Faith

Faith
Luka yang tak terlihat


__ADS_3

Setelah bunyi tembakan terdengar suasana di atas gedung tak terpakai itu menjadi hening untuk beberapa detik tak lama kemudian terlihat tetasan darah membasahi lantai . Semua orang langsung melihat ke arah Archie yang mana ia tengah dijadikan sasaran oleh Alexander Del Leon sebelumnya .


Brukkk


Tiba-tiba tubuh Alexander del Leon ambruk ke lantai dengan dada yang mengeluarkan darah segar yang sontak membuat semua orang kaget , setelah tubuh Alexander Del Leon terjatuh ke lantai terlihat sosok dibelakang Alexander Del Leon tengah memegang sebuah pistol dengan wajah pucat .


" Sasa !!! " pekik Archie kaget karena melihat sang istri tengah memegang pistol .


Mendengar Archie meneriakkan nama Sasa semua orang langsung melihat ke arah yang sedang Archie pandang juga .


Terlihat Sasa berdiri dengan memegang pistol yang panas dan sebutir selongsong yang tergeletak di dekat kakinya , wajahnya menatap dengan rasa bersalah ke arah Alexander Del Leon . Sasa berhasil datang tepat waktu disaat Alexander Del Leon akan menembak Archie , saat sampai di tempat Selena dan dua adiknya di sekap ia kaget ketika melihat Rico sudah terkapar di lantai Sasa pun lebih kaget saat melihat suaminya terlihat berusaha melindungi Rico .


Tanpa pikir panjang Sasa langsung menarik pistolnya dan kemudian langsung mengarahkan ke Alexander Del Leon untuk menembak kakinya supaya tak bisa bergerak lagi , akan tetapi tembakkannya justru melesat dan mengenai dada kiri pria tua itu hingga akhirnya bersarang di rongga dada Alexander Del Leon sehingga membuat pria tua itu tersungkur ke lantai .


" Sayang " panggil Archie pelan kepada Sasa yang terlihat gemerataran ketika memegang pistol .


" Mas .. aku akuuuuu pembuuunu..


Bruk


Sasa pingsan karena mengalami shock yang sontak langsung membuat Archie berlari ke arah sang istri , Gustaf langsung menuju ke tempat Rico sedangkan dokter Frans berjalan mendekat ke Alexander Del Leon .


" he was dead " ucap dokter Frans pelan sambil meraba area leher, tepatnya pada arteri karotis Alexander Del Leon untuk memastikan detak jantung Alexander Del Leon benar-benar sudah berhenti .


Mendengar perkataan dokter Frans membuat Selena ,Gracia dan Carolina terdiam sesaat . Mereka terlihat memejamkan mata sambil menarik nafas panjang sebelum akhirnya membuka kedua mata .


" Ini adalah balasan yang tepat untuk pria sejahat dia dok " ucap Selena pelan .


" Semoga kau tenang daddy " cicit Gracia dengan suara yang hampir tak terdengar saat ikatan tangannya dilepaskan oleh bodyguard Archie yang baru saja datang .


Tak lama kemudian polisi pun berdatangan , mereka langsung menangkap orang-orang Alexander Del Leon yang sudah menyerah . Petugas forensik pun langsung mengevakuasi jenazah Alexander Del Leon untuk dibawa ke rumah sakit bersama Rico yang sedang tak sadarkan diri karena luka yang ia terima cukup banyak .

__ADS_1


Archie menggendong Sasa ala bridal style keluar dari gedung untuk dibawa ke rumah sakit terlebih dahulu kemudian diikuti Gustaf dan dokter Frans yang membantu Selena dan kedua adik kembarnya berjalan , saat sedang turun dari tangga Selena terlihat berjalan lebih lambat karena ia merasakan sakit pada perutnya .


" kak ...kak Selena kau berdarah !!! " pekik Carolina tiba-tiba .


Semua orang yang ada ditempat itu langsung menoleh ke arah Selena dan terlihat jelas darah yang mengalir di kedua paha Selena .


" no !!! please save my child ... " jerit Selena dengan suara parau sebelum akhirnya ia terkulai lemas .


Dengan cepat dokter Frans menggendong tubuh Selena untuk masuk ke dalam mobil diikuti dua adik kembarnya yang terlihat panik . Mobil-mobil milik Archie dan pihak polisi akhirnya meninggalkan gedung tak berpenghuni itu , mereka beriringan menuju rumah sakit .


Di mobil pertama nampak Archie sedang tak tenang melihat Sasa yang masih tak sadarkan diri dengan tubuh yang mulai terasa dingin , berulang kali Archie mencoba menyadarkan Sasa tapi usahanya tak berhasil . Ia terus meminta supir untuk memacu mobilnya menuju rumah sakit , sementara itu di mobil kedua Rico sudah ditangani oleh team dokter rumah sakit . Selang oksigen sudah terpasang di hidung mancungnya dengan tangan yang juga diduga terpasang jarum infus .


Dibelakang dua mobil itu ada dokter Frans yang panik meminta Gustaf untuk terus memacu mobilnya karena perdarahan Selena makin banyak , ia khawatir bayi yang sedang dikandung Selena tak bisa diselamatkan kalau Selena tak segera mendapat perawatan .


Setelah berkendara hampir dua puluh menit semua mobil itu pun sampai di ruang sakit , beberapa orang dokter sudah standby di depan lobby menyambut kedatangan pasien VIP itu . Tak lama kemudian Sasa , Rico dan Selena pun sudah dibawa ke dalam ruang gawat darurat untuk mendapatkan perawatan oleh dokter rumah sakit dibantu dokter Frans yang juga ikut turun tangan .


" Bos duduklah " ucap Gustaf pelan pada Archie yang sejak tadi mondar mandir didepan ruang perawatan .


" Sabarlah dokter dan Frans sedang berusaha menyelamatkan mereka bertiga " jawab Gustaf pelan .


" Bagaimana aku bisa tenang , didalam ada istriku dan Rico yang belum sadar ditambah Selena yang mengalami pendarahan akhhhh.... brengsek !!! semua gara-gara Alexander Del Leon bajingan itu ! " teriak Archie penuh emosi sambil memukul tembok dengan tangannya .


Gustaf terdiam melihat Archie semarah itu , ia tau betul apa yang sedang Archie pikirkan . Di samping Gustaf duduk Gracia dan Carolina yang ikut menunggu dengan khawatir , mereka bahkan menolak datang ke acara persemayaman Alexander Del Leon yang dilakukan oleh anak buahnya . Bagi Gracia dan Carolina dia bukanlah ayah mereka lagi apalagi sejak tadi Alexander Del Leon menghina ibu mereka .


Beberapa orang polisi datang tak begitu lama kemudian mereka mencoba meminta keterangan pada semua saksi , Archie kemudian menjelaskan semuanya secara detail dibantu pengacara pribadinya . Satu jam kemudian para polisi akhirnya pamit undur diri dan kasus yang menyebabkan Alexander Del Leon meninggal pun dianggap hanya pembelaan diri yang dilakukan Sasa untuk menghentikan perbuatan jahat pria Spanyol yang masuk daftar interpol dalam banyak kasus kejahatannya itu .


" Terima kasih tuan " ucap Gracia pelan pada Archie dengan tulus .


" Untuk apa berterima kasih padaku " jawab Archie pelan .


" Terima kasih karena anda tak melaporkan tentang kami berdua pada polisi , mereka pasti tau kami juga masuk dalam list buronan interpol karena kejahatan kami dimasa lalu " sahut Carolina menimpali perkataan sang adik Gracia .

__ADS_1


" Sudahlah itu bukan hal besar , lagipula nama kalian di paspor bukannya bermarga Lumenta jadi polisi tak bisa menangkap kalian karena dianggap tak ada hubungannya dengan Alexander Del Leon " ucap Archie pelan dengan senyum dipaksakan .


Carolina dan Gracia pun menunduk tanpa suara karena merasa bersalah dan malu atas apa yang sudah ia lakukan pada Archie dan keluarganya karena perintah Alexander Del Leon .


Lorong depan ruang IGD pun kembali sepi , mereka semua terdiam menunggu para dokter di dalam berusaha menyelamatkan orang-orang yang dikasihinya termasuk Archie yang sejak tadi berdoa kepada Tuhan untuk menyelamatkan istri dan sahabat terbaiknya .


Ceklek


Pintu ruang operasi pun terbuka lalu keluarlah dokter Frans dengan masih memakai baju operasinya .


" Bagaimana Frans !!! bagaimana istriku kau menyelamatkannya bukan ... oh ya bagaimana Rico apa dia sudah sadar ..." tanya Archie tanpa jeda pada dokter Frans .


" Bos sabar , biarkan Frans menjelaskan satu demi satu " ucap Gustaf pelan mencoba menenangkan Archie .


Dokter Frans tersenyum mendengar perkataan Gustaf , ia kemudian melepaskan masker yang masih terpasang diwajah tampannya . Dia kemudian mengajak semua orang untuk duduk termasuk Archie yang sejak tadi mencengkram tangannya itu .


" Frans jawab jangan buat aku gila !!! " hardik Archie dengan kesal karena merasa dokter Frans terlalu terbelit-belit .


" Masa kritis Rico sudah berhasil ia lewati dengan baik , ia mengalami retak di tulang rusuk akibat tendangan yang ia terima dari anak buah Del Leon . Saat ini kita hanya perlu menunggu dia siuman saja sedangkan Selena ia ... mmmm aku aku tak berhasil menyelamatkan bayinya , dia mengalami keguguran " ucap dokter Frans pelan .


" kakak keguguran !!! " pekik Gracia dan Carolina bersamaan dengan air mata yang sudah membanjiri wajah cantik keduanya .


" Rico akh untunglah bajingan tengik itu tak apa-apa " celetuk Gustaf sambil mengelus dadanya berkali-kali .


" Frans ...bagaimana dengan istriku Frans !! kau belum menjelaskan bagaimana keadaannya padaku !! " tanya Archie panik .


" nyonya masih pingsan , ia mengalami kejutan besar pada otaknya " jawab dokter Frans pelan .


" Apa ??? kejutan di otak ?? apa maksudmu Frans !!! " teriak Archie menggila .


🌼 Bersambung 🌼

__ADS_1


Jangan lupa like , komentar dan bantu ratting ya kakak-kakak . Terima kasih 🌹.


__ADS_2