Faith

Faith
hukuman Sasa


__ADS_3

Suasana di ruangan kantor Archie tak seperti biasanya , Archie hanya terduduk membaca pesan masuk di ponsel miliknya . Rico yang sedang duduk di sofa pun hanya bisa terdiam saat melihat sahabatnya membisu .


" aku tak pernah berfikir Cassie akan sejauh ini " ucap Archie memecah keheningan .


" apa yang akan kau lakukan sekarang ? kita tau betul wanita seperti apa mantan tunanganmu itu " jawab Rico .


" keselamatan anak dan istriku segalanya untukku Rico " suara Archie bergetar saat membahas Sasa dan bayinya .


Rico terdiam mendengar ucapan Archie , dua hari lalu Archie dan Rico mendapat laporan dari orang kepercayaannya bahwa orang yang membuntuti Sasa adalah anak buah Cassandra Gomez . Mereka berdua juga kaget setelah mendapat  telfon dari pelayannya dirumah yang mengatakan ada kiriman dokumen untuk Sasa yang berisi foto-foto masa lalu Archie dan Cassandra .


" aku sudah mengambilnya kemarin saat istrimu sedang istirahat " ucap Rico sambil menyerahkan foto kiriman Cassandra .


" bagaimana kondisi istriku Rico ? " tanya Archie datar .


" dia baik-baik saja , aku sudah memberitahu pada semua pelayan untuk tak membahas Cassandra dihadapan Sasa " jawab Rico pelan .


" seharusnya aku ada disana saat dia sedang terbaring lemah "


" jangan terlalu berlarut bos , sekarang kita selesaikan dulu masalah perusahaan ini aku benar-benar tak rela jika semua hasil kerja kerasmu dihancurkan oleh perempuan itu " ucap Rico emosi .


Perusahaan Archie mendadak mendapat kan serangan dari rival bisnis hampir disemua tempat , di Macau bahkan ada satu proyek resort miliknya yang terpaksa di hentikan setelah mendapat amukan dari penduduk setempat . Archie dan Rico sampai harus membagi tugas untuk mengurus masalah yang ada disana yang ternyata adalah ulah Cassandra dan orang-orangnya .


Archie membagi pikirannya untuk menyelesaikan masalah-masalahnya di luar negri untung saja ia memiliki Rico yang sudah terampil karena sudah banyak ilmu yang ia turunkan pada Rico sang tangan kanannya .


" kalau aku tau siapa orang dibalik semua kekacauan di Australia akan kupastikan dia tak akan bisa menghirup udara lagi " sengit Rico sambil membanting dokumen diatas meja .


" kita akan segera tau Rico , Gustaf dan teamnya sedang membajak semua IP karyawan disana " potong Archie cepat .


" aku rela kehilangan semua asetku Rico tapi tidak dengan anak dan istriku " imbuh Archie sedih .


Rico berjalan mendekati meja Archie kemudian menepuk pundak sahabatnya itu pelan ia tau betul Archie dalam posisi yang sangat pelik .


Dua sahabat itu saling menguatkan satu sama lain , pertemanan lebih dari sepuluh tahun telah mengikat mereka seperti saudara kandung .


tok


tok


seseorang mengetuk pintu ruangan Archie .


" masuk " Rico mempersilahkan masuk


" maaf mengganggu tuan , tapi saya rasa anda harus melihat ini " ucap Lisa sang sekretaris sambil membawa beberapa file dan laptop.


Rico menerima kertas dan laptop pemberian Lisa , mereka fokus membaca file-file yang berhasil Lisa temukan .


" Fuuu***kkkkk " teriak Rico emosi .


" ternyata bukan cuma Cassandra yang ingin menghancurkan kita , tapi ini adalah hasil campur tangan Bernard Gomez !!! " ucap Archie dingin .


" iya tuan saya melihat bahwa tuan Bernard lah yang memprovokasi orang-orang di Macau , dia bahkan tertangkap telah dengan sengaja melakukan penyadapan di kantor Macau tuan " Lisa menjelaskan tentang dalang kekacauan di kantor Macau , Lisa juga memberitahukan tentang kebocoran dana yang terjadi di Australia juga merupakan ulah ayah Cassandra.


Archie tersenyum sinis mendengar penjelasan Lisa sekretaris nya , Lisa adalah sekretaris terbaik di Canada jadi bukan hal yang sulit baginya untuk mendapatkan informasi seperti ini .


" terima kasih Lisa kau adalah penyelamat perusahaan ini " ucap Archie dengan tersenyum .


" Bernard Gomez akan jadi urusanku sekarang " imbuh Archie sambil melirik ke arah Rico , Rico seakan paham dengan maksud Archie diapun tersenyum sinis .


Archie keluar ruangan setelah mengambil laptop dan jas miliknya dia tampak menghubungi seseorang melalui ponselnya , Rico yang sedang merapikan berkas pemberian Lisa nampak makin terpesona dengan sekretaris cantik itu .

__ADS_1


" tak salah aku menaruh hati padamu " bisik Rico ketelinga Lisa , ia kemudian menyusul Archie yang sudah menunggunya di lift .


Mendengar ucapan Rico yang tak diduga membuat Lisa kaget , ia tak menyangka akan mendengar ucapan seperti itu dari seorang playboy kelas atas seperti Rico . Wajah Lisa memerah padam menahan malu karena bisikan Rico .


Di dalam lift Archie sibuk menghubungi orang kepercayaannya di Canada sedangkan Rico nampak tengah memainkan tab miliknya membaca ulang file pemberian Lisa .


" kau akan hancur kali ini Bernard " desis Archie dingin setelah menutup telponnya .


Mobil Rolls-Royce milik Archie sudah terparkir apik didepan liftnya dibasement menunggu kedatangan Archie , sang driver mengangguk pelan ketika Archie keluar dari lift .


" pulang kerumah " perintah Archie pada driver .


" baik tuan "


Archie duduk dibelakang sementara Rico duduk ditempat biasa disamping driver .


" tunggu aku pulang sayang " ucap Archie dalam hati , Archie menatap foto cantik istrinya yang anggun menggunakan kebaya dihari pernikahan mereka empat bulan lalu.


Mobil Archie berhenti di sebuah florist ia ingin membeli bunga mawar putih untuk Sasa yang sangat menyukai bunga itu . Rico memperhatikan Archie dari dalam mobil tanpa ikut turun , tak lama kemudian Archie sudah masuk kedalam mobilnya dengan sebuket besar bunga mawar .


" perempuan jaman sekarang tak ada yang suka bunga mawar sebesar itu tuan mereka lebih suka benda yang cantik berkilauan di tangan atau di leher " ucap Rico .


" kau tau Sasa bukan , bulan lalu saat aku membelikan dia satu set berlian seharga 40 milyar kau tau sendiri apa reaksi dia bukan !! " jawab Archie jengkel .


Rico mengingat kembali ketika pertama kali ia melihat Sasa memarahi Archie diruang belajar , ia menolak berlian itu dengan keras . Sasa bahkan juga memarahinya juga karena dianggap tak mampu menasehati Archie . Sasa ingin mengembalikkan berlian itu hari itu juga kalau tak ditahan oleh Archie .


" ya istrimu aneh " celetuk Rico


" jaga ucapanmu Rico , dia istriku !! " hardik Archie


" ampun bos " jawab Rico dengan senyum mengembang menggoda Archie .


" aku rasa kau adalah satu-satunya wanita di dunia ini yang menolak ketika ingin diberi hadiah berlian sayang " ucap Archie dalam hati sambil memandang buket mawar yang ada disampingnya .


Mobil mewah itu akhirnya berhenti disebuah rumah tiga lantai yang memiliki gerbang warna hitam yang tinggi yang dipagari dengan kawat dibagian atas .


" selamat datang tuan " sapa Baskoro ketika membuka pintu mobil Archie .


" makasih pak " jawab Archie ramah .


Archie melangkahkan kakinya masuk kedalam rumah dengan buket bunga yang ia sembunyikan dibalik tubuhnya untuk memberikan kejutan pada sang istri .


Para pelayan nampak berbisik-bisik saat Archie terlihat mencari-cari nyonya muda mereka dilantai dua , tak ada satupun yang berani memberitahu pada Archie bahwa nyonya mereka belum pulang .


" kenapa tuan keluar masuk kamar ? kemana nyonya kalian ? " tanya Rico yang baru masuk kedalam rumah .


" nyonya belum pulang tuan Rico "


" maksudmu ? " tanya Rico sambil menaikan alisnya .


" dari kemarin nyonya berangkat kuliah sampai hari ini belum kembali kerumah tuan , driver dan bodyguard sudah mencari nyonya tapi belum berhasil . Saya sudah menghubungi tuan berdua tapi tak tersambung-sambung " ucap bik Rani menjawab pertanyaan Rico .


" maksud bibi apa ? istriku kabur ? " tanya Archie tiba-tiba .


" kalau kabur sepertinya tidak tuan semua baju nyonya ada dirumah " jawab bik Rani lirih .


" kenapa tak ada yang melapor padaku !!! " teriak Archie lantang , emosinya memuncak ketika mendengar istrinya sudah tak pulang semalam .


" calm down " ucap Rico berusaha menenangkan Archie yang sudah sangat marah .

__ADS_1


Saat Archie ingin mengambil kunci mobilnya untuk mencari Sasa langkahnya terhenti ketika melihat sebuah mobil masuk kedalam rumahnya .


" Gusti " gumam Archie yang mengenali mobil itu .


Setelah mobil itu terhenti keluarlah tiga orang yang ia kenal , rupanya Sasa datang bersama Gusti dan swari .


Amarah Archie mendadak hilang ketika melihat istrinya datang , ia ingin segera berlari ke arah Sasa karena rasa rindunya tapi Archie harus menahan sikapnya didepan orang-orang nya .


" hallo adik ipar maaf kalau menggangu " ucap Gusti ramah .


" no aku juga baru sampai rumah " jawab Archie dengan tersenyum , matanya tak lepas dari sosok Sasa yang berdiri disamping swari .


" sorry aku tak ijin padamu sebelumnya , tadi malam Sasa menginap diapartemenku . oh iya kenalkan ini istriku Swari " ucap Gusti memperkenalkan Swari pada Archie.


" swari " swari mengulurkan tangannya .


" Archie " ucap Archie menyambut tangan Swari .


" kami baru pulang dari Maldives kemarin dan aku menghubungi Sasa untuk datang ke apartemenku , tapi karena kemalaman akhirnya aku memaksanya menginap . kau tak marah kan adik ipar ? " tanya Gusti dengan senyum ramahnya .


" bagaimana aku bisa marah , kalian kan saudaranya " jawab Archie datar , ia sedang menahan dirinya untuk tak segera mencium Sasa .


" mereka baru pulang bulan madu jadi aku datang ke apartemen mereka untuk mendengarkan cerita mereka mas " ucap Sasa tiba-tiba .


" ya udah ayo kakak ipar ikut aku kekamar , kita lanjutkan cerita tadi malam banyak hal yang masih ingin kutanyakan padamu  " imbuh Sasa dengan riang , Sasa menarik tangan Swari naik kelantai dua .


Hati Archie mendadak sakit setelah mendengar ucapan Sasa yang bernada sindiran itu , ya selama menikah hampir lima bulan ia belum pernah mengajak Sasa jalan-jalan dia terlalu sibuk dengan urusan kantor .


" maafkan kami kalau mengganggumu adik ipar , aku tak enak " ucap Gusti membuyarkan lamunan Archie .


" oh tak apa aku senang rumah ini jadi ramai , oh iya aku tak perlu mengenalkan Rico padamu kan " Archie menarik lengan Rico untuk mendekat .


" tentu saja tidak saya sudah mengenal pak Rico sewaktu magang dulu " ujar Gusti merasa tak enak pada mantan direktur pemasaran nya .


" santai saja Gusti panggil namaku saja " ucap Rico dengan tersenyum .


Archie mempersilahkan tamunya masuk kedalam ruang tamu , bunga untuk Sasa masih tersimpan diatas meja di ruang belajarnya . Tak begitu lama Sasa dan Swari turun bergabung dengan para lelaki itu diruang tamu lalu mereka menuju ruang makan karena sudah waktunya jam makan siang . Sasa seperti biasa ia hanya makan beberapa sendok saja yang membuat archie makin khawatir .


" aku tak nafsu kangmas heheh aku makan semangka aja , jangan melihatku begitu " ucap Sasa membela diri karena merasakan kemarahan Gusti akan meledak setelah melihatnya makan .


" kau sakit ? dari semalam kau juga cuma makan beberapa sendok saja saa !! " ucap Gusti dengan nada meninggi .


" no im fine heheh , tenang aja " jawab Sasa .


Mendengar ucapan sang istri membuat Archie tak sengaja menjatuhkan sendoknya dipiring sehingga membuat semua orang kaget termasuk sasa .


" sorry ga sengaja " sarkas Archie cepat ketika menyadari semua orang dimeja makan memperhatikannya kecuali Sasa yang masih berusaha mengeluarkan biji semangka dari piringnya .


Sejak Sasa kembali dia belum berbicara pada Archie secara langsung hal ini membuat orang-orang yang ada diruangan itu merasa canggung karena mereka bisa merasakan perang dingin antara suami istri itu , selesai makan siang mereka menuju ruang santai untuk melanjutkan perbincangan . Sasa meneruskan obrolan serunya dengan Swari tanpa memperdulikan suaminya .


" bolehkah aku pulang bos ? " bisik Rico pada Archie .


" kalau kau pergi kau tak usah kembali lagi kesini " jawab Archie dengan lirikan mata elangnya .


" im sorry " ucap Rico cepat ia merasakan aura membunuh keluar dari tubuh Archie .


Archie mencuri pandang pada Sasa yang masih asik bercerita dengan Swari , ia sangat merindukan sang istri tapi sepertinya Sasa tengah menjaga jarak dengannya , Archie merasakan amarah Sasa .


" sayang kalau kau marah padaku berteriak lah , makilah aku , pukul tubuhku tapi jangan kau diamkan aku seperti ini sayang aku sakit .... aku rindu suara lembutmu aku rindu semua yang biasa kau lakukan padaku  ... " ucap Archie dalam hati , matanya berkaca-kaca melihat Sasa yang duduk bersebrangan dengannya .

__ADS_1


 


 


__ADS_2