benar hilang .


" terima kasih untuk hari ini mas " ucap Sasa sambil bersandar pada Archie didalam mobil .


" apapun untukmu sayang " balas Archie sambil mencium kening istrinya .


Sasa menggenggam erat tangan Archie selama perjalanan menuju rumahnya , rasa kesal dihatinya sudah sedikit berkurang . Tak bergitu lama mobil mereka sudah sampai didepan gerbang rumah dan terlihat beberapa buah mobil milik orang-orang kepercayaan Archie berjajar rapi disana .


" ada apa mas ? " tanya Sasa penasaran .


" kita liat ya nanti " jawab Archie dengan tersenyum .


Archie membantu Sasa turun dari mobil dan menggandengnya perlahan masuk kedalam rumah .


" tuan , nyonya " sapa seluruh orang didalam rumah menyambut Sasa dan Archie .


Archie melambaikan tangannya pelan memberikan instruksi pada orang-orangnya untuk mengangkat kepala mereka .


" apa semua sudah selesai ? " tanya Archie tiba-tiba .


" siap tuan semua sudah selesai dan jet pribadi juga sudah siap " jawab Rico dengan hormat .


" barang istriku ? " selidik Archie .


" sudah siap tuan " jawab bik Rani cepat .


Sasa yang masih berdiri disebelah Archie merasa ada yang aneh dengan percakapan mereka .


" ada apa mas ? " bisik Sasa pelan .


" malam ini kalian akan berangkat ke Canada , semua barang-barang pribadi kalian sudah selesai di packing " jawab Rico melangkahi Archie yang ingin menjawab .


" Canada !!!" teriak Sasa tak percaya .


Archie berbalik dan memegang wajah Sasa yang kaget lalu mencium bibir Sasa yang membulat itu dengan tersenyum .


" kita mulai hidup baru disana sayang , ditempat yang jauh dari orang-orang yang ingin merusak kebahagiaan


kita termasuk eyangmu " ucap Archie dengan lembut .


" tapi mas saaa.....


cup


Archie mencium bibir Sasa dengan cepat hingga membuat Sasa tak mampu melanjutkan perkataannya .

__ADS_1


" kita mulai dari awal disana sayang " ucap Archie dengan senyum yang mengembang


__ADS_2