Pendekar Gurun

Pendekar Gurun
Ch : 86 Perjanjian Sementara


__ADS_3

Mo kwi yang terlempar dan tubuh nya tiba tiba menjadi hangat karna ada yang memeluk, ia lalu membuka mata dan ketika melihat seorang wanita bercadar yang memeluk dirinya yg sedang diudara, wajah pemuda itu merah. tiba tiba Mo kwi merasakan tubuhnya menggigil.


Wanita bercadar yang tak lain adalah Nio nio, kemudian turun dan meletakan Mo kwi.


"Duduklah nak, Alirkan tenaga dalammu dan tembusi semua urat urat di tubuhmu yang membeku." Nio nio berkata.


Mo kwi kemudian memejamkan mata lalu duduk bersila, ia meyalurkan tenaga dalam baja api miliknya dan ia salurkan tenaga dalam miliknya yang berhawa panas, sementara dari belakang kedua tangan Nio nio menyalurkan tenaga dalam untuk membantu Mo kwi, menembusi urat urat yang membeku, sesuai perkataan Nio nio, tak lama kemudian.


Hoaaaaks...!!


Mo Kwi lalu memuntahkan darah darah beku yang lumayan banyak, tapi setelah memuntahkan darah darah beku itu, hawa dingin yang membuat tubuhnya menggigil hilang dan rasa sesak didadanya berkurang.


Ketika Mo kwi membuka mata, melihat seorang kakek dengan tubuh yang unik, karna kulitnya berwarna kuning ke emasan.


Wajah Mo kwi terkejut, dan sangat gembira, kemudian ia berbalik, dan melihat perempuan bercadar berpakaian hitam, yang tengah duduk sambil mengatur pernafasan.


Mo kwi kemudian bersujud, Mo kwi memberi hormat kepada sesepuh Nio nio.


Nio nio membuka mata mendengar perkataan dari Mo kwi dan melihat pemuda itu bersujud, sambil mengerutkan dahi, Nio nio berkata, "apa maksud perkataanmu anak muda..?" dua kali budak menerima pertolongan dari kedua sesepuh.


"Tunggu dulu, aku sepertinya mengenalmu, tapi dimana ya...!" Nio nio seperti sedang mengingat ingat, dimana ia pernah bertemu Mo kwi.


Tiba tiba terdengar suara dari kakek berkulit emas, Kim mo, "Nio nio, dia adalah pemuda yang waktu itu kita lihat, waktu bertempur melawan siluman ular."


Dua wajah terkejut mendengar perkataan dari Kim mo, wajah pertama adalah When ning, dan yang kedua adalah Nio nio.


Ah aku ingat sekarang, dia pemuda yang kau sukai itu ya Toako ( kakak pertama) Nio nio berkata.


Aku harus menyebut apa terhadap mereka, Mo kwi berkata dalam hati.


Setelah menetapkan hati, kemudian Mo kwi berkata.


"Eyang Nio nio,.!!" Mo kwi berkata.


"Eyang katamu..?" Nio nio mengerutkan dahi dibalik cadarnya, "apa maksud perkataan mu anak muda.?"


Budak adalah putra Shin mo, ketua perguruan Dewa iblis.


Whuuuuut...!!

__ADS_1


Hanya terdengar suara seperti hembusan angin, dan tak terlihat kapan bergerak, Kim mo telah berada di depan Mo kwi, Kim mo menatap Mo kwi, kemudian berkata.


"Coba kau ulangi sekali lagi perkataan mu tadi..!!"


Budak adalah putra dari Shin mo, ketua perguruan Dewa iblis.


When ning tadi tak begitu jelas mendengar perkataan Mo kwi, karna perhatiannya hanya kepada Kim mo, tapi sekarang When ning mendengar dengan jelas bahwa, Pemuda yang telah membuat gairah mudanya bergelora, adalah putra Shin mo, orang yang paling di benci oleh kasim Co.


Sedang kan Kim mo, begitu mendengar dua kali perkataan Mo kwi, tertawa keras dan menggetarkan telinga orang orang yang berada di sana.


Hahaha..


"Se ekor Singa tak kan mungkin melahirkan seorang anak Tikus, Dan buah jatuh tak kan jauh dari pohonnya."


"Rupanya kau putra Shin mo..!!"


"tunggu dulu," Kim mo seperti termenung, lalu ia tersenyum, "bukankah kau yang bernama Mo kwi..?"


"Benar eyang..!!"


"Anak baik,..anak baik,"..Kim mo berkata, wajah Kim mo berseri, tapi kemudian wajah nya berubah sangat bengis.


Kemudian ia kembali kedepan, dan menatap ke arah


"Tunggu dulu, aku...!!"


Sebelum When ning berkata lebih lanjut, sebuah bayangan hitam berkelebat ke aah When ning.


Plaaaaak,..!!


When ning menjerit, ketika merasakan pipinya panas.


Nio nio yang telah menampar When ning kemudian kembali lagi kedekat Mo kwi berkata.


Jika kau macam macam pada Mo kwi, bukan pipimu lagi, tapi akan kucabut semua rambut dan gigimu itu.


Nio nio berkata, suaranya pelan tapi terdengar sangat dingin, membuat When ning bergidig, ia adalah kakak pertama dari Dewi siluman 5 unsur, tetapi ia tak bisa melihat gerakan Nio nio, ketika bergerak menamparnya, dan itu membuat hati When ning gentar.


"Tunggu dulu..!!"

__ADS_1


"Apa kalian tahu ini...?" When ning berkata, sambil tangannya dalam posisi melempar, lalu memperlihatkan benda yang berada ditangannya.


Hmm..!!


"Kau pikir paku iblis milik mu bisa mudah melukai ku," Kim mo berkata.


"Memang, tapi apa kau bisa menyelamatkan pemuda bernama Mo kwi, aku punya paku iblis yang cukup untuk melukai pemuda itu, dan aku ingin tahu bagaimana kau akan menyelamatkannya," When ning berkata.


Setelah When ning berkata, sepasang iblis kembar melesat dan berdiri di samping When ning, luka dalam yang mereka alami, telah perlahan mereka obati, walau belum sehat secara penuh, tapi sepasang iblis kembar sudah siap bertempur.


"Kakak, pertemuan kita, dengan anak Shin mo, hari ini


aku tak ingin melihat ada darah, dan aku ingin merayakannya hari ini."


Mendengar perkataan dari Nio nio, Kim mo lalu berkata.


Kalian pergilah, tapi kalian harus berhati hati, beberapa hari lagi, aku akan memburu kalian.


Mendengar perkataan dari Kim mo, tanpa berkata lagi, When ning langsung melesat, dan diikuti oleh sepasang iblis kembar.


Nio nio akhirnya menarik nafas lega, setelah melihat When ning dan sepasang iblis kembar pergi.


Jika benar tadi When ning nekat, maka jiwa Mo kwi akan sangat berbahaya, karna mereka yang hendak menolong Mo kwi, pasti akan dihalangi oleh, sepasang iblis kembar, sedangkan Mo kwi belum sembuh seutuhnya, pasti akan menjadi sasaran paku iblis When ning.


Kim mo bukan orang bodoh, Kim mo mengerti apa maksud dari perkataan Nio nio, dan menyuruh When ning pergi seakan akan ia ampuni dan memberi ancaman, kepada mereka bahwa mereka bebas hari ini tapi mereka akan terus diburu


Mo kwi berdiri, lalu menghampiri Golok bulan sabit.


kemudian berkata, "paman tak usah khawatir, sekarang paman bisa bernafas dengan lega.


"Terima kasih tuan muda, atas pertolongan yang telah di berikan, perusahaan pengawalan golok langit dapat terselamatkan berkat pertolongan dari tuan muda, dan jika tuan muda membutuh kami maka kami akan siap menjalankan perintah tuan muda"


"Sudah lah paman, tak usah banyak peradatatan, aku memang ingin kesini untuk bertemu dengan paman golok bulan sabit," mendengar perkataan Mo kwi.


golok bulan sabit megerutkan dahi, tapi tak lama kemudian berkata, karna teringat tadi percakapan antara Mo lwi dan When ning, bahwa Mo kwi ketempatnya, untuk mengirim barang.


"Jika tuan ingin mengirimkan barang, kami akan, memberikan potongan harga kepada tuan muda."


Mo kwi mengerutkan dahi mendengar perkataan dari golok bulan sabit.

__ADS_1


Tak lama kemudian terdengar suara Pedang gila mendengus, dan berkata.


"Bodoh


__ADS_2