KALAU SUDAH JODOH

KALAU SUDAH JODOH
Masalah baru


__ADS_3

Tak terasa tiga hari berlalu dengan begitu cepat. Sekalipun berada di posisi sekretaris itu terasa lebih membosankan dibanding terjun langsung bersama adik-adik peserta MOS.


Dua hari yang lalu saat jam pulang sekolah kebetulan aku berpapasan dengan Dimas di gerbang. Jadi kebetulan aku konfirmasi apakah ide menggunakan aku sebagai umpan itu benar usulan dia.


Dan ternyata tidak ada sanggahan. Dia memang terkadang berlebihan dalam bercanda, sebelas duabelas lah sama kak Jo, nyebelin. Tapi karna dia sudah jujur, jadi aku hanya perlu meminta dia untuk meluruskan drama yang kemarin ia buat.


Sementara dirumah, adek sempat aku ajak bicara berdua di kamar.


Ku jelaskan tentang apa-apa yang terjadi disekolah. Sebelum dia salah faham dan mengadu ke mama.


"faham lah kak... kakak aku kan cantik gitu" begitu tanggapan adek.


"taulah. Kamu ini dek. Pokoknya awas aja yah kalo ngadu yang Enggak-enggak sama mama" ucap ku.


"yaelah kak... kalo niat mau ngadu., dari dulu juga sudah aku aduin kakak sama kak Jo"


adek justru membahas nama lain.


"apa maksud kamu?! " aku coba mencari tau tentang ucapan adek.


"kak Jo naksir kakak Khan. Dia mah sering lobi-lobi aku" jawaban dia diluar dugaan ku.


"maksudnya? " aku masih tidak faham dengan maksud adek


"dia itu sering minta info dari aku, tentang kakak. Minta dukungan buat jadi comblangin" jawab dia sambil mengerucut kan bibir.


Sungguh tak disangka, ternyata yah selama ini. Pantes aja kak Jo banyak tau tentang aku. Rupanya si adek biang keroknya. Kenapa gak kepikiran buat interogasi dia yah selama ini.


"ah, kampret luh dek"


"hahaha, maap. Tapi gak papa, kak Jo. baik kok gak. Aku aja sering dapat gratisan. Apalagi kalo nanti jadi ipar, Los maah"


ucap adek yang seperti tak punya dosa

__ADS_1


"hust... kamu yah"


speechless deh.


Mau ngomong panjang lebar juga percuma, anggap saja sudah terlanjur kecurian data.


Memang sih selama ini adek yang sering diajak main kerumah kak Jo. Tak disangka mereka seakrab itu. Dan lagi-lagi, aku yang jadi korban.


Seketika ku dorong adek untuk keluar dari kamar.


**************


(back to school)


"Dimas... jangan lupa ya. Diahir sesi drama harus tamat"


aku kembali memperingatkan Dimas.


"drama apa kak? "


"itu dramanya Aldebaran" jawab ku asal.


Padahal juga itu drama yang mana, critanya macam apa, aku juga gak tau.


"awh, yang bener kak. Tadi malem aku nonton gak ada ket tuh kalo besok episode terakhir" ucapnya kembali.


"drama nya Indra si KETOS sama Kayra gadis boneka"


Tiba-tiba Indra masuk kedalam ruang OSIS.


Dan aku sempat tersentil oleh ungkapan dia baru saja.


"apaan sih Ndra" ucapku singkat.

__ADS_1


"segitu OGAH nya ya kamu dekat sama aku? "


ucapnya sembari menatap ke sisi lain.


Hari ini ruang OSIS lumayan rame. Karena semua lalu lalang mempersiapkan acara Pensiun untuk penutupan MOS.


Berasa kena skak mat.


Mau dijelaskan panjang lebar malah jadi tontonan. Sedangkan diam saja artinya aku harus kembali menerima drama berlanjut. Sementara aku yang menjadi pemeran utama,aku gak mau..... mama tolong???


Kenapa harus kembali dihadapkan pada situasi seperti ini sih.


Aku masih saja menggerutu dalam hati sembari berfikir harus bagaimana.


Kenapa Indra tiba-tiba menjadi sensitif begitu, gak mungkin lah dia PMS.


"kalo mau pacaran tunggu ntar,pulang sekolah"


gebrakan Siska mengagetkan ku.


Tanpa ku sadari sudah tidak ada satu anak pun di dalam ruang OSIS. Justru Siska yang kali ini menyelonong masuk.


Gak tepat banget, pagi-pagi suasana sudah tidak menyenangkan.


Daripada aku harus buka mulut justru akan terjadi keributan. Mending aku lari aja ke kelas, nyariin 3M.


Siska kan sudah ada pawang sendiri, tuh si Indra. Dijamin langsung jinak.


______________^_^____________


author ijin ikut kabur juga ya, Adzan sudh berkumandang.


sabar dulu yang mau tau endingnya drama Indra si Ketos sama Kayra gadis boneka

__ADS_1


see you 😍😘


__ADS_2