
Mentri Cu ming, Meng ho dan Yo tian, sama sekali tak menyangka, dan sangat terkejut, setelah mendengar dari Ling ji, siapa Mo cian sebenarnya.
"Maaf kan kami yang sudah berlaku tak sopan terhadap tuan Mo cian..!!" mentri Cu ming berkata.
"Sudah lah taijin, tak usah banyak adat..!!"
"Taijin, aku bernama Mo kwi, Mo cian adalah nama samaranku, dan terima kasih atas kesediaan taijin bertiga, yang mau bekerja sama dengan kami." Mo kwi berkata.
"Tuan Mo, kami memang sudah tak suka dengan pemerintahan yang kacau, di bawah pimpinan kaisar Zhiangwen, rakyat banyak yang menderita karna pajak yang besar, belum lagi para pejabat yang hanya pandai menjilat dan korupsi, dan satu yang kami tahu dan mereka tidak tahu," mentri Cu ming berkata.
Sebenarnya, ketika ayah dari kaisar Zhiangwen wafat, kaisar Hongwu, ingin Raja muda Yan yang menggantikan beliau, tapi katna desakan para mentri yang mempunyai banyak kepentingan diri sendiri, mendesak kaisar Hongwu untuk mengangkat kaisar Zhiangwen, dan kaisar Hongwu yang tak mau ada perpecahan di dalam pemerintahannya, akhirnya mengalah dan beginilah, akhir dari kerajaan yang di pimpin oleh kaisar yang tak becus, dan hanya menjadi boneka dan budak nafsu.
"Taijin,..!!" tapi sebelum berkata lebih lanjut, sudah di potong oleh Cu ming, "jangan panggil kami taijin tuan, panggil saja nama kami, kami merasa malu jika di panggil taijin oleh tuan Mo kwi..!!"
Mo kwi tersenyum, "baikalah, karna taijin lebih tua..!!" aku akan memanggil paman saja,"
Paman, tadi aku sudah memberikan gambaran apa yang harus paman lakukan bertiga, paman juga harus hati2 jangan lengah, karna akan berbahaya, buat pergerakan kita, dan aku sudah dari pagi menyuruh orang untuk menyuruh pasukan yang berada di kota Jinan berangkat menuju Nanjing.
"Kira kira, berapa prajurit yang tersisa yang berada di Nanjing paman ?" Mo kwi berkata, sambil menatap kearah Meng ho dan Yo tian, karna mereka adalah perwira istana, yang pastinya tahu, berapa banyak prajurit yang di miliki oleh kaisar Zhiangwen.
Setahu hamba, di kerajaan hanya ada 40rb pasukan yang tersisa, tapi mereka semua prajurit pilihan, dan selentingan kabar, mentri Qi thay akan menambah dengan prajurit prajurit bayaran melalui sayembara yang sudah di sebar. tapi itu baru kabar burung yang hamba dengar, Yo tian berkata.
Mo kwi, terdiam mendengar perkataan dari Yo tian, wajahnya mengerut tampak berpikir, "40rb pasukan sedangkan Raja muda Yan 60rb pasukan, tapi mereka di kelilingi benteng yang kuat dan prajurit yang ahli, jika aku tak bisa membuka pintu gerbang kota dari dalam, sudah pasti kami akan kalah,"
Apa yah tuan Mo pikirkan kan, Yo tian bertanya ketika melihat Mo kwi termenung.
"Paman Yo, kita harus bisa membuka salah satu pintu gerbang kota, jika tidak..!!" pasukan yang di pimpin oleh putri Qiao walau berjumlah lebih banyak, akan kesulitan untuk menaklukkan kota Nanjing, kita harus memikirkan sebuah cara," Mo kwi berkata.
Ketiganya mengagguk, mendengar dan mengerti apa yang Mo kwi maksud dan pikirkan.
__ADS_1
Setelah hari agak malam, Mo kwi lalu pamit, pulang kepenginapan, mentri Cu ming, Meng Ho dan Yo tian berjanji, akan berusaha memikirkan cara yang tepat, tanpa harus di curigai, membuka salah satu pintu gerbang kota Nanjing, jika pasukan putri Qiao sampai ke kota Nanjing.
Mo kwi sampai di penginapan, dan ketika masuk kamar, ia melihat seorang lelaki berpakaian hitam duduk, dan ketika lelaki itu menoleh, Mo kwi langsung tersenyum.
"Paman Hek kwi, kapan datang ?" Mo kwi berkata.
Belum lama tuan muda, ketua menyuruh aku menyusul tuan muda dan membantu membereskan tugas yang sedang tuan muda jalankan di kota Nanjing.
"Jika paman Hek kwi ada di sini, tugasku akan lebih ringan, bagaimana pasukan yang dari Jinan paman, apa sudah bergerak ?"
Aku berangkat lebih dulu, tapi aku pikir sudah mulai bergerak, karna kami yg di jinan mendengar, kota Nanjing mengadakan sayembara untuk merekrut para pendekar.
"Apa banyak yang datang ?" Mo kwi berkata, "aku belum tau tuan muda, tapi golongan hitam pasti banyak yang datang, karna mereka mengejar uang dan jabatan, ini adalah sebuah siasat, untuk mengadu domba kaum persilatan," Hek.kwi berkata.
Paman benar, akupun berpikir seperti itu, jika mereka, mengadakan sayembar untuk merekrut pendekar untuk menambah pasukan, ini adalah kesempatan yang bagus bagi kita untuk, memasukan sebagian orang, tapi kita juga harus hati hati, jika sampai ketahuan, akan celaka.
"Kami akan atur masalah itu, jika memang bisa menyelundupkan orang orang, Sian bin akan mengatur, dan aku akan memberi tahu orang orang
Setelah merencanakan segala sesuatunya, Hek kwi lalu pamit undur diri.
2 hari lagi, dan acara itu, tak kan mungkin selesai dalam waktu sehari, jika perhatian mereka terpusat, di arena sayembara, maka akan lebih mudah bagi paman Meng ho dan Yo tian, mengatur para penjaga pintu, dan kekacauan selama di sayembara akan membuat perhatian mereka semua terpusat kesana.
dan penjagaan pintu gerbang tak kan mereka perhatikan.
Sehari sudah berlalu..dan memang benar, di kota Nanjing pintu masuk makin di perketat, tapi yang ingin mengikuti sayembara, setelah diperiksa mereka di beri kemudahan, tempat untuk tinggal, dan segala kebutuhan di penuhi oleh pihak kerajaan.
Mo kwi sudah mendapat bisikan, dan akan di pertemukan dengan perdana mentri Qi thay.
Dan Mo kwi sudah meyiapkan semua bahan bahan sutra mahal, permata dan hiasan giok yang langka untuk perdana mentri Qi thay.
__ADS_1
Mo kwi lalu dibawa oleh mentri Cu ming, kerumah perdana mentri Qi thay, seorang lelaki tua yang kurus dan wajahnya sedkit terlihat licik.
Hamba Mo cian, pedagang sutra dari Gui zhou, memberi hormat kepada perdana mentri Qi thay, maaf jika terlambat mendatangi dan melapor, karna hamba tak berani mengganggu tangan kanan kaisar, yang pastinya waktu sangat penting buat perdana mentri Qi thay, dan saya membawakan oleh oleh bahan sutra, dan beberapa patung giok yang sangat langka, itupun bila perdana mentri berkenan."
Perdana mentri Qi thay sangat senang melihat hadiah hadiah yang di berikan oleh Mo cian, apalagi patung jendral perang dari jaman sam kok, yang sedang menunggang kuda, yang terbuat dari batu giok hitam, dan itu sangat langka.
"Tuan Mo cian. apa tuan mempunyai kepandaian ?"
Mentri Cu ming terkejut mendengar perkataan dari perdana mentri Qi thay, sedangkan Mo kwi tersenyum.
Kalau, hanya untuk menaklukan perempuan mungkin bisa taijin, tapi jika berkelahi hamba angkat tangan, perdana mentri Qi thay tertawa mendengar perkataan dari Mo kwi, sementara mentri Cu ming tersenyum dan berkata dalam hati, Tuan Mo kwi memang pemuda hebat, bisa cepat akrab dengan siapapun, dan pandai membawa diri hingga siapa saja yang berbicara dengannya akan suka dengannya.
"Tuan Mo cian, besok ada sayembara, untuk mencari perwira, dan menambah prajurit prajurit kerajaan, Tuan Mo cian mendapat undangan istimewa dariku, dan aku harap tuan Mo cian hadir.."
"Jika perdana mentri Qi yang mengundang, semua persoalan dan janji akan Mo cian tangguhkan, dan siap memenuhi undangan yang perdana mentri katakan tadi."
Mo kwi berkata, sambil memberi hormat dan membungkukkan badan.
"Dan ingat..!!" bawa juga salah seorang jago yang Tuan Mo cian punya, siapa tahu beruntung dan bisa menjadi perwira di istana, perdana mentri Qi thay berkata, Mo kwi yang mendengar perkataan dari perdana mentri Qi thay, diam sejenak, dan perdana mentri Qi thay yang melihat Mo kwi diam, berkata kembali, "jika tidak ada,..!!" tidak usah tuan Mo."
"Hamba mempunyai pengawal pribadi taijin, besok hamba akan ajak dia, untuk meramaikan suasana,"
"Pasti pendekar terkenal..!!" perdana mentri Qi thay berkata, sambil tertawa
"Cuma pengawal biasa taijin..!!"
"Apa nama gelarnya tuan Mo, siapa tahu aku kenal ?"
"Ah gelarnya biasa saja taijin, itu juga ia menyebut dirinya sendiri, bukan gelar terhormat yang di berikan oleh orang persilatan,"
__ADS_1
"Gelarnya adalah Pedang gila, taijin."