Faith

Faith
The biggest sin


__ADS_3

Carolina yang masih sadar tiba-tiba kembali berontak dan mencoba melepaskan diri dari kungkungan dokter Frans yang sudah berhasil menguasai tubuh atasnya .


" Let me go " ucap Carolina sambil berusaha mendorong tubuh dokter Frans menjauh darinya .


" Why ? bukankah ini yang kau mau Carolina ? " tanya dokter Frans sambil tersenyum .


" Im sorry please ...aku tak akan mengulang kesalahan yang sama lagi " jawab Carolina dengan wajah yang memerah .


" Bukan hanya kata itu yang aku mau Carol kau bukan anak kecil lagi bukan " sahut dokter Frans datar .


" What do you want ? " tanya Carolina panik .


" You !!! " jawab dokter Frans tanpa rasa bersalah sedikitpun .


Carolina terdiam mendengar perkataan dokter Frans , ia tau benar apa yang diinginkan oleh pria yang sedang menguasai tubuhnya itu .


"Ok ok , tapi tidak sekarang dan tidak disini !!! " ucap Carolina cepat ketika menyadari tangan dokter Frans sudah mulai menjamah tubuh bagian bawahnya .


" Jangan main-main denganku nona cantik , dari awal kau sudah salah memilihku sebagai sasaran " sahut dokter Frans dengan suara berat di telinga Carolina .


" I know ... im sorry please let me go " pinta Carolina dengan wajah memelas .


Dokter Frans tersenyum mendengar perkataan Carolina , ia kemudian mencium bibir gadis itu dengan penuh nafsu sampai akhirnya ia membuat tanda kepemilikan berwana merah keunguan di dada Carolina sampai membuat Carolina memekik pelan karena merasakan sakit .


" Hari ini kau kulepaskan Carol , tapi ingatlah kau sudah jadi milikku mulai sekarang " bisik dokter Frans sambil melepaskan pelukannya pada Carolina .


" Dan jangan pernah berpikir untuk melarikan diri dariku " imbuh dokter Frans sambil merapikan pakaian yang ia kenakan .


" Aku mengerti " jawab Carolina dengan suara yang hampir tak terdengar.


" Good girls , kalau kau masih bertingkah macam-macam maka aku akan memberikan pelajaran etika lagi padamu " sahut dokter Frans dengan senyum penuh kemenangan .


Perlahan dokter Frans membuka kunci ruangannya dan berjalan keluar meninggalkan Carolina yang masih duduk di kursi , tak lama kemudian Carolina terlihat merapikan pakaiannya yang sempat diacak-acak oleh dokter Frans . Ia kemudian berjalan keluar dari ruang praktek dokter Frans menuju ruang perawatan Selena menyusul Gracia .


Tiga ruang VVIP utama di rumah sakit dimana dokter Frans bertugas nampak dijaga secara ketat oleh anak buah Archie , satu lorong dirumah sakit itu bahkan di kosongkan atas perintah Archie . Hal ini dilakukan karena Archie takut anak buah Alexander Del Leon datang kembali .

__ADS_1


Kediaman Alexander Del Leon


Jenazah Alexander Del Leon dibawa pulang ke rumah untuk disemayamkan sebelum besok pagi dikuburkan , beberapa rekan bisnis di dunia gelap berdatangan satu persatu . Mereka datang sebagai bentuk solidaritas atas apa yang terjadi pada Alexander Del Leon , banyak diantara mereka yang tak tau apa yang sebenarnya terjadi oleh karena itu banyak perbincangan yang terjadi diantara mereka semua .


Apalagi tiga putri Alexander Del Leon tak terlihat satupun , gosip jelek makin menyeruak di kediaman mewah itu .


Tiba-tiba saja beberapa mobil datang ke kediaman milik Alexander Del Leon , tak lama kemudian turunlah Archie seorang diri dikawal anak buahnya menuju ke ruang tamu dimana Alexander Del Leon diletakkan di dalam peti mati .


Orang-orang pun langsung terdiam bergitu melihat Archie datang , mereka tak berbicara apapun ketika melihat pria nomor satu di Asia itu datang .


" Seharusnya kita bisa berteman baik Del Leon , tapi kau selalu berupaya menghancurkan aku dari belakang ataupun secara terang-terangan " ucap Archie lirih didepan peti mati Alexander Del Leon .


" Ingatlah ini Del Leon , saat kau bertemu tuhan nanti aku harap kau sudah siap mempertanggung jawabkan semua perbuatan jahatmu di dunia " imbuh Archie sambil membuka kacamata hitam yang sedang ia pakai .


Archie kemudian meletakkan satu tangkai mawar hitam ke atas peti mati Alexander Del Leon , ia kemudian pergi meninggalkan kediaman besar itu tanpa berbicara lagi . Sepeninggal Archie beberapa orang langsung tau apa yang sebenarnya terjadi , beberapa orang diantara mereka pun cukup kaget ketika melihat Archie Durran datang padahal jelas-jelas Alexander Del Leon hampir membunuhnya.


" Kenapa anda harus datang ke rumah Alexander Del Leon tuan ? " tanya supir pribadi Archie pelan .


" Aku hanya menyampaikan rasa bela sungkawa saja padanya menggantikan ketiga putrinya yang tak ada satupun yang mau datang untuk melihatnya terakhir kali " jawab Archie singkat .


Saat Archie ingin mengambil minum ia sempat mendengar percakapan Gracia dan Carolina yang mengatakan kalau mereka berdua tak mau datang ke acara pemakaman Alexander Del Leon , Gracia dan Carolina merasa sudah sangat kecewa dengan sang ayah . Oleh karena itu Archie datang menggantikan ketiga putri Alexander Del Leon sebagai sesama manusia .


Sesampainya di rumah sakit Archie langsung berjalan menuju kamar dimana orang-orang terkasihnya dirawat , ketika sampai didepan kamar Rico ia tersenyum ketika melihat Selena tengah duduk di kursi roda disamping ranjang Rico .


" Semoga kau bahagia Rico " ucap Archie dalam hati , ia kemudian berjalan lagi menuju kekamar yang paling ujung dimana Sasa di rawat .


Sudah satu jam Selena sadar , hatinya sangat hancur begitu mendengar perkataan Gracia yang memberitahukan bahwa bayinya tak dapat diselamatkan . Selena menangis sejadi-jadinya ketika tau ia kehilangan buah cintanya sampai akhirnya ia sadar bahwa Rico masih belum sadarkan diri , ia meminta Gracia untuk mengantarnya ke kamar perawatan Rico .


Dengan perlahan Archie membuka pintu kamar perawatan Sasa , ia melihat dokter Frans tengah mengganti botol infus milik Sasa .


" Bagaimana Frans ? Kapan dia akan bangun ? " tanya Archie pelan pada dokter Frans .


" Semuanya bagus bos , aku harap paling lama besok pagi nyonya akan bangun " jawab dokter Frans sambil tersenyum .


" Syukurlah , aku benar-benar tak bisa melihatnya seperti ini . Lihatlah kedua tangan dan lututnya terdapat banyak luka goresan " ucap Archie sambil mencium tangan Sasa .

__ADS_1


" Aku sudah mendengarnya dari Gustaf , aku tak menyangka istrimu ternyata titisan cat women bos he he " sahut dokter Frans bergurau .


" Dia bukan hanya titisan cat women Frans , ia lebih hebat dari cat women " ucap Archie cepat menimpali perkataan dokter Frans .


Mendengar perkataan Archie membuat dokter Frans tertawa , ia kemudian mengambil kursi dan duduk disebelah Archie .


" Tadi Gustaf bilang kau pergi ke ruang Alexander Del Leon , apa itu benar bos " tanya dokter Frans serius .


" Yes ... aku datang untuk menggantikan tiga putrinya yang tak datang " jawab Archie tersenyum simpul .


" Apakah semuanya baik-baik saja ? " tanya dokter Frans kembali .


" Iya , tadi selama di rumahnya aku mendengar Alexander akan di kremasi dan abunya akan dibawa pulang ke Spanyol oleh Rudolf Del Castilo " jawab Archie sambil tersenyum .


" Rudolf Del Castilo ? siapa dia ? " tanya dokter Frans penasaran .


" Adik tiri Del Leon " jawab Archie singkat .


Dokter Frans mengangguk pelan , ia kemudian berpamitan untuk mengecek keadaan Rico. Sepeninggal dokter Frans tak lama kemudian Archie berjalan mendekati sang istri yang masih terpejam , perlahan Archie membelai wajah Sasa penuh dengan kasih sayang .


" Maafkan aku sayang karena aku kau harus mengalami hal ini " ucap Archie pelan sambil mencium pipi Sasa .


Karena merasa haus Archie kemudian berjalan ke arah meja untuk mengambil minum , setalah menghabiskan satu gelas berisi air putih Archie kemudian membalikkan badannya ke arah sang istri .


Suara Archie tercekat di tenggorokan karena ia melihat Sasa sudah membuka matanya , saat akan melangkah pelan tiba-tiba Sasa sudah bangun dari tidurnya .


" Massss Sasa bunuh orang mass...Sasa jadi penjahat masss hu huuaaaaa..... " tangis Sasa meledak saat ia mengingat apa yang sudah terjadi sebelumnya .


Archie dengan cepat berlari dan memeluk Sasa dengan erat , Archie mendekap tubuh Sasa yang bergetar dengan hebat .


" Hei dengarkan mas ya , Sasa ga bunuh siapa siapa jadi tenang ya " ucap Archie pelan mencoba menenangkan sang istri .


" Del Leon tertembak , darah mass dadanya berdarah huaaaa.....


🌼 Bersambung 🌼

__ADS_1


Jangan lupa like , komentar dan baca novel ketiga Thor yang berjudul : Faith 2 ( bodyguard cantik )


__ADS_2