
Sesakit apapun hati ku, seburuk apapun takdir ku, hidup ku masih akan terus berjalan. Berlama-lama dalam keadaan ini hanya akan membuang waktu ku dan membuat aku menjadi merasa tak berguna.
cinta... cinta... cinta....
aku jatuh cinta....
tapi cerita nya tak kunjung indah
yang banyak terasa hanya derita nya
cinta.....
pada akhirnya hanya membawa pelakunya pada derita
tapi cinta....
kenapa banyak sekali yang mengagungkan cinta?
mengatas namakan cinta untuk banyak rasa
mungkin itu obsesi, ambisi, sakit hati
cinta......
apa itu sebenarnya cinta???????
Coretan ku pada buku diary harus terhenti karena Siska merebutnya begitu saja saat dia kembali dari masjid.
Menangis, makan, mengadu pada Tuhan, tidur, membuat coretan kelam pada buku harian, itulah cara ku untuk meluapkan rasa sakit.
(Gimana dengan kalian gays???)
"ecie,cinta... cinta... cinta...
makan tuh cinta! " malah dapat ejekan dari Siska.
Sejak kejadian terahkir di SMA waktu itu, saat dia melukai aku dengan mengatas namakan cinta, sejak saat itulah aku tidak pernah lagi mengetahui Siska menjalin hubungan dengan seseorang.
__ADS_1
Sepertinya kejadian waktu itu benar-benar memberikan pelajaran besar dalam hidupnya. Tapi, semoga saja kejadian itu tidak membuat dia kehilangan rasa cinta terhadap sosok laki-laki.
"gak kenyang kali Sis makan cinta" sanggah ku.
"ribet deh ya emang cinta itu. Kalo tau bakalan kaya gini, kenapa gak kamu trima aja sih lamaran ustadz Billal. Dijamin langsung kelar semua" entah ada angin apa, Siska tiba-tiba berbicara seperti ini.
"kenapa kamu jadi ada di pihak ustadz Billal? " tanya ku heran, jangan bilang ustadz Billal mulai berani cari dukungan sana-sini.
"ya gak gitu juga.
Tapi emang bener kan, beliau datang jelas dengan maksud untuk melamar, nikah, sah.... kelar kan semua. Pasti gak bakalan ada tuh drama-drama macam kak Joe sama Dian"
aku masih terdiam
"lagian emang bener kan, dalam islam itu melarang untuk pacaran. Selain mendekati zina, juga mencegah perasaan-perasaan yang gak jelas gitu tuh.
Patah hati yang bikin patah semangat. Patah hati yang bikin depresi, patah hati yang bikin nangis bombay, kaya kamu gitu tuh.
Ternyata, gak selamanya jadi primadona itu bahagia"
"isshhttt... ngledek nih" akhirnya gak tahan juga buat nimpuk Siska pakai bantal.
Seperti kata kamu 'mikirin cinta cuma buang-buang waktu'. Tapi kenapa masih kamu lakuin sih, mending kalo beneran jodoh.... kalo ternyata yang dipikirin jodoh orang, makin sakit hati kan?!
Mending yang udah jelas, dilamar-nikah-sah jadi ibadah"
"seperti nya, aku udah kalah satu langkah ni. Alhamdulillah, sahabat ku ini sekarang udah lebih cerdas dari aku" ada rasa bangga melihat perubahan baik pada diri Siska.
"ledekin deh, terserah kamu. Asal jangan ngatain 'ceramah' aja, masih jauh ilmunya"
"haahhhhh, gk taulah Sis. Aku merasa terjebak dalam keadaan ini. Aku terjebak oleh perasaan ku sendiri.
Padahal kamu tau kan, sekuat apa aku berusaha mengabaikan godaan lelaki. Mulai dari jaman SMP, tau gak?
Mana aku tau jika pada akhirnya berada juga pada kondisi ini"
"godaan tuh, cobaan. Makanya harus terus pertebal iman, biar gak goyang"
__ADS_1
"iya yah, kesibukan duniawi ini sudah mengurangi banyak waktu ku untuk menuntut ilmu Ukhrowi"
"minimal hari minggulah, fokuskan buat ngaji.
Pernah si gua ngiri Kay sama hidup kamu, yang penuh dengan popularitas.
Tapi makin kesini, semakin aku banyak belajar di pesantren, ............. sudah gak lagi. hehehehhe" dikira mau ngomong serius, gak taunya malah cengar-cengir dia.
"kalo kata eyang aku nih 'urip kui mung sawang si nawang'
kalo kata orang bijak 'rumput tetangga terlihat lebih hijau'
Hidup orang lain yang sekilas kita anggap indah, belum tentu seperti itu adanya.
Dulupun kalo aku lihat kamu sekilas, enaknya.... bisa maen kemana aja, SMA udah bawa mobil sendiri, gak pernah di kontrol tiap saat. Sedangkan aku apa, SMA bawa motor jauh dikit aja gak boleh"
"iya yah, itulah hidup. Setiap orang punya jalannya masing-masing"
"makanya kita harus pandai bersyukur, biar tidak kufur"
Langit-langit kamar menjadi pemandangan paling bersih malam ini. Sekalipun hanya ada satu bola lampu di sana, tapi putihnya mampu memantulkan cahaya menerangi seisi ruangan.
Mungkin kita tidak akan pernah mampu jika ingin menjadi seperti rembulan, yang menerangi seantero jahat raya. Cukuplah berusaha menjadi sepetak atap yang bersih, sehingga mampu memantulkan cahaya dari satu bola lampu.
Jangan pernah kotori hati mu dengan ingin menjadi sepertimu orang lain, mungkin saja orang lain justru menginginkan hidup seperti mu.
Semua punya kapasitas masing-masing.
________________^_^_______________
dan kapasitas author baru bisa bikin cerita receh 😀
maafkan atas keterlambatan update 🙏
semoga Kayra tidak kehilangan pembaca 😍
tinggalkan jejak untuk yang suka dengan kisah Kayra, supaya author bahagia 🥰🥰
__ADS_1
Love love buat reader semua 😘😘😘
LIKE, VOTE, MOMENT, HADIAH