
ruang baca dirumah archie mendadak menjadi seperti ruang cyber dimana ada beberapa orang ahli IT sedang meretas berbagai cctv dari beberapa tempat yang sudah disebutkan oleh archie .
" tuan nopol mobil hitam yang mengejar nyonya sepertinya palsu "
" benar tuan nopol ini tak terdaftar "
" tuan orang yang mengejar nyonya sepertinya sangat ahli , dia punya banyak persiapan "
" satu lagi tuan sepertinya bukan hanya satu mobil yang mengejar nyonya tapi ada dua mobil yang berbeda "
" seluruh kaca dari mobil itu dicat hitam jadi kami belum tau ada berapa orang yang ada dimobil itu "
" dia sepertinya bukan orang biasa tuan "
archie hanya membisu mendengar ucapan team IT kepercayaannya , dia sangat khawatir akan terjadi hal buruk pada sasa .
" apa ini ada hubungannya dengan masalah di aussie bulan lalu ? " tanya archie dingin .
" bisa jadi bisa tidak bos " ucap rico cepat .
" maksudmu ?? " ucap archie dengan suara meninggi .
" kemungkinannya besar kalau musuhmu tau bahwa sasa adalah istrimu , tapi jika mereka bukan musuh bisnismu berarti mereka adalah orang-orang yang memang ingin menyakiti sasa tanpa tau sasa adalah istrimu " jawab rico menjelaskan .
" orang yang ingin menyakiti sasa ?? bagaimana dengan clarissa ??" tanya archie dingin .
" nope !! sepertinya bukan , lihat ini " ucap rico sambil memberikan hasil penyadapannya pada ketiga ponsel milik clarissa dan dua orang temannya .
" mereka hanya membahas strategi untuk menjeratmu saja bos hahah " imbuh rico tanpa perasaan bersalah , seketika tawa rico terhenti saat melirik ada aura membunuh keluar dari sorot mata archie .
" aku serius ricardo " desis archie dingin .
mendengar ucapan archie sontak membuat orang orang yang ada diruangan itu kembali mengutak atik laptop yang ada dihadapannya termasuk rico yang mendadak mematung .
" cari siapapun orang yang terlihat mencurigakan disekittar rumahku , diapartemen sasa dan dikampusnya , aku beri kalian waktu 1 x 24 jam " ucap archie tegas .
" rico jual mobil putih milik sasa , aku rasa orang yang mengikutinya sudah mengenali mobil itu aku takut jika sasa memakainya lagi tanpa sepengetahuanku " titah archie pada rico yang sedang menghack semua akun media sosial milik sasa .
" tapi itu mobil kesayangan mertuamu bos " ucap rico pelan .
" itu urusanku !! aku akan memberi penjelasan pada istriku " jawab archie lirih kemudian archie keluar dari ruang baca menuju kamarnya dimana sasa masih tertidur setelah semalam suntuk tak bisa tidur karena ketakutan . archie takut mental sasa akan down lagi mengingat kejadian yang menimpanya beberapa bulan lalu di India .
perlahan archie duduk ditepi ranjang memandang wajah pucat sasa , terlihat cekungan hitam disekitar mata sasa yang membuatnya terlihat menyedihkan .
" akan aku kejar siapapun orang yang berusaha melukaimu sayang , keneraka sekalipun " ucap archie lirih .
ponsel sasa berdering ada whatsapp masuk dari gusti .
gusti :
adik kau kemana ? hari ini ga kuliah ? jangan bilang kau sakit perut karena kemarin kau memakan semua sambal dikantin ya ?!!!
sasa:
gusti datanglah kerumahku sekarang alamatnya aku sharelog .
gusti :
ok
" kurasa sekarang waktunya keluargamu tau kalau kita sudah menikah " ucap archie menatap sasa yang masih terlelap .
archie membuka brankas yang ada dikamarnya dia mengambil beberapa file dari dalam bangkas itu kemudian keluar dari kamar menuju ruang tamu dilantai satu menunggu kedatangan gusti .
__ADS_1
setengah jam kemudian mobil milik gusti terlihat masuk ke halaman luas milik archie , tak bergitu lama terlihat gusti berjalan masuk ke rumah mewah milik archie yang dijaga oleh beberapa orang pria berbadan besar .
" silahkan masuk tuan sudah menunggu anda didalam " ucap seorang bodyguard archie .
" terima kasih " jawab gusti yang masih kebingungan sebenarnya dia ada dirumah siapa kenapa sasa memintanya datang kerumah ini , berbagai pertanyaan itu mundul dikepala gusti .
" andaaa " pekik gusti saat melihat sosok archie sedang duduk diatas sofa menunggunya .
archie tersenyum dingin mendengar ucapan gusti .
" silahkan duduk " ucap archie mempersilahkan tamunya duduk dihadapannya . " aku tau kau pasti bingung , tapi aku melakukan ini demi keselamatan istriku " imbuh archie lirih .
" istri anda ? apa hubungannya dengan saya " tanya gusti kebingungan .
" buka map yang ada dihadapanmu itu " titah archie .
gusti membuka map yanga da diatas meja terlihat dua buah buku garuda dan beberapa foto pernikahan , saat gusti membuka halaman pertama buku garuda itu jantungnya seperti akan copot saat melihat foto sasa terpampang nyata disebelah foto archie .
" sasaaaa " pekik gusti tak percaya atas apa yang dilihatnya .
" ya sasa istriku !! kami menikah empat bulan lalu secara sah " ucap archie merespon ucapan gusti .
" ta tapii bagaimana mungkin " cicit gusti masih tak percaya atas apa yang dilihatnya .
archie menghela nafas panjang kemudian menjelaskan bagaimana awal pertemuannya dengan sasa dan ibunya sampai dimana archie menemani sasa ke india saat peristiwa naas itu terjadi sampai akhirnya mereka menikah .
gusti terdiam mendengar cerita archie direktur perusahaan dimana ia magang beberapa waktu lalu , dia menyesal karena tak ada disaat sasa membutuhkannya sebagai seorang kakak .
" aku rasa ini waktunya keluargamu tau tentang pernikahan kami " ucap archie dingin .
" lalu kenapa anda tadi bilang masalah keselamatan apa hubungannya dengan anda menunjukan status pernikahan kalian padaku ?" tanya gusti yang masih kebingungan .
" aku punya alasan kenapa tak mempublikasikan pernikahanku , diluar sana banyak musuh bisnisku berkeliaran aku takut mereka akan menyentuh sasa untuk menghancurkanku karena mereka tau sasa adalah kelemahanku " jawab archie lirih , matanya terlihat membendung air mata saat menyebut nama sasa .
gusti kaget saat melihat perubahan eskpresi archie sang bos besar yang ada dihadapannya , dia tak percaya bahwa lelaki hebat ini mengatakan sasa sebagai kelemahannya .
" sangat aku sangat mencintainya bahkan aku rela menukar segalanya yang aku miliki untuk membuatnya bahagia " jawab archie cepat .
" saya percaya , saya sudah melihatnya " ucap gusti senang , dia bahagia karena ternyata adiknya dilindungi oleh pria hebat seperti archie .
" kau tanya kenapa sasa tak masuk kuliah hari ini kan ? " tanya archie lirih .
" iya benar , apa dia baik baik saja ? kemarin dia seperti monster yang kelaparan karena memakan banyak sambal saya kira dia sakit " seru gusti khawatir .
archie menggeleng pelan merespon pertanyaan gusti , setelah menarik nafas archie menceritakan apa yang terjadi pada sasa termasuk kejadian yang menimpanya di India setahun lalu dan saat sasa harus menjalani rehabilitasi mental karena kejadian yang menimpanya .
" sasaaa " ucap gusti lirih , dia tak percaya adiknya yang periang itu pernah mengalami hal yang buruk seperti itu selama ini sasa tak pernah menceritakan apapun padanya .
" ya dia sangat pintar bermain emosi , itu yang aku benci darinya " ucap archie dengan suara berat .
" sebentar anda bilang tadi ada orang yang mengejarnya menggunakan mobil hitam !!seperti apa mobilnya ? " tanya gusti tiba-tiba .
" rico kemari " teriak archie memanggil rico yang ada didalam ruangan baca .
mendengar namanya dipanggil rico berjalan keluar sambil membawa laptop ditangannya , dia kemudian menunjukan mobil yang mengerjar sasa di apartemen dan disekitar mall tempat sasa pergi kemarin .
" aku melihatnya dikampus kemarin saat aku bersama sasa di parkiran tapi mobil itu terlihat berbeda dengan kedua mobil ini " ucap gusti lirih
" apa mobil ini yang kau maksud ?! " tanya rico pelan kemudian menunjukan foto mobil yang berbeda .
" iyaaa mobil jenis ini yang kemarin aku liat " teriak gusti tiba-tiba .
" jadi ada tiga mobil yang mengejar istriku " desis archie lirih , tangannya mengepal menunjukan kemarahannya .
__ADS_1
tiba tiba datang beberapa orang pria berbaju hitam masuk kedalam rumah archie wajah mereka terlihat panik .
" ada apa ??" tanya archie penasaran .
" tuan sepertinya memang ada orang yang ingin berbuat jahat pada nyonya kami menemukan alat penyadap ini didalam mobil milik nyonya " jawab salah seorang pria itu pelan sambil menunjukan sebuah alat penyadap yang ada ditangannya .
prankkk
suara kaca meja yang pecah karena ditendang archie dan membuat semua orang diruangan itu terkaget .
" jadi benar benar ada yang ingin menyakiti istriku !!! " teriak archie dengan emosi .
" sekarang apa yang harus kita lakukan bos ? " tanya rico pelan
" lakukan sesuai rencana !! perketat penjagaan rumah ini sampai tiga blok , awasi apartemen milik sasa , lalu untukmu rico datanglah kekampus sasa bilang ke dosennya kalau sasa berhenti kuliah... " ucap archie dingin .
" tapi tuan saya rasa sasa tak setuju kalau dia harus berhenti kuliah " ucap gusti memotong ucapan archie .
" dia tak akan bisa meneruskan kuliahnya karena aku akan membawanya pergi dari indonesia sementara waktu " jawab archie datar .
" aku tak mau mengambil resiko sekecil apapun gusti , kau mau membantu adikmu kan ? " imbuh archie
gusti mengangguk pelan mendengar ucapan archie , dia akhirnya setuju membiarkan sasa berhenti kuliah setelah mendengar betapa berbahayanya sasa ada di indonesia karena musuh archie sudah tau keberadaan sasa .
" ok saya pulang , semuanya akan saya urus sesuai perintah anda tuan " pamit gusti ketika akan pulang .
" panggil aku archie , kau adalah kakak istriku seharusnya kau menghilangkan jarak diantara kita " ucap archie dengan tersenyum .
bugg
gusti memeluk archie tiba-tiba yang membuat semua orang yang ada diruangan itu terkejut .
" terima kasih sudah menjaga sasa untukku adik ipar , aku percaya dia akan aman bersamamu . sudah terlalu lama dia hidup tanpa orang yang melindunginya " ucap gusti tulus .
" terima kasih sudah menerima pernikahanku " cicit archie dengan senyum mengembang .
rico tersenyum haru melihat pemandangan yang baru disaksikan , belum pernah archie melakukan hal seperti ini sepanjang ia mengenalnya . mobil gusti pergi meninggalkan kediaman archie dikawal oleh beberapa orang archie dibelakangnya .
" dokumen kalian akan aku urus hari ini juga bos " ucap rico pelan .
" aku percayakan padamu rico " jawab archie lirih sambil menepuk pundak rico .
archie melangkahkan kakinya ke lantai dua menuju kamar nya , perlahan archie membuka pintu kamarnya takut membangunkan sasa .
" kau itu terlalu bodoh sayang bagaimana mungkin kau tak tau didalam dirimu sudah ada anakku " ucap archie lirih dengan tersenyum tangannya membelai wajah sasa .
archie mengingat kejadian seminggu lalu ketika seorang dokter datang kerumahnya untuk memeriksa sasa karena sasa mengeluh sakit perut . tadi pagi dokter yang memeriksa sasa menghubungi ponsel sasa untuk memberitahu hasil pengecekan darah yang dilakukan sasa setelah datang ke rumah sakit dan archie yang menerima panggilan dari dokter itu , mendengar kabar bahagia itu dari dokter membuat archie kegirangan seperti baru saja memenangkan undian puluhan juta dollar .
cup
archie mencium perut sasa yang masih rata
" kau terlalu polos sayang sampai kau tak tau kalau kau sudah hamil , aku akan menjagamu dan anak kita dengan nyawaku ..." bisik archie ketelinga sasa .
~*~
yang mau jadi sasa coba tunjuk tangan heheh
soalnya thor juga mauu hihi
__ADS_1