Pendekar Gurun

Pendekar Gurun
Ch : 77 Informasi Dari Kapak Setan


__ADS_3

kemenangan yang diraih atas kota Guiyang disambut gembira oleh para prajurit yang dibawa putri Qiao,


Mereka semakin percaya kepada kemampuan putri Qiao dalam siasat perang, tak cuma itu, jumlah lebih besar tak berpengaruh tehadap putri Qiao, dengan strategi, tempurung kura kura dalam bertahan sangat efektip dan akhirnya bisa memenangkan pertandingan, dan tidak menimbulkan banyak korban diantara mereka.


Rumah gubernur Qi dibersihkan dari bekas bekas pertempuran, prajurit yang tertawan lalu di masukan kedalam rumah tahanan, termasuk dengan kapak setan.


Malamnya putri Qiao mengadakan pesta perayaan, dan mengundang para penduduk berpesta, penduduk kota Guiyang juga sebenarnya sudah tak suka dengan kepemimpinan gubernur Qi, yang selalu menaikan pajak yang memberatkan para penduduk, dan mereka sangat senang putri Qiao berhasil mengambil alih kota Guiyang


Sebuah perayaan terpisah antara penduduk dan prajurit yang sangat meriah diadakan, gudang arak, dan makanan di keluarkan untuk merayakan kemenangan.


Putri Qiao berdiri, sambil mengangkat cangkir araknya, "kita persembahkan kemenangan ini untuk raja muda Yan," putri Qiao berkata, lalu dijawab dengan teriakan suka cita.


"Hidup raja muda Yan,..Hiduuup" Teriak mereka.


Mo kwi, wajah nya selalu tersenyum, dan wajah nya mulai memerah, karna sudah banyak arak yang masuk kedalam tubuhnya, Tombak angin, Hek kwi, dan ketua pasukan pemanah, juga terus meminum arak dan sudah mulai mabuk.


"Tuan muda memang hebat," tombak angin berkata kepada Mo kwi. masih muda, sudah menjadi ketua perguruan besar, belum lagi tuan muda adalah anak dari tuan Shin mo, seorang tokoh yang sangat terkenal, ketua perguruan Dewa iblis.


"Daaaaan...!!" Tombak angin berhenti bicara, tapi mata Tombak angin, melirik kepada junjungannya putri Qiao, kemudian Han lian, yang tertunduk malu, ketika mendengar perkataan Tombak angin, yang lain tertawa terbahak bahak mendengar perkataan Tombak angin.


"Paman sudah mabuk, jangan minum lagi," putri Qiao berkata, dan sesekali putri Qiao melirik kearah Mo kwi, yang wajah nya juga merah, karna pengaruh arak.


Kwi koko, kau sudah mabuk, mari kuantar kekamar, putri Qiao berkata, Putri Qiao lalu melirik dan mengedipkan mata kepada Han lian, kemudian keduanya membawa Mo kwi, yang sudah mabuk, sedangkan, Tombak angin dan yang lain melanjutkan minum mereka, sampai akhirnya tertidur di meja tempat mereka minum.


Mo kwi yang di rendeng oleh putri Qiao dan Han lian terus, berkata kata, dan apa saja ia sebutkan,


Wajah pemuda itu terlihat sangat tampan, dengan muka agak kemerahan, karna pengaruh arak kemenangan, dan wajahnya selalu tersenyum yang membuat putri Qiao dan Han lian sangat gemas terhadap pemuda yang menjadi kekasihnya itu.


Setelah dengan susah payah, akhirnya Mo kwi sampai juga kekamarnya, dibantu oleh dua orang kekasihnya.


Mo kwi langsung di baringkan diranjang oleh putri Qiao dan Han lian, kedua gadis itu kemudian membuka satu persatu pakaian Mo kwi, Coa mo dan Coa kwi tak merasa terganggu, karna sudah mengenal bau dari putri Qiao dan Han lian.


Badan yang putih, dan wajah merah menambah pesona pemuda itu, putri Qiao dan Han lian yang belum begitu mabuk, memang karna tak begitu banyak minum arak, menatap tubuh dan wajah pemuda itu, Wajah mereka kemudian terlihat merah, Han lian lalu menatap putri Qiao, lalu dengan malu malu, Han lian berkata.


"Enci Qiao aku ingin menginap dikamar Kwi koko..!!" Han lian berkata malu malu.


Kau pikir, aku tak ingin menginap di sini bersama Kwi koko, putri Qiao berkata.


Mendengar perkataan putri Qiao, Han lian wajah nya berbinar binar, lalu kemudian meniup pelita dan keduanya lalu naik keatas tempat tidur, dan tidur bersama disamping kiri dan kanan kekasih mereka.


Hari telah pagi, Mo kwi membuka mata, dan kepalanya masih terasa pusing, tubuhnya masih terasa lelah, dan ingin tidur kembali, Mo kwi kemudian menarik selimut.


Dan pemuda itu terkejut ketika sadar, bahwa diatas tempat tidurnya, ia tak sendiri.


Ka,..kaaalian kenapa ada sini..? Mo kwi berkata, dan yang lebih terkejut lagi ketika ia meraba tubuhnya yang sudah tak berpakaian, dan hanya memakai celana dalam.


Putri Qiao dan Han lian bukan tidak tau, Mo kwi bangun lalu berkata, dan terkejut melihat keadaan dirinya, malah mereka seperti sengaja, seperti masih terlihat tidur dengan tangan tangan keduanya memeluk kearah kekasihnya, tubuh pemuda itu bergetar, ketika kedua tangan gadis cantik memeluknya, ia lalu bangkit berdiri, dan langsung mencari pakainnya, dan ketika melihat pakaian luarnya dan pakaian luar kedua gadis berserakan, Mo kwi terkejut.

__ADS_1


"Ap,..apaa yang terjadi semalam..?" Mo kwi berkata sambil menepak nepak jidatnya yang masih terasa pusing akibat arak yg diminumnya semalam.


Tiba tiba tubuhnya di peluk, dari belakang, Mo kwi terkejut, ketika berusaha melepaskan pelukan kedua gadis itu, "Kenapa Kwi koko, semalam kau begitu sangat perkasa," putri Qiao berkata, dengan senyum di kulum sambil mengedipkan matanya kearah Han lian, Han lian yang mengerti bahwa putri Qiao tengah menggoda Mo kwi kemudian berkata, "benar kata enci Qiao, kita berdua seperti, habis manis sepah dibuang."


Mo kwi terkejut mendengar perkataan dari Han lian, lalu berbalik, dan pemuda itu sudah tak peduli lagi, ketika mendengar perkataan Han lian, walau ia tidak memakai baju.


"Ap,..apa yang aku lakukan terhadap kalian semalam..?" Mo kwi berkata.


"Kau tidak ingat..?" putri Qiao berkata, sambil tersenyum manja, "ketika kau mabuk, kami berdua lalu mengantar Kwi koko, dan ketika kami akan keluar Kwi koko menarik kami ketempat tidur, "dan,..dan." putri Qiao lalu diam kemudian menunduk sedangkan matanya melirik sambil mengedip kearah Han lian.


"Iya kwi koko, kau semalam sangat galak, kami jadi takut," Han lian berkata, jadi,.."jadi kami menurut dan tidur bersama," Han lian berkata sambil menunduk, wajah gadis itu sangat merah karna jengah.


Mo kwi menepak jidatnya sambil berkata, "Cilaka"


Kedua gadis itu melihat tingkah Mo kwi tertawa cekikikan, lalu putri Qiao berkata kepada Mo kwi.


"Jika kau kabur lagi, dan tak mau menikahi kami berdua, maka kami akan mengadukan perbuatan mu kepadan paman Shin mo, dan menyebar luaskan perbuatanmu kepada orang lain."


"Benar enci Qiao, memang harus begitu." Han lian berkata.


Lalu kedua gadis itu memakai pakaian luarnya, beranjak keluar kamar.


"Tunggu,...tunggu dulu," Mo kwi berkata, tapi kedua gadis itu langsung pergi, sambil tertawa cekikikan,


sedangkan Mo kwi duduk dengan wajah lesu, terbayang olehnya Makian Sang ayah, bila sampai kabar ini terdengar.


Tuan muda bagaimana dengan istirahat semalam, apakah nyenyak..? Mo kwi mendengar perkataan Tombak angin tersedak, dan batuk batuk.


Aku tidur nyenyak semalam, Mo kwi berkata cepat.


Hahaha,..Tuan muda tak begitu kuat minum arak rupanya, semalam tuan muda di antar oleh tuan putri dan nona Han untuk istirahat.


Mo kwi makin merah wajahnya, dan tak berani mengangkat wajah, mendengar perkataan dari Tombak angin.


Setelah selesai makan, tombak angin berkata kepada putri Qiao.


"Tuan putri, Kapak setan ingin membuat perjanjian," kapak setan berkata "kepada penjaga tahanan, untuk menyampaikannya kepada tuan putri."


"Perjanjian apa yang ia inginkan,..?" Putri Qiao berkata,


Tombak angin menggelengkan wajahnya, tanda tak tahu.


"Mari kita kesana,..!!" putri Qiao akhirnya memutuskan menemui kapak setan.


Setelah berada didepan kamar tahanan yang ditempati kapak setan, kakek berwajah seram, yang tangannya tinggal satu, wajah nya ceria melihat putri Qiao.


"Tuan putri, aku mempunyai sebuah informasi yang akan kuberikan, jika tuan putri berjanji akan membebaskan ku."

__ADS_1


"ilmu ku sudah lenyap, dan aku ingin menyepi untuk melanjutkan sisa hidupku ini."


"Apakah sebanding informasi yang kau berikan, dengan kebebasanmu itu..?"


"Lebih dari sebanding" kapak setan berkata, mukanya penuh harap, ketika putri Qiao sepertinya mulai tertarik.


Setelah diam agak lama, dan berpikir bahwa kapak setan sudah cacad tubuh, akhirnya putri Qiao berkata, "katakan informasi yang kau punya..?"


Wajah dari kapak setan tersenyum, kemudian berkata.


"Perguruan Dewa iblis telah merampok harta kasim Co yang dilindungi oleh pasukan siluman dan kasim Co sangat murka, kasim Co lalu menugaskan, selir kaisar Zhiangwhen untuk mencari harta yang dicuri oleh Dewa iblis, dan sebelum aku menyerang perkampungan lembah awan, aku mendengar Selir when, mencurigai rumah bulan, yang berada di kota Xi'an"


"Dan When ning selir kaisar itu adalah orang kasim Co, untuk meninabobokan kaisar agar selalu menurut pada kasim Co, dan sekarang kasim Co menugaskan selir When ning, untuk menyelidiki harta yg di curi."


Putri Qiao mengerutkan dahinya, berpikir.


Lalu bertanya, "kenapa kasim Co menyuruh seorang selir, memang mereka sudah tak punya orang pandai lagi..?"


"Tuan putri,..!! When ning bukan lah selir biasa, sebenarnya ia adalah, salah seorang pendekar dari siluman cantik 5 unsur, dan when ning adalah orang tertua dari kelima orang siluman cantik itu."


Hmm..!!


"Aku belum pernah mendengar gelar, siluman cantik lima unsur..!!" Putri Qiao berkata.


"Tentu saja tuan putri tak mendengar, karna mereka adalah tokoh tokoh dunia persilatan dari negara Jin ( manchu )."


Putri Qiao terkejut, ketika mendengar perkataan dari kapak setan, bahwa siluman cantik 5 unsur berasal dari negara Jin, apalagi ketika mendengar bahwa mereka mencurigai rumah bulan, berada di kota Xi'an yang dikelola oleh Soo bin, salah seorang anggota perguruan Dewa iblis.


Putri Qiao termenung, wajahnya berkerut, putri Qiao sadar dari lamunannya ketika kapak setan berkata.


"Apakah informasi yang kuberikan bisa membebaskanku..?"


"Bebaskan dia," putri Qiao berkata kepada tombak angin, dan termenung kembali.


Kapak setan hatinya bersorak, senyum keji terlihat dari wajahnya, "jika aku bisa keluar dari sini, aku akan ketempat kakak angkatku, Siluman bukit tengkorak untuk membalaskan dendamku, Tunggu saja pembalasan ku," kapak setan berkata dalam hati sambil melangkah keluar dari ruangan.


Ketika keluar ruangan, kapak setan melihat, Pedang gila, Pedang gila memang sedang mencari Mo kwi. yang selalu harus dia kawal, dan ketika kekamar gurunya, Mo kwi sudah tidak ada, lalu penjaga memberi tahu Mo kwi ketempat tahanan.


Dan ketika Pedang gila berpapasan dengan Kapak setan, tangan pedang gila bergerak.


Praaaaaak..!!


Kapak setan tersungkur dengan kepala hancur.


Pedang gila, lalu melangkah kearah rumah tawanan, sambil berkata, pelan.


Tawanan kabur

__ADS_1


__ADS_2