Legenda Raja Abadi

Legenda Raja Abadi
Onsen


__ADS_3

Saat pagi masih petang Mao Yu mengunjungi sebuah pemandian yang sangat bagus di kota transit.


Semalam dia banyak mendengarkan bahwa pemandian ini adalah hal terbaik yang ditemui di kota.


Dengan sajian pemandangan alam, kolam berendam dengan mata air panas. Onsen.


Bagi para pedagang, relaksasi dengan perendaman merupakan solusi luar biasa atas tubuh yang lelah.


Air hangat merelaksasi otot. Rasa capai dan pegal menjadi hilang digantikan rasa nyaman yang luar biasa.


Pembuluh darah mengendur dan menjadi elastis. Sirkulasi darah menjadi sangat lancar, distribusi nutrisi dan pengangkutan zat sisa dapat segera ditujukan ke mekanisme pembuangan.


Pori-pori kulit yang melebar, melepaskan berbagai racun tubuh dengan cepat.


Inilah surga dunia.


Jam saat pagi buta adalah waktu yang baik. Karena sangat sepi bahkan hampir tidak ada pengunjung. Mao Yu memanfaatkan ini untuk memanjakan dirinya.


Jade kristal menengah dilemparkan pada resepsionis untuk hak berendam di kolam level teratas. Karena Kong Kecil ikut dia dikenakan biaya separohnya.


Meskipun dia seekor monyet masihlah dihitung sebagai pengunjung pula.


“VVIP pria silahkan mengambil lorong sebelah kiri.” Petugas dengan ramah menunjukkan jalan.


Mao Yu bergegas menuju arah yang ditunjuk. Tibalah dia di ruangan yang cukup indah. Ini adalah ruang ganti.


Mao Yu segera melepas semua pakaian dan menyimpan di cincinnya. Dia hanya berbalut handuk siap menuju perendaman kelas utama.


Masih dengan tubuh kurus yang kecoklatan, otot yang minim serta tinggi rata rata. Mao Yu benar-benar hampir tak berubah sedikit pun selama kurun waktu yang cukup lama berlalu.


Pagi masihlah berkabut agak tebal. Mao Yu melangkahkan kaki hingga ke tepi perendaman.


Dengan tes mencelupkan kaki di dalamnya dia berkomentar dengan senyum senang.

__ADS_1


“Hangatnya pas...”


Kong Kecil segera menceburkan diri, oh sungguh sangat menyenangkan. Wajahnya memerah dengan handuk kecil di atas kepalanya.


Inilah yang disebut sebagai monyet berendam di air panas.


Mao Yu pun melakukan hal yang sama. Handuk dia lemparkan jauh. Dia segera menceburkan diri.


“Oh, Kong Kecil rasanya nyaman sekali.”


Dengan mata terpejam Mao Yu merasakan seluruh tubuhnya seperti dilenturkan. Rasanya ingin sekali tidur.


Saat membuka mata, Mao Yu melalukan mudra ringan dengan tangannya. Seekor kupu-kupu kecil dengan sayap hitam tercipta dari kehendaknya.


Kupu-kupu terlihat ringkih saat terbang dengan sayapnya, bahkah angin yang lemah pun mengganggu stabilitasnya di udara.


Dengan senyum bahagia, Mao Yu melepas kupu-kupu. Dia terbang dengan gontai keluar dari pekarangan perendaman air panas.


Mao Yu kembali memejamkan mata. Ini adalah waktu santai terhebat yang dia alami dalam beberapa waktu terakhir. Dia sangat menikmati.


“Perempuan kamu salah kamar !!!” Mao Yu melotot. Dia meraung.


“Ah, Kamu lagi !!!”


“Kamu wanita pergi dari sini, kamu merusak kebahagiaanku !!!”


“Aku ini lelaki, apa matamu buta !!!” Pemuda cantik menyalak.


Mao Yu mengambil kerikil di sekitarnya dan segera melempari pemuda cantik di depannya. Dia sangat sebal dan risih dengan orang ini.


“Aduh... Aduh...!!” Pemuda cantik terkena beberapa lemparan batu.


Dia mulai marah juga, dengan kekuatan origin dia membuat ombak di air kolam. Cukup cepat dan mulai menerjang Mao Yu.

__ADS_1


Airnya menggulung dan memutar Mao Yu ke dalam pusarannya. Meskipun kolam dangkal, dia sempat diputar beberapa kali di dalam air.


“Bleeerghh...” Mao Yu sempat mencicipi air kolam beberapa teguk.


Dengan hentakan kuat pada lantai, Mao Yu dapat segera meluluskan diri. Dengan sigap dia melakukan hal yang sama. Namun dengan kekuatan gelombang air yang lebih kuat.


Pemuda cantik merasa serangan ini sangat tega. Sungguh sangat tega. Dia memprediksi jika sampai tergulung oleh pusaran, dijamin akan mengalami pingsan karena kekenyangan menenggak air saat ditenggelamkan.


Di tengah rasa bahaya, dia melepas semua kekuatannya.


Api ungu muda berkobar dengan nyala yang sangat terang. Pemuda cantik berada para poros seolah dia adalah bahan bakarnya.


Api terus memadat dan menyatu dengan setiap lekuk gelombang air yang diciptakan Mao Yu.


Api yang berkobar hebat tidaklah bersuhu panas, namun dengan cepat dia meniadakan serangan Mao Yu dengan cara mengeringkan air kolam sepenuhnya.


Kabut pagi makin menipis, hingga akhirnya angin sepoi bertiup santai menerbangkan semua kabut yang tersisa ke langit.


Tinggallah mereka berdua berdiri berhadapan dengan pandangan yang sangat jelas di antara keduanya.


“Bah, jelas kamu perempuan !!!” Mao Yu masih meradang hebat.


“Matamu perlu berobat !!!” Pemuda cantik dengan perasaan jengkel segera melilitkan handuk dari penyimpanannya. Segera dia meloncat dari kolam kering. Meninggalkan Mao Yu dengan langkah cepat penuh kemarahan.


Kong Kecil membuka mata.


“Tuan, ke mana air kolamnya pergi ?” Kong Kecil terbangun dari tidurnya.


“Kembali ke dalam tanah, diminum bumi !” Mao Yu membentak.


Kong Kecil “ ... ???... ”


Mao Yu melompat keluar kolam, dia bergegas ingin segera kembali pulang. Liburannya gagal total. Moodnya hancur lebur.

__ADS_1


Siapa pun yang membuat ulah dengannya hari ini dijamin berakhir dengan buruk.


__ADS_2