Pendekar Gurun

Pendekar Gurun
Ch : 201 Kota Seju Yang Berbahaya


__ADS_3

Hari berganti, dan Huo in memang seorang tabib jempolan, Pedang gila yang bahunya retak perlahan berangsur membaik, karna takut rombongan ayahnya menunggu lama, Mo kwi kemudian berkata kepada Tun Mu untuk melanjutkan perjalanan.


Tuan Mo kwi, sebelum sampai Gaya kalian akan melewati Kota Seju, dan biasanya yang ingin ke kota Gaya menginap di sana di Seju, Tuan Mo kwi harus hati hati karna kota Seju hampir mirip dengan kota Gaya.


Mo kwi mengangguk mendengar perkataan dari Mu ryeong dan berkata, terima kasih atas pemberitahuan nya.


Mo kwi lalu memutuskan untuk tidak melalukan penyamaran lagi, bahan bahan sutra yang ia bawa di tukarkan dengan ginseng oleh tuan Mu.


Dan ginseng ginseng itu di kirimkan oleh Mo kwi ke kota Nanjing dan 20 orang anak buah peguruan tengkorak putih yang di pimpin oleh mata elang di tugaskan oleh Mo kwi untuk membawa barang hasil barter dengan Mu ryeong.


Rombongan yang mulai mengerut, dengan 1 kereta kuda hanya untuk nenek kharmila dan Ling ji, yang sementara di tempati oleh Pedang gila karna Pedang gila masih belum bisa mengendarai kuda.


Mo kwi, kwan bin, Yie dong, Dewa langit, Pedang gila, nenek Kharmila, Lie hun, tabib Huo dan Langkah angin yang tersisa dan melajutkan perjalanan menuju kota Gaya.


Hanya sepuluh orang yang tersisa dengan kusir kereta, rombongan Mo Kwi terus bergerak menuju kota Seju, tempat mereka Istirahat, sebelum langsung menuju kota Gaya.


Dan perjalanan mereka sampai ke kota seju tak mengalami masalah atau pun gangguan di perjalanan.


Dan mereka akhirnya menginap di kota Seju, sebuah kota yang ramai dan banyak tempat tempat hiburan di kota Seju.


Mo kwi membebaskan kawan kawannya yang ingin mencari hiburan, sedangkan Mo kwi hanya ingin istirahat di dalam kamar penginapan.


Mo kwi tak menyadari bahaya mengintai di kota Seju, sejak Mo kwi memasuki kota Seju beberapa pasang mata selalu mengawasi Mo kwi dan rombongan.


Mo kwi tak mengetahui, bahwa kota Seju dengan kota Gaya yang jaraknya sudah tak begitu jauh, menjadi pusat kekuatan Perguruan naga merah.


Tapi sejak kejadian di kota Qufu dan kota Tianjin, perguruan naga merah memilih merapikan barisan mereka dan melakukan gerakan bawah tanah kembali untuk sementara menutupi jejak jejak perguruan mereka di kota kota yang akan di lalui oleh, Mo kwi dan Shin mo.


Dan tanpa sepengetahuan Mo kwi dan rombongan, di kota seju inilah salah seorang Murid tersisa Dewa sesat bersembunyi, si Kepala naga.


Pedang baja, Pedang kayu, dan juru tulis yang pernah mereka kalahkan di kota Go adalah anak buah kepala naga, dan Mo kwi tak mengetahui hal itu.


Pedang baja, di tugaskan oleh kepala naga untuk mendekati orang yang mempunyai pengaruh di kota Go, dan akhirnya Pedang baja kenal dengan Lee hyun dan mulai perlahan mengatur Lee hyun.


Sampai rombongan Mo kwi datang dan mengagalkan rencana dari Pedang baja.

__ADS_1


Pedang baja dan juru tulis yang di kalahkan oleh Dewa langit dan Pedang gila, kemudian di bawa oleh Pedang kayu langsung ke kota Seju untuk di obati di kota Itu sekaligus membuat laporan kepada kepala naga.


Dan ketika Mo kwi memasuki kota Seju, kepala naga sudah mengetahui dan mempersiapkan sebuah siasat untuk menghabisi Mo kwi dan rombongan, apalagi mereka melihat Mo kwi datang hanya dengan 10 orang.


Tapi setelah Kepala naga mengetahui sebuah informasi yang membuat ia terkejut, bahwa Mo kwi adalah suami dari putri Qiao dan juga menantu kaisar Yongle, kepala naga mengubah siasat yang tadinya ingin menghabisi pemuda itu, kini Kepala naga ingin menawan Mo kwi untuk menjadikanya sandera dan melakukan negoisasi dan penawaran dengan putri Qiao dan juga kaisar Yongle jika Mo kwi berhasil mereka tawan.


Mo kwi yang membebaskan kawan kawannya tapi mereka tak ada yang mau keluar penginapan karna ingin istirahat sesudah melakukan perjalanan, dan keadaaan semakin membuat anggota perguruan naga merah dengan leluasa mengintai Mo kwi dan rombongan di penginapan.


Sementara itu di sebuah ruangan bawah tanah di kota Seju, Kepala naga, dan beberapa orang kawan dan anak buahnya sedang melakukan persiapan dan rencana untuk membekuk Mo kwi.


kepala naga dan dua kawannya, siluman harimau dan setan kaki satu bersama pedang baja, juru tulis dan pedang kayu dan beberapa orang andalan mereka tengah menyusun rencana untuk membekuk Mo kwi.


''Siluman harimau dan setan kaki satu, bersama pedang baja dan yang lain bertugas memancing lawan dan sebisa mungkin membekuk menantu kaisar Yongle, kita pisahkan anggota mereka terlebih dahulu baru kita bekuk satu persatu, gunakan obat pemabuk jika memang di perlukan, jika kita bisa menangkap pemuda itu, aku yakin perguruan naga merah akan bisa bangkit kembali, dan kita bisa menekan putri Qiao dan kaisar Yongle untuk membuat perjanjian agar perguruan naga merah bisa leluasa bergerak.


''Jika mereka tidak mau menuruti permintaan kita, maka suami dari putri Qiao itu akan kita bunuh, dan kepalanya kita kirimkan ke Nanjing,'' kepala naga setela berkata kemudian tertawa.


Ha ha ha.


Dan yang lain juga ikut tertawa, Kepala naga hanya mengetahui informasi yang ia baru dapat di kota Go bahwa Mo cian adalah suami putri Qiao yang menyamar, tetapi Kepala naga tak mengetahui bahwa Mo kwi juga anak dari Shin mo ketua perguruan Dewa iblis dan juga, tak mengetahui bahwa Mo kwi adalah ketua dari perguruan tengkorak putih.


Malam ini suasana kota seju sangat dingin, dan banyak orang malas untuk keluar dari rumah, karna cuaca yang lebih untuk tidur di rumah.


Beberapa bayangan berpakaian hitam melesat dengan ilmu meringankan tubuh yang tinggi, mereka melompat dari atap atap rumah layaknya seperti burung burung malam.


Di sebuah gedung yang tinggi di dekat tempat Mo kwi dan rombongan menginap.


Beberapa orang berpakaian hitam berkumpul dan seorang dari kumpulan itu berkata.


Ingat apa yang tadi sore sudah kita rencanakan


Aku sendiri nanti yang akan membekuk mereka, kalian hanya memancing mereka untuk keluar dari penginapan.


Sekumpulan orang berpakaian hitam itu mengangguk, kemudian meraka melesat berpencar ke berbagai arah denga satu tujuan, yaitu, sebuah penginapan yang cukup besar di kota seju, tempat Mo kwi dan rombongan menginap.


Setelah sekumpulan orang berpakaian hitam itu berpencar, 3 orang yang tersisa setelah meliha mereka pergi, kemudian ketiga nya melesat menyusul ke arah penginapan.

__ADS_1


tapi mereka tidak mendekati, hanya melihat dari tempat yang agak jauh.


Mata dari kepala naga yang merupakan pemimpin dari gerombolan yang menyergap, berkilat setelah melihat, beberapa orang melesat keluar dari penginapan, suara bentakan dan beradu nya senjata terdengar, dan ketika Kepala naga melihat beberapa orang sudah keluar dari penginapan, dan kepala naga terus menghitung, bayangan bayangan yang melesat.


Satu, dua, tiga, setelah menghitung sampai 7, orang yang sudah keluar dari penginapan karna memburu siluman harimau dan setan kaki satu berhasil membuat mereka keluar dari penginapan.


Kepala naga langsung memberi isyarat ke pada kedua anak buahnya.


Lalu mereka bertiga langsung mengendap endap di kamar Mo kwi, yang terlihat sebuah pelita menyala di kamar itu.


Lalu kepala naga memberi membolongi kertas di jendela kamar Mo kwi ketika melihat 2 orang wanita, satu yang tengah berjalan mondar madir dan yang tua terlihat sedang duduk.


kepala naga memberi isyarat kepada anak buahnya, sebuah batang bambu kecil masuk kedalam kamar yang sudah di bolongi oelh kepala naga.


Asap dari obat pemabuk yang di tiupkan oleh anak buahnya, perlahan lahan masuk ke dalam kamar tempat Mo kwi menginap.


Ling ji dan nenek Kharmila yang berkumpul karna Mo kwi dan yang lain sedang mengejar para pengintai yang kepergok di atap penginapan mereka.


Ketika melihat Ling ji dan Nenek kharmila ambruk akibat obat pemabuk yang masuk ke dalam kamar tanpa mereka sadari.


Kepala naga menyeringai dan berkata kepada anak buahnya.


"Bawa kedua perempuan itu.''


Kepala naga berkata, setelah melihat anak buahnya memanggul Ling ji dan Nenek kharmila


kepala naga tersenyum, dan berkata dalam hati


Kunci untuk membekuk pemuda itu sudah kudapatkan.


Mau promo lagi nih agan agan, bro and sis


Jika berkenan mampir ya


__ADS_1


__ADS_2