Legenda Raja Abadi

Legenda Raja Abadi
Pertarungan Di Dalam Gua


__ADS_3

Shoooo…..


Sebuah mata panah melesat dari portal melaju persis di sebelah Mao Yu. Terus melaju ke belakang hingga menuju pada Asisten Ning.


“Hiiiyyy….” Asisten Ning sangat takut. Rontok segala keberanian dan harapan hidupnya.


Assiten Ning menempel pada dinding gua dengan panah menancap persis di atas telinganya. Dia langsung jatuh melorot. Kengerian dalam bayangan kematian melingkupi pikiran dan menghantui jiwanya.


Matanya kosong dengan pandangan hampa. Dia menggumamkan kata-kata yang sulit ditangkap artinya. Dia merancau dengan rahang gemetar. Dia melihat empat orang masih berdiri gagah di depannya.


Menghadap sebuah portal abstrak dengan derak merah yang misterius di mana ratusan bendera array berpindah terus menerus untuk menekan pembentukan sempurna.


Bibi Bu membuat gerakan unik dengan jarinya yang pendek dan gemuk. Dia merapalkan mantra untuk melepas mudra tangan yang dibuatnya. bertujuan untuk mengaktifkan gulungan yang melayang di depannya.


“HAAA…”


Dalam sebuah hentakan kuat, gulungan dikirim terbang menuju portal yang terus menerus berubah bentuknya.


Mao Yu dan kawan-kawan mengamati tidak ada perubahan apa pun yang terjadi pada portal. Namun kewaspadaan mereka ditingkatkan sekali lagi dengan kemunculan acak seseorang dari dalam portal.


Seseorang muncul dari dalam portal dalam keadaan lelah dan tergopoh-gopoh. Rambutnya kusut dan berkeringat, serta wajahnya pucat dan lesu. Dia tampak sedikit kebingungan dan tidak yakin di mana dia berada.


Ketika dia mulai melihat sekelilingnya, matanya terlihat lelah dan gelap, seperti dia telah melakukan perjalanan yang sangat jauh penuh dengan bahaya. Dia tampak tidak memahami keadaannya dan terus-menerus memandangi sekitarnya dengan tatapan kosong.


Tubuhnya terlihat gemetar, sebagai akibat dari perjalanan yang menguras energi yang telah habis dari dalam dirinya.


Sekali lagi dia tampak seperti seseorang yang telah melakukan perjalanan yang sangat jauh tak berujung dan menghadapi banyak rintangan.


Namun, meskipun kondisinya yang lelah dan lemah, orang itu tetap mempertahankan sikap tegar dan kuat. Dia memiliki sedikit penampilan khas dengan tanduk seperti rusa di kepalanya.


Gambaran ini hanya berlangsung sepersekian detik saja. Cambuk She Laode melilit leher lawan dan menyentakkannya ke lantai untuk menjauhkannya dari portal.

__ADS_1


DEBAMM DEBAMM DEBAMMM


DEBAMM DEBAMM DEBAMMM


DEBAMM DEBAMM DEBAMMM


Shen Yangxuan segera memukulinya dengan double punch oleh kedua gauntletnya. Pukulannya liar dan brutal. Puluhan kali dilepaskan tanpa henti hingga suara gema yang bertumbukan memekakkan telinga.


Lantai gua yang keras terpaksa harus berlubang dengan pecahan batu yang berhamburan.


DEBAMM DEBAMM DEBAMMM


DEBAMM DEBAMM DEBAMMM


DEBAMM DEBAMM DEBAMMM


Pukulan terus berlanjut tanpa henti.


Shen Yangxuan kemudian meloncat pergi meninggalkan lubang untuk mengatur ritme penyerangan. Sementara cemeti She Laode melanjutkan serangan susulan.


Cemetinya menari-nari dan mencambuk orang itu ratusan kali dalam tiap detiknya. Menyebabkan lubang menjadi sangat besar dan dalam. Sesaat serangan cambuk berhenti Mao Yu megeluarkan lidah api dari konstitusi fisik naga.


Memberikan semburan api yang pekat secara terus menerus dan konstan hingga membuat genangan magma di beberapa lantai gua.


IIIIINNNN IIINNNNNIIIIIIIIIIIIIIIII…………..


IIIIINNNN IIINNNNNIIIIIIIIIIIIIIIII…………..


IIIIINNNN IIINNNNNIIIIIIIIIIIIIIIII…………..


Asisten Ning hilang akal melihat pertempuran di luar nalarnya. Pertarungan kelas macam apa ini? Dia hampir gila menyaksikan semuanya.

__ADS_1


Mao Yu mengambil langkah mundur. Mereka bertiga dalam kondisi siaga sekali lagi.


Orang itu bangkit dan berdiri. Dia keluar dari kolam magma dengan langkah berat, kulitnya penuh luka pukulan dan cambukan. Wajahnya yang dulu tampan dan gagah kini penuh luka memar, dengan mulutnya yang penuh darah.


Tubuhnya yang dulu gagah dan perkasa kini tampak pincang. Pakaiannya robek dan hampir tak berbentuk akibat terbakar oleh suhu tinggi dari magma yang menempel di kulitnya.


Luka bakar tampak di seluruh tubuhnya terlihat serius dan dalam. Bekas luka dan keropeng membentang dari bagian lengan hingga ke kakinya.


“Seorang bangsawan dari Ras Rusa Surgawi dari Lembah Savanah Rahasia di Surga Tenggara, seorang pangeran keenam. Anda adalah Pangeran Gu.” She Laode menghardik tajam.


Pangeran Gu memiringkan wajahnya tampak mengenali seseorang yang mengungkap jati dirinya.


“She Laode, Belut licin kamu di sini rupanya…” Pangeran Gu bersuara dengan parau dan terbata-bata.


“Kamu memberontak melawan persekutuan sekarang. Apa yang kamu sembunyikan di sini?” Pangeran Gu langsung bertanya pada intinya.


Pangeran Gu menoleh ke arah portal yang makin menyempit. Di ambang penutupan.


“Cih, Dunia yang aneh.” Dia meludahkan darah dari mulutnya. Dia menghunus pedangnya dengan mantap.


"Kau akan menyesal datang kemari," kata Shen Yangxuan sambil melangkah maju dengan angkuh.


"Kamu yang akan menyesal karena melawanku," balas Pangeran Gu, sambil siap menyerang.


Tak lama kemudian Shen Yangxuan menyerang duluan dengan cepat dan memukul Pangeran Gu dengan gauntlet bajanya. Pangeran Gu terkejut saat merasakan pukulan yang kuat dan tajam, namun dia tidak mundur dan segera membalas serangan dengan pedangnya.


Keduanya bertarung dengan sengit, dengan Shen Yangxuan memukul dan menyerang dengan kecepatan dan kekuatan yang luar biasa, sedangkan Pangeran Gu menggunakan keahliannya dalam pedang untuk menghindari serangan dan mencari celah untuk menyerang balik.


Setelah beberapa menit bertarung, Pangeran Gu akhirnya berhasil menghindari pukulan Shen Yangxuan dan melancarkan serangan balasan yang akurat. Namun sayangnya itu tidak terjadi karena Mao Yu membuat serangan dari samping yang memaksa Pangeran Gu untuk menghindar.


Ditambah cambukan cemeti She Laode selalu datang di saat yang tepat. Terus menerus menghilangkan peluang dan momentum serangan Pangeran Gu. Memaksa dia terus menerus dalam posisi defensif.

__ADS_1


“Cih…” Pangeran Gu merasa sangat kesal. Sayangnya dia tidak berada di kondisi puncak saat ini. Jika memang benar dia berada di kondisi puncak, mengalahkan tiga berandal ini menjadi sangat mudah baginya.~~~~


__ADS_2