KALAU SUDAH JODOH

KALAU SUDAH JODOH
Rencana


__ADS_3

Selepas kak Jo pergi, aku kembali masuk rumah dan naik ke kamar. Mumpung masih ingat permintaan kak Jo untuk menghubungi nomor dia.


Aku kirim pesan saja, karna setelah ini mau kerumah Melan, sudah janjian tadi.


Setelah mengirim pesan ke kak Jo, aku segera mandi kemudian sholat ashar.


Sewaktu aku turun Mama dan adek sudah berada di ruang tamu. Berati butik sudah tutup.


"ma mau kerumah Melan" aku berpamitan, karna sudah menjadi kebiasaan dirumah kami kemanapun pergi pamit, padahal juga hanya di depan rumah.


"lha... itu di depan ada kak Melan" adek memberi tau ku.


"kok gak kasih tau" aku sembari berlari ke arah.


Benar saja, ada Melan tapi menunggu di depan gerbang. Tumben gak langsung masuk, batin ku.


"dari tadi Mel" tanya ku begitu sembari membuka pintu gerbang


"gak juga. Ada kak Dian dirumah, baru juga masuk pas aku lagi di depan. Ya sudah aku lari aja kesini" Melan memberi tau.


"ngobrol di sebelah aja yok" aku giring Melan ke butik.


Begitu aku geser-geser gerbang, susah dibuka. Eh ternyata ikutan di kunci.


"kita kerumah Ninik aja yok" Ninik itu nama panggilan sayang Melan pada neneknya. Karna diwaktu kecil dulu dia susah menyebut Nenek, ahirnya jadi 'Ninik' hingga terbiasa sampai sekarang.


"yakin aman"


"yakin"

__ADS_1


saat itu juga kami sudah melangkahkan kaki ke rumah Ninik, yang rumahnya tepat berhadapan sama butik.


Kami langsung berjalan masuk dan berhenti di taman samping rumah.


"gimana udah ngaku belum si maling"


aku langsung memulai obrolan, karna sudah gereget.


"untuk pertama kalinya aku bohongi kamu Melan, maafkanlah"


"Mel.. "


"eh... iya. Tadi itu pas dia kerumah pengen aku tanyain lagi, tapi Khan udah janjian sama kamu. Jadi yah belum"


"ekhm, gini deh Mel. Aku mau kembalikan semua barang-barang dia. Aku udah bener-bener muak. Semakin lama aku melihat benda-benda itu, semakin di ubun-ubun kekesalan ku"


"udah barang lama, expired" jawab ku kesal


"sekalian deh nanti aku bantuin buat introgasi, apa aja yang sudah dia curi dari HP kamu"


"yakin kak Dian mau ngomong? "


"yah makanya, kita bikin rencana dulu. Gimana caranya dia mau ngomong. Kamu Khan adeknya, masa sedikit aja gak tau kelemahan dia sih"


"ekhm...... " Melan nampak berfikir.


"gini aja, ajakin dia keluar dari sarang. Dengan gitu khan bebas kita mau ngomong apa aja. Mau neriakin dia, bentak dia, omelin dia, nanti biar aku pasang muka garang"


"hwhwhwhwhwhh ckckckck" Melan malah menertawai aku

__ADS_1


"ya bisa lah. Gini-gini terlalih, biarpun gak berbakat jadi orang jahat"


"jadi kamu sih Kay yang tegangan nya semakin tinggi. Itu rencana kamu, kalau menurut ku sih.... ini waktu yang tepat buat kalian untuk saling bicara. Mau sampai kapan cinta dianggap sebagai kebencian? minimal harus terungkap, selanjutnya terserah kalian lah mau seperti apa.


Mungkin kak Dian bisa bersandiwara sekian lamanya. Tapi aku, apa aku bisa bersandiwara lebih lama dari kamu Kay?? "


"Gimana, bisa kan ngajakin Dian keluar dari sarang? "


"bisa aja sih. Tapi aku gak ikut marah-marahin kakak loh ya. (cari aman aja, begitu gak Dian muncul aku cari alasan buat pergi) "


"oke, deal. Kapan terus"


"terserah kamu aja bisa kapan. Kamu kan masih sibuk di OSIS. Siang loh ya ketemuannya"


"iyalah siang. Mana berani malam-malam. Sepulang aku dari sekolah aja gimana? Kan kamu berangkat sama kakak kamu itu, kalau aku pergi sendiri nanti ditanya-tanya Mama"


"oke deh, besok... lusa... atau kapan"


"besok aja, ada persiapan materi MOS. Selebihnya libur lagi sampe sekolah masuk ajaran baru"


"ok siyap"


"ya udah aku balik, ogah tiba-tiba kakak mu muncul"


"ya udah, aku juga mau balik"


************^_^***********


rencana Kayra, atau rencana Melan yah yang akan berhasil????

__ADS_1


__ADS_2