Faith

Faith
rencana


__ADS_3

sasa membuka mata saat menyadari tangan kekar archie masih memeluknya erat sehingga membuat sasa kesulitan bergerak , tadi malam ia dan archie melakukan banyak kegiatan hingga hampir subuh . archie berkali kali memberikan kejutan baru ketika semalam bercinta dan membuat sasa kewalahan .


cup


sasa mencium bibir kemerahan archie


" jagoan bangun ini udah jam satu siang " bisik sasa lembut , archie tersenyum mendengar suara sasa .


" aku butuh waktu lebih lama lagi untuk recharge energi sayang " rengek archie malas dia makin mengeratkan pelukannya ke tubuh sasa .


" aku perlu mandi mas semalam kau sudah membuatku berkeringat banyak sekali ..." ucap sasa dengan nada yang sengaja ditinggikan .


" tapiii aku masih mau tidur denganmu " teriak archie dari dalam selimut .


sasa tersenyum melihat kelakuan suaminya yang kekanakan , berpisah dengan suaminya selama dua minggu membuat rasa cintanya mendadak bertambah berkali lipat . semalam sasa melayai suaminya dengan penuh bakti sebagai seorang istri , bekas kissmark dileher dan dada sasa menunjukan betapa bernafsunya archie tadi malam .


setelah hampir tiga puluh menit merayu akhirnya achie mengijinkan sasa mandi .


" akhh " pekik sasa saat turun dari ranjang


" kenapa sayang ??? " archie panik saat mendengar sasa menjerit


" sakit karenamu " jawab sasa kesal kemudian berjalan pelan menuju kamar mandi seluruh kakinya masih terasa lemas . archie menatap sasa dengan pandangan iba lagi lagi dia membuat sang istri kesakitan , dengan langkah cepat archie menyusul sasa kekamar mandi .


" ayo ke dokter " ucap archie saat selesai makan .


" mas sakit ?"


" kita ke obgyn sayang aku mau cepat punya anak " jawab archie enteng .


" mas aku seriuss ??


" heheh just kidding sayang aku mau mengajakmu ke suatu tempat " archie cepat menghentikan gurauannya ketika melihat sasa marah . sasa memasukan potongan daging terahir ke mulutnya kemudian meminum segelas almond milk dengan cepat tanpa melihat archie .


" aku siap siap dulu " pamit sasa pada archie yang masih menikmati makan siangnya .


" jangan terlalu cantik aku tak rela orang lain melihatnya  " teriak archie tiba tiba , sasa tersenyum mendengar ucapan suaminya entah sejak kapan dia sangat menyukai kata kata gombalan seperti ini .


sasa mengganti pakaiannya dengan menggunakan mini dress selutut dengan membiarkan rambutnya tergerai , luka dilehernya sudah hilang karena archie sudah memaksanya untuk melakukan oprasi plastik untuk menghilangkannya .sasa mempercantik penampilannya dengan menggunkan kalung berliontin bulan sabit senada dengan anting yang dipakainya .

__ADS_1


mata archie tak henti melirik ke sasa yang duduk disampingnya sesekali ia membuang nafas berat yang membuat sasa merasa risih , archie memprotes sasa kenapa berpakaian sangat cantik padahal pakaian yang dipakai sasa hanya dress biasa yang tak ada kesan mewah sama sekali . sasa hanya membisu dan memainkan smartphonenya dia sengaja melipat kakinya kedepan yang membuat dress yang dia kenakan tersingkap dan membuat pahanya terlihat untuk menggoda suaminya .


" oke kita sudah sampai , ayo turun " ucap archie ketus saat tiba di parkiran mall .


" ok " jawab sasa tak mau kalah .


" setelah urusan kita selesai nanti aku temani kau beli pakaian yang tertutup !! " bisik archie dingin dengan menatap mata sasa .


sasa memilih tak melanjutkan perdebatannya karena kalau diteruskan maka dia tak akan bisa tidur nyenyak malam ini , dengan berpegangan pada tangan archie yang kekar sasa berjalan menuju restoran italia yang paling terkenal di mall dimana seseorang sudah menunggu mereka .


" pak budiii " jerit sasa tak percaya saat melihat sang lawyer lah yang akan dia temui .


" selamat sore non saass eh maaf nyonya sasa dan tuan archie" jawab pak budi ramah , archie tersenyum mendengar ucapan lawyer yang sudah beruban ini menyebut nyonya pada sasa .


" selamat sore pak budi " ucap archie sambil menyalami tangan pak budi .


" silahkan duduk tuan dan nyonya " ujar pak budi mempersilahkan duduk  , tak lama kemudian terlihat pelayan datang membawakan minuman . sasa yang masih bingung hanya terdiam dan berusaha mencari jawaba dari archie dengan mencubit lengannya tapi archie bergeming dan memilih melanjutkan perbincangan dengan pak budi .


" ini surat bukti kepemilikan dua apartemen di keraton residense tuan " pak budi menyerahkan selembar kertas jual beli dan terlihat nama sasa sebagai pembeli .


" apa maksudnya ini pak ? " tanya sasa bingung .


" apa suami nyonya belum memberitahu ?"


sasa hanya terdiam setelah mendengar ucapan pak budi sementara archie terlihat sangat bahagia berbincang dengan pak budi tak lama kemudian pak budi pamit pulang karena harus mengurus tugas baru yang diberikan oleh archie .


" sejak kapan mas tau aku punya semua apertemen itu ?" tanya sasa lirih .


" aku tau semua setelah kita berkenalan di bandara waktu itu " jawab archie santai .


" mass tolonglah.. aku serius ini " isak sasa kesal karena dari tadi archie tak mau bicara jujur .


melihat sasa hampir menangis membuat archie panik dengan cepet dia peluk sasa dan menenangkannya seperti sedang menenangkan anak kecil . archie mencium lembut kening sasa dan menyeka air mata yang tergenang dimata sasa dengan menggunakan tisyu . sasa hanya terdiam mendapat perlakuan suaminya .


setelah sasa tenang archie menceritakan dengan detail bagaimana dia tau bisnis peninggalan orang tua sasa termasuk dengan jumlah warisan yang sasa dapatkan dari claim beberapa asuransi yang sudah diikuti orang tuanya semasa hidup , archie juga memberitahunya bahwa ia telah memasang gps pada mobil yang dikendarai sasa bahkan juga telah memasangnya di smartphone sasa . jadi archie akan tau kemanapun sasa pergi dan apa yang dia lakukan .


" kenapa kau tak memintanya padaku sayang ? " tanya archie penasaran .


" aku tak mau mempersulitmu mas uang 60 milyar bukan uang yang sedikit " jawab sasa lirih dia tak mau merepotkan suaminya karena urusannya .

__ADS_1


" uangku adalah milikmu lalu kenapa kau takut menggunakannya lagipula kau memakainya untuk tujuan yang jelas bukan untuk foya foya sekalipun kau memakainya untuk bersenang senang aku tak melarangnya sayang , aku menghasilkan uang untuk kau pakai " ucap archie lembut .


" karenanya kemarin waktu di aussi aku minta pada rico untuk berbicara pada pak budi untuk menyelesaikan semua urusan yang belum kau selesaikan " imbuh archie menjelaskan begitu ia tau bahwa sasa membutuhkan uang untuk membayar apartemen yang dia ingin beli dia meminta pada rico untuk membayarnya .


" maaf aku sudah merepotkanmu mas " isak sasa lirih air matanya menetes tanpa dia bisa ia kontrol .


"akhhh aku harus bilang berapa kali padamu sayang tolong jangan menangis dihadapanku!! jantungku serasa akan meledak melihatmu menangis " teriak archie panik dengan cepat ia memeluk sasa . " maaf kalau aku masih belum bisa membahagiakanmu " imbuh archie lembut .


bugg


sasa mendorong archie menjauh darinya .


" sebentar jadi mas juga memasang gps di hpku ???" tanya sasa dengan nada meninggi .


archie hanya diam saja meneruskan makan tanpa menjawab pertanyaan sasa .


" mass jawab ikhh " sunggut sasa kesal karena merasa dibaikan archie .


" awww sakit sayang " archie memegang pahanya yang dicubit sasa .sasa melipat bibirnya untuk menggoda sang suami


" aku harus tau apa yang istriku lakukan dimanapun dengan siapa dan pergi kemana baru setelah itu aku akan tenang " ucap archie pelan " kecuali kau ikut kekantor denganku maka aku akan lepas gps di hpmu " imbuhnya tegas .


sasa membatu mendengarkan ucapan suaminya yang mendadak menjadi serius , akhirnya sasa mengalah membiarkan gps itu tetap ada di smartphone nya tanpa protes .


" balasan apa yang pantas didapatkan oleh orang itu sayang ? "


" apa maksudmu mas ?"


" kau terlalu baik istriku tapi tidak denganku " ucap archie dingin matanya memancarkan kemarahan yang membuat sasa bergidik melihatnya .


" aku benar benar tak mengerti sayang " ujar sasa menenangkan archie sambil memegang tangan suaminya .


" keluarga handoyo dan keluarga eugene mereka harus membayar atas apa yang sudah mereka lakukan padamu , terutama dedy handoyo aku ingin sekali merobek mulutnya yang sudah berani melecehkan istriku " teriak archie dingin matanya memerah saat berbicara .


" aku gpp mas toh mereka ga menyentuh tubuhku jd bukan masalah lah lupakan saja ya mas " bujuk sasa dengan lembut .


archie tersenyum mendengar ucapan sasa , dengan lembut archie menyentuh kedua pipi sasa dan menatap tajam mata istrinya


" siapapun yang membuatmu sakit hati dia akan membayarnya seribu kali lipat , tak ada satu orangpun didunia ini yang kuijinkan menyakitimu ....

__ADS_1


 


 


__ADS_2