Faith

Faith
C. Eugene


__ADS_3

Archie hanya tersenyum mendengar pertanyaan dari ketiga orang terbaiknya itu ia dan Sasa sudah mengikhlaskan dengan musibah yang telah terjadi beberapa hari yang lalu dan sepakat untuk tak menyalahkan siapapun atas apa yang Sasa alami , sebuah senyuman tulus tersungging di wajah Archie ia kemudian meminum teh hangat yang ada dihadapannya dengan perlahan .


" Semua yang terjadi adalah bagian dari rencanaNYA , kita manusia hanya bisa berencana dan DIA lah yang menentukan . Jadi jangan salahkan siapapun atas apa yang sudah terjadi , karena percayalah itu semua sudah digariskan oleh-NYA jauh sebelum Sasa menikah dan bertemu denganku " Ucap Archie pelan sambil tersenyum .


Mendengar perkataan Archie membuat Rico , Gustaf dan dokter Frans berkaca-kaca. Mereka bertiga tak menyangka bos yang mereka ikuti selama sepuluh tahun ini berubah menjadi orang yang sangat bijak , jauh berbeda dengan sosok Archie Durann tiga tahun yang lalu sebelum bertemu dengan Sasa .


" Tapi bos aku merasa sangat bersalah pada nyonya " Jawab Rico pelan sambil menatap Sasa yang sedang berbincang dengan istri dan adik adik iparnya di ruang sebelah melalui kaca yang menjadi pembatas ruangan mereka.


" Iya bos seandainya waktu itu nyonya tidak sendirian mengurus pesta pernikahan kami mungkin saat ini.....


" Sudahlah Gustaf , aku kan sudah bilang sebelumnya pada kalian. Aku dan Sasa sudah mengikhlaskan dengan musibah yang kami alami itu , kita berdua sudah merelakan anak kedua kami . Jadi kalian tidak perlu merasa bersalah padaku ataupun kepada Sasa kami percaya bahwa Tuhan akan memberikan ganti yang jauh lebih baik lagi " Ucap Archie cepat memotong perkataan Gustaf.


" Sekarang cukup kalian doakan semoga rumah tanggaku dan kalian semua berjalan dengan baik-baik dan jauh dari orang-orang jahat yang ingin menghancurkan kita " Imbuh Archie pelan menimpali perkataan sebelumnya .


Gusti tersenyum mendengar perkataan Archie ia tak menduga adik iparnya itu sudah menjadi sosok yang jauh lebih dewasa dari dua tahun yang lalu , dimana sifat arogan dan posesif Archie yang sangat tinggi kepada Sasa . Sosok Archie yang ada di hadapannya kini berubah menjadi sosok yang penyayang dan pemimpin yang baik bagi tiga orang anak buah kepercayaannya itu.


" Lebih baik kalian segera istirahat karena besok kita punya kegiatan yang akan cukup melelahkan " Ucap Archie menyuruh tiga orang anak buahnya untuk istirahat.


" Apa maksudmu bos ? " Tanya Dokter Frans curiga .


" Aku sudah memutuskan untuk pindah dari Jakarta dan menetap di Quebec selama-lamanya , perusahaanku di Jakarta akan di handle oleh Gusti dan beberapa orang manajer kepercayaanku . Sementara itu perusahaan Sasa akan dipegang oleh pak Budi Wardana pengacara keluarganya " Jawab Archie sambil tersenyum.


" Uhukkk uhukkkk ....." Gustaf yang sedang minum langsung tersedak begitu mendengar perkataan Archie .


" kau serius kan bos ?" Tanya Rico dengan nada meninggi .


" Kalau ini hanya sebuah gurauan sungguh sangat tidak lucu bos " Imbuh dokter Frans dengan tatapan tajam .


Melihat ketiga anak buahnya kaget seperti itu membuat Archie hanya bisa tersenyum , ia kemudian berjalan menuju ke ruang belajarnya meninggalkan Gusti bersama tiga orang anak buahnya itu . Tak lama kemudian iapun keluar dengan membawa satu buah file yang cukup tebal , ia lalu meletakkan file itu di atas meja dengan perlahan .


" Open it " Titah Archie pada Rico untuk membuka file besar yang baru ia bawa itu .

__ADS_1


Tanpa diperintah dua kali Rico lalu membuka file yang cukup berat itu , dengan perlahan Rico mengeluarkan beberapa berkas kepemilikan apartemen milik Rico , Gustaf dan dokter Frans bersama dengan sertifikat rumah besar Archie yang siap dijual .


" Jadi ini bukanlah sebuah gurauan ?" Tanya Riko kembali.


" Aku sudah berbicara dengan pengacara pribadiku dan pak Budi Wardhana untuk membantu menjual rumah ini secepatnya , aku mengajak semua pekerja di rumahku ini untuk pindah ke Kanada dan mereka semua setuju atas ajakanku itu. Jadi aku rasa rumah ini lebih baik aku jual saja " Jawab Archie sambil tersenyum.


Bug


Rico bangkit dari kursinya dan berjalan dengan cepat menuju kursi di mana Archie sedang duduk Ia lalu memeluk Archie dengan erat yang membuat Archie kaget karena tak menyangka Rico akan berbuat seperti itu .


" Hey lepaskan aku !! apa kau tidak malu kalau Selena melihat mu sedang memeluk ku seperti ini ?" Tanya Archie sambil berusaha mendorong Riko untuk menjauh darinya .


" Biarkan saja kalau ia melihatnya , memangnya kenapa ??? aku adalah pria normal dan kau pun juga aku hanya mengekspresikan kebahagiaanku saja " Jawab Rico sambil tertawa lebar di hadapan Archie .


" kau memang sungguh sangat berlebihan Rico " Celetuk gustaf mengejek Rico .


" Aku hanya sangat bahagia , akhirnya setelah menunggu cukup lama kita semua akan kembali ke tempat dimana kita berasal " Jawab Rico sambil tersenyum .


" Kalian semua begitu senangnya kembali ke negara asal kalian , lalu bagaimana dengan Sasa adik ku ? " Tanya Gusti dengan tiba-tiba .


Archie menghela nafas panjang mendengar perkataan Gusti ,ia lalu menceritakan secara detail alasan dibalik kepindahannya ke Canada . Gusti mendengar setiap kata yang keluar dari mulut Archie begitu pula Rico , Gustaf dan dokter Frans . Setelah berbicara hampir dua puluh menit Archie akhirnya mengakhiri ceritanya dengan tersenyum .


" Aku berjanji akan melindungi Sasa dengan seluruh kemampuanku , aku bahkan rela menukar nyawaku untuk membuatnya tetap bahagia " Janji Archie pada Gusti dengan sungguh-sungguh.


" Jangan pernah berjanji padaku Arc , aku hanya butuh bukti !!! bukti kalau kau akan menjaga adikku dengan baik di sana , ingatlah Sasa sudah tidak punya siapa pun lagi di dunia ini kecuali kau suaminya dan Arthur anaknya . Aku harap kau akan benar-benar menjaga adik ku dengan baik " Sahut Gusti dengan mata berkaca-kaca .


" Aku akan membuktikannya padamu Gusti , seorang Archie tak pernah mengingkari perkataannya . Kau bisa pegang ucapanku itu kakak ipar " Ucap Archie sambil menepuk pundak Gusti yang tengah berdiri di hadapannya .


Gusti tersenyum mendengar perkataan Archie , ia lalu memeluk adik iparnya itu dengan erat . Tanpa sepengetahuan mereka berlima sejak tadi Sasa melihat apa yang mereka lakukan dari ruang sebelah , meskipun Sasa tak bisa mendengar apa yang mereka bicarakan tapi Sasa bisa tahu dari bahasa tubuh yang ke lima pria itu lakukan di ruang keluarga .


" Mungkin memang ini saatnya aku mengikuti suamiku kemanapun ia pergi " Ucap Sasa lirih sambil tersenyum kearah Gusti dan Archie yang baru selesai berpelukan .

__ADS_1


" Apa kau bicara apa nyonya ? " Tanya Selena penasaran .


" Panggil namaku saja kak aku tak suka kalian memanggilku dengan sebutan nyonya " Jawab Sasa sambil mencibirkan bibirnya karena tak suka disebut nyonya oleh Selena yang notabene lebih tua darinya itu .


" Mana mungkin kami memanggilmu dengan sebutan nama saja , suami kami adalah orang kepercayaan tuan Archie yang merupakan bos dari suami kami . Jadi kami tak mungkin bisa menyebut anda dengan menggunakan nama saja " Ucap Carolina sambil tersenyum .


" Kalian ini seperti dengan siapa saja , aku tak suka dengan sebutan itu !! menggunakan panggilan itu membuatku seperti ada jarak dengan kalian dan aku tak suka itu " Sahut Sasa sambil memainkan bibirnya .


Melihat ekspresi Sasa membuat Selena , Swari , Carolina dan Gracia tertawa terbahak-bahak , mereka tak menyangka kalau salsa akan berekspresi seperti itu .


" Sudahlah nyonya jangan permasalahan lagi sebutan itu , sekarang aku ingin tahu tadi anda bicara apa ? sepertinya samar-samar aku mendengar perkataan kalau anda akan mengikuti suami pergi , maksud perkataan anda itu apa ? " Tanya Selena sambil tersenyum .


" Sasa dan Archie akan pindah ke canada dalam waktu tiga hari ini " Jawab Swari mendahului Sasa .


" Benarkah itu " jerit Selena Carolina dan Gracia secara bersamaan memastikan perkataan Swari .


" Iya , kami semua bersama semua pelayan di rumah ini akan pindah ke Canada " Jawab Sasa sambil tersenyum simpul .


Selena , Carolina dan Gracia langsung berdiri dan berlari ke arah Sasa duduk . Mereka kemudian memeluk Sasa dengan erat , melihat pemandangan itu membuat Swari tersenyum ia merasa kalau Sasa sangat disayangi dan dihormati oleh ketiga istri orang kepercayaan Archie itu .


Setelah berpelukan cukup lama Selena , Carolina dan Gracia akhirnya meneruskan pembahasan rencana kepindahan Sasa dan Archie ke Canada , mereka tau jika Archie pergi maka Rico , Gustaf dan dokter Frans pun pasti ikut pergi dan mereka sebagai istri pun pasti mengikuti kemanapun suami mereka pergi .


WTC center , Kuningan Jakarta Selatan


Di kantor kedutaan besar Canada yang terletak di daerah Kuningan Jakarta Selatan , keluarlah seorang wanita cantik yang berhasil meng-apply visa untuk tinggal di Canada .Ia tersenyum puas karena berhasil mendapatkan surat izin tinggal di negara daun maple itu dalam percobaan pertamanya .


Dalam berkas yang dipegang wanita itu tertulis nama C. Eugene sebagai nama pemohon yang berhasil mendapatkan visa Canada .


🌼 Bersambung 🌼


Hallo kakak-kakak terima kasih sudah mau meluangkan waktunya untuk membaca novel pertama saya dan dengan berat hati saya ingin memberikan kabar bahwa Faith akan segera berakhir dalam waktu dekat ini , tapi jangan sedih karena Faith 2 sudah siap mengudara juga .

__ADS_1


Novel kelanjutan Faith ini berjudul : Faith 2 the return of the prince ....


Di novel Faith 2 akan menceritakan kisah baby Arthur yang sudah dewasa 😊 Thor harap Faith 2 akan mendapatkan tempat juga di hati kakak-kakak semua , segera baca prolog nya ya kakak-kakak dan buat sampai 1000 like supaya Thor bisa langsung update episode selanjutnya . Terima kasih semua🌹🌹🌹


__ADS_2