Faith

Faith
menua bersama


__ADS_3

Archie memeluk istrinya dengan erat rasa kacau dihatinya telah menghilang sejak Rico menunjukan rekaman cctv di parkir apartemen Sasa dimana terlihat mobil jazz putih kesayangan sasa masuk .



" maafkan aku mas " ucap Sasa lirih .



" what ? mas ? apa itu mas ?! " Archie menaikan satu alisnya mendengar Sasa menyebut kata mas .



" hehe kau tak tau artinya ? "



" tentu saja " archie menggelengkan kepalanya



" itu adalah panggilan sayang dari istri ke suaminya " wajah sasa memerah saat berbicara dan membuatnya makin cantik .



Archie terdiam mencerna ucapan Sasa " jadi kau sudah siap menjadi istri yang baik untukku ? " bisik Archie lembut ditelinga sasa kemudian mencium leher jenjang milik sang istri .



" noo please " ucap sasa terbata dia menyadari ada yang salah pada dirinya sentuhan dari Archie membuat darahnya berdesir tubuhnya mendadak menjadi lebih panas dari biasanya .


Sasa melepaskan diri dari pelukan suaminya kemudian berjalan menuju kamar mandi untuk menenangkan dirinya .



Archie tertawa melihat tingkah sang istri saat ingin merebahkan diri di sofa matanya menangkap sesuatu di balik dinding .



" sejak kapan kau ada disana !!! " teriak Archie kesal saat melihat Rico .



" sejak anda mulai menggoda nyonya hehe " Rico terlihat canggung



" nyonya masih sangat polos tuan " lanjut Rico menggoda Archie .



" diam kau ,lebih baik kau jangan bilang padanya kalau kau melihat adegan tadi dia pasti akan sangat malu " ucap Archie mengancam Rico .



Rico menganggukkan kepala mendengar ucapan Archie , tak lama kemudian Sasa terlihat keluar dari kamar mandi . Archie mengajak Sasa keluar mencari makan ,Rico mengekor dibelakang .



Sasa menikmati makan siangnya bersama Archie di sebuah restoran steik ternama di Jakarta .



" sayang kau pasti sangat lelah wajahmu terlihat pucat "


__ADS_1


" iya nyawaku tinggal lima watt sepertinya setelah makan aku akan langsung tertidur "



" habiskan makanmu setelah itu kita pulang , kau harus istirahat !! " ucap Archie dengan nada sedikit meninggi , dia sangat khawatir melihat lingkar menghitam dibawah mata sasa .



Rico membawa mobil dengan tenang dibelakang kursi penumpang Sasa sudah meletakkan kepalanya dipaha Archie sesekali Archie membelai rambut Sasa .


Sasa digendong ala bridal oleh Archie kekamar mereka dilantai dua dimana semua furniture kamar itu sudah diganti dengan furniture yang baru .


Archie ikut terlelap disamping sang istri, dua hari ini terasa berat untuknya .



matahari sudah tinggi ketika Sasa membuka mata dihadapannya Archie masih terlelap dalam tidurnya .


Sasa menyesal telah pergi tanpa seijin sang suami walau bagaimanapun status nya kini sudah berubah .




Sasa membuat makan siang di dapur walaupun beberapa pelayan melarang nya tapi karena Sasa merasa kalau mengurus makan Archie adalah salah satu kewajibannya .



" sedang apa kau sayang ? " tanya Archie heran melihat istrinya memakai apron .



" buat makan siang memang apa lagi yang bisa dilakukan orang di dapur "




" baiklah asal kau sabar menunggu " jawab Sasa tersenyum .



Sasa membuat nasi goreng dengan telur mata sapi dia belum tau selera makan suaminya .



" kenapa ga enak ya kok ga dimakan ? " tanya Sasa kesal karena dari tadi Archie hanya mengaduk aduk makanannya .



" aku gak biasa makan nasi goreng sayang aku tak suka bau bawang dan minyak yang berlebih di nasi " ucap Archie pelan dia berusaha untuk tak menyinggung Sasa .



" maaf aku tak tau selera makanmu " cicit Sasa lirih .



Archie berpindah tempat duduk untuk menghibur Sasa agar tak sedih .



" aku menikahi mu bukan untuk jadi koki masakku sayang aku ingin menghabiskan sisa umurku bersamamu percaya atau tidak sebelum bertemu denganmu aku tidak percaya dengan kata pernikahan "


__ADS_1


" lalu kenapa kau mau menikah denganku ? " telisik Sasa .



" karena itu kau farasya zalia !! karenamu aku mau menikah , dalam usiaku selama hampir tiga puluh tahun ini aku baru merasakan takut saat berjauhan darimu !! " jawab Archie lirih kepalanya tenggelam dibahu Sasa



Sasa terdiam mendengar jawaban yang sama sekali tidak dia duga , seorang Archie Durran August yang terkenal mempunyai banyak wanita cantik disisinya berbicara cinta padanya .



" jangan hianati aku "



Archie mengangkat wajahnya dari bahu sasa wajahnya sumringah mendengar ucapan sang istri .



cup


Archie mencium pipi Sasa



" aku lebih memilih mati daripada menyakitimu sayang , kau harus memberikan aku banyak anak yang cantik dan pintar sepertimu "



" kau mau anak berapa ? " tanya Sasa tersipu .



" sepuluh atau sebelas aku rasa cukup " jawab Archie cepat .



mata sasa membelalak mendengar permintaan gila suaminya .



" kau pikir aku induk kucing ?? " teriak sasa kesal .



" tentu saja bukan sayang tapi yang pasti kita harus membuat anak dulu baru anak anak kita akan lahir ... " goda Archie nakal



" beri aku sedikit waktu " pinta sasa lirih



" aku akan menunggu saat itu tiba " Archie memeluk istrinya dia tau pasti sulit untuk sasa menyesuaikan diri dengan status barunya . Archie tak ingin membuat sasa membencinya karena terlalu memaksa .



" dan satu lagi aku ingin kau memanggilku dengan sebutan mas aku menyukainya " bisik Archie sambil memeluk Sasa .



Sasa tersenyum dipelukan Archie dia mencubit perut sixpack sang suami dengan gemas .


__ADS_1


" I love u mas ..


__ADS_2