Legenda Raja Abadi

Legenda Raja Abadi
Kesetiaan


__ADS_3

Hari yang normal di pelataran dalam.


Mao Yu merenung menit demi menit, pikirannya dikembarakan pada visi yang mulai dia realisasikan sedikit demi sedikit.


Tigabelas dunia berada di sudut terpencil alam semesta. Berada dalam lingkup dan rentang koordinat tersulit untuk dimasuki dan disusupi oleh kekuatan luar.


Tigabelas dunia memiliki dua pintu. Gerbangnya ada di dunia ketiga belas, sedangkan pintu belakang yang lebih kecil berada di dunia pertama.


Upaya penyusupan beberapa tempo lalu berhasil digagalkan.


Bibi Bu memperkuat segel kunci di kedalaman tambang Klan Mo. Upayanya membuahkan hasil. Hari demi hari segel menguat, didukung oleh formasi bintang raksasa yang disebar di kelima cabang benteng berbagai penjuru.


Mao Yu mendapatkan laporan dari kepala benteng cabang Pak Tua Sapu, origin melonjak eksponensial pada titik di mana cakram core ditanam pada kelima benteng.


Para jenius lahir seperti laron beterbangan dari lubang tanah. Ini menambah kekuatan dari Benteng Tua Leluhur meningkat pada level yang mulai dihitung oleh kekuatan kekuatan besar di luar sana.


Origin yang menyebar mulai menyuburkan berbagai herbal dan memunculkan berbagai harta di pedalaman pedalaman tak terjamah. Ini merupakan surga tersendiri bagi para murid pusat maupun cabang.


Mereka dimanjakan oleh kemudahan-kemudahan dalam meningkatkan kekuatan.


Dunia pertama secara total adalah milik Benteng Tua Leluhur. Dalam waktu singkat pula, isu ini mulai menjadi gosip panas di tataran para eselon tinggi berbagai dunia.


Sejak mereka menekuk kekuatan-kekuatan besar di dunia keempat. Para eselon tinggi lainnya merasa gerah dan merasa sedikit terancam.


Diskusi diskusi di aula utama maupun di bilik bilik gelap tersembunyi menjadi agenda paling panas beberapa hari ini.

__ADS_1


Mao Yu diinterupsi oleh She Laode.


“Salam tuan muda...” Dia membungkuk hormat.


“Katakan tentang interogasinya...” Mao Yu menantikan.


“Pendeta tinggi menanamkan segel utama pada pikirannya. Ini menunjukkan mereka benar benar sangat serius hingga pendeta tinggi secara pribadi mengerahkan segelnya.”


“Berbagai jimat kita tidak berfungsi?” Mao Yu bertanya.


She Laode membuat gelombang pada kulit dahinya. Dia juga merasa sangat kesal terkait dengan tugasnya yang tidak berhasil.


“Kesalahanku, aku menggunakan pembatas jimat dari kelas menengah. Harusnya itu cukup, hanya saja keterlibatan pendeta tinggi jauh di luar imajinasiku.” She Laode menyesal.


“Siapa Pendeta Tiggi itu?” Mao Yu penasaran.


Demikian juga Mao Yu menahan nafasnya. Dia juga tak menyangka begitu cepat dia menerima informasi keterlibatan kekuatan utama surga telah sampai pada telinganya sendiri.


“She laode, berarti aku harus terburu buru juga membangun kekuatan.” Mao Yu sedikit gelisah dan merasakan tak nyaman pada mimiknya.


“Benteng Tua Leluhur melawan ratusan ribu kerajaan, klan dan sekte di seantero surga. Setetes air hujan yang menikam lautan.” She Laode berbicara dengan tak satupun nada yang mengendur.


Pak Tua Mu Tou yang berada di samping Mao Yu turut bergetar dan merasakan amarah yang membara dan memanas. Bagaimana pun juga surga adalah musuh besarnya juga. Dia inin sekali terjun ke dalam peperangan untuk kembali menindas para musuh.


Namun bukan saat ini, ini akan seperti acara bunuh diri.

__ADS_1


Namun, tekadnya semakin kuat. Dia menemukan tujuan keberadaan klannya di bawah panji Benteng Tua Leluhur. Entah hasil akhirnya nanti bagaimana, hari itu pasti akan berada di depan matanya sendiri.


“Lupakan tawananmu, pergilah ke dunia keempat sebagai penjaga. Benteng akan mengumumkan pada dunia bahwa kami menambah pekarangan di seluruh antero dunia keempat.” Mao Yu membuat maklumat.


INNNNNNNNIIIIIIIIIIII...........


INNNNNNNNIIIIIIIIIIII...........


INNNNNNNNIIIIIIIIIIII...........


Pak Tua Mu Tou terkejut.


“Bawa item ini untuk membuat stabil dunia keempat dari kekacauan ruang yang terjadi di sana. Pohonku Willow akan membuat channel ke sana untuk menyalurkan energi kehidupan secara umum dan secara khusus untuk kalian bangsa trent.”


“Kalian Bangsa Trent akan menjadi penguasa mutlak dunia keempat. Dan, dunia keempat terlarang dimasuki oleh siapa pun oleh kekuatan luar.”


“Mungkin tidak dalam waktu singkat, namun ke depannya pasti akan banyak pengunjung ke sana. Antisipasi hal itu, bawa kekuatan dari Benteng Tua Leluhur untuk menjaga dunia keempat.”


Mao Yu memberikan sebuah pusaka berbentuk patung burung dari besi gelap kepada Pak Tua Mu Tou. Dia menerimanya dengan mata berlinang.


Kebaikan tuan mudanya memberikan harapan bagi kaumnya untuk bangkit kembali. Ini bukan hutang yang menuntut budi. Ini adalah kewajiban sang tuan kepada sekutunya.


Dan ini juga bukan masalah Bangsa Trent membalas budi untuk membalas perlakuan baik tuannya. Namun sebuah komitmen dari era leluhur mereka untuk turut bersanding dengan tuannya baik dalam keadaan sedih atau bahagia.


Sebuah ikatan yang lebih kuat dari apa pun.

__ADS_1


Ininah loyalitas dan kesetiaan.


__ADS_2