
Tan lian, Yie dong memburu ke arah Mo kwi yang masih berdiri di hadapan 3 Dewi siluman 5 unsur yang telah ditotok oleh Dewa langit.
"Adik, tubuhmu berdarah..!!" Mo kwi kemudian mencabut paku Iblis yang menancap.
Mo kwi melihat Dewa bumi masih bertempur dengan Iblis api, pertarungan berjalan seimbang, tapi Iblis api mentalnya sudah jatuh, karna Beng mo ci selaku pimpinan telah tewas, begitu pula dengan kakaknya Iblis es.
Pukulan pukulan berhawa panas menyerang Dewa bumi yang dengan sangat mudah menghindarinya.
Dewa bumi mengeluarkan jurus, putaran bumi, tubuh Dewa bumi berputar, lalu mengelinding seperti bola, menyerang bagian bawah Iblis api,
lblis api memghidari serangan Dewa bumi, pukulan Iblis api seperti memantul, ketika menghantam Dewa bumi yang sedang berputar.
Dewa langit yang sudah meringkus Dewi siluman 5 unsur, langsung bergerak menghampiri pertempuran dan langsung menghantam kepala Iblis api.
Iblis api terkejut, kemudian mundur menjauh, lalu berdiri menatap kedua orang, yang satu jangkung dan satu lagi pendek.
"Bisanya cuma kroyokan,..!!"
"Adik, kau dengar tadi, sepertinya ada yang bicara..?"
Dewa bumi berkata kepada adiknya Dewa langit.
"Aku jarang denger omongan orang yang mau mati..!"
Hahaha,
Dewa bumi tertawa, "dari dulu sifatmu itu ga berubah, apa kau tau, dia mau mati..?" Sekarang,
Dewa langit setelah berkata, langsung menyerang Iblis api.
Jurus andalan Dewa langit adalah Kim na jiu ( jurus cengkraman dan pukulan jarak dekat ) gerakan cepat tangan Dewa langit sudah berada di leher Iblis api.
Iblis api yang memang sudah siap, bergerak mundur, tapi Dewa bumi juga melesat, lalu menghantamkan tangannya kearah pinggang, ketika iblis api mundur.
Iblis api langsung menangkis pukulan dari Dewa bumi.
Plaaaaak.
Dua tangan beradu, Keduanya lalu mundur setengah langkah, kemudian saling serang kembali.
Dewa langit langsung menyerang Iblis api, kedua tangan kakek bertubuh tinggi itu selalu mengincar kearah leher dari Iblis api.
Kali ini, Iblis api menghadapi 2 orang pentolan hutan larangan, pukulan pukulan mereka selalu mengincar bagian bagian mematikan dari Iblis api, Dewa bumi selalu menyerang bagian bawah, sedangkan Iblis langit menyerang bagian atas.
Iblis api yang sudah ciut nyali nya, tak bisa menyerang dan hanya bisa menghindar, jika ia menyerang salah seorang Dewa hutan larangan, selalu di halangi oleh salah satu kedua Dewa itu.
Keringat dingin keluar dari wajah Iblis api, ketika tangan Dewa langit menyambar kearah kepala,
__ADS_1
Iblis api menghindar dengan cara menunduk, hantaman Dewa langit luput, tapi Dewa bumi, dengan tubuh berputar langsung menubruk perut Iblis api yang tengah menunduk.
Bhuuuuk...!!
Iblis api yang masih sempat menahan tubrukan dari Dewa bumi dengan menyilangkan kedua tangan. terhuyung huyung akibat kerasnya hantaman.
Ketika posisi Iblis api belum siap, bayangan putih bertubuh tinggi datang dan langsung menyambar leher Iblis api.
kheeeeeek...!!
Tangan Dewa langit telah mencengkram leher Iblis api, Iblis api langsung memukul tangan Dewa langit.
tapi sebelum tangan iblis api sampai.
Kreeeeek...!!
Suara patahan tulang terdengar, dan iblis api tewas dengan leher patah.
"klo tulang masih rapuh jangan pake nama iblis," Dewa langit berkata kepada Iblis api yang telah tewas, lalu membatingkan tubuh kakek itu ketanah.
Dewa bumi tersenyum kepada adiknya. entah sudah berapa ratus orang tokoh telah tewas di tangan adiknya itu.
Sepasang Dewa hutan larangan menghampiri Mo kwi, sekarang apa yang harus kita lakukan, Dewa api tinggal beri perintah, Dewa bumi berkata, sambil memberi hormat kepada Mo kwi.
"Paman, jika ingin membantu, mari kita ke Beiping lalu ke kota Jinan !" Mo kwi berkata,
Baik, Dewa bumi lalu memerintahkan sepasang hantu darah, memberitahu anggota Hutan larangan, untuk bersiap.
"Bibi, ikat mereka dan jadikan tawanan perang," Mo kwi berkata setelah, melihat beberapa orang termasuk, 3 orang Dewi siluman 5 unsur. tengah duduk berkumpul bersama dengan tawanan lain, dalam keadaan tertotok.
Prajurit prajurit kaisar Zhiangwen yang tertawan, lalu disuruh menggali makam yang besar, untuk menguburkan mayat mayat yang berserakan agar tak menimbulkan penyakit.
Sementara Yie dong, Li chun menyiapkan para anggota perguruan tenglorak putih, untuk berangkat setelah mereka istirahat, dan memeriksa perbekalan.
Sementara Tan lian sedang mengobati dan membalut luka di tangan dan dada Mo kwi yang terkena Paku iblis.
Hek mo datang menghampiri sambil menyeret Ling ji,
lalu meleparkan gadis itu didepan Mo kwi.
lalu berkata kepada Tan lian, "kau urus saja anggota, yang akan berangkat, biar rase ini yang mengurus luka adik hitam ku..!"
"Tap..tapi dia,..!"
setelah mendengar dengusan Hek mo, Tan lian tak jadi berkata dan berlalu.
Ling ji melotot kepada Hek mo, "tua bangka, kalau mau bunuh, bunuh saja, jangan kau hina aku,"
__ADS_1
Sebuah tamparan, melayang kearah Ling ji.
"Cepat bantu adikku, balut lukanya..!"
"Sekarang kau menjadi pelayan adik hitam ku, jika banyak omong, ku robek nanti mulutmu, begitu pula dengan dua saudaramu itu, Hek mo berkata sambil melotot.
Adik jangan khawatir dia sudah kutotok, tenaga dalamnya tak bisa digunakan jika aku tidak membuka totokannya.
Ling ji dengan pipi merah, dan mata yang berkaca kaca, lalu membalut luka di tangan Mo kwi yang tadi belum selesai di balut oleh Tan lian.
Mo kwi sangat gusar, ketika mendengar hampir setengah dari anggotanya terbunuh.
Setelah menguburkan anggota perguruan tengkorak putih yang gugur, dan membakar mayat mayat prajurit Zhiangwen. kemudian rombongan perguruan tengkorak putih berangkat menuju Beiping.
Ling ji mengucurkan airmata, ketika melihat rombongan srigala hutan mulai berdatangan karna mencium bau darah, tak lama kemudiam merobek robek tubuh gurunya
Dewi siluman air yang telah menjadi tawanan, dan di jadikan pelayan oleh Hek mo, lalu mengikuti rombongan perguruan tengkorak putih.
Setelah rombongan Mo kwi mendapat serangan.
dari pasukan kaisar Zhiangwen yang dipimpin oleh iblis 5 unsur, dan berhasil memenangkan pertempuran
Perjalanan rombongan perguruan tengkorak putih, tidak mengalami hambatan, dan mereka terus bergerak perlahan dengan pasti menuju kota Beiping.
kali ini mereka sering berhenti dan istirahat, karna banyak anggota yang terluka akibat pertempuran, dan tak bisa berjalan cepat.
Mo kwi melihat Ling ji, yang sekarang berada disampingnya.
Kau bantu obati yang terluka, Mo kwi berkata kepada Ling ji.
Ciiis,
"Kau saja yang obati, kau kan ketuanya..!!" Ling ji berkata ketus kepada Mo kwi.
Hmm...
"Lama lama tangan ku gatal, ingin mencabuti semua rambut dikepala mu itu," Hek mo berkata.
Ling ji yang mendengar Hek mo bicara,
langsung bergegas, Ling ji sangat takut kepada Hek mo.
Mo kwi menatap sebuah kereta kuda yang dikawal oleh anggota perguruan tengkorak putih.
didalam kereta itu ada tubuh Pedang gila.
Hek mo memberitahu bahwa pedang gila belum mati, tapi keadaannya memang sangat mengkhawatirkan, tinggal kemauan kuat dari Pedang gila apa dia bisa bertahan atau tidak sampai Beiping, karna disana ada tabib Huo dan Guan yu, yang bisa menyembuhkan Pedang gila.
__ADS_1
Mo kwi menatap kereta kuda itu, dalam hati ia berkata.
Kakak kau harus kuat.