Legenda Raja Abadi

Legenda Raja Abadi
Lubang Cacing? Portal?


__ADS_3

Assisten Ning menggerutu sepanjang perjalannya menyusuri jalur kanan. Di ujung jalur kanan dia mendapati saluran yang baru ditemukan oleh penambang yang diduga mengarahkan pada harta karun.


Dia segera melesat dengan penerbangan kilat menyusuri lorong baru.


Dalam misi ekspedisi tambang Klan Mo. Duo Asisten Ning dan Mao Yu adalah orang yang pertama mendaftar. Ini memungkinkan duo ini mencapai ujung lorong terlebih dahulu untuk menguak misteri tersembunyi.


Termasuk juga dengan resiko bahaya yang menjadi ancaman duo. Setidaknya dalam pemikiran Asisten Ning jika berhadapan dengan bahaya di luar kendali. Cukup mengambil retret dengan instan dan mengabarkan potensi bahaya pada aula jasa. Demikian ini Asisten Ning sudah mendapatkan reward poin jasa yang lumayan cukup menggembirakan.


Namun mana ada manusia tanpa rasa ingin tahu tinggi?


Dan mana ana manusia yang tidak memiliki keserakahan dalam hatinya? Walau setitik saja.


Dalam hal ini Asisten Ning juga sangat mengharapkan dialah yang menjadi penemu pertama harta karun sehingga dia bisa melabelkan klaim atas kepemilikan harta tersebut.


Asisten Ning masih mengumpat karena tidak kooperatifnya Mao Yu dalam misi ekspedisi ini. Namun dalam hati dia juga sedikit bergembira. Jika dia beruntung akan harta, dia tak perlu berbagi dengan Mao Yu.


Asisten Ning sedikit melambatkan penerbangannya. Dia menangkap beberapa sosok berdiri jauh di depannya dalam penerangan batu alami di dinding gua.


Dia memasang kewaspadaan tinggi untuk merekam informasi atas sosok-sosok tersebut. Dia pun segera mengenali di antara empat sosok itu adalah Asisten Yu. Maka, dia segera menghampiri kerumunan.


Semakin mendekat Asisten Yu melihat di samping Asisten Yu seorang pria tinggi dengan badan dan otot tebal mengenakan hakama dengan gauntlet baja di kedua tangannya.


Di sebelahnya seorang pria tua dengan rambut putih yang sangat panjang.

__ADS_1


Di sebelahnya lagi seorang tante pendek bertubuh bola.


“Asisten Yu…. Siapa mereka dan apa yang kalian sedang lakukan?” Asisten Ning menyapa. Sementara Mao Yu diam tak merespon sama sekali. Dia mengabaikannya.


“Tuan Muda Ning, sebaiknya anda sedikit mengambil langkah mundur.” She Laode berkata dengan ramah.


“Siapa kalian ?” Asisten Ning menaruh kecurigaan bahwa Mao Yu melakukan persekongkolan dengan kekuatan luar.


Suasana menjadi tegang. Asisten Ning menaruh kewaspadaan tinggi pada gerombolan Mao Yu. Sementara Mao Yu dan rekannya juga penuh konsentrasi pada sebuah titik di depan mereka.


“Kakak Yang, maaf baju ganti yang kubawakan semua kekecilan. Tak kusangka Kakak Yang tumbuh menjadi sebesar ini.” Mao Yu mencoba mengendurkan ketegangan.


“Hanya rok hakama ini yang sesuai. Sudahlah lebih dari cukup, Hahaha…” Shen Yangxuan tertawa.


“Portal sebentar lagi akan terbuka. Aku akan membuat array blockade dengan segera. Aku sangat percaya diri dengan kekuatan array dan beberapa benda pendukungnya. Namun jika ada yang lolos aku tak bisa membantu sama sekali. Aku terus menahan array penutupan portal.” Bibi Bu berpakaian sarjana mengutarakan sebuah kondisi.


Mao Yu mengaktifkan fisik naga, tidak begitu mencolok seperti yang ditunjukkan pada Wan Hanma di dunia kura-kura istana putih. Namun tidak mengurangi rasa efektifitasnya.


Mao Yu memilih langkah ini untuk menyembunyikan jati diri sebenarnya bahwa dia adalah seorang dari ras jiwa. Target buruan surge di langit. Sebisa mungkin dia tidak menggunakan teknik jiwanya sama sekali.


Terlalu riskan dan berbahaya.


Bagian gua yang luas ini merupakan titik terkuat di mana portal dari lubang cacing akan muncul. Bibi Bu mendeteksi secara akurat dengan trigram canggihnya.

__ADS_1


“Aku meyakini pembukaan portal di lubang cacing ini adalah pekerjaan yang lama dan rumit. Mereka dari luar menghabiskan sumber daya yang cukup lumayan menguras perbendaharaan.”


“Dan juga siapapun yang berhasil lolos kemari pastilah dia dalam kondisi tidak seratus persen saat kondisi puncaknya. Karena gejolak ruang dan waktu pasti akan sangat berat untuk dilalui. Jelas akan menguras semangat dan vitalitas penerobos.”


“Kita tidak tahu seberapa kuat, namun kita mendapat diskon yang cukup berarti saat berhadapan dengan mereka.” She Laode berspekulasi.


“Aku membenarkan ucapan belut lezat ini. Sayang aku tidak membawa bawang dan panci. Jika mati sayang jika tak dimasak menjadi soto belut.” Bibi Bu sepakat.


She Laode “ … “


Bibi Bu menerbangkan ratusan bendera array pada titik titik tertentu. Mereka saling berkait dan berubah posisi secara teratur dan harmonis.


Formasi array yang dinamis. Sangat indah untuk dilihat sebagai sebuah pertunjukan.


IIIIINNNN IIINNNNNIIIIIIIIIIIIIIIII…………..


Assisten Ning mengambil langkah mundur. Dia merasakan gejolak energy yang gila pada rangkaian array dinamis yang dikendalikan Bibi Bu.


“Apa-apaan ini?” Asisten Ning terbelalak.


She Laode mengeluarkan senjata berbentuk cemeti sedangkan Shen Yangxuan memukulkan kedua tangannya sehingga gauntlet membunyikan suara baja yang bergema dan percikan api berwarna hijau.


Udara menjadi lebih dingin dan mencekam.

__ADS_1


Di hadapan mereka semua muncul percikan percikan api dari berbagai tempat yang acak.


“Portal akan mulai terbuka…” Mao Yu menatap dengan waspada.


__ADS_2