Legenda Raja Abadi

Legenda Raja Abadi
Bapa


__ADS_3

Mao Yu mendapatkan perawatan luka luka oleh Wan Hanma, goresan dari bebatua di dunia kelima cukup tajam, menggores dan melukai beberapa tempat di tubuh Mao Yu.


Sementara dua muda Lei duduk dengan rasa malu bercampur sebal. Bisa bisanya terprovokasi oleh pemuda berkostum compang camping mirip cosplay gembel.


“Putri, mengingat dia orang dari Benteng Tua Leluhur dan berada di kedai ini. Pastinya dia bukan orang sembarangan. Mungkin dia murid inti atau utama.” Pemuda Lei memiliki rencana dalam pikirannya.


“Aku mengerti isi pikiranmu.” Gadis Lei sudah menduga apa yang akan dilakukan rekannya.


Pemuda Lei mengarahkan pandangannya kepada Mao Yu untuk menyampaikan beberapa hal sesuai dengan rencananya.


“Gala Muda Tiga Belas Dunia dihelat di dunia keenam. Tuan rumah pada even akbar ini adalah klan kami, berbagai jenius dari seluruh dunia akan berkumpul dan membuktikan diri layak dan tidaknya menjadi pilar kekuatan bangsa di masa depan.”


“Dunia Pertama tempatmu berasal selalu abstain dalam beberapa millenium terakhir karena minimnya bakat di sana. Baru baru ini Benteng Tua Leluhur telah membuat nama untuk mereka. Sepertinya ini kesempatan bagimu untuk datang ke gala.”


“Tidak tertarik...” Mao Yu mendengus.


“KAMU...” Pemuda Lei muntab.


Pemuda Lei naik pitam hingga wajahnya memerah. Mendapat jawaban abai dengan tanpa memperdulikan status dirinya sebagai putra penatua terhormat.


Dalam sepanjang hidup, dia selalu banjir rahmat dengan kata sanjungan dan penghormatan. Baru kali ini dia mendengar kata diucapkan untuknya sangat tidak sedap didengar.


Namun dia menahannya, rencananya akan dibilang berhasil saat mampu mengundang Mao Yu menghadiri perhelatan.

__ADS_1


“Hadiah yang disiapkan cukup menarik. Sangat dirindukan oleh kultivator muda sebagai bekal kemajuan tak terbatas mereka di masa depan. Salah satunya Pil Rekontruksi Fisik, yang akan meningkatkan potensi diri. Ini sangat langka didapat.”


Wan Hanma mencibir, apa yang lebih mumpuni daripada rekontruksi fisik yang telah dia alami. Dia benar-benar seorang kutu yang meloncat menjadi naga. Apa yang digadang gadang Pemuda Lei ini bahkan tak menyentuh hasratnya sama sekali.


Sedangkan Mao Yu abai, entah dia niat tidak mendengarkan atau seperti orang tuli sejati.


“KAMU...” Pemuda Lei benar benar kehilangan kesabaran. Namun segera ditenangkan oleh gadis di sebelahnya. Dia mengambil tempat duduknya kembali sembari membuang muka.


“Rekan, jika anda berhendak datang silahkan menuju perhelatan, kami akan siap menyambut kedatangan anda. Pintu rumah kami terbuka untuk siapa pun tamu dari kalangan jenius dan berbakat.” Gadis Lei menengahi.


“Menarik, mungkin aku akan ada bisnis dengan klanmu nantinya.” Mao Yu akhirnya membuka suara.


“Kata bisnis sangat menarik bagi klan kami, kuharap kita mencapai transaksi yang saling memberikan keuntungan dan kepuasan.” Gadis Lei sangat dapat memanfaatkan situasi. Dengan masuknya Benteng Tua Leluhur yang kini naik daun menjadi relasi Klan Lei. Baginya ini adalah sebuah pencapaian yang dinilai cukup bagi klan.


Mao Yu merespon dengan senyuman.


“Namun, kamu harus membawa harta yang dapat diperhitungkan yang mewakili Benteng Tua Leluhur agar diterima sebagai peserta gala. Kuharap bentengmu tidak mempermalukan diri sendiri.” Pemuda Lei lanjut mencemooh.


“Kami tak kekurangan harta apa pun. Daun daun kering yang berguguran di halamanku sudah bisa membuat tigabelas dunia menggila.” Mao Yu segera merespon.


“KAMU...”


Gadis Lei menggelengkan kepalanya. Dia tak tahu harus berbuat apa demi mengendalikan rekan di sampingnya. Hanya bisa berkata tenanglah... tenanglah...

__ADS_1


Sebagai klan yang memiliki kuasa mutlak dan pengaruh besar. Meninggikan harga diri dan kesombongan sudah menjadi selayaknya adat istiadat bagi para anggotanya. Hanya saja Pemuda Lei yang darahnya telah mendidih ini masih memiliki logika kuat bahwasanya dia berada dalam misi yang sangat penting.


Beberapa tetua dan pakar klan diam diam mengawasi dari kejauhan. Mengingat komoditi yang akan dibawa dua muda ini sangat penting. Mereka tak lantas lepas dalam pengawalan yang sangat ketat hingga bijih logam yang menjadi transaksi dengan bangsa trent sampai dengan aman di gerbang klan.


Wan Hanma yang sedari tadi merawat luka luka Mao Yu tampak telah selesai membalutkan perban. Dia membawa ember berisi air kotor dan sisa sisa sampah potongan perban ke bagian belakang kedai.


Pak Tua Mu Tou kembali dari bilik pribadinya. Menyerahkan token yang telah diisi bijih logam kepada muda mudi Lei.


Tak menunggu lebih lama lagi, keduanya segera meninggalkan kedai. Namun tatapan mengganas Pemuda Lei membidik Mao Yu sesaat sebelum melangkah meninggalkan pintu.


Kini meninggalkan Mao Yu dan Pak Tua Mu Tou seorang di dalam kedai.


“Aku tidak akan menyia-nyiakanmu. Mengingat di masa depan kekuatan bangsamu sangat dibutuhkan untuk naik ke atas. Bukankah itu juga keinginanmu bahkan juga keinginan leluhurmu?”


“Mengobrak abrik tempat itu membutuhkan kekuatan dan sumber daya tak terbatas. Kami sangat lemah dan terbatas, apa yang anda tawarkan untuk membantu kami? Jujur, aku telah memantapkan tekad memutuskan hubungan dengan Klan Lei. Aku menyelipkan surat di dalam token mereka. Aku membuat keputusan buta, semoga tidak mengecewakan.” Tua Mu Tou penuh dilematika.


“Satu satunya jalan untuk membalik posisi kalian 180 derajat dari kemalangan dan memakmurkan bangsa kalian aku mengetahuinya.” Mao Yu mengunci keyakinan Pak Tua Mu Tou.


“Aku percaya padamu...” Pak Tua Mu Tou memantapkan pemikirannya.


“Kamu tahu Bapa Pohon?” Mao Yu memiringkan kepalanya.


INNNNNNNNIIIIIIIIIIIIIIIIII............

__ADS_1


INNNNNNNNIIIIIIIIIIIIIIIIII............


INNNNNNNNIIIIIIIIIIIIIIIIII............


__ADS_2