
Alexander Del Leon menggila di rumahnya ketika mendapatkan kabar dari anak buahnya yang belum berhasil menemukan Selena , ia melempar semua barang yang ada didekatnya karena terbawa emosi . Rasa kesal dihatinya belum hilang saat harus menyerahkan 20% saham miliknya pada Archie yang ternyata sudah memiliki 50% saham di perusahaan miliknya , ia merasa kecolongan karena tak menyadari kalau Archie sudah berhasil membayar hutang-hutang perusahaannya .
" temukan Selena secepatnya waktu kalian sampai malam ini !!! " pekik Alexander Del Leon pada anak buahnya .
" arrrgghh dimana kau Selena ... anak bodoh !! " teriak Alexander Del Leon sambil menghancurkan barang-barang dikamar Selena yang kosong .
Alexander Del Leon merasa benar-benar akan hancur kali ini bahkan sebelum ia berhasil menjalankan rencananya untuk menghancurkan Durran Internasional , ternyata gosip yang beredar diluar mengenai seorang Archie Durran August adalah benar adanya ia benar-benar kejam pada rival bisnisnya . Bahkan perusahaan yang dibangun dengan penuh kerja keras oleh Alexander Del Leon bertahun-tahun lalu dengan mudah dapat dikuasai oleh seorang Archie .
Di rumah Archie terdengar suara tawa dari arah ruang tamu dimana Rico dan Selena tengah menjadi bintang karena sedang dijadikan bulan-bulanan oleh Archie dan Sasa yang membuat Gustaf dan dokter Frans tertawa sampai menangis .
" sampai kapan kalian akan membullyku bos ? " tanya Rico menahan jengkel .
" siapa yang membullymu Rico " jawab Archie sambil menikmati teh chamomile yang baru dibuatkan oleh Sasa karena teh yang dibuatkan oleh pelayannya sudah habis .
" sudahlah mas iseng banget si godain Rico terus dari tadi ga capek apa ? " tanya Sasa dengan nada meninggi karena tak tega melihat Rico dan Selena yang sejak tadi dijadikan bahan lawak .
Mendengar perkataan Sasa langsung membuat Archie menutup mulutnya seketika melihat Archie langsung membisu membuat Gustaf dan dokter Frans tertawa terbahak-bahak.
" bro , kita nikmati hidup kita dulu sampai puas sebelum kita akan seperti bos dan Rico " ucap dokter Frans sambil menepuk pundak Gustaf yang tengah memegang perutnya karena sakit setelah tertawa .
" ternyata serigala kembar ini tunduk juga dibawah kaki serigala be......
" siapa yang kau sebut serigala Gustaf ? " tanya Sasa cepat memotong perkataan Gustaf .
Deg
Gustaf langsung terdiam ketika mendengar pertanyaan Sasa ia langsung menunduk dan tak berani menatap ke arah Sasa yang tengah berdiri sambil membawa kacang almond cemilan favorit Archie .
" siapa serigala ? " tanya Sasa mengulang pertanyaannya .
" bukan siapa-siapa sayang , tadi kita hanya sedang membahas film saja " ucap Archie menjawab pertanyaan Sasa karena merasa tak tega pada Gustaf yang sudah ketakutan mendengar pertanyaan Sasa itu .
" oh lagi bahas film Sasa kira apa , oh iya kak apa kau sudah ada baju untuk acara nanti malam ? " tanya Sasa pada Selena yang tengah duduk memangku baby Arthur .
__ADS_1
Selena menggeleng pelan sambil tersenyum , setelah ia kabur dari rumah Selena tak membawa pakaian apapun kecuali yang sedang ia pakai malam itu .
" ya sudah ayo ikut Sasa kayanya di atas masih ada beberapa baju yang belum pernah Sasa pakai sekalipun " ucap Sasa sambil tersenyum .
" bolehkah ? " tanya Selena malu karena merasa merepotkan Sasa .
" sure !! ayo ke atas " ajak Sasa sambil menarik tangan Selena .
Selena tersenyum lalu mengikuti langkah Sasa menuju ke sebuah kamar penyimpanan pakaian pesta milik Sasa yang ada di sebelah ruang perpustakaan dilantai dua , sementara baby Arthur langsung diasuh oleh bik Rani .
" terima kasih bos " ucap Rico pelan .
" kau sudah seperti adikku tak usah basa-basi seperti orang lain saja kau bajingan " sahut Archie sambil memakan kacang almond yang dibawa Sasa sebelumnya .
" kalian juga harus menikah !! aku berencana mau punya anak lagi setelah Arthur berumur satu tahun dan aku mau anak keduaku akan bermain dengan anak-anak kalian " ucap Archie sambil melirik tajam ke arah Gustaf dan dokter Frans .
Mendengar perkataan Archie langsung membuat Gustaf dan dokter Frans membatu sementara Rico tertawa puas melihat dua sahabat itu nampak terintimidasi oleh Archie .
" kau juga brengsek !! buat bayimu sendiri jangan terus-terusan kau menguasai Arthur kalau sedang ada dirumahku , aku tak Arthur lebih lengket padamu dari pada aku " imbuh Archie ketus sambil menatap tajam ke arah Rico .
" kalian istirahat lah nanti malam urusan kita masih panjang " ucap Archie sambil berdiri dan berjalan menuju ke kamar bermain baby Arthur , tak lama kemudian Archie keluar dengan menggendong baby tampan yang sudah tertidur itu .
Rico , Gustaf dan dokter Frans kemudian menghela nafas panjang bersamaan saat melihat bos mereka akhirnya menghilang di balik pintu kamarnya dilantai dua .
" bagaimana ini aku belum siap menikah " ucap Gustaf sambil mengacak rambutnya yang sudah rapi .
" mau menikah dengan siapa ? pacar saja tak ada ... bos ada-ada saja " imbuh dokter Frans menimpali perkataan Gustaf .
Rico tersenyum kecut mendengar perkataan dua sahabatnya yang sedang pusing itu karena dipaksa menikah oleh Archie secara tiba-tiba itu .
" aku belum memikirkan tentang anak , aku masih mau menikmati masa-masa indah bersama Selena dulu " celetuk Rico lirih .
" ya memang harus begitu , minimal 5 tahun menikah baru punya anak . Kalian pasti ingat kan bagaimana kehidupan pernikahan bos di bulan-bulan pertama pernikahannya bukan ? " tanya Gustaf datar .
__ADS_1
Rico dan dokter Frans mengangguk pelan secara bersamaan , mereka masih mengingat betul bagaimana sifat pemarah Archie yang gampang berubah tanpa bisa diprediksi sebelumnya .
" ya sudah lah ayo istirahat , nanti malam urusan kita masih banyak " ucap Gustaf sambil berjalan ke arah kamar tamu yang ada dilantai satu .
Melihat Gustaf berjalan menuju kamar akhirnya membuat Rico dan dokter Frans mengikutinya , ketiga sahabat itu akhirnya tidur dikamar yang biasa dipakai oleh Rico menginap . Di kamar itu terdapat satu ranjang bulu angsa ukuran Queen yang cukup untuk tiga orang tidur bersama .
Sementara itu di kamar yang dijadikan closet penyimpanan baju yang belum dipakai Sasa nampak tengah sibuk memilihkan gaun untuk Selena , ia mau Selena nampak sempurna untuk acara nanti malam .
" yang aku lakukan tidak salah kan Sa " ucap Selena lirih .
" apa maksudmu kak ? " tanya Sasa sambil meletakkan gaun di atas sofa .
" ayahku , aku tak salah kan melakukan ini padanya !! aku hanya mau jadi anak yang berbakti tapi aku tak mau kalau dijadikan alat untuk memperoleh kekuasaan baginya , aku manusia Sa bukan sebuah barang yang bisa ditukar tambah hu hu hu hu ...... " jawab Selena sambil menangis meratapi nasibnya .
Sasa tersenyum ia tau bagaimana perasaan Selena , sebagai sesama wanita Sasa lebih peka pada Selena .
" tenang kak , aku yakin semua akan baik-baik saja setelah ini ... aku juga yakin ayahmu akan sadar setelah suami kita memberikan dia pelajaran " ucap Sasa lembut .
blushh
Wajah Selena memerah saat mendengar perkataan Sasa .
" suami kitaaa ?? " cicit Selena tersipu .
" ya suami kita , apa kakak tau menikah dengan Rico ? " tanya Sasa pura-pura bodoh .
" tentu saja mau !! dia harus menikah denganku Sa " pekik Selena menjawab pertanyaan Sasa .
" he he he iya kalian harus menikah , jadi sekarang kakak sabar saja ya kita ikuti rencana suami suami kita itu " ucap Sasa sambil tersenyum .
Bug
Selena langsung memeluk Sasa dengan erat sambil berkali-kali mengucapakan terima kasih .
__ADS_1
" walau bagaimanapun Rico adalah setengah jiwa Archie , jadi aku pun harus ikut membantunya untuk mencarikan kebahagiaan untuk Rico juga " ucap Sasa dalam hati sambil memeluk Selena .
💮 Bersambung