
Kasih Vote dulunya donk kakak-kakak sayang heheh , Terima kasih
Mendengar perkataan dokter Frans membuat Rico dan Gustaf langsung terbangun dari kursinya mereka berdua nampak sangat syok .
"Gadis itu Mariza ?"Tanya Rico dengan tergagap.
"Lalu Mariza yang di kantor dia dia...
"Iya Gustaf , Mariza yang di kantor adalah Clarissa Eugene teman masa kecil nyonya sewaktu tinggal di Indonesia." Ucap dokter Frans memotong perkataan Gustaf .
"Kau jangan bercanda Frans , ini sungguh sangat tidak lucu . kita harus mendapatkan info ini secara valid agar tidak membuat kesalahan yang sama dan menimbulkan korban lain "Sahut Rico dengan penuh amarah , karena ia sebenarnya masih meragukan identitas Mariza Claudia yang menjadi sekretaris Archie .
Dokter Park nampak tersenyum di layar laptop ketika mendengar perkataan Rico , iw tahu kalau hal ini sangat sulit untuk diterima oleh akal waras manusia yang normal . Karena apa yang dilakukan oleh Clariza dan dokter Woo yang sekarang sudah menjadi tersangka sangat biadab dan di luar perikemanusiaan. Dokter Park lalu memutar sebuah rekaman video kembali yang langsung muncul di layar proyektor yang sudah tersambung dengan laptop . Semua orang langsung terdiam ketika video yang di putar dokter Park mulai berjalan , termasuk Rico yang sebenarnya ingin berbicara lagi .
Archie memejamkan matanya karena tak kuat melihat video yang diputar oleh dokter Park , ia tak tega melihat tubuh seorang gadis kecil dipenuhi dengan luka bekas pukulan yang hampir memenuhi disemua bagian tubuhnya . Bahkan di kedua dada Mariza juga ditemukan tato yang bertuliskan nama dokter Woo sebagai pemilik atas tubuh Mariza Claudia, melihat itu membuat Archie benar-benar mendidih ia tak menyangka kalau masih ada manusia yang setega dan sekejam itu . Hal yang sama pun nampak terjadi kepada Gustaf dan Rico , mereka nampak membuang pandangannya dari video yang masih berputar di layar proyektor . Sementara itu dokter Frans hanya tersenyum kecut melihat video itu , ia terlihat menelan salivanya berkali-kali melihat kondisi Mariza Claudia saat pertama kali ditemukan .
"Apa kalian tahu , ada satu hal lagi yang sudah mereka berdua lakukan ." Ucap dokter Park setelah mematikan video bertanya kepada dokter Frans , Archie, Gustaf dan Rico .
"Apa dokter Park .?" Tanya Archie berusaha untuk tenang .
"Di dalam kandungan darah Marisa Claudia ditemukan kandungan pil kontrasepsi yang cukup banyak , saya menduga dokter Woo mencekoki Mariza supaya tak hamil walau ia perkosa berkali-kali ." Jawab dokter Park dengan singkat .
Brakk
Rico nampak memukul meja dokter Frans karena kesal mendengar jawaban dokter Park .
"What the hell ......" Umpat Gustaf dengan keras .
"Mereka adalah binatang bukan manusia ,shit...!!! " Pekik Rico penuh emosi .
"Binatang saja masih mempunyai rasa iba pada sesamanya , tapi yang mereka lakukan ini benar-benar diluar nalarku sebagai manusia ." Ucap Archie pelan tanpa ekspresi.
__ADS_1
Dokter Frans hanya tersenyum kecut melihat ekspresi Archie dan kedua temannya , ia tahu kalau mereka semua pasti akan memberikan ekspresi seperti itu . Ia kemudian terlihat berbicara serius dengan dokter Park empat mata setelah mematikan layar proyektor.
Tak lama kemudian dokter Frans terlihat menutup laptopnya yang berarti pembicaraannya dengan dokter Park sudah berakhir , ia kemudian berjalan menuju ke kulkas yang tak jauh dari mejanya untuk mengambil empat botol minuman ringan untuk diberikan kepada Archie , Gustaf, Rico dan dirinya sendiri .
"Lalu sekarang apa yang akan kau lakukan bos ." Tanya Dokter Frans pelan .
"Aku masih belum bisa berpikir dengan jernih , emosi masih menguasai diriku Frans . Aku takut kalau mengambil tindakan sekarang semuanya malah tambah kacau ." Jawab Archie sambil meletakkan botol minuman yang sudah ia buka sebelumnya keatas meja .
"Dokter Woo sudah tertangkap di Korea , bukankah seharusnya kita juga menangkap Clarissa juga bos ."Tanya Rico dengan penuh amarah .
"Kita harus tetap bertindak hati-hati Rico , karena seperti yang kalian tahu Clarissa bukankah manusia. Dia lebih jahat dari pada iblis , jadi kita harus berhati-hati menghadapinya . Aku tak mau terjadi hal yang tak diinginkan , aku tak mau terjadi hal buruk menimpa keluarga kita semua ." Jawab Archie sambil menatap tajam kearah Rico .
"Apa yang bos katakan benar Rico , kita harus lebih hati-hati dalam bertindak . Yang kita hadapi saat ini bukanlah pria dengan banyak anak buah tapi seorang wanita gila yang nekat , kita saat ini lebih ke perang mental dengannya . Jadi lebih baik kita pikirkan secara matang terlebih dahulu sebelum mengambil tindakan ." Ucap dokter Frans menimpali perkataan Archie .
Rico langsung terdiam mendengar perkataan dokter Frans , ia lalu duduk kembali di kursinya untuk menenangkan diri . Sedangkan Archie sedang berfikir keras untuk melakukan langkah selanjutnya , ia tak mau gegabah dalam bertindak . Clarissa bukanlah orang yang bisa dihadapi dengan kekerasan karena ia pasti bisa lebih nekat lagi dan Archie mulai menyadari itu .
Tak lama kemudian sebuah senyuman tersungging diwajah tampan Archie , ia terlihat seperti sedang mendapatkan proyek besar .
"Rencana apa bos .?" Tanya Rico dan Gustaf hampir bersamaan .
Archie tersenyum dan mulai menceritakan rencananya kepada ketiga anak buahnya itu dengan detail .
"Tapi bos apakah itu tidak berbahaya untukmu .?" Tanya Dokter Frans dengan cepat kepada Archie .
"Dari awal dia hanya terobsesi kepadaku , jadi ini adalah satu-satunya cara untuk menaklukkannya . Awalnya aku berfikir bisa menggunakan cara halus untuk membuatnya mengaku kalau ia adalah Clarissa , akan tetapi setelah melihat video yang diputar oleh dokter Park aku yakin Clarissa bukanlah seorang wanita yang bisa mengakui kejahatannya dengan mudah .Oleh karena itu aku yakin hanya dengan cara ini aku bisa menyelesaikan semua kekacauan yang sudah ia buat ini ." Jawab Archie sambil tersenyum.
"Tapi bagaimana kalau nyonya tahu , aku yakin nyonya akan sedih jika mengetahui rencana ini bos ." Ucap Rico mencoba mengingatkan Archie akan Sasa .
"Maka dari itu aku meminta bantuan kalian untuk merahasiakan rencanaku ini dari semua istri kalian termasuk istriku , aku yakin Sasa akan sangat sedih jika tahu teman lamanya berbuat kejahatan seperti ini . Aku tak mau Sasa berpikir terlalu banyak , biarkan aku menyelesaikan masalah ini dengan caraku ." Sahut Archie penuh keyakinan.
"Kalau kau yakin bisa menyelesaikan masalah ini dengan baik kami akan mendukungmu bos , tapi ingat satu hal bahwa Clariza adalah perempuan gila jadi kau harus tetap hati-hati saat berhadapan dengannya ." Ucap Rico pelan sambil menatap tajam kearah Archie.
__ADS_1
Archie mengangguk pelan merespon perkataan Rico , ia tahu kalau Rico ,Gustaf dan dokter Frans sangat tentang rencananya itu . Akan tetapi ia tak bisa mundur lagi karena hanya dia yang bisa menyelesaikan masalah ini dengan tanpa menyusahkan orang lain termasuk Sasa sang istri .
"Kalau begitu ayo temani aku pergi untuk mencari barang yang akan aku gunakan untuk menjebak Clarissa , jangan lupa juga hubungi pihak kepolisian untuk berjaga dan standby di tempat yang akan kugunakan untuk menjalankan rencana ini . Aku tak mau ada orang yang terluka saat melancarkan aksi ku ini. " Ucap Archie serius.
"Kami mengerti bos. " Jawab ketiga anak buahnya secara bersamaan .
Archie tersenyum dan kemudian bangun dari kursinya , ia lalu berjalan keluar untuk pergi ke sebuah tempat untuk mencari barang yang akan ia gunakan sebagai alat untuk menaklukkan Clarissa seperti rencananya .
Saat sedang dalam perjalanan menuju toko ia nampak sedang mengirimkan pesan kepada Clarissa , sebuah pesan singkat yang sangat berat ia tulis .
"Aku harap ini bisa segera selesai , aku ingin hidup tenang bersama anak dan istriku Tuhan . Tolong bantu aku Tuhan ." Ucap Archie dalam hati sambil memejamkan kedua matanya setelah mengirim pesan kepada Clarisa .
Di sebuah toko baju Mariza nampak sedang mencoba beberapa pakaian seksi untuk ia pakai bekerja , karena menurutnya pakaian yang ia pakai itu belum cukup seksi untuk menggoda Archie .
"Ok ... sepertinya blouse berdada rendah ini sangat cantik jika aku pakai untuk bekerja besok , aku yakin Archie tak mungkin bisa menahan nafsunya jika melihat kemolekan tubuhku hi hi hi ." Ucap Clarissa berbicara sendiri didepan kaca saat ada didalam kamar pas , ia menatap dirinya yang mengunakan blouse warna pink dengan dada rendah sehingga dadanya yang mempunyai ukuran 40 B .
Saat sedang mengagumi keindahan tubuh plastiknya tiba-tiba ponsel yang ada di dalam tasnya berdering , dengan cepat Clarissa meraih ponselnya . Senyumnya mengembang saat melihat nama Archie tercantum dilayar sebagai pengirim pesan .
"Akhhh benarkah !!!! aku senang sekali akhirnya mata buta Archie akhirnya terbuka juga , baiklah aku lebih baik segera mencari lingerie juga karena aku yakin setelah itu Archie akan mengajakku check in." Ucap Clarissa kegirangan setelah membaca pesan yang dikirimkan Archie .
Tanpa mematikan layar ponselnya Clarissa lalu berganti pakaian kembali untuk segera pergi ke bagian lain untuk mencari lingerie , ia tersenyum menatap layar ponselnya yang menampilkan pesan Archie yang berbunyi .
"Temui aku di restoran hotel Fairmont Le Château Frontenac Hotel , gunakan pakaian terbaikmu aku ingin menikmati makan malam denganmu berdua ."
🌼Bersambung🌼
Faith akan tamat dalam 3 episode lagi , jadi tetap baca ya dan jangan ketinggalan satu episode pun ya kakak-kakak .
Karena Faith 1 sudah mau tamat boleh dong tetap kasih vote ke Faith sebagai kado perpisahan Archie , Sasa and the gank hehehehe ...
🌼🌼🌼 yang mau gabung grub chat silahkan update noveltoon dan gabung dengan grub chat Thor ya , supaya kita bisa komunikasi satu sama lain tanpa harus buat grub chat di WhatsApp . Thor tunggu di grub chat noveltoon Thor ya kakak-kakak .
__ADS_1
Terima kasih