
Peserta lelang secara keseluruhan telah meninggalkan aula. Mereka keluar berhamburan seperti semut yang bubar dari sarangnya.
Peserta yang menempati kamar VVIP, mereka keluar dari pintu khusus yang disediakan guild.
Masing-masing peserta yang memenangkan item lelang wajib menjaga hartanya sendiri. Jika telah keluar gerbang bangunan aula.
Maka pihak pelelangan sudah tidak bertanggung jawab jika terjadi peristiwa perampokan maupun pemerasan.
Xia He dan Chen Li telah meninggalkan aula lelang. Mereka dikawal ketat oleh orang-orang Wang Lan hingga sampai di sekte.
Wang Lan pun menyiapkan beberapa ahli yang sangat kuat untuk melindungi dan mengawasi rombongan.
Demi menepati janji pada Mao Yu, ahli tersembunyi akan terus menjaga hingga masa lima tahun ke depan.
Klan Wang adalah salah satu klan terbesar di dunia kelima. Kekuatannya mendominasi utamanya dalam hal perekonomian, karena jabatannya dalam kepengurusan pusat Guild Night Lily.
Mao Yu tetap di ruang nomor lima bersama Kong Kecil yang sedang tidur di atas meja.
Suara ketukan pintu sangat pelan terdengar. Tuan Agung penilai barang guild sekaligus penatua pertama klan, Wang Xuemin memasuki ruangan Mao Yu.
Mao Yu mempersilahkan Wang Xuemin duduk.
"Permintaan anda terlalu murah hati tuan muda, jika ada hal lain silahkan sampaikan kepada saya." Wang Xuemin berkata.
"Aku ingin informasi, di mana tempat yang berhubungan dengan jiwa? Atau sekte maupun klan yang ahli dalam kultivasi jiwa?" Mao Yu berkata.
Dugaan Wang Xuemin ternyata tepat. Ternyata tuan di depannya ini adalah praktisi jiwa.
"Untuk sebuah klan maupun sekte, saya pernah mendengar mereka ada di dunia sepuluh ke atas."
"Mereka menempati dunia lebih tinggi karena betapa kuatnya mereka. Sejauh ini di dunia lebih bawah tidak ada tempat yang memiliki tanda khusus jiwa." Wang Xuemin memaparkan.
Mao Yu berfikir, bahkan sangat langka di Dunia Kabut Awan kultivator yang ahli dalam pengolahan jiwa.
Mao Yu bermaksud mungkin dia bisa menemukan sumber daya untuk menerobos kemacetannya di suatu tempat, namun tampaknya masih penuh dengan tantangan lagi ke depan.
Dia tidak bisa terus-terusan mengandalkan Bai Kong.
Kunci kemandiriannya terletak pada ranah ketiga pada metode kultivasinya. Ranah ini disebut fisik jiwa, pemusatan pada struktur dan kekuatan tubuh. Memungkinkan Mao Yu memiliki tubuh seperti seorang immortal.
__ADS_1
Dia bisa bertarung secara langsung mengandalkan potensi asli dirinya sendiri saat berhadapan dengan musuh kuat.
"Jadi begitu ?" Mao Yu mendesah.
"Bahkan item-item yang berhubungan dengan jiwa sangat langka. Bahkan ketika aku berdiskusi dengan penilai guild di dunia atas. Kita hampir tidak pernah menemuinya."
"Jika pun ada yang beredar itu kualitas rendah. Dampaknya tidak signifikan untuk kultivator kuat. Hanya berguna bagi kultivator yang ranahnya masih rendah."
Mao Yu sedikit terkejut sekaligus tertarik dengan pemaparan Wang Xuemin. Kenapa di dunia ini hampir tidak ada item bagus yang berkaitan dengan jiwa.
"Apa memang dari dulu langka atau bagaimana ?" Mao Yu penasaran.
"Menurut catatan dari awal yang tertulis, item-item seperti ini memang sudah sangat langka. Bahkan dikatakan hampir tidak ada." Wang Xuemin tampak seperti sedang mengingat.
"Lalu bagaimana dengan klan atau sekte yang memiliki kemampuan jiwa di dunia yang lebih atas ?" Mao Yu melanjutkan pertanyaan.
"Mereka menempati suatu area di mana mereka bisa mengembangkan kekuatan jiwa. Area tersebut antara lain sebuah makam, dan reruntuhan." Wang Xuemin menjawab.
Mao Yu kemudian diam merenung dengan cukup lama. Sepertinya yang dia cari tidak ada di dunia ini.
Dan juga tampaknya sudah cukup bermain-main di dunia kelima. Waktunya memutuskan untuk segera pulang.
"Klanmu akan menuju kegemilangan. Di masa depan dan berhati-hatilah dalam memilih pihak di masa depan. Jika kalian berpihak pada yang salah. Perjuangan lelulur kalian akan sia-sia."
Wang Xuemin sedikit bergetar, kalimat Mao Yu bukanlah kalimat ancaman. Namun dia merasa tubuhnya menjadi dingin.
Oh, Tuan muda memberikan sebuah nasihat sekaligus peringatan kepada kami.
Wang Xuemin kemudian berfikir sepintas. Akan yang akan terjadi apa di masa depan?
Kemudian dia segera mengesampingkannya. Dia mengangguk, berterima kasih kemudian meninggalkan ruangan.
Wang Xuemin masih mencerna diskusi yang telah mereka lakukan. Dia berdiri dengan bersandar di depan pintu kamar nomor lima.
"INN IINNNNIIIIIII......"
Wang Xuemin terhenyak dan meloncat kaget. Sebagai seorang penilai dia memiliki sensitivitas tinggi terhadap energi dan perubahan.
Dia mendapati dalam persepsinya ada sebuah riak besar dari dalam kamar nomor lima.
__ADS_1
Itu hanya berlangsung singkat. Namun cukup membuat kaki Wang Xuemin lemas. Dia langsung merosot duduk tersimpuh dengan kakinya bergetar.
Tangan Wang Xuemin segera memegang kuat kedua lutut bermaksud melarangnya bergetar.
Namun sayang, getaran itu sangat kuat. Tangannya yang ikut memegang pun ikut bergetar hingga bahunya.
"Portal ruang...."
Pikirannya masih kosong.
Portal ketika dibuka akan merusak segala hal di sekitarnya. Jika dilakukan di dalam kamar VVIP pasti akan menghancurkan kamar itu sendiri dan juga beberapa kamar di sebelahnya.
Ini terjadi karena bentukan energi sangat kasar. Dan robekan ruang pasti akan berpengaruh pada berbagai hal di sekitarnya.
Namun kali ini energinya sangat halus. Bahkan Watcher atau master top tidak akan pernah tahu sobekan ruang telah dibuka di sini.
Wang Xuemin bisa mendeteksi karena kemampuan bawaan lahir yang sangat langka. Sebuah bakat yang terus dia kembangkan hingga memangku jabatan sebagai penilai item di guild.
Wang Xuemin berusaha memenangkan diri hingga memakan waktu cukup lama, hingga akhirnya dia cukup kuat berdiri.
Dia kemudian mengetuk pintu kamar nomor lima dengan pelan. Dia sabar menanti hingga 15 menit tak ada jawaban dari dalam.
Dia mengulanginya lagi mengetuk pintu dengan pelan. Dan menunggunya lagi jawaban dari dalam. Berulang-ulang dia melakukan hal yang sama lagi hingga kelima kalinya.
Akhirnya dia memutuskan membuka pintu dengan tangannya sendiri.
Dia melihat ruangan telah kosong, Mao Yu dan monyet kecil telah menghilang.
Wang Xuemin melihat kertas masih berada sudut yang sama saat dia meninggalkan ruangan.
Posisi pena di tempat yang sama. Buah-buahan bekas gigitan monyet kecil berserakan di lantai dengan posisi yang masih sama persis pula.
Demikian juga dengan seluruh perabot di dalamnya. Semuanya tidak berubah posisi bahkan bergeser sedikit pun tidak.
Wang Xuemin akhirnya memejamkan matanya. Ketakutannya muncul dan mulai beredar ke seluruh panca indranya.
Membuat sobekan ruang tanpa mengakibatkan fluktuasi energi dan kekacauan di sekitar. Hampir tak satu pun yang bisa melakukannya di dunia ini. Tuan muda adalah ahli dari maharaja ahli.
Dengan kekuatan seperti itu, Klan Wang dapat dicabut semudah mengangkat rumput dari tanah.
__ADS_1
Untungnya kami dari awal bersikap benar. Jika tidak, detik ini juga Klan Wang akan menjadi sejarah.
Wang Xuemin menghela nafas panjang.