
Archie masuk kekamar lain disebelah kamarnya dan Sasa , ia sedang memikirkan apa yang Sasa ucapkan tadi . Selama ini ia tak pernah tau bagaimana cara seorang suami memperlakukan istri , bagaimana cara seorang suami melibatkan peran istri dalam kehidupan berumah tangga . Yang Archie tau ia ingin melakukannya sendiri tanpa bantuan Sasa karena tak ingin membuat Sasa kerepotan karena harus ikut terjun dalam masalah .
" apa caraku salah ? aku hanya ingin membuatmu bahagia sayang , aku ingin kau duduk tenang tanpa ikut memikirkan masalah yang menjadi tanggung jawabku sebagai kepala rumah tangga " ucap Archie dalam hati .
Archie tak pernah sadar justru sikapnya itulah yang membuat Sasa merasa tak dihargai sebagaimana para istri diluar sana yang ikut diajak berperan serta dalam menghadapi masalah bersama .
Akhirnya Archie tertidur dengan berjuta pertanyaan yang belum berhasil ia temukan jawabannya .
Dikamar sebelah Sasa belum bisa tidur karena hatinya masih tak tenang , ia butuh teman untuk bertukar pikiran .
" andai ibu ada disini Sasa bisa berbagi semua masalah Sasa pada ibu " ucap Sasa lirih sambil menatap foto sang ibu .
" Sasa harus bagaimana agar bisa menjadi istri yang baik bu ? ibu belum pernah mengajarkan pada Sasa sebelumnya " tangis Sasa sendirian .
Sasa mencintai Archie dan suka caranya memanjakannya akan tetapi sifat Archie yang keras kepala dan sok kuat itu yang membuat Sasa kesal .
Akhirnya malam itu sepasang suami istri yang sama-sama keras kepala itu tidur terpisah dan tanpa sepengetahuan mereka Rico sudah mengatur rencana untuk membuat mereka akur kembali .
Pagi harinya Archie sudah terbangun lebih cepat karena Rico sudah ribut didepan kamarnya .
" ayo kita meeting penting ini " teriak Rico kesal karena Archie tak kunjung keluar dari kamarnya .
" sabar " ucap Archie sambil membuka pintu ia masih memasang dasi dileher .
Rico dengan tampang tak bersalah langsung menarik tangan Archie ia tak mau rencanya gagal karena keterlambatan Archie . Sewaktu melewati kamar utama Archie melambatkan langkahnya berharap bertemu sang istri .
" istrimu sudah pergi dari pagi " ucap Rico jengkel .
" kemana ? " selidik Archie penasaran .
" entah " jawab Rico enteng .
Wajah Archie menunjukkan kekecewaan saat mengetahui Sasa sudah pergi , Rico yang tak mau rencananya gagal kemudian menambah kekuatannya untuk menarik tangan Archie turun .
__ADS_1
Sepanjang perjalanan Archie nampak memainkan ponselnya , ia terus membuka tutup aplikasi chat dan mencari nama sang istri lalu menutupnya kembali .
" ini bukan jalan ke kantor " pekik Archie saat menyadari bahwa Rico membawanya ke suatu tempat asing .
" diam saja dan duduk manis bos " ucap Rico dengan tersenyum .
Rico memacu mobilnya dengan lebih cepat tak begitu lama mobil mewah itu terhenti disebuah gedung tanpa nama yang terlihat sangat asri , Rico memaksa Archie turun dan masuk ke dalam .
" masuklah " perintah Rico pada Archie saat tiba didepan ruangan yang mempunyai pintu berwarna magenta .
" tempat siapa ini ? " tanya Archie bingung .
" jangan banyak tanya cepat masuk " sengit Rico jengkel , ia kemudian membuka pintu itu dan mendorong Archie masuk .
Archie hampir terjatuh kalau ia tak mampu menjaga keseimbangan , matanya langsung melihat interior ruangan itu terlihat sangat menenangkan dan alunan musik yang calm membuat siapapun merasa rileks .
" oh pak Archie sudah datang , silahkan duduk disebelah istri bapak " ucap seorang wanita paruh baya alih-alih menyapa Archie .
" siapa anda ? " tanya Archie heran .
" sayang " gumam Archie tak percaya ketika melihat sang istri ada ditempat yang sama dengan dirinya .
Sasa pun tak kalah kaget waktu melihat suaminya bisa datang ditempat itu , ia terpaksa menyembunyikan kekesalan pada suaminya dihadapan Ibu Sintya yang ternyata seorang dokter ahli kandungan yang juga membuka konsultasi seputar kehamilan secara privat . Archie dan Sasa semakin kaget saat tau bahwa Rico lah yang mengatur pertemuan dengan dokter ini .
" selamat datang untuk calon ayah dan calon ibu yang sedang berbahagia ini , perkenalkan saya dokter Shintya saya biasanya praktek dirumah sakit tapi karena ada permintaan secara khusus dari pak Ricardo saya menyempatkan diri hadir untuk bertemu dengan bapak dan ibu disini " ucap dokter Shintya membuka percakapan .
" ada masalah apa yang dihadapi ibu Sasa ? " tanya dokter Shintya .
Sasa terdiam tak menjawab pertanyaan dokter dihadapannya , ia merasa malu mengungkapkan masalah rumah tangganya pada pemahaman lain . Begitupun juga Archie yang paham maksud dari pertanyaan sang dokter , Rico pasti sudah menceritakan semua pada dokter ini .
" dalam suatu ikatan pernikahan ada dua orang yang disatukan karena mempunyai cinta yang sama , menyatukan dua orang yang mempunyai sifat berbeda dan punya jalan pikiran berbeda tentu bukan hal mudah untuk saling menyesuaikan satu sama lain . Akan tetapi karena perbedaan itulah suatu pernikahan menjadi indah " ucap dokter Shintya dengan tersenyum .
" sebagai suami istri yang baru menikah pasti bukan hal mudah untuk bisa mengerti sifat satu sama lain , akan tetapi seiring berjalannya waktu semua itu akan mudah dipahami asal suami istri saling terbuka satu sama lain tak ada yang disembunyikan atau ditutupi karena itu akan membuat Boomerang bagi kelanggengan pernikahan itu sendiri . Saya berikan waktu untuk bapak dan ibu berbicara dari hati kehati disini , saya permisi " pamit dokter Shintya meninggalkan Sasa dan Archie berdua diruangan itu .
__ADS_1
Setelah kepergian dokter itu , Sasa hanya menundukkan kepalanya tanpa bersuara sama halnya dengan yang dilakukan Archie .
" maafkan mas sayang " ucap Archie lirih .
" mas takut kau akan meninggalkan mas ketika tau masa lalu mas yang kelam sayang , mas takut kalau itu terjadi " imbuh Archie sambil menunduk .
" mas takut kehilanganmu , mas takut kehilangan anak kita , mas takut kehilangan..
" emang mas udah pernah coba cerita sama Sasa ? " teriak Sasa memotong ucapan Archie
" sayang ... "
" mas tau semua tentang Sasa , tau tentang orang tua Sasa , tau tentang keluarga Sasa bahkan mas juga tau tentang orang-orang yang ingin jahat sama Sasa dikampus dulu lalu kenapa Sasa ga boleh tau tentang mas Archie ? seburuk apapun masa lalu mas Archie aku terima toh aku mau menikah denganmu bukan karena melihat masa lalumu atau apa yang kau lakukan dimasa lalumu mas ... tak bisakah kau percaya padaku sebagai istrimu " ucap Sasa sambil menangis .
" mas ada disaat aku jatuh dalam lubang paling dalam dihidupku , mas membawaku menuju cahaya kehidupan lagi lalu kenapa Sasa ga bisa melakukan hal yang sama buat mas ? aku ingin jadi orang yang berguna untukmu , orang yang bisa kau andalkan , orang yang bisa kau cari disaat kau kesusahan mas hiks hiks ... Sasa juga pengen jadi manusia yang berguna mas hiks hiks " tangis Sasa pecah setelah mengeluarkan uneg-uneg dihatinya .
" percaya padaku sama seperti aku percaya padamu mas hik hikss ...
bug
Archie memeluk Sasa dengan erat ia tak menyangka istrinya akan mengatakan semua itu . Ternyata ketakutannya selama ini tak beralasan .
" mas terlalu takut kalau kau tau betapa kotornya kehidupan mas dimasa lalu sayang " bisik Archie dengan menahan tangis .
" aku mencintaimu yang sekarang ada didepanku bukan karena masa lalumu mas , masa lalu sudah berlalu kita akan bersama-sama mengukir masa depan yang indah " ucap Sasa sambil terbata
Archie melepas pelukannya lalu mengangkat wajah Sasa dan berteriak
" aku mencintaimu farasya zalia " ...
" janji ga ada rahasia lagi diantara kita , ceritakan semua yang terjadi dimasa lalu mas termasuk semua wanita yang ada disekeliling mas " pinta Sasa dengan serius .
" yes mam " cicit Archie dengan berpose memberi hormat pada Sasa.
__ADS_1
" oke katakan padaku siapa perempuan yang pertama tidur denganmu !!! " tanya Sasa tiba-tiba