Faith

Faith
Cinta pagi hari


__ADS_3

Setelah menempuh perjalanan hampir 3 jam akhirnya Archie dan rombongan sampai kembali di rumah besarnya dengan aman , para pelayan langsung menyambut tuan dan nyonya mereka dengan langsung membawa koper milik majikannya masuk ke dalam rumah , Rico terlihat kelelahan juga karena kemarin tak bisa istirahat dengan benar selama di solo ia akhirnya memilih bermalam di rumah Archie . Karena sudah malam akhirnya Sasa memilih tak memandikan baby Arthur ia hanya membasuh sang putra dengan handuk basah saja , setelah selesai mengurus anaknya Sasa kemudian pergi kekamar mandi untuk menyegarkan diri saat kembali dari kamar mandi ia melihat suaminya sudah terlelap diatas ranjang dengan posisi sepatu dan pakaian yang masih melekat di tubuhnya .


Perlahan Sasa membuka sepatu sang suami lalu mencopot kemeja yang dipakainya dengan susah payah karena tubuh Archie yang lebih besar darinya sehingga menyulitkan Sasa , setelah bergulat dengan Archie yang sudah tidur akhirnya Sasa berhasil mengganti pakaian sang suami dengan baju tidurnya . Memandangi Archie dan baby Arthur membuatnya tersenyum karena ayah dan anak itu nampak bagai pinang dibelah dua dengan pose tidur yang sama . Karena capek akhirnya Sasa pun langsung tertidur di sebelah Archie , melakukan perjalan dua hari bolak-balik solo sungguh membuatnya kelelahan .


" mas bangun " bisik Sasa membangunkan Archie karena hari sudah pagi .


" jam berapa ? " tanya Archie pelan tanpa membuka matanya .


" jam setengah tujuh , hari ini Sasa masuk kuliah katanya kemarin mas mau anterin Sasa " ucap Sasa dengan suara manja .


Archie membuka matanya dan melihat jam yang ada diatas nakas ia lalu tersenyum ketika melihat Sasa sudah mandi dan memakai baju rapi untuk berangkat kekampus .


" ini remaja dari mana ada dikamar ku ?" goda Archie pada Sasa .


" akh apaa si resek deh... " sungut Sasa kesal .


" kau benar-benar seperti seorang remaja lagi sayang , ada satu hal yang mengusik pikiranku dari kemarin waktu di solo " ucap Archie serius .


" apa mas ? " tanya Sasa penasaran lalu duduk diranjang didekat Archie yang masih terbaring dibalik selimut .


" waktu kau berganti pakaian kemarin aku baru menyadari tubuh mu sudah kembali ke bentuk semula , sama seperti saat pertama kali aku melihatmu apa kau melakukan diet sayang ? " tanya Archie polos .


Sasa mencubit paha Archie dengan gemas lalu langsung bangun dan menyilang kan tangannya di dada dengan memasang wajah kesal .


" lho kok marah ? mas tanya serius sayang " ucap Archie bingung karena melihat istrinya marah .


" gimana badan Sasa ga cepet balik ke bentuk tubuh Sasa sebelum hamil , kalau tiap pagi sampai sore Sasa jaga Arthur yang tak mau lepas dari gendonganku terus malamnya mas Archie yang gantian ngerjain Sasa bahkan kadang sampai dua kali minta jatahnya " jawab Sasa dengan cemberut .


Archie terdiam dan mengingat kembali sejak baby Arthur lahir memang dia getol sekali meminta Sasa melayaninya , karena selama masa kehamilan Sasa ia tak pernah menyentuh Sasa sama sekali jadi setelah baby Arthur lahir Archie langsung meminta hak nya begitu Sasa sudah selesai masa nifas .

__ADS_1


" he he mas lupa soal itu " ucap Archie dengan senyum menjengkelkan .


" iya lah kan Sasa udah bilang mas tu mau enaknya aja " sahut Sasa langsung pergi keluar.


" abis enak sayang " teriak Archie tiba-tiba saat Sasa akan membuka pintu hingga membuat Sasa mengurungkan niatnya dan langsung berlari ke arah Archie ditempat tidur dan menjewer kuping Archie dengan gemas .


" berisikkk malu-maluin aja pagi-pagi bahas itu , gimana coba kalau tadi ada bibik yang dengar ?! " ucap Sasa dengan gemas .


Archie hanya meringis menahan sakit lalu dengan cepat menarik tubuh Sasa ke ranjang hingga posisi Sasa menindih tubuh Archie lalu dengan cepat Archie membalikkan Sasa ada dibawah tubuhnya .


" kau canduku , kau yang membuatku tergila-gila padamu jadi mana mungkin aku membiarkanmu tidur dengan pulas sayang " bisik Archie pelan .


" akh mesum !! awas mas udah pagi , sana mas mandi katanya mau antar Sasa kekampus gimana si " ucap Sasa mencoba mengalihkan pembicaraan sambil meronta-ronta .


" jangan bergerak atau kau harus menangani si kecil dibawah sana yang sudah bangun itu , kau merasakannya kan sayang kalau dia sudah bangun " ucap Archie nakal .


" untung Arthur sudah diluar bersama bibik kalau tidak ia akan melihat hal yang tak pantas ia lihat " gerutu Sasa sambil mengoleskan foundation di bekas kissmark yang baru Archie buat di lehernya .


" tak apa , mungkin dari sana ia akan tau bagaimana ia di proses pertama kali " jawab Archie sambil berjalan cepat kekamar mandi .


" maasssss " jerit Sasa jengkel sambil melotot ke arah Archie .


" ha ha ha " suara tawa Archie terdengar sangat puas dari arah kamar mandi .


Dengan sedikit kesal Sasa kemudian melanjutkan menutupi bekas tanda cinta itu dengan foundation secara merata karena tak ingin ada orang yang melihatnya apalagi ini adalah hari pertamanya duduk kembali dibangku perkuliahan , karena merasa tak nyaman dengan kemeja yang dipakainya akhirnya Sasa berganti pakaian dengan menggunakan kaos turtleneck yang sudah lama tak pernah ia pakai lagi .


Sasa memandangi dirinya dari pantulan kaca , memakai kaos turtleneck memang sempurna menutup lehernya . Ia kembali teringat kejadian suram itu yang harus membuatnya memakai kaos seperti itu selama beberapa bulan sebelum akhirnya Archie memaksanya untuk melakuka operasi plastik untuk menghilangkan bekas luka itu , karena tiap melihat luka itu Archie menjadi sangat sedih karena merasa menyesal tak dapat menjaga Sasa dengan baik .


" mas , Sasa tunggu dimeja makan ya .....

__ADS_1


ceklek


Pintu kamar mandi dibuka oleh Archie yang sudah selesai mandi sehingga membuat Sasa tak mampu menyelesaikan perkataannya , Archie terlihat sangat menggoda dengan hanya memakai handuk yang ia lilitkan di pinggang hingga menampilkan otot perut sixpack miliknya yang disempurnakan dengan masih adanya beberapa tetesan air yang belum sempurna ia basuh dengan handuk .


Blush


Pipi Sasa langsung memerah melihat suaminya seperti itu , walau sudah menikah dengan Archie tapi kalau melihat suaminya seperti itu masih ada rasa malu menghampiri Sasa .


Archie tersenyum puas karena berhasil membuat Sasa terpesona , ia pun berjalan pelan menghampiri Sasa yang berdiri dengan memalingkan wajahnya itu . Perlahan Archie memeluk Sasa dari belakang ia mencium leher Sasa dengan bibirnya yang masih basah hingga membuat Sasa menggelinjang perlahan karena dicium di titik lemahnya itu .Dengan cepat Sasa berusaha melepaskan diri dari pelukan Archie yang mematikan itu .


" stop mas , tadi malam kan udah " ucap Sasa sambil mendorong Archie menjauh .


" mau lagi plis " pinta Archie memelas .


" Sasa mau kuliah , nanti ngantuk dikelas mas " tolak Sasa halus .


" nanti malam ya Sasa janji " imbuh Sasa sambil mengangkat jari kelingking nya keudara .


Archie tersenyum dan menyambut hari kelingking Sasa dengan jari kelingkingnya juga .


" oke mas terima janjimu , tapi nanti malam kau harus pakai lingerie yang kemarin mas beli ya " ucap Archie sambil tersenyum puas .


" iya iyaa .... " jawab Sasa sambil melepas tangannya dari sang suami , ia kemudian membuka pintu kamarnya yang masih terkunci lalu secepat kilat berlari keluar .


Di dalam kamar Archie masih tertawa puas karena berhasil menggoda istrinya sepagi ini , ia kemudian memakai pakaiannya bersiap untuk berangkat kekantor sekalian mengantar Sasa berangkat kuliah .


Di meja makan Sasa nampak tak nyaman menikmati sarapannya ia masih terngiang ucapan suaminya yang memintanya memakai lingerie model anak sekolah itu , yang membuat Sasa merasa malu .


" tapi setidaknya baju itu masih lebih baik lah daripada lingerie motif harimau yang berekor kemarin " ucap Sasa dalam hati dengan pipi yang memerah karena menahan malu

__ADS_1


__ADS_2