
Wang Lan dan Tuan Agung kembali ke ruang penilaian.
"Permintaan gadis tergolong masuk akal. Dia tidak memilih item utama. Hanya beberapa item biasa saja."
"Beberapa orangku berada di kursi peserta dapat mengurusnya dengan mudah." Wang Lan membaca secarik kertas list yang yang diberikan oleh Xia He.
Seorang staff kepercayaan masuk ke dalam ruangan. Dia membawa informasi tentang benteng tua leluhur di dunia pertama.
Dia menjelaskan bahwa benteng tersebut baru saja dibangun. Struktur bangunannya sangat sederhana, bahkan tidak terlihat banyak orang di sana.
Terkait seberapa kekuatan militer yang dimiliki. Sejauh informasi yang didapatkan, belum cukup untuk dikatakan sebagai sebuah pusat kekuatan. Yah, bisa dibilang masih tergolong lemah.
Tragedi Klan Xin kemudian diceritakan. Tentang bagaimana jatuhnya mereka di Ibukota Pusat benua tengah.
Meskipun menurut Wang Lang klan tersebut tergolong lemah, toh jika benteng tua leluhur mampu memusnahkannya. Bisa dibilang punya potensi kekuatan yang cukup.
Akhirnya staff menceritakan tentang tragedi tentara Night Lily yang digantung dan pembasmian satu regu tentara di dalam benteng. Masalah ini melibatkan salah satu petinggi Night Lily di sana.
Informasi terakhir, Night Lily di dunia pertama sedang bersiap mengerahkan kekuatannya menuju benteng untuk misi pemusnahan.
"Apakah pemuda Mao Yu tidak cukup yakin melawan persatuan kami di dunia pertama? Hingga dia membuat kesepakatan dengan kami." Tuan Agung berfikir.
"Namun jika anting kayu ini digunakan sebagai mahar. Nilainya tidak sebanding, Item ini sangat tak ternilai." Wang Lan mengemukakan pendapat.
"Apa maksud pemuda Mao Yu. Dia membuat konflik di dunia pertama, dan sekarang dia membuat ikatan dengan kami di dunia kelima." Tuan Agung menambahkan.
"Ini masih misteri, kita pun jangan melakukan hal konyol. Aku tetap memiliki keyakinan di balik benteng ada rahasia besar. Kemungkinan ada master top di belakangnya." Wang Lan berhati-hati.
"Bisa jadi dia anak nakal yang datang dari dunia lebih atas dan sedang membuat mainan benteng di dunia terbawah."
"Dan anehnya pemuda itu tanpa kultivasi. Dalam penilaianku meskipun seorang ahli menyembunyikan kultivasinya, aku masih bisa meradar. Namun khusus pemuda itu memang nol kultivasi, namun aku sedikit bisa mencium bau jiwa." Tuan Agung berkata serius.
"Pusat kekuatan yang mengedepankan kekuatan jiwa. Setidaknya sekte yang terkuat berada di dunia sembilan ke atas." Wang Lan menduga.
"Baiklah, Sementara kita akan mengikuti permainan pemuda ini. Sampai saat ini dengan anting kayu ada pada genggaman kita. Keuntungan besar masih ada di pihak kita." Wang Lan memutuskan.
Tuan Agung pun mengangguk setuju.
Wang Lan kemudian menulis surat untuk dikirimkan kepada kantor pusat di dunia pertama untuk menarik seluruh kekuatan yang akan melakukan invasi menuju Benteng Tua Leluhur.
__ADS_1
Wang Lan akhirnya menuju kamar nomor lima untuk menyatakan persetujuan atas permintaan Mao Yu.
Mao Yu menganggukkan kepalanya. Tetap dalam keadaan acuh, karena konsentrasinya masih terjaga untuk menemukan potensi membuat terobosan.
Xia He pun merasakan keterkejutan. Semua item yang dipilihnya disetujui oleh Wang Lan. Dia akan pulang membawa semua harta tanpa harus membayar sepeser pun.
Xia He ingin mengucapkan sepatah kata terima kasih kepada Mao Yu. Namun ketika dia melihatnya sedang berkultivasi, dia mengurungkan niatnya. Tidak ingin mengganggu.
Chen Li pun merasakan demikian. Tuan Mao Yu bukan orang sebarangan. Bahkan pemimpin pusat Night Lily di dunia kelima bahkan mengunjungi secara pribadi kamar nomor lima. Untuk bertemu dengan Mao Yu dan menyetujui penawarannya.
Akhirnya pelelangan dimulai.
Seluruh aula lelang sangat riuh dan penuh semarak. Saat satu per satu barang diumumkan oleh juru lelang.
Para peserta melontarkan angka demi angka untuk saling berebut mendapatkan item yang mereka inginkan. Mereka bersaing dengan sengit untuk mengalahkan peserta lainnya.
Item-item yang dipilih Xia He pun dikuasai beberapa orang yang menjadi kaki tangan Wang Lan. Mereka menawar dengan angka yang lebih gila. Sehingga peserta lain tak berani melampaui harga yang dinyatakan oleh mereka.
Waktu makin malam, item yang dilelang pun makin bernilai tinggi. Mulai memasuki item-item utama.
Saat salah satu item mulai dilelang. Saatnya peserta kelas premium dan VVIP mulai bersaing, dan kelas bawah menikmati tontonan yang menarik atas aksi kompetisi para bigshot.
"Kami buka mulai harga 1.000 jade kristal menengah." Juru lelang membuka penawaran untuk item utama.
"1.500" Pemuda di kursi premium menyatakan harga.
"2.000" Seorang tak jauh dari tempat duduknya menawar.
"10.000" Seorang di kamar VVIP nomor delapan terdengar menyatakan harga.
Wow, seluruh peserta langsung riuh. Harga melonjak beberapa kali lipat. Inilah yang terjadi jika kekuatan besar mulai unjuk diri.
"20.000" Suara perempuan dari kamar VVIP nomor empat terdengar.
Chen Li langsung menyampaikan bahwa ini adalah Lady Hu dari Sekte Api Phoenix. Gadis yang mencemooh rombongan Mao Yu saat berada di koridor.
"Katakan 50.000" Mao Yu berbicara
Chen Li shock, dia tergagap seketika. Gila sekali tuan muda menawar.
__ADS_1
Tak lama kemudian suara lantang Chen Li memecah kesunyian di aula lelang.
"50.000" Chen Li berteriak lantang.
Suasana sunyi aula lelang akhirnya kembali lagi. Juru lelang sudah mulai menyatakan peringatan bahwa jika tidak ada lagi yang menawar maka kepemilikan barang akan diputuskan.
"51.000" Lady Hu menawar lebih tinggi.
"Baiklah, kerena tidak ada yang menawar lagi. Maka ketika jam pasir di depan kita semua telah jatuh sepenuhnya jelas pemenang lelang adalah kamar nomor empat."
"Dan, Terjual! Gulungan kuno jatuh ke kamar nomor empat." Juru lelang menggedorkan palunya di atas meja.
Juru lelang kemudian menampilkan item demi item. Pertarungan antara kamar VVIP terjadi dengan sengit. Harga sekali lagi melonjak dengan gila-gilaan.
Namun uniknya ketika kamar nomor empat menyatakan harga, maka kamar nomor lima selalu menandingi dengan nominal lebih tinggi.
Salah satu peserta di kursi depan menyatakan kepada temannya bahwa kedua kamar ini sepertinya memiliki konflik di dunia nyata.
"Sejauh ini kamar nomor empat tidak pernah menawar harga. Mereka hanya melakukan penawaran lebih tinggi saja jika kamar nomor empat bersuara." Pemuda tampan berkata.
"Betul, ini membuat pelelangan menjadi menarik. Setidaknya ini akan sangat menghibur kita semua." Temannya menimpali.
Lady Hu mulai geram dengan aksi kamar nomor empat. Selama ini dia selalu mendapatkan item dengan harga yang lebih tinggi. Dia mulai marah dan bersumpah akan menemukan siapa dalang di kamar nomor empat.
"Item berikutnya, 20 halaman dari buku kuno berjudul "Awal Era Baru". Kita tahu buku ini sangat langka. Dikabarkan ini adalah kisah nyata dari era permulaan di dunia kita, Dunia Kabut Awan."
"Nilai keantikannya akan membuat item ini istimewa. Kami buka dengan harga 10.000 kristal jade menengah." Juru lelang bersemangat.
Mao Yu menangkap sebuah isyarat. Dia memiliki buku yang sama juga hanya beberapa lembar saja. Yang dia beli saat dia berjualan dari herbal jamur kayu di pemondokan.
Mao Yu memiliki 20 lembar, dulu saat membacanya dia menganggap buku ini adalah cerita anak-anak. Namun di sini ternyata beberapa halaman yang hilang ditemukan dan dilelang. Dia mulai tertarik untuk mendapatkannya.
Mengetahui sejarah Dunia Awan Kabut yang memiliki 13 dunia berlapis di dalamnya sepertinya cukup menarik.
"20.000" Chen Li berteriak.
Lady Hu akhrinya menemukan kesempatan untuk membalas. Kamar nomor lima telah menemukan item yang membuatnya terpikat.
Ini saatnya aku akan membalas tindakan mereka atas apa yang mereka lakukan kepadaku.
__ADS_1
Lady Hu tersenyum licik.