Legenda Raja Abadi

Legenda Raja Abadi
Syarat Mudah


__ADS_3

Mao Yu melihat pemandangan mengerikan dari sebuah bukit tinggi. Di sana dia melihat beberapa manusia pohon raksasa membongkar batuan besar di pegunungan dengan jalinan akar yang mencuat dari tubuh mereka.


Sementara lebih banyak menyerupai manusia namun masih terlihat kulit dan struktur tubuh mereka seperti kayu mencangkul dan mengoyak bebatuan besar yang diruntuhkan oleh manusia pohon raksasa.


Mao Yu melihat anak anak manusia pohon memalu batu batu yang lebih kecil untuk mencari sesuatu di dalamnya.


“Tiga trent dewasa, mereka berwujud raksasa yang sebenarnya. Mereka bisa berubah menjadi bentuk manusia sepertiku. Sebelas trent remaja dan lima anak anak.” Pak Tua menunjukkan kaumnya.


“Lihat mereka anak anak yang imut dan lucu. Apa kamu tetap membuka gerbang kayumu dan merusak masa depan mereka dengan aksi gilamu?” Mao Yu menyalak


“SAYA…”


“Kamu tua tak beradab sama sekali. Kamu dan yang besar besar itu mati aku tak keberatan. Tapi yang anak anak itu aku sama sekali tak rela. Lihat betapa polosnya mereka. Kamu tua bangka tak tahu diri.” Mao Yu memarahi Pak Tua.


“SAYA…”


Mao Yu penasaran dengan aktifitas mereka di sini. Bukankah mereka dalam keadaan bersembunyi dan memulihkan diri. Kenapa mereka seperti menambang sesuatu.


“Apa yang kalian lakukan ?” Mao Yu penasaran.


“Menambang logam sangat langka, Besi Jantung Dewa….” Pak Tua menyerahkan sekantong kecil berisi butiran pasir kira kira dua sendok makan.


“Kamu membongkar hampir seperdelapan dunia kelima.” Mao Yu mengenyit.


“Untuk kelangsungan hidup kami. Kami menyerahkan bijih ini kepada klan terkemuka di dunia keenam untuk ditukarkan dengan obat-obatan khusus. Hingga akhirnya kami berhasil mempertahankan garis hidup dan membina keturunan kami. Berkat ini kami bisa membuat kelima anak penerus kami tetap hidup.” Pak Tua menatap dengan sedih kelima anak anak yang sedang memecah batu batuan kecil.


“Klan di dunia keenam dengan kemahiran obat obatam. Klan Lei.” Mao Yu menyimpulkan.

__ADS_1


“Benar.” Pak Tua tak menyalahkan satu huruf dari ucapan Mao Yu.


Bijih Besi Jantung Dewa menjadi alat transaksi bangsa trent demi menjaga keberlangsungan kaumnya. Mereka dengan sangat terpaksa harus bekerja keras tidak masuk akal seperti ini. Di dunia yang sudah sangat hancur dan berbahaya ini mereka harus mengambil resiko melakukan pekerjaan menambang.


Pak Tua memiliki nama Mu Tou, dia adalah bapa dari bangsa trent ini.


Beberapa era jauh yang lalu Tua Mu Tou berupaya meindahkan kaumnya keluar dari dunia kelima. Namun dia mendapat tekanan dari seseorang di dunia ketigabelas. Membuatnya harus menarik diri atas keputusannya.


Tua Mu Tou bisa saja keras kepala, namun apa guna bersikeras jika nyawa umatnya menjadi taruhannya. Populasi sangat sedikit, kemampuan reproduksi sangat minim, terbatas dan kasulitan.


Dia dan bangsanya mengalami kepahitan sepanjang hayat.


“Kamu akan menemui mereka?” Tua Mu Tou bertanya.


“Tidak untuk saat ini. Kibarkan bendera Benteng Tua Leluhur di kedalaman lubuk kalian. Aku akan mengembalikan hak yang seharusnya kalian terima.” Mao Yu membuat keputusan.


IIIIINNNN IIINNNNNIIIIIIIIIIIIIIIII…………..


IIIIINNNN IIINNNNNIIIIIIIIIIIIIIIII…………..


“TUAN…”


Mao Yu menimang nimang bijih logam di tangannya. Jika untuk membuat kuali obat, logam ini memang sangat kompatible dan akan menjadi harta luar biasa. Klan Lei benar benar tahu peluang.


“Berapa lama mengumpulkan bijih yang ada di tanganku ini?”


“Dua ribu tahun…” Tua Mu Tou menjawab.

__ADS_1


“Astaga, kalian ini…” Mao Yu memandang wajah Tua Mu Tou yang menunduk karena ketidakberdayaannya.


Mau bagaimana lagi, ini juga pilihan yang sulit bagi Tua Mu Tou. Dia merasa marah sekaligus menyesal bahwa dia dan bangsanya harus melakukan hingga sedemikian ini untuk kehidupan.


Tua Mu Tou telah membawa bangsanya turun dan merendah di hadapan manusia, hanya untuk bertahan hidup. Dia membuang semua ego dan kesombongannya. Demi melihat bangsanya bertahan, melihat kelima anak anak berhasil dilahirkan dan tetap hidup.


“Aku menukar bijih dengan ini.” Tua Mu Tou mebuka sebuah kotak di tangannya. Berupa butiran obat yang menyerupai gula, berkristal putih dengan aroma kaya herbal kuat.


“Aku melihat, itulah yang membuat lima anak anak berhasil bertahan kan?” Mao Yu mau tak mau tergerak rasa simpatinya.


“Putuskan hubungan kalian dengan Klan Lei. Tak satu pun makhluk hidup mau menginjakkan kaki di dunia kelima. Mereka memanfaatkan kalian hanya untuk keuntungan mereka. Membuat kalian bahkan anak anak menjadi budak pekerja untuk keuntungan mereka.” Mao Yu merasakan kemarahan dari dalam dadanya.


“Tapi tuan, bagaimana dengan…..”


“Cukup, Aku akan membangkitkan kembali bangsamu kembali pada kejayaan dengan satu syarat.” Mao Yu menatap tajam Tua Mu Tou.


“Apa itu?” Tua Mu Tou memandang kembali mata Mao Yu dengan tatapan putih yang mengunci erat.


“Musuhmu adalah musuhku. Secara alami kita adalah sekutu. Gampang saja, syaratku adalah porak porandakan Tanah Hijau Permata di perbatasan Surga Barat.”


IIIIINNNN IIINNNNNIIIIIIIIIIIIIIIII…………..


IIIIINNNN IIINNNNNIIIIIIIIIIIIIIIII…………..


IIIIINNNN IIINNNNNIIIIIIIIIIIIIIIII…………..


IIIIINNNN IIINNNNNIIIIIIIIIIIIIIIII…………..

__ADS_1


IIIIINNNN IIINNNNNIIIIIIIIIIIIIIIII…………..


IIIIINNNN IIINNNNNIIIIIIIIIIIIIIIII…………..


__ADS_2