
Sekumpulan mahasiswa kampus Pelita Bangsa nampak sudah makin banyak berkumpul didepan panggung utama dimana acara festival itu diadakan , banyak yang menampilkan secara duo atau grub tapi tak sedikit pula yang tampil secara solo membawakan sebuah lagu dengan menggunakan alat musik . Suara tepuk tangan terdengar setiap kali siswa selesai membawakan penampilan terbaiknya , saat tiba giliran Sasa tampil ia meminta pada penata audio untuk menyetel lagu yang sudah ia pilih sebelumnya . Dengan menarik nafas panjang akhirnya Sasa berjalan ke depan panggung dimana dibawah telah berkumpul semua mahasiswa kampusnya itu , dari atas panggung Sasa bisa melihat suaminya yang duduk di tempat khusus sebagai tamu kehormatan . Sasa melirik tajam ketika anaknya di gendong oleh beberapa dosen wanita yang ada di tempat itu , rasa cemburu sebagai ibu datang menghampiri Sasa . Ia tak rela anaknya di gendong perempuan lain yang tak ia kenal .
" emmm maaf sebelumnya kalau suara saya mungkin akan membuat temen-temen semua sakit telinga hehe , saya tak tau kenapa kelas saya merekomendasikan penyanyi kamar mandi seperti saya ini " ucap Sasa melalui microphone yang ia pegang .
" suitt suittt "
" lanjut lanjut "
" udah nyanyi aja ga usah banyak basa basi "
" ya elah malah curhat dia "
" kalau ga bisa nyanyi turun dah "
Suara teriakan-teriakan dari penonton terdengar dengan keras begitu Sasa mulai berbicara , Sasa kemudian menoleh ke arah penata audio untuk memberi kode supaya bisa memulai .
The whispers in the morning
Of lovers sleeping tight
Are rolling by like thunder now
As I look in your eyes
I hold on to your body
And feel each move you make
Your voice is warm and tender
A love that I could not forsake
'Cause I'm your lady
And you are my man
Whenever you reach for me
I'll do all that I can
Lost is how I'm feeling lying in your arms
__ADS_1
When the world outside's too much to take
That all ends when I'm with you
Even though there may be times
It seems I'm far away
Never wonder where I am
'Cause I am always by your side
'Cause I'm your lady
And you are my man
Whenever you reach for me
I'll do all that I can
We're heading for something
Somewhere I've never been
But I'm ready to learn
Of the power of love
prok
prok
prok
Suara tepuk tangan membahana di seluruh penjuru kampus begitu Sasa berhenti bernyanyi , bahkan Sasa pun bisa melihat Archie langsung bangun dari tempat duduknya begitu mendengar Sasa menyanyikan lirik pertama dari lagu yang baru ia bawakan . Sasa menyanyikan lagu I'm Your Lady milik diva dunia Celine Dion yang merupakan penyanyi favorit ayah dan ibunya , bahkan semasa hidupnya ibunya sering menyanyikan lagu cinta itu untuk sang ayah yang baru pulang dari dinasnya .
Sasa dulu tak begitu suka dengan lagu romantis seperti itu karena menurut Sasa lagu cinta seperti itu hanya pantas di berikan kepada orang yang benar-benar di sayang saja , Sasa bahkan pernah berkata bahwa ia akan menyanyikan lagu itu untuk Rizki di hari pernikahan mereka nanti tapi takdir berkata lain . Ia tak pernah berjodoh dengan Rizki dan malah bertemu dengan pria asing yang kemudian kini menjadi suaminya , karena itu Sasa memilih menyanyikan lagu itu khusus untuk suaminya dihadapan semua orang . Walau Sasa tak menyebut nama Archie tapi pandangannya tak lepas dari Archie ketika sedang menyanyi , ia ingin menegaskan lagi bahwa lagu yang ia bawakan memang sengaja ia persembahkan untuk Archie .
" lanjutttt lanjuttt "
" gila keren banget suaranya "
__ADS_1
" ini si udah pro "
" bukan kaleng-kaleng ini "
" semester berapa si kayanya belum pernah liat ya "
" namanya siapa ? "
Terdengar teriakan dari penonton yang belum puas melihat penampilan Sasa , mereka meminta Sasa menyanyikan lagu lagi tapi ditolak dengan halus oleh Sasa .
" suaranya bagus banget , udah biasa nyanyi ya ? " tanya MC di panggung yang berhasil menahan Sasa yang akan turun dari panggung .
" saya cuma penyanyi kamar mandi kak " jawab Sasa dengan tersenyum karena suara teriakan penonton yang memintanya untuk menyanyi satu lagu lagi .
" ini penonton kenapa berisik banget ya he he , jadi namanya siapa ya tadi kita belum kenalan lho " celetuk MC itu sambil mengangkat tangannya ke arah Sasa untuk berkenalan .
" Farasya " jawab Sasa sambil melirik ke arah Archie yang terlihat marah itu , ia sudah menggendong baby Arthur lagi sambil berjalan bolak-balik padahal baby tampan itu terlihat tenang tak menangis.
" namanya bagus , boleh tanya itu lagu apa punya arti apa buat Farasya sampai akhirnya memilih menyanyikan lagu itu dengan sangat bagus tadi ? " tanya MC itu mencoba mencari informasi .
" lagu itu saya persembahkan untuk orang yang saya cintai tentunya seperti isi lagunya kan " jawab Sasa cepat .
Suara teriakan penonton makin gaduh dibawah setelah mendengar jawaban Sasa , banyak mahasiswa pria yang terlihat kecewa saat mengetahui Sasa sudah punya orang yang dicintai .
" jadi siapa nama pacarnya kalau boleh tau " tanya MC itu lebih lanjut karena banyak penonton yang menanyakan hal yang serupa .
" siapa yang bilang saya punya pacar hehe , sudah ya kak saya turun itu kasian peserta lainnya . Terima kasih semuanya " jawab Sasa cepat kemudian berjalan kebelakang panggung dan langsung turun ke tempat dimana penampil lainnya masih menunggu giliran maju .
Melihat Sasa turun semua orang di backstage langsung mengerumuni Sasa mereka mengucapkan ucapan selamat dan kekagumannya atas penampilan Sasa yang apik itu . Sasa hanya tersenyum menyalami mereka satu persatu , beberapa peserta pria nampak langsung meminta nomor ponsel Sasa tapi Sasa menolak memberikan dengan alasan lupa nomor ponselnya .Sasa dapat melihat para seniornya itu kecewa ketika Sasa menolak memberikan nomor ponsel , ia kemudian keluar dari tempat acara menuju kamar mandi untuk buang air . Sasa tak berganti pakaian untuk menyanyi , ia hanya meminjam sebuah syal untuk ia pakai tadi . Sasa memakai pakaiannya sendiri yang ia pakai dari rumah jadi ia tak perlu berlama-lama di backstage .
Pada acara festival tahun ini pihak kampus melarang para siswa untuk merekam semua penampilan peserta oleh karena itu tak ada yang berhasil mendokumentasikan penampilan Sasa atas perintah Archie yang membuat para siswa merasa kesal pada awalnya , tapi setelah diberikan pengarahan mereka akhirnya mengerti . Pihak kampus beralasan mereka dapat menikmati acara tanpa harus fokus pada ponselnya untuk merekam karena semua penampilan peserta akan di dokumentasikan oleh pihak kampus yang sudah menyewa pihak ketiga untuk merekam semua acara hari ini .
Setelah keluar dari kamar mandi Sasa membuka ponselnya di tas yang dia silent dan ia kaget ketika melihat ada 40 panggilan tak terjawab dan 45 pesan tak terbaca dari Archie , padahal Sasa hanya 30 menit dikamar mandi tapi suaminya menghubunginya seperti itu .
Archie :
CEPAT PULANG KUTUNGGU DIRUMAH !!!
Dengan mengeleng pelan Sasa membuka pesan dari suaminya yang isinya sama semua itu , Archie mengirimkan semua pesannya dengan menggunakan huruf capital besar yang menandakan kalau ia sedang marah .
" tadi kan mas yang pengen liat aku nyanyi kenapa jadi marah sekarang si...... " ucap Sasa dalam hati setelah membaca semua pesan dari suaminya itu .
__ADS_1