Love You Mr. Arrogant

Love You Mr. Arrogant
Part 150


__ADS_3

"Are you okay?" Edric memutar tubuh Ellea yang baru menginjakkan kaki di apartemen bersama Ron. Pria itu meneliti dari atas sampai bawah, kanan dan kiri memastikan tidak ada yang lecet pada tubuh Ellea.


"Aku baik-baik saja Edric!" Rengut Ellea karena badannya dibuat Edric seperti mainan.


"Kau ini suka sekali membuat orang khawatir. Kalau tidak ada Om Jeri yang menolongmu bagaimana?" Gemas Edric pada adiknya yang malah cengengesan tidak jelas.


"Berarti aku diculik lagi dong," jawab Ellea yang mendapat toyoran di kening dari Edric.


Buang-buang energi saja ia mengkhawatirkan Ellea. Si empunya malah tidak khawatir pada diri sendiri.


"Aww, kau ini sayang denganku tidak? Sakit tahu!" Rengek Ellea manja, melabuhkan diri dalam pelukan Edric.


"Kalau tidak sayang, aku tidak akan mencarimu anak nakal!" Gemas Edric mencubiti pipi sang adik.


"Pipiku ini bukan squishy, nanti mleyot tidak cantik lagi." Cemberut Ellea dengan bibir dimajukan.


"Ini bukan pipi tapi bakpao, lihat ini mengembang!" Seru Edric dengan tertawa kecil menarik pipi Ellea kemudian mengelusnya lembut.


"Besok Mom dan Dad pulang, juga orang tua Ron. Mereka akan membicarakan rencana pernikahan kalian," beritahu Edric dadakan. Dad Harry mengambil keputusan cepat karena tidak ingin Ellea kenapa-kenapa.  

__ADS_1


Ellea membelalakkan mata. Belum sampai dua belas jam ia menyetujui menikah dengan Ron. Gerbang pernikahan itu sudah ada di depan mata. Membayangkan malam pertama dengan pria yang tidak dicintainya membuat Ellea bergidik ngeri.


"Kenapa secepat ini Edric, aku setuju menikah dengan Ron tapi tidak dalam waktu dekat juga. Sekalian saja nikahkan hari ini," rajuk Ellea.


Sementara Ron hanya diam, dia sudah tahu lama dengan semua rencana ini. Jadi berita ini tidak mengejutkan sama sekali, karena dari kedua belah pihak sudah siap tanpa sepengetahuan Ellea. Walaupun Ellea menolak tetap saja pernikahan itu akan terjadi.


Edric membawa Ellea duduk di sofa, mengajaknya bicara dari hati ke hati. Karena dialah yang bertugas untuk membujuk adiknya ini.


...🐥🐥🐥 ...


"Deandra!" Pekik Ellea masuk ke kamar kakak iparnya dengan kaki yang dihentak-hentakkan.


"Ada apa?" Jawab Deandra dengan kening berkerut melihat Ellea yang gusar masuk ke kamarnya.


"Malam pertama sakit tidak?" Ceplos Ellea, mumpung Edric masih diluar jadi dia bisa bertanya hal pribadi pada Deandra.


"Memangnya kau ingin malam pertama dengan siapa? Jangan macam-macam Elle. Jangan sampai menyerahkan mahkotamu pada pria hanya karena dijodohkan." Cerocos wanita hamil itu karena tidak tahu dengan pernikahan yang sudah direncanakan untuk Ellea.


"Ck kau ini," decak Ellea membekap mulut Deandra yang bicara sembarangan. "Aku itu bertanya sakit tidak, bukan sedang minta nasehat!" Serunya jengkel.

__ADS_1


"Sangat sakit, panas, nyeri dan berdarah sampai tidak bisa berjalan. Rasanya seperti... Ah, aku tidak bisa menjelaskan sakitnya bagaimana. Kau rasakan saja nanti sendiri." Sahut Deandra dilebih-lebihkan karena kesal pada Ellea.


"Sesakit itu!" Tanpa sadar Ellea merapatkan kedua paha dan menekan dengan kedua telapak tangannya sambil bergidik ngeri.


"Sayang, kau ini berlebihan. Kau tidak akan mau mengulangnya kalau sakitnya seperti itu." Sela Edric dengan tawa kecil saat mendengar jawaban Deandra. Pria itu memeluk istrinya dari samping.


Ellea menutup wajahnya karena malu di dengar Edric.


"Habisnya dia menyebalkan, membekap mulutku yang tidak salah ini!" Adu Deandra.


"Benarkah?"


Wanita hamil itu menganggukkan kepala. Edric tertawa kecil mengelus-elus pipi sang istri. Padahal ia melihat bagaimana Ellea membekap mulut Deandra, hanya sebentar.


"Kakak iparmu ini tidak akan hamil kalau sakitnya seperti itu," Edric menarik Ellea duduk di sampingnya lalu membawa dalam pelukan. Mengerti akan ke khawatiran adik kecilnya ini.


"Kalau berdarah pasti sakit Edric!"


"Ellea-ku ini tidak selemah itu, takut malam pertama. Nyamuk yang kenyang kalau dipukul juga berdarah Sayang," ujar Edric dengan kekehan. Salah Ellea bertanya pada istri kesayangannya yang usil ini.

__ADS_1


__ADS_2