
Dara jadi merasa bersalah karena membuat Angga sedih.
"Huff seharusnya aku tidak melakukan itu " ucap Dara.
Namun Angga tiba-tiba sadar kalau aroma badan nya berbeda. Dia sudah ingat jelas itu adalah aroma badan Tania bukan violet yang mempunyai aroma yang berbeda.
"Maaf-maaf. Saya minta maaf." ucap Angga langsung melepaskan pelukannya dari Tania.
Tania menundukkan pandangan nya. "Sebaiknya kita langsung berangkat saja." ucap Angga.
"Baiklah Tuan." ucap Tania. Dia mengikuti Angga berjalan terlebih dahulu ke dalam mobil.
Tania mau duduk di samping supir namun Angga menarik tangan nya duduk di belakang nya.
"Jangan mencoba membuat saya malu!" ucap Angga. Tania duduk di samping Angga sedikit tidak nyaman.
Baju nya yang terbuka membuat nya malu sekali.
Tidak beberapa lama akhirnya dia sampai juga di gedung yang begitu megah dan juga sangat ramai.
Tania tiba-tiba teringat pernikahan nya Dulu yang begitu mewah sekali.
"Tunggu apa lagi? Kenapa kau tidak turun?" tanya Angga yang berdiri di depan pintu mobil.
Tania sadar dari lamunannya.
Tania mau turun namun sedikitpun kesulitan karena sepatu nya yang terlalu tinggi. Angga menjulurkan tangannya.
"Terimakasih." ucap Tania sambil meletakkan tangan nya di tangan Angga.
Tania merasa kan tangan Angga yang sangat dingin.
Tania juga bisa melihat Angga tidak ingin melihat ke sekitar mereka dan tidak memperdulikan orang yang ada.
"Tuan tidak perlu gugup atau takut. Saya akan bersama Tuan." ucap Tania kepada Angga sambil menggenggam kuat tangan Angga.
Angga mendengar Tania seketika rasa takut, cemas nya hilang perlahan dia sekarang hanya fokus pada Tania.
"Tersenyum lah, kau harus memanggil saya dengan sebutan Angga malam ini, dan selalu bersikap anggun dan juga harus bersikap manis kepada saya!" ucap Angga ke telinga Tania.
Tania mendengar Angga bergumam ketelinga nya membuat nya merinding namun dia langsung tersenyum. Semua media mengambil foto mereka saat keluar.
__ADS_1
"Wahhh sosweett banget sih, tuan Angga sudah kembali mempublis pasangan nya." ucap wanita-wanita yang tergila-gila dengan Angga.
"Perempuan itu sangat Mirip sekali dengan almarhum tunangan nya, aku yakin perempuan ini pasti di jadikan pelampiasan." ucap wanita yang bisa di dengar oleh Tania.
Tania mengandeng tangan Angga masuk ke dalam. Mereka adalah salah satu tamu VVIP.
Tania sangat gugup sekali.
"Kenapa kau hanya menunduk kan kepala? Kau sekarang adalah pasangan saya di sini, orang yang di hormati." ucap Angga.
Tania berani mengangkat kepalanya. Untuk pertama kalinya dia mengangkat pandangan nya di depan semua orang di depan media.
Walaupun dia tidak bisa melupakan media yang mengejar-ngejar nya karena isu orang tua nya yang meninggal dan meninggalkan banyak hutang dan juga menipu banyak orang.
Tania yang menanggung semua itu itu sebab nya dia tidak mau lagi hidup di dunia nya yang dulu namun sekarang dia harus kembali lagi.
"Angga akhirnya kau datang juga, aku sangat senang sekali." ucap pengantin pria. "Selamat yah, semoga pernikahan kamu ini lancar dan hubungan kalian langgeng." ucap Angga.
"Terimakasih banyak Angga." ucap istri teman nya itu. Angga tersenyum.
"Humm kamu semakin tampan saja nih, kamu sedang bersama siapa ini?" tanya Teman nya itu.
"Oohh ini adalah teman ku." ucap Angga merangkul pinggang Tania.
"Kenalin sayang ini adalah teman ku," Angga memperkenalkan Teman nya pada Tania.
"Teman kok manggil sayang sih?" goda teman nya.
"Aku ke kamar mandi dulu yah," ucap Tania. "Apa perlu aku antar?" tanya Angga. Tania kaget.
Dia menggeleng kan kepala nya. "Kalian lanjut lah berbicara aku akan pergi sendiri. Aku juga ingin menyapa beberapa teman ku yang ada di sana." ucap Tania.
Angga menganguk sambil tersenyum.
Tania meninggalkan mereka.
"Ekhem-Ekhem.. Kau mendapatkan wanita dewasa seperti itu di mana?" tanya teman nya. Angga hanya tersenyum saja.
"Dia juga sangat mirip dengan mantan mu." ucap Teman nya lagi. "Aku sengaja memilih nya agar aku bisa terus mengingat violet." ucap Angga.
"Berapa umur wanita itu? Dia kelihatan dewasa dari pada kamu." ucap istri teman nya.
__ADS_1
"Sejak kapan aku mencari pasangan yang lebih muda dari ku? Aku sengaja mencari yang lebih tua agar mereka bisa menghadapi sifat ku yang tidak terlalu banyak drama." ucap Angga.
"Baiklah kami mengerti." ucap Teman nya lagi.
Tania berjalan keluar dari kamar mandi.
"Heii Tania.." Tiba-tiba ada Pria yang menyapa nya. Tania menoleh ke arah pria itu.
"Gaga! Kamu di undang juga ke sini?" tanya Tania kaget. Gaga adalah teman kuliah nya.
"Perempuan itu adalah teman ku. Kamu sendiri sama siapa ke sini?" tanya Gaga. "Aku sama teman ku." ucap Tania.
"Sudah lama kita tidak bertemu. Apa kabar?" tanya Gaga.
"Alhamdulillah baik, kamu sendiri bagaimana? apa istri kamu sudah mengandung?" tanya Tania. "Alhamdulillah anak ku sekarang sudah umur satu tahun lebih." ucap Gaga.
"Bukan nya sebelum nya kamu sudah menikah? Suami kamu mana?" tanya Gaga. "Aku sudah bercerai dan anak ku berumur satu tahun Sekarang." ucap Tania.
"Aku sudah banyak mendengar berita tentang kamu, aku juga turut berdukacita yah." ucap Gaga.
"Iyah gak apa-apa kok, Lagian sudah lama." ucap Tania.
"Aku hampir tidak mengenali kamu tadi karena kamu sangat berubah sekali.. Biasa nya kamu memakai kacamata yang begitu tebal namun sekarang kamu memiliki mata yang indah dan juga kamu benar-benar seperti putri malam ini." ucap Gaga.
Tania tertawa. "Kamu bisa saja." ucap Tania.
Angga yang duduk bersama teman-teman nya melihat Tania sedang bergurau dengan Pria. Membuat nya jengkel sekali.
"Bisa-bisa nya dia asyik dengan pria lain sementara aku yang membawa nya ke sini!" ucap Angga kesal meletakkan gelas dengan kasar di atas meja.
"Kenapa bro?" tanya Teman nya. Mereka melihat ke arah pandangan Angga.
"Perempuan itu sangat cantik wajar lah jika banyak pria yang mendekati nya." ucap teman nya.
"Jaga mulut mu!" ucap Angga.
"Eh iya ngomong-ngomong loe sangat jarang keluar, namun sekarang loe keluar dan membawa wanita yang cantik." ucap Teman nya.
Angga baru sadar kalau dirinya Sekarang tidak memcemaskan orang lain lagi yang ada di sekitar nya.
Angga tidak tahan melihat Tania bersama pria itu dia langsung menghampiri mereka.
__ADS_1
"Ayo minum." Ajak Gaga. Namun Angga datang langsung mengetuk Gelas nya dengan gelas Gaga menghalangi Tania.
Gaga kaget. "Oh iya Ga kenalin ini nama nya Angga, aku datang bersama dia." ucap Tania. Gaga yang sudah tau Angga Siapa hanya bisa tersenyum sambil menunduk badan nya sedikit.