
mobil royce-roll yang dikendarai archie nampak masuk ke sebuah rumah berlantai tiga yang mempunyai halaman luas sebelum mobil itu terhenti terlihat beberapa orang lelaki berbadan besar berlari ke arah mobil bersiap menyambut tuannya , archie menarik sasa untuk turun yang kini terlihat ketakutan .
" come on !!! "
" dimana ini ? "
" my home , come on!! "
" aku mau pulang archie pliss "
" kau akan kuijinkan pulang saat urusan kita sudah selesai !! " ucap archie sinis , karena sasa masih belum mau menurut akhirnya archie mengangkat sasa seperti karung beras mendapat perlakuan seperti itu sasa berteriak meminta tolong tapi orang orang yang berkerja dirumah archie nampak mengacuhkan teriakannya akhirnya .
rico pun terlihat keluar setelah mendengar suara teriakan sasa , tapi ia memilih meninggalkan rumah dengan mobilnya dan memerintahkan orang orang untuk tak mengganggu archie .
archie membawa sasa masuk kekamarnya dilantai dua dengan sekali gerakan sasa sudah terlempar dikasur besar milik archie . sasa merasa ketakutan melihat sosok lelaki dihadapannya berubah menjadi sosok lelaki asing yang tak dikenalnya .
" apa yang kau lakukan archie ? " teriak sasa ketakutan
" melakukan apa ??? seharusnya aku melakukan ini sejak dulu supaya kau sadar dengan siapa kau berhadapan " jawab archie dengan nada tinggi .
__ADS_1
mendengar jawaban archie membuat sasa gemetar dia merasa dalam bahaya jantungnya berdetak lebih cepat sasa mencari cara untuk kabur dari archie terlihat di sebelah ranjang ada pintu yang terbuka sasa mencoba melompat turun dari ranjang tapi rupaya gerakannya sudah terbaca oleh archie , archie tersenyum melihat sasa ketakutan dalam satu gerakan baju yang dipakai oleh sasa sudah ditariknya sehingga terlepas semua kancingnya . sasa berteriak saat menyadari baju yag dipakai sudah terkoyak hingga memperlihatkan bra berwarna hitam yang melindungi sepasang gunung kembar miliknya . mendengar sasa berteriak membuat nafsu archie makin membara dengan cepat archie mencoba melepas kancing celana panjang milik sasa dengan sekuat tenaga sasa mencoba menahan gerakan archie .
" aku mohon jangan lakukan ini hiks hiks aku mohon archie " pinta sasa dengan suara terbata sementara wajahnya sudah dibanjiri oleh air mata .
" kau sudah berulang kali menguji kesabaranku sayang "
melihat sasa yang sedang tak fokus membuat archie memanfaatkan kesempatan itu dan berhasil membuka kancing celana panjang sasa dan berhasil melepasnya dari tubuh bagian bawah sang empunya . mata archie membelalak melihat kemolekan tubuh sasa yang tanpa goresan apapun . Bra hitam melindungi sepasang gunung kembar milik sasa membuat archie membuang nafasnya berulang kali karena sudah tak sabar ingin mencicipinya , dengan tangan nya archie meraba perut rata milik sasa sampai ke pinggang saya yang terbentuk bak gitar spanyol .
tubuh sasa bergetar hebat merasakn sentuhan archie ini adalah kali pertama seorang lelaki menyentuh tubuhnya yang hampir telanjang sasa merasa sangat terhina mendapat perlakuan seperti ini oleh archie lelaki yang membuatnya jatuh cinta . Archie kemudian mencium sepasang gunung kembar milik sasa dengan rakus diciuminya dua benda kesayangan sasa dan sesekali menghisapnya dengan kuat sehingga meninggalkan tanda merah keunguan di kulit mulus sasa sedang tangan archie yang satu sedang melakukan kegiatan lain dengan meremas kuat payudara lainnya yang membuat sasa berteriak karena sakit . pergerakan archie kini menuju ketubuh bagian bawah milik sasa , menyadari tangan archie sudah berada di area terlarang miliknya sasa berusaha melindungi harta paling berhaga miliknya itu dari jamahan archie yang saat ini benar benar sudah membuat sasa berada dalam kontrol archie .
sasa menangis memohon pada archie untuk tak melanjutkan aktivitasnya sesekali sasa menyebut nama sang ayah untuk menolongnya terdengar sangat memilukan . archie menghentikan aktivitasnya dan dipandanginya wajah sasa yang sangat ketakutan mata archie melihat ada lelehan darah mengalir dari sudut bibir sasa ternyata sasa telah menggigit bibirnya sendiri sampai terluka sekelebat ingatan archie menangkap memori disaat sasa berusaha menusukan pecahan botol kelehernya untuk melindungi dirinya kinipun sasa melakukan hal yang sama . archie kemudian menyelimuti tubuh sasa yang sudah toplees dengan selimut dipeluknya erat gadis yang sangat dia cintai itu archie sangat menyesal telah melakukan hal yang sangat buruk hingga membuat sasa melukai dirinya lagi , archie tak mau membuat sasa menganggap dirinya sama seperti kelima orang yang mencoba memperkosanya dulu .
" im sorry princess " ucap archie lembut dia sangat menyesal sudah kehilangan akal dan memperlakukan sasa dengan buruk . archie mencoba memenangkan kepercayaan sasa lagi .sementara itu sasa masih belum bisa menjawab ucapan archie dia masih tenggelam dalam tangisnya , rasa ketakutan itu belum hilang dari dirinya . menyadari sasa masih gemetaran archie mendekapkan pelukannya lebih erat .
" kau takut padaku ?"
" tentu saja !! kau seperti binatang buas hiks " sasa terbata menjawab pertanyaan archie .
" maafkan aku dan berjanjilah jangan membuatku marah lagi !! " ucap archie lembut kemudian berusaha mendekati sasa yang kini sudah berada di ujung ranjang .
__ADS_1
" jangan mendekat aku takutttt !!! " teriak sasa histeris dan mulai menangis lagi . archie terenyuh melihat sasa yang terlihat sangat ketakutan .
" aku janji tak akan melukai mu lagi princess maafkan aku " bisik archie lembut setelah berhasil memeluk sasa , entah apa yang membuat menyadarkan archie yang jelas melihat gadisnya berteriak meminta tolong membuat hatinya terasa sakit. di masa lalu banyak perempuan yang rela merangkak naik ke ranjang archie tapi kini archie yang menyerah ketika berhadapan dengan sasa .
cup
archie mencium lembut kening sasa dan membasuh darah yang mengalir dipipinya .
" kita harus menikah secepatnya aku mohon padamu jadilah istriku aku takut melukaimu lagi sasa ...
sasa hanya terdiam mendengar ucapan archie dia sangat takut archie akan memaksanya melakukan hal seperti tadi lagi kalau membuat archie marah , dilain pihak sasa bimbang karena belum siap menjadi seorang istri rasanya dia masih ingin bebas melakukan banyak hal tanpa terikat pernikahan . archie menarik wajah sasa dekat kewajahnya dan mencium lembut bibir sasa yang pucat mencoba menyakinkan sasa .
" aku tak akan membatasi kegiatanmu sayang aku hanya mau mengikatmu disisiku dalam ikatan sakral bukankah seharusnya laki laki dewasa dan perempuan dewasa lebih baik menikah daripada tinggal dalam satu rumah tanpa adanya pernikahan ?? " tanya archie menggoda sasa .
" ya tentu saja harus menikah , siapa pula yang mau tinggal satu rumah dengan lakil laki !!! teriak sasa kesal .
archie tertawa akhirnya sasa mau bicara lagi padanya direngkuhnya sasa lebih dalam kepelukannya dan mencium kepala sasa .
" karena itu menikahlah denganku secepatnya sayang ' ...
__ADS_1