
Clarissa tak melepaskan pandangannya dari rumah besar Archie , ia menatap gerak-gerik dirumah besar itu . Dengan menggunakan kertas Clarissa mencatat semua hal yang terjadi disana termasuk sewaktu ada tiga mobil mewah berbaris rapi masuk kedalam rumah besar itu .
" seharusnya aku yang jadi nyonya diistana mewah itu bukan kau Farasya , kau terlalu kampungan untuk menikmati fasilitas mewah yang dimiliki Archie " ucap Clarissa dengan jengkel .
Ia menyobek-nyobek foto Sasa yang sedang tertawa itu , karena tak ada pergerakan yang aneh lagi dirumah itu akhirnya Clarissa memutuskan untuk pergi karena hari mulai malam ia pun tak berhasil melihat Sasa atau Archie keluar dari rumah besar itu .Dengan sedikit kecewa Clarissa membawa mobilnya pulang ke rumah orang tuanya , karena hari ini ia sudah ijin pada Rizki untuk menginap di rumah orang tuanya.
Sepanjang perjalanan pulang Clarissa merasa kesal karena tak berhasil mendapatkan informasi apapun padahal ia sudah ijin pulang lebih cepat dari hotel tempatnya bekerja , Clarissa memarkirkan mobilnya di depan kediaman orang tuanya . Dengan langkah cepat Clarissa masuk ke dalam kamarnya karena tak mau mendengarkan percakapan antara kedua orangtuanya yang selalu membahas uang itu .
Clarissa menjatuhkan tubuhnya diatas kasurnya sambil memainkan ponselnya , ia masih mencari-cari info tentang Archie di internet . Clarissa mencoba mencari kelemahan Archie yang ia bisa pakai untuk menyerang Sasa , artikel tentang Archie di internet tak ada yang aneh isinya hanya prestasi yang sering ia dapatkan dari berbagai instansi di dalam ataupun luar negri yang justru makin membuat Clarissa terobsesi pada suami teman baiknya itu .
Saat Clarissa akan memejamkan mata tiba-tiba ponselnya berdering ia mendapat pesan dari nomor yang tak dikenal , karena penasaran Clarissa membuka pesan itu dan nampak lah foto Archie bersama seorang wanita nampak sedang bermesraan di sebuah restoran mahal . Senyum Clarissa tiba-tiba mengembang karena melihat foto itu saat akan memasukkan foto itu ke laptop tiba-tiba masuk pesan lainnya yang menampilkan foto Archie lainnya dengan wanita yang berbeda .
" kau pasti mati berdiri Sa kalau tau suamimu punya banyak wanita simpanan ha ha ha " ucap Clarissa sambil tertawa puas ia merasa sedang mendapatkan keberuntungan besar .
" rupanya tuhan pun tak suka kau berdampingan dengan Archie , Farasya !!! " pekik Clarissa sambil melompat-lompat diatas kasurnya .
Clarissa kemudian duduk di ranjang dan dengan perlahan ia membuka ponselnya kembali lalu mengirimkan pesan pada Sasa .
Triiing
ponsel Clarissa beebunyi karena ada notifikasi pesan masuk
Farasya si cewek muna :
" maaf ini dengan siapa ya ? "
Beautiful Clarissa :
" ini gue Sa , masa lo lupa atau Lo ga save nomor gue ya ?"
Farasya si cewek muna :
" maaf sebelumnya aku benar-benar ga tau :( "
Beautiful Clarissa :
" gue Clarie sa ya ampun masa lo lupa siii... "
Farasya si cewek muna :
__ADS_1
" oh ya ampun kamu clarie , maaf ya aku ga tau clarie aku save nomor whatsApp kamu ya . oh iya ada apa Claire tumben ngechat "
Beautiful Clarissa :
" besok free ga ? nongkrong yuk udah lama ga maen bareng kan lagipula gue mau nebus kesalahan gue dulu sa "
Farasya si cewek muna :
" udahlah Clarie yang lewat ga usah di inget-inget akh , lagian aku dah maafin kamu :) "
Beautiful Clarissa :
" oke kalau gitu besok ketemu ya direstoran tempat kita sering ketemu dulu Sa , jam 3 sore ya "
Farasya si cewek muna :
" aku harus bilang ke mas Archie dulu Clarie tapi nanti aku kabarin ya "
Beautiful Clarissa :
" akh plis Sa , bisa ya !!! jam 3 sore gue tunggu disana sampai lo datang titik .
Farasya si cewek muna :
Beautiful Clarissa :
" see u there "
Setelah mengirim pesan terakhirnya pada teman lamanya itu Clarissa berteriak seperti orang menang undian ratusan milyar , ia melepaskan cincin kawinnya dengan Rizki diatas meja rias .
" nikmati hari terakhir mu sebagai istri Archie Durran August cewek munafik ha ha ha karena besok akulah yang akan jadi nyonya Durran August haha " teriak Clarissa kegirangan .
" akh kayanya gue harus liat koleksi sepatu merk channel bulan ini , oh enggak gue harus cek dulu mobil paling cantik tahun ini atau harus liat koleksi berlian terbaru dari Tiffany & Co dulu deh kali ya ... akh gue mau semuanya hi hi hi , ga sabar nunggu besok !!! Archie Durran August bersiaplah untuk memanjakan aku ya sayang ... " celoteh Clarissa sambil menari-nari diatas tempat tidurnya dengan memeluk foto Archie yang ia pasang di figura .
Sementara itu dikamar tidurnya Sasa nampak bingung ketika selesai membaca pesan dari Clarissa , ia tak tau harus bilang apa pada suaminya padahal baru tadi suaminya melarangnya untuk dekat-dekat dengan Clarissa . Sasa pun menyesal karena sudah setuju untuk bisa bertemu dengan Clarissa besok sore .
" ibu harus gimana sayang ? ayahmu pasti marah lagi pada ibu kalau ibu cerita " bisik Sasa pelan pada baby Arthur yang sudah ketiduran karena mabok asi .
" batalin aja atau gimana ya tapi kasian Clarissa apalagi kan hidupnya sekarang sudah " ucap Sasa sambil membayangkan masa-masa sekolahnya bersama Clarissa ketika mereka sering pergi shopping bersama sepulang sekolah .
__ADS_1
Karena perasaan bersalah akhirnya Sasa memberanikan diri berbicara pada Archie yang masih ada diluar bersama tamu mereka .
" mas " ucap Sasa lirih saat sampai diruang tamu .
" lho mas kita kamu sudah tidur bareng Arthur sayang " celetuk Archie kaget ketika melihat Sasa berdiri disampingnya .
" mas Sasa besok mau keluar sebentar boleh ? " tanya Sasa dengan suara lirih .
" kemana ? bukannya besok kamu kuliah sayang ? " tanya Archie balik .
" pulang kuliah mas , emm Clarissa mau ketemu Sasa katanya dia mau minta maaf secara pribadi sama Sasa mas " jawab Sasa sambil memainkan jari-jarinya .
Archie terdiam dan terlihat marah ketika mendengar perkataan sang istri , ia kemudian berjalan ke arah dapur untuk mengambil air minum . Sementara para tamunya terlihat menyingkir dan masuk ke ruang belajar Archie mereka tak mau ikut campur pembicaraan suami istri itu .
" kau tak mendengarkan peringatanku Sasa , apa kau tak menganggap aku suamimu ? " tanya Archie dengan emosi
" Sasa cuma minta ijin mas , kalau mas ga kasih ijin gapapa Sasa ga marah kok tapi kenapa mas ngomongnya harus merembet-rembet kesana si !! Sasa tu punya batas sabar mas , hati Sasa tu komposisinya daging sama darah bukan baut dan besi . Sasa bisa sedih dan sakit hati juga kalau mas ngomong gitu ke Sasa , lagian kapan Sasa pernah ga ijin sama mas ? pernah si sekali itupun karena Sasa lupa karena keasikan beli baju buat Arthur selebihnya enggak kan ? " jawab Sasa sambil terisak .
" lagipula Sasa ga keluar sering kan ? cuma sesekali mas hiks hiks Sasa udah nurut terus semua yang mas bilang tapi kan ga perlu harus kaya tadi mas ngomong ke Sasa . Sasa udah ga punya orang tua mas tapi Sasa tau cara menghormati suami mas " imbuh Sasa dengan air mata yang menganak sungai , lalu Sasa berlari ke kamarnya dan menguncinya dengan cepat dari dalam meninggalkan Archie yang masih terbengong-bengong mendengar perkataan istrinya .
Ketiga teman baik Archie kemudian keluar dari ruang belajar begitu mendengar suara pintu yang dibanting dari lantai dua , mereka berjalan pelan menuju ke tempat Archie berdiri sambil memegang gelas .
" wanita kalau marah mengerikan sekali bos " bisik Rico pelan sambil menepuk pundak Archie .
" aku tak menyangka gadis seperti Sasa bisa bicara seperti itu " imbuh dokter Frans sambil menggelengkan kepalanya pelan .
" gadis ?? dia ibu dari anakku sekarang Frans jaga bahasamu !! " hardik Archie jengkel karena ketiga temannya menggodanya .
" ampun ampun bos " pekik tiga pria itu bersama lalu tertawa bersama dan berjalan ke arah ruang belajar lagi bersama Archie .
Di dalam kamar Sasa terlihat kepayahan Karana mengurus baby Arthur yang menangis karena kaget mendengar suara pintu yang dibanting oleh ibunya .
" maafin ibu sayang , maaf ibu ga sengaja cintaku... maaf ya " ucap Sasa sambil mencium baby Arthur yang masih menangis itu .
" sayang kaget ya ? maaf ya sayang .. ibu ceroboh sayang " imbuh Sasa sambil terisak .
Karena baby Arthur tak mau diam akhirnya Sasa kembali memberikan asi pada anaknya yang akhirnya membuat baby Arthur tenang , melihat anaknya berhenti menangis membuat Sasa sedikit bisa tersenyum walau hatinya masih sakit atas perkataan suaminya tadi .
Setelah hampir dua puluh menit menyusu baby Arthur akhirnya kembali tertidur pulas dengan perlahan Sasa meletakkan anaknya ranjang , lalu ia berjalan ke arah kamar mandi untuk mencuci wajahnya yang memerah karena menangis . Tak lama kemudian Sasa keluar dari kamar mandi sudah memakai pakaian tidurnya , ia lalu naik ke ranjang menyusul baby Arthur yang sudah terlelap .
__ADS_1
Di depan pintu kamar terlihat Archie tengah berdiri dan mendengar semua perkataan Sasa dari dalam kamar .Hati kecilnya terasa sakit tiap melihat istrinya menangis .
" maaf sayang mas harus melalukan ini padamu , karena ini demi kebaikanmu dan membuka matamu bahwa tak semudah itu mempercayai orang yang jelas-jelas menusukmu dari belakang berkali-kali . Maafkan mas sayang ... " ucap Archie lirih