
"Kakek,...!!" Mo Kwi berkata seperti tak percaya, bisa bertemu di sini dan mereka yang menyelamatkannya dari bahaya.
Begitu pula dengan Pelindung Dewa iblis, yang dikenal dengan nama 3 iblis langit sangat terkejut, ternyata Mo kwi yang sedang di bakar di dalam rumah batu itu.
Nio nio, lalu menghampiri Ling ji, memeriksa keadaan gadis itu, setelah mengetahui ling ji tak sadarkan diri karna kehabisan tenaga, Nio nio lalu menempelkan kedua tangannya ke dada Ling ji dan mengalirkan tenaga dalam.
"Hai adik, siapa yang telah mengurungmu di rumah batu itu ?" Hek mo berkata.
Dji te ( adik kedua ) nanti saja, biarkan anak Mo istirahat dan melancarkan tenaga dalamnya terlebih dahulu, dan kau lihat kedua orang itu," dan obati meraka..!!" Kim mo berkata.
Hanya luka ringan, di beri obat balur juga sembuh, Hek mo berkata.
Bukan kah kau Dewa langit, pencinta tenggorokan, Hek mo berkata ketika melihat Dewa langit yang sedang duduk bersemedi sambil melancarkan tenaga dalamnya.
Setelah di rasa pulih, Mo kwi lalu menceritakan kenapa ia sampai berada di sini, tentang penculikan Kok pin an si telapak salju, dan sebab sampai ia terjebak oleh gubernur kota Tianjin, kepada Kim mo.
"Kau terlalu ceroboh nak," Kim mo berkata.
Kami juga sampai di sini sedang memburu seseorang, dan cara kerjanya sama persis dengan musuh abadi perguruan Dewa iblis yang sudah lama tak terdengar kabarnya, kami secara tak sengaja melihat orang itu, di sebuah hutan, ketika kami akan kembali ke lembah neraka setelah perang besar, lalu kami bertiga memburunya sampai disini dan kami kehilangan jejak, orang ini sangat licin dan licik, walau kami melihat hanya sekilas dan secara tak sengaja, tapi kami yakin dia lah orangnya, musuh kita itu pasti orang yang berada di balik perguruan naga merah.
"Dan bila benar dialah orangnya, urusan ini tak bisa kau selesaikan sendiri, anggota perguruan Dewa iblis harus bergerak memburu orang itu."
"Kakek, siapa orang yang kakek maksudkan itu ?"
seorang dari 3 manusia sesat yang tersisa.
Malaikat sesat, yang juga gurumu itu, Iblis sesat yag juga telah tewas, dan satu lagi orang yang belum pernah muncul setelah terluka parah oleh insu.
"Si Dewa sesat," kami berpikir dia telah tewas oleh insu, tapi ternyata dugaan kami salah.
Setelah mendengar ceritamu, aku yakin orang yang berada di balik perguruan naga merah adalah Dewa sesat."
"Dewa sesat tak mau di anggap sebagai golongan hitam, tapi cara cara yang ia lakukan lebih licik dan keji melebihi golongan hitam itu sendiri, oleh sebab itu dia di juluki Dewa sesat."
"Kakek, anak Mo titip Ling ji dan kedua orang itu, anak Mo akan ke penginapan, anak Mo yakin gubernur Liao pan pasti akan memburu kawan kawan yang sedang berada di penginapan.:
"Kau pergilah..!!"
"Dji te, ikut lah bersama anak Mo, aku dan Nio nio, akan mencari Tong eng dan menanyakan, apa intainnya membuahkan hasil, Kim mo berkata,
Hek mo sangat senang mendengar perkataan dari kakak pertamanya, wajahnya terlihat sangat gembira dan mengangguk mendengar perkataan Kim mo.
Setelah memberi memberi hormat, Mo kwi, Hek mo dan Dewa langit Langsung bergerak, dan tapi ia tak langsung menuju penginapan tapi terlebih dahulu mampir ke cabang perguruan Tengkorak putih untuk meminta bantuan, karna Mo kwi yakin, gubernur Liao pan, pasti mengerahkan prajurit nya dan anggota perguruan naga merah membasmi anak buahnya yang berada di penginapan.
Pisau terbang dari Tianjin mengerutkan keningnya ketika menerima Mo kwi dan melihat di sana sini pakaian pemuda itu bolong bolong dan sebagian banyak yang hangus terbakar.
__ADS_1
Pisau terbang tampak merenung mendengar perkataan dari Mo kwi ketika ia menceritakan bahwa ia dia jebak oleh gubernur Liao pan dan hampir mati terpanggang di dalam rumah batu.
Tuan, aku ingin kau dan semua anak buahmu ikut bersama ku menyelamatkan anak buahku dari gubernur Liao pan dan perguruan naga merah, Mo kwi berkata dan matanya tajam ingin mengetahui apa reaksi dari Pisau terbang, karna Mo kwi tak begitu percaya lagi dengan orang yang berada di kota Tianjin.
Setelah lama termenung, Pisau terbang setelah menghela nafas lalu bertepuk tangan 2 kali, tak lama kemudian masuk seorang pemuda tampan, setelah memberi hormat lalu berkata, "ada apa ayah, memanggil anak Kui ?"
"Kui er..!!" kumpulkan semua anak buah kita, hari ini kita akan membantu tuan Mo cian, menyelamatkan anak buahnya yang akan di serang oleh gubernur Liao pan dan perguruan naga merah.
Kui er diam mendengar perkataan ayah nya.
"Ayah, apa kita mampu menghadapi mereka ?" Kui er berkata.
"Nak, aku tahu isi hatimu, bahwa kita seperti telur melawan batu, tapi ayah mu telah berjanji, jika tuan Mo cian ada kesulitan di kota Tianjin akan membantu, dan inilah saat nya janji ayahmu akan di tepati, walau kita harus mati
Maka kita harus mati dengan terhormat, pisau terbang berkata.
Mo kwi tersenyum mendengar perkataan dari pisau terbang.
"Adik, anak buah mu sungguh hebat dan bisa di andalkan," Hek mo berkata sambil tertawa.
Pisau terbang mengerutkan keningnya, begitu pula Kui er yang masih berada di situ, mendengar perkataan dari Hek mo.
"Apa maksud dari perkataan tuan ?" Pisau terbang berkata, sambil manatap tajam kearah Hek mo mendengar perkataanya tadi.
Hek mo tampak heran dan berkata, "aku tak bermasud apa apa, apa ada yang salah ? jika aku berkata bahwa kalian bisa di andalkan."
"Phuuuihh."
Jika kau bukan anak buah adik ku, lalu kau ini siapa ? Hek mo berkata, matanya menatap tajam kearah
Lalu Hek mo berkata kembali.
"Adik, Apa kau tidak cerita kepada pisau dapur ini," Hek mo berkata, sedangkan Mo kwi tersenyum mendengar perkataan dari Hek mo dan menggelengkan kepala.
"Pantas saja,"
"Hai pisau dapur, aku beritahu kau..!!" adik ku ini adalah ketua perguruan tengkorak putih, nama aslinya Mo kwi bergelar iblis gurun, putra dari Shin mo ketua perguruan Dewa iblis.
"Jika kau menolak tawaran Dewa api, lehermu akan kupatahkan tadi, untung kau mau membantu," Dewa langit berkata.
Begitu mendengar nama Mo kwi, alias Iblis gurun, dan ada juga yang menyebut nama Dewa api.
Pisau terbang dan anaknya Kui er langsung sujud di hadapan Mo kwi dan berkata, "anak buahmu yang tak tahu diri ini, siap menerima hukuman ketua..!!"
Sudah lah paman, aku bangga mempunyai anak buah seperti paman, paman pisau terbang sangat gagah, Mo kwi berkata.
__ADS_1
Kui er, apa kau masih ragu mengumpulkan anak buah kita untuk membantu ketua sendiri.
Ayah, aku siap untuk mati membela ketua, Kui er berkata, tapi siapakah kakek ini, Kui er berkata. sambil menatap Hek mo,
Adik Kui, dia adalah tokoh legenda dunia persilatan, yang bejuluk iblis hitam, salah satu dari 3 iblis langit, Mo kwi berkata.
Pisau terbang terkejut ketika mendengar nama Hek mo, salah satu dari 3 iblis langit, "Maaf kan hamba yang buta tuan," sudah lah, sudah lah, cepat kumpuĺkan anak buahmu, nanti mereka bisa tewas jika kita terlalu lama di sini." Hek mo berkata.
Mendengar perkataan dari Hek mo, Kui er seperti tersadar, lalu bergegas mengumpulkan semua anak buah perguruan tengkorak putih kota Tianjin.
Sementara di penginapan tempat Mo kwi menginap, sudah di kepung oleh prajurit kota Tianjin dan juga anggota perguruan naga merah.
Pemilik penginapan wajah nya sangat pucat ketika tahu penginapanya di kepung, dan yang mengepung adalah gubernur Liao pan, dan perguruan naga merah.
Tuan, gubernur Liao pan ingin berbicara kepada tuan, Pemilik penginapan itu berkata.
Pedang gila, nenek Kharmila, dan Li chun lalu turun di ikuti oleh beberapa orang anak buah Mo kwi, Sedangkan Hek kwi tak berada di penginapan, entah berada dimana.
Nenek Kharmila mendengus melihat para prajurit dan orang orang berseragam merah dari perguruan naga merah.
Melihat Pedang gila berjalan di depan.
Gubernur Liao pan juga melangkah kedepan, dan berkata.
Apa kau anak buah tuan Mo cian ? gubernur Liao pan berkata.
"Kau siapa ?" Pedang gila tak.menjawab, malah balik bsrtanya kepada Liao pa.
Aku gubernur kota Tian jin bernama Liao pan.
"Jadi kau gubernur kota Tianjin..!!"
"Kenapa kau tak bilang dari tadi"
Gubernur Liao pan mengerutkan keningnya ketika mendengar perkataan Pedang gila.
kenapa melamun, sediakan kereta dan hidangan yang lejat
Daripada di penginapan, kamarnya sempit, lebih baik di tempat mu gubernur.
"Apa kau tau untuk apa aku kesini, ?"
Gubernur Liao pan berkata, wajahnya sudah terlihat sangat gusar.
Pedang gila mengerutkan krning ketika melihat
__ADS_1
Perubahan di wajah. Liao pan Lalu berkata...
"Pesta"