
Kasim Co terkejut, ketika melihat perubahan yang terjadi pada tubuh Mo kwi, dan tanpa sadar kasim Co menundur selangkah, dan keluar suara pelan dari mulut kasim Co, ilmu Raja hitam, pasangan dari pisau Raja neraka.
Puluhan tahun lalu ada 2 kitab terlarang di istana, kitab Raja hitam dan kitab ilmu perjaka suci.
Kedua kitab terlarang bagi pihak keluarga istana itu, tersimpan di sebuah peti, 2 kitab dan satu pisau kecil yang berwarna hitam, Pisau raja neraka.
Dulu sewaktu kecil, kasim Co yang mulai suka dengan ilmu silat, melihat kedua kitab itu, tapi setelah melihat tulisan dari kitab Raja hitam yang tidak ia mengerti, kasim Co tak mempelajari kitab Raja hitam, lalu mempelajari kitab perjaka suci secara diam diam, dan ketika istana geger, ada pencuri, dan setelah di telusuri, yang hilang adalah kitab Raja hitam dan pisau Raja neraka, yang memang di ambil oleh Pedang malaikat, tak banyak pihak yang tau.
Tapi untuk menutupi ketidak becusan pihak istana menjaga pusakanya, mereka hanya diam dan menutup rapat, kasus ini, dan entah kenapa lalu terdengar kabar pedang malaikat, mendapatkan kitab Raja hitam dan pisau Raja neraka dari sebuah goa kuno dan bukan dari istana, dan Pedang malaikat sampai ajalnya tiba, tetap tak bercerita sekalipun kepada Mo kwi muridnya, bahwa kitab Raja hitam dan pisau Raja neraka, adala pusaka istana yang telah ia curi.
keluarga istana menyebut kedua kitab itu terlarang karena, bila mempelajari kitab Raja hitam, seseorang harus minum racun hitam terlebih dahulu, sehingga semua tubuh mengandung racun, dan dianggap sebagai kitab sesat
.
Dan kitab perjaka suci, sebuah kitab yang bisa meningkatkan tenaga dalam seseorang dengan lebih cepat, tapi orang yang mempelajari kitab perjaka suci, hanya pria, sedangkan wanita bila mempelajari kitab itu akan tewas, sementara bila pria yang mempelajari kitab itu, urat kejantanan seorang pria akan putus, dan tak bisa hidup normal kembali, karna itulah kedua kitab itu di sebut, kitab terlarang.
Dan kasim Co adalah orang yang sangat tepat, mempelajari kitab perjaka suci, karna memang dia sejak kecil sudah menjadi kasim, dan berkat kitab perjaka suci tenaga dalam kasim Co meningkat dengan sangat pesat dan menjadi kasim yang sengat di segani di istana.
Dan sekarang, kedua orang yang telah mempelajari kitab terlarang yang dulunya berada di satu peti, saling berhadapan.
Mata merah, dan pisau kecil yang tadinya hitam sekarang berubah warna menjadi merah, dan mengeluarkan hawa yang sangat panas.
Membuat Mo kwi menjadi seperti mahluk yang bukan berasal dari dunia ini.
Ling ji yang pernah melihat perubahan itu masih merasa ngeri, dan teringat akan kematian gurunya, Iblis 5 unsur,
Gadis itu lalu berdiri di belakan putri Qiao dan Han lian yang sedang menatap kearah kekasihnya dengan pandangan mata tak percaya, mereka dulu pernah melihat perubahan itu, tapi tidak seperti sekarang.
Perubahan yang amat menyeramkan.
Kasim Co, untuk mengurangi rasa gugup dan gelisah di hatinya, memainkan dan memutar mutar cermin salju miliknya.
Dan ketika Mo kwi melesat kearah nya sambil terdengar desisan panjang, bunuuuuuh...!!
Kasim Co juga ikut bergerak melesat kearah Mo kwi, dengan Cermin saljunya ia kibaskan terlebih dahulu, dan sebuah sinar putih yang sangat dingin keluar dari cermin salju milik Kasim Co menerjang kearah Mo kwi.
Mo kwi mengibaskan tangannya, yang memegang pisau Raja neraka, Sinar merah agak kitaman, dan berhawa sangat panas, langsung menerjang sinar putih milik kasim Co.
Dhuaaar,..!!
Ledakan sangat keras dari beradunya tenaga dalam tinggi terdengar, pohon pohon kecil yang di lewati oleh kedua pukulan itu yang terpencar, terbakar dan juga membeku akibat hawa im dan Yang, saling bertemu diudara.
__ADS_1
Kasim Co langsung bergerak, dengan menyabetkan cermin miliknya, kearah kepala Mo kwi.
Mo kwi tak mengelak, tapi menyabetkan pisau raja neraka kearah cermin.
Traaang...!!
Bunga api terpecik di sekitar senjata mereka, ketika beradu, dan tangan kasim Co langsung bergetar., pegangannya pada Cermin salju hampir terlepas, dan tangannya terasa sangat panas.
Setelah beradu senjata, Mo kwi langsung menyabetkan pisau nya kearah dada
Kasim Co lalu mundur selangkah, dan bergerak kesamping sambil menyabetkan cermin saljunya kearah bahu Mo kwi.
Ketika bahunya di serang Mo kwi, Mo kwi menangkis, dengan tangan kirinya, lalu pisau raja neraka langsung menusuk kearah dada kasim Co.
Kasim Co langsung melentingkan tubuhnya kebelakang, sambil menendang pisau raja neraka.
Mo kwi mendengus melihat kaki dari kasim Co, lalu tangan kirinya menghantam ke arah kaki kasim Co.
Dheess..!!"
Kasim Co yang sedang melentingkan tubuhnya kebelakang menjerit, ketika merasakan kakinya di hantam oleh tangan kiri Mo kwi.
Kasim tua itu lalu mengarahkan tenaga dalamnya, kearah kaki dan memakan sebuah pil yang di keluarkan dari balik bajunya.
Setan cilik, kubunuh kau, dengan suara cempring nya yang mirip seorang wanita, dan kaki kanannya yang masih terasa panas dan gatal, kasim Co terus merangsek dan menyerang Mo kwi.
Cermin salju nya bergerak menyabet kearah leher
Mo kwi, dan begitu Mo kwi menghindar, cermin salju langsung turun, dan menyabet kearah dada.
Pisau raja neraka, bergerak menangkis, tapi kasim Co menarik cerminnya, dan memutar cermin itu lalu mengerahkan tenaga dalam, sebuah sinar kembali datang langsung menyerang kearah mata Mo kwi, seperti serangan yang tadi Kasim Co lakukan.
Mata Mo kwi langsung terpejam, dan dengan tangan kiri, ia berusaha melindungi matanya dari serangan susulan kasim Co. tapi kasim Co tak menyerang bagian kepala, karna, tangan kiri pemuda itu setengah menutupi wajahnya.
Kasim Co menyeringai seram sambil berkata,
"kali ini, mati lah kau setan cilik..!!"
Kasim Co lalu menghantam dada Mo kwi dengan pukulan pembeku tulang dengan tangan kiri,
Mo kwi juga tersenyum buas, tak berusaha menghindari serangan telapak kiri kasim Co,
__ADS_1
yang menuju kearah dadanya, dan ia sudah mempunyai rencana.
Bhuuk..!!
Putri Qiao, Han lian dan Ling ji setengah menjerit melihat dada kekasih mereka di hantam, oleh telapak kiri kasim Co, sebelum dadanya di hantam oleh kasim Co, Mo kwi mengerahkan tenaga dalam baja api miliknya kearah dada, untuk melidungi dadanya dari hantaman telapak kiri kasim Co, dan kedua kakinya iya tancapkan kearah tanah.
Dada Mo kwi bergetar, dan darah dari perut dan dada langsung naik kearah mulut, dan menyembur kearah wajah kasim Co, darah merah yang agak kehitaman langsung membanjiri wajah kasim Co.
Kasim Co yang terkejut, pandangannya gelap, wajah nya terasa panas dan gatal akibat darah beracun dari tubuh Mo kwi, kasim tua itu mundur, tapi Mo kwi sambil menahan sakit di dadanya, langsung menebas kearah perut, dan kasim Co merasakan angin, kearah perut menangkis, pukulan Mo kwi.
"Bhuuuk..creeeeep...!!
Kedua tangan bertemu, tapi pisau raja neraka langsung melesat dan menusuk dada kasim Co tanpa bisa di hindari, hanya suara jerit tertahan,
yang seperti kaget, yang keluar dari mulut kasim Co, dan kasim tua itu langsung tewas, dengan tubuh berubah menjadi hitam, akibat racun dari pisau raja neraka, yang terlihat merah menyala, ketika di aliri tenaga dalam baja api.
Setelah berhasil menewaskan kasim Co, tubuh Mo kwi berubah seperti sedia kala.
Mo kwi tubuhnya terlihat bergoyang goyang, dan hampir jatuh, sementara, dari mulutnya terus keluar darah merah yang agak kehitaman.
Ling ji langsung melesat dan langsung menaruh lengan pemuda itu ke bahunya, sehingga Mo kwi tidak jatuh dan bersandar pada bahu Ling ji.
Sementara itu, seperti sebuah kebetulan setelah kasim Co tewas, terdengar sorakan sorakan kemenangan, dari banyak prajurit, dan sorak kemenangan itu meneriakan, Raja muda Yan dan putri Qiao.
Putri Qiao tersenyum mendengar teriakan itu, lalu menatap kearah Mo kwi, dan berkata, "Kwi koko, kita berhasil, kita berhasil mengalahkan pasukan paman Zhiangwen, mari kita kesana..!!" putri Qiao berkata sambil menempatkan lengan Mo kwi yang satunya lagi, dan mereka bertiga berjalan, kearah gerbang kota Jinan, tempat berkumpulnya, pasukan mereka.
Sementara, Pedang gila ketika mendekati mayat kasim Co, Pedang gila mengambil Cermin salju, milik kasim Co.
Pedang gila melihat kearah cermin, kemudian melihat kearah Kasim Co.
Pedang gila diam seperti sedang berpikir,
Han lian yang melihat kelakuan Pedang gila, berkata.
"Paman ambil saja cermin itu, jika butuh ?"
"Dia lebih butuh," Pedang gila berkata,
Han lian mengerutkan keningnya ketika mendengar perkataan Pedang gila,
"Seorang yang sudah mati, buat apa cermin ?"
__ADS_1
Pedang gila kemudian meletakan cermin di dada kasim Co dan berkata,
"Biar dia bisa bersolek di neraka, agar wajah dan tubuhnya, tidak hitam lagi seperti sekarang."