KALAU SUDAH JODOH

KALAU SUDAH JODOH
Suami SO-COOL


__ADS_3

Udara kampus siang ini cukup terik. Setelah dari perpustakaan mengembalikan buku, aku berbelok ke kantin yang berada di ujung perpustakaan. Salah satu kantin favorit ku dengan menu gado-gadonya. Seringkali setelah berjam-jam di perpustakaan bersama Siska, begitu keluar kantin ini menjadi tujuan kami.


Sekarang aku duduk seorang diri, betapa sepinya dunia ini, hihihi.


Jadi merindukan Siska. Merindukan teman-teman yang lain juga, mengingat betapa gaduhnya kami berempat saat di kantin SMA dulu.


Sembari menunggu makanan datang aku kembali mengeluarkan handphone. Mengecek grup sahabat, yang kini sudah sepi senyap. Pasti penghuninya sedang sibuk sendiri-sendiri. Akhirnya aku men-scroll pembaruan-pembaruan di sosmed. Sampai jari ku berhenti saat melihat pembaruan dari akun joE.funKey, tak lain adalah akun milik kak Johan. Ku lihat sebuah kehidupan baru disana, rasa syukur terucap dalam hati ku. Dan yang membuat aku sempat berhenti sejenak, bahkan membaca caption yang tertera hingga berulang kali, munculnya foto kebersamaan kak Jho dan adek. Disana memang foto lama terpasang, namun yang di ungkapkan adalah hal baru.


Saking aku terpesona dengan unggahan kak Jho, sampai tak sadar jika seseorang tengah menghampiri ku.


"beruntung cuma asik sama HP" ucap Dian begitu duduk di samping ku.


"ewh,sayang" ku tengong sekilas ke arahnya dengan menampakkan senyum termanis ku. Jika tidak, mungkin setelah ini aku tidak akan memegang HP lagi.


"siapa sih, serius sekali?" tanya Dian dengan mencondongkan badan ke arah ku.


Bertepatan dengan itu datang segerombolan mahasiswi dengan kehebohan mereka saat melihat ada Dian disana.


Alih-alih mengintip HP yang sedang ku pegang, jadinya malah dapat kecupan dadakan.


"ewh...kak Dian"


"kak Dian kapan datang"


"kak Dian tumben ke kampus"


"kak Dian kok gak kasih kabar kalo main ke kampus"


"kak Dian so sweeeett, pake acara cium istri di depan kitaaa-kitaaa" seketika langkah mereka terhenti namun tidak dengan mulut mereka.


"kak Dian mau donk di cium juga, ewhh"


akhirnya malah mereka sibuk menimpali salah satu teman yang keceplosan bicara.


"sungkan dikit napa, jelas-jelas udah ada yang punya" celetuk ku.


Aku memandang Dian dengan tatapan penuh tanda tanya sekaligus tak suka. Sementara yang ditatap pasrah seolah tak tau apa-apa.

__ADS_1


"yaaangg, kamu ngrusak acara makan ku" protes ku.


"boleh ngefans, tapi yang tertib kalo mau tanya-tanya" ucap Dian sambil berdiri dengan nada tegas.


Haiisstt, dalam hati ingin tertawa. Narsis juga ternyata suami aku nih.


"sory ya, kita makan duluan nih" kata Dian sambil menyendok gado-gado yang ternyata dimasukkan ke dalam mulut ku.


"iya kak, silahkan di nikmati" kata salah seorang diantara mereka.


"kak Kayra, bolehkan kalo kita ngeFans sama suami kakak?" tanya mereka yang lain.


Pertanya macam apa ini?? Seketika Dian yang terbatuk-batuk. Beruntung aku tidak tersedak (seperti di novel-novel tetangga).


"memangnya kampus ini sudah kekurangan cowok jomblo!" sinis ku.


"sayang sudah, gak usah di dengar" kata Dian.


Seketika makanan ku berhenti di tenggorokan rasanya. Enak saja gak usah di dengar, jelas-jelas bicara langsung di depan ku. Dasar cowok, lagaknya aja posesif. Giliran dia yang punya fans, di lindungi.


Udara yang sudah panas terasa semakin mendidih. Makanan segera ku telan dan seketika ku teguk es jeruk yang masih penuh, hingga habis tak tersisa.


Tanpa menunggu ibu kantin yang masih sibuk menyiapkan makanan, aku meninggalkan uang seratus ribu diatas meja dan berjalan bergegas meninggalkan kantin.


"yaawh, kak Dian pergi dewh. Kamu sih bikin istrinya marah"


"iya..kamu nih. Gak usah napa bicara-bicara *******"


Masih saja terdengar suara-suara sumbang.


"sayang, gak usah ngambek donk" pinta Dian.


"kenapa ikutin aku, temenin aja fans kamu sana" suasana hati ku sudah tidak baik.


"sayang, aku juga gak tau bakalan ketemu mereka" sanggah Dian.


"owh, berarti sebelum-sebelumnya memang sering ketemu" protes ku.

__ADS_1


"ya gak sering juga. Tapi emang sudah dari lama Vira and the geng itu suka heboh kalo ketemu sama aku" kata Dian jujur.


Entah aku harus menghargai kejujurannya atau tetap dengan ego ku. Yang pasti aku merasa kesal. Andai saja itu terjadi pada ku, sudah pasti dia marah besar. Dan hilang sudah kebebasan ku berteman. Sejauh ini saja setiap nama laki-laki di kontak handphone, dia harus tau. Sempat semalam suntuk begadang hanya untuk membahas nama-nama yang tersimpan di kontak handphone.


Jadi yaaaah, enak saja kalau aku gak boleh cemburu. Gak adil donk yaaa


"sayang, ayo masuk mobil. Mau kemana?" tanya Dian sembari mengikuti langkah ku.


"nunggu ojek, di depan" kata ku singkat.


"apaan sih. Sini batalin. Gak ada ojek-ojek an. Enak aja sopir ojek deket-deketan sama kamu. Gak boleh" Dian berupaya mengambil HP di tangan ku.


Hadewh... Waras gak sih ni suami, namanya ojek. Yakali harus jaga jarak semeter.


"pak satpam, tolonggg. Ada yang ganggu saya" nasib baik sedang memihak ku. Kebetulan ada satpam yang sedang berjalan menuju arah kami.


Dengan sigap pak satpam berlari dan menahan tangan Dian.


"kamu ini mau belajar apa jadi preman di kampus" gertak pak satpam.


Seketika aku berlari menuju gerbang terdekat. Padahal belum tau akan berlari kemana. Karena memesan ojek hanya alasan ku saja.


"pak, bapak ini satpam baru ya. Kok bisa gak kenal saya.


Saya sudah lulus pak, mantan ketua BEM angkatan *** , coba bapak cari tau.


Dan itu tadi, istri saya bapakkk. Dia lagi ngambek gara-gara ketemu mahasiswi yang nge-fans sama saya.


Sekarang istri saya kemana?? bapak harus tanggungjawab. Bantu saya nyari dia"


"lha...iya. Memang saya satpam baru.


Jadi gitu ya mas, maafkan saya mas. Mari saya bantu cari si neng"


Dari balik jendela aku mengintip dua orang yang tengah kelimpungan meneriaki nama ku. Rasanya lucu, ingin tertawa, tapi sepertinya tak sopan. Mengerjai suami juga pak satpam. Kekanakan gak sih sikap ku ini?


Awas aja kalau setelah ini Dian masih so cool dihadapan cewek-cewek dan tebar pesona, ku pastikan aku kabur dari apartemen. Pulang ke rumah mama.

__ADS_1


____________________^_^____________________


__ADS_2