KALAU SUDAH JODOH

KALAU SUDAH JODOH
Kepo


__ADS_3

Ada tamu istimewa, sampai mama rela terjun kembali ke dapur di tengah-tengah kesibukannya. Padahal dibelikan saja juga gampang. Gak bisa keluar sendiri, pesan online juga sampai sendiri. Hari gini mah semua serba mudah.


"adek sama papa kemana ma? " tanya ku di sela-sela membuat adonan kue


"ke rumah teman papa, ambil barang"


"hemp, selalu deh ikut ke mana-mana"


"ya gak papa sih kak, kan papa jadinya ada teman ngobrol. Selama papa gak keberatan dan tidak mengganggu, kenapa tidak"


"hemp, iya-iya"


"ma... mama"


"apa...... "


"mamanya kak Jo suka ngomong aneh-aneh gak sih sama mama"


"ngomong aneh gimana? "


"cerita gak, kalo gak kak Jo suka ceritain aku sama mamanya"


"hemp.... kakak, hayo ada apa sama Johan? "


"mama ih. Ditanya malah interogasi 😌"


"kenapa memangnya? "


"kak Jo suka godain gitu kalo lagi sama keluarganya. Kalo di rumah apa juga suka ceritain aku gitu ma, sama mamanya? "


"nah... ini. Kenapa tanya itu sama mama. Sama yang bersangkutan pasti dapat jawaban yang lebih tepat"


"gak bakalan. Bisa geer dia. Gengsi jugalah ma, dikiranya aku kepo"


"lha ini... apa namanya bukan kepo juga? keponya lewat mama"


"haaaa maaaamaaa gak asik ah"


"anak gadis mama sudah besar ini. Mau nikah sambil kuliah? "


"tidak tidak, big no! mama suka asal. Nikah sama siapa juga, huh! "


"Palingan hanya iseng. Karena kamu kan pendiam kak, kalo gak di goda gak ada suara"


mendengar penuturan mama hati ku sedikit lega. Semoga saja hanya sebatas itu, sekalipun sebenarnya lebih dari itu. Mama saja yang tidak tau.

__ADS_1


Selesai membuat adonan kue aku tinggalkan mama untuk solat dzuhur. Sembari berjalan ke kamar aku buka HP sekilas. Ada pesan dari Siska


"main yook Kay, aku jemput ya. Lagi suntuk di rumah"


yang mentang-mentang bebas kemana saja sendirian


"gak bisa, mau ada tamu. Sorry" ~send


ttrriing


"tamu siapa, kaya yang lagi lamaran. Gak bisa gitu ditinggalin aja"


"kepo! kesini aja kalo pengen tahu" ~send


ttrriing


"beneran nih aku ke rumah kamu? "


"iya kesini aja kalo mau. Ntar aku kenalin sama cowok ganteng" ~send


tteriing


"katanya mau ada tamu. Ntar aku di cuekin lagi. Udah jatuh tertimpa tangga pula 😭"


ttrriing


"bercanda nih. Bisa rusak tubuh seksi aku kalo ngikutin kamu yang makan terus. Ok deh, aku berangkat"


tanpa membalas pesan dari Siska lagi aku segera mengambil wudhu dan solat.


Baru juga selesai salam suara deru mobil sudah memasuki rumah.


tenang, yang sedang ibadah harus tetap khusyuk


Setelah aku lanjutkan dzikir dan membaca alquran Qur'an satu halaman, aku akhiri solat ku. Tidak lupa mengganti baju dengan baju panjang dan hijab.


Beberapa hari yang lalu sempat dapat pesan dari anak ustad, siapa lagi kalau bukan Dian.


"makin cantik pakai hijab. Lebih bagus lagi kalau bisa istiqomah. Pakainya setiap saat, saat keluar rumah, bertemu dengan lawan jenis yang bukan muhrim. InsyaAllah itu akan lebih menjaga kamu"


entah kenapa,merasa bahagia diperhatikan sama dia. Tapi tadi lupa, waktu ketemu di rumah Melan aku tidak mengenakan hijab. Kan memang niatnya cuma ketemu Melan. Siapa tau ada dia di sana. Anggap saja bonus bisa melihat rambut indah ku, hehehe. Padahal itu aurat, yang bisa menjadi dosa.


Begitu aku membuka pintu, betapa kagetnya kak Jo sudah di depan pintu.


"astagfirullah, kak Jo"

__ADS_1


"kenapa, kaget ya disamperin orang ganteng"


"yeeee PD! " (PD\=Percaya Diri)


"kamu sih katanya solat lama amat. Kirain ketiduran. Makanya mau di ketuk barusan pintunya. Untung bukan muka kamu yang kena ketuk"


"jadi tamu harus sabar menunggu"


"hayo lagi ngapain, dandan ya"


"kepo!"


"gak usah dandan juga udah cantik"


"memang cantik dari sananya"


sepanjang berjalan menuruni tangga kami ribut berdua. Sampai tidak sadar diperhatikan sama mama-mama dibawah.


"kenapa sih ini" tegur mama


sementara aku tersenyum sembari menyalami kedua orang tua kak Jo. Kak Jo juga tidak menjawab malah menciumi adiknya. Padahal baru berapa menit ditinggalkan, rasanya seperti yang sudah rindu berat. Begitu sayang nya dia pada si adik.


"Kayra gak ikut pergi" tanya mama kak Jo


"gak tante, tadi lagi main di depan. Sebentar lagi juga ada teman mau datang"


"cewek apa cowok nih" kak Jo dengan cepat memberi pertanyaan


"kepo"


melihat isi meja yang sudah ada kue tapi belum ada air minum, akhirnya aku menyusul mama ke dapur. Aku bantu mama untuk menyiapkan segala sesuatunya sebelum Siska datang.


Tak lupa juga aku siapkan hidangan di lantai atas untuk menyambut kedatangan Siska. Dia memang tidak suka makanan berat apalagi manis, takut gemuk katanya. Tapi kalau makanan ringan, gak nolak. Setoples juga amblas.


______________^_^____________


hay-hay, yang lagi nyimak kelanjutan kisah Kayra sambil nyemil-nyemil juga boleh. Apalagi pas musim hujan begini, nyemil yang anget-anget mantap 👍


sudah ah, jadi ngomongin makanan terus.


Terima kasih untuk semua yg sudah mampir. Terimakasih atas dukungannya, semangat pagi untuk semua.


Semangat buat yang nulis, semangat juga buat yang baca.


bigLove 😘😘

__ADS_1


__ADS_2