Pendekar Gurun

Pendekar Gurun
Ch : 33 Pasukan Siluman


__ADS_3

Putri Qiao merasa sedih hingga matanya berkaca kaca mendengar perkataan Mo kwi.


"Apa salahku,"..!! Aku baru ingat, ketika mereka sudah pergi," putri Qiao berkata dalam hati.


Putri Qiao lalu berkata kepada Han sikong.


"Paman, tolong ambil kedua pusaka Paku iblis itu, lalu kita pulang."


Han sikong mengangguk lalu mengambil paku iblis yang tergeletak di tanah dan yang menancap dikepala Pedang perak tanpa banyak berkata, karna Han sikong tahu bahwa tuan putrinya sedang sedih.


Tak lama kemudian keduanya lalu pergi meninggalkan hutan, dan kembali kekota Fu'yi.


Sementara itu Mo kwi yang berusaha mengejar Kim mo dan Nio nio, terus berlari kearah tadi mereka melesat pergi, tapi sudah sekian lama ia bergerak dengan ilmu langkah Dewa angin miliknya tetap tak bertemu dengan seorangpun di hutan itu.


Hmmm,..!!


"kemana perginya mereka berdua, sudah lama aku mencari tapi tak ada jejaknya, benar benar hebat pelindung dari perguruan Dewa iblis, pantas kakek sangat menaruh hormat kepada saudara saudaranya di perguruan, walaupun mereka yang sudah aku lihat sipat sipatnya agak aneh, tapi mereka tetap tahu batasan dan mana yang harus di bantu," Mo kwi berkata dalam hati.


Mo kwi menghela napas dalam dalam.


"Sebaiknya aku kembali kekota Fu'yi karna dalam beberapa hari kata kakek peramal itu, ketua akan datang kekota Fu'yi, "aku harus bertemu dengan ketua perguruan Dewa iblis dan menyampaikan pesan dan salam dari kakek."


Ketika akan kembali, dan sudah akan keluar dari hutan, telinga Mo kwi seperti mendengar suara suara bentakan dari orang yang sedang bertempur.


Mo kwi lalu mengikuti arah suara, ketika sampai ia melihat 3 orang sedang bertempur, di pinggir hutan dekat jalan yang menuju ke arah kota Fu'yi.


Karna hari sudah menjelang malam, jalan raya sudah jarang ada orang yang lewat, dan pertempuran berjalan dengan sengitnya, tanpa ada yang melihat.


Mo kwi lalu melesat kearah pohon besar yang banyak daunnya, ia bersembunyi di salah satu dahan dan melihat kearah pertempuran.


Tak jauh dari arena pertempuran, seorang wanita muda duduk bersandar disebuah pohon, dan seperti sedang terluka.


Mo kwi mengerutkan dahi nya melihat pertempuran, dan ia mengenali dua orang yang sedang bertempur dengan seorang pria paruh baya yang berpakaian mewah, dengan wajah masih terlihat tampan, tapi wajahnya memakai pupur dan bersolek seperti seorang wanita.


Setelah beradu pukulan, keduanya lalu mundur, nenek tua yang menjadi lawan dari pria paruh baya itu seperti terluka dalam, dari bibirnya perlahan keluar darah.


Ha,..Ha,..Ha..


"Sudahlah jangan memaksakan diri," pria itu berkata, setelah tertawa melihat lawannya terluka dalam.


Mo kwi masih berusaha mengingat ingat nenek itu,..melihat wajahnya yang khas dan aneh, tapi ia lupa nama nenek itu, ia terus melihat dan mendengarkan perkataan mereka sambil bersembunyi di dahan pohon.

__ADS_1


"Aku sudah mempunyai daftar daftar calon selirku, dan kau harus merasa bangga, "karna cucumu termasuk dari salah satu calon yang ada di daftar ku," pria itu berkata, dengan mimik muka yang menyebalkan, sambil cangar cengir melirik kearah gadis cantik yang bersandar di sebuah pohon.


"Dasar Jay Hwa cat" ( penjahat cabul ) Nenek itu berkata geram, kepada pria yang berada didepannya.


"Baru sekarang aku percaya perkataan dari teman teman dunia persilatan, bahwa si Tawon api adalah seorang pengecut yang tak tahu malu, dan selalu memakai cara licik untuk mencapai tujuan."


"Aku tak peduli apa perkataan orang," pria yang berpakaian agak mewah dan disebut oleh si nenek dengan nama Tawon api berkata.


"Jika aku tak meracuni kalian terlebih dahulu, mana bisa aku membawa calon selirku,"..!!


"Sudahlah, kalian tak usah memaksakan diri, aku tau sepasang pendekar bermuka hewan bukan tokoh sembarangan, "tapi racun tawon apiku akan menghanguskan bagian dalam tubuh kalian, jika kalian masih memaksakan diri memakai tenaga dalam," Tawon api berkata sambil tersenyum penuh kemenangan.


Dasar manusia tak tahu malu, nenek kuda besi berkata geram kepada Tawon api.


Mo kwi terkejut ketika mendengar disebutnya sepasang pendekar bermuka hewan, nenek Kuda besi dan suaminya Tikus bumi, Mo kwi memang ingat wajah, tapi lupa nama.


"Begini saja, aku ada sebuah tawaran untukmu, jika kau setuju dengan tawaranku, maka aku akan memberikan obat penawar racun padamu dan membebaskan cucumu," bagaimana,..? Tawon api berkata kepada sepasang pendekar bermuka hewan.


"Apa tawaranmu,"..? Nenek kuda besi bertanya kepada Tawon api.


"Sebuah pekerjaan mudah, Tawon api berkata sambil tersenyum, "kalian bantu aku menculik putri Qiao, anak gubernur kota Fu'yi dan membawa putri Qiao kepadaku, "jika kalian berhasil, maka cucumu akan kukembalikan, dan kalian medapat obat penawarnya, bagaimana,"..?


Nenek kuda besi tertegun mendengar perkataan dari Tawon api, begitu pula Mo kwi yang mendengarkan perkataan Tawon api.


Hmmm,..!!


"Jadi kau rela cucumu menjadi selirku, "cucumu jangan khawatir kesepian, di setiap kota aku mempunyai seorang selir."


"Dan mereka semua adalah saudara, jadi bisa kau bayangkan jika semua berkumpul, pasti akan ramai, dan bila aku merasa sebal, "aku akan mencambuki tubuh cucumu, dan kau hanya bisa menatap dari akhirat, "


Tawon api berkata sambil tersenyum menatap kearah nenek Kuda besi.


"Cucuku sudah mempunyai seorang suami.:


"Tak mungkin,"..!! Tawon api berkata memotong perkataan nenek Kuda besi.


Cucumu masih berusia muda, tak mungkin mempunyai suami.


Phuuuiiihh,..!!


Nenek kuda besi meludah, kemudian berkata.

__ADS_1


"Kau atau aku neneknya,"..?


Mendengar perkataan dari nenek Kuda besi, wajah Tawon api berubah bengis, tapi taklama kemudian tersenyum kembali.


Apalagi jika sudah kenal dengan putri Qiao, kalian bisa dengan mudah membawanya keluar.


Kalian tahu bahwa putri Qiao adalah anak angkat raja muda Yan,..?


Dan jika kalian berhasil, apapun yang kalian inginkan akan kalian dapat, dari atasanku, dan cucumu selamat.


"Agaknya kau anakbuah kaisar Zhiangwen,


aku dengar kasim Co orang kedua dari kaisar Zhiangwen, "mempunyai pasukan siluman yang terdiri dari orang orang dunia persilatan.


"Dan kau sepertinya salah satu pasukan siluman itu,".?


Nenek Kuda besi berkata.


"Tak kusangka, ternyata pengetahuan mu luas juga, bagaimana dengan tawaranku,"..? Tawon api berkata.


Sementara ditempat persembunyiannya, Mo kwi terkejut mendengar perkataan dari Tawon api dan nenek kuda besi,


Apalagi setelah mendengar tentang pasukan siluman yang terdiri dari orang orang dunia persilatan yang digerakan oleh kaisar Zhiangwen.


Apa sepasang setan kubur, siluman ular, kapak hitam dan pedang perak juga pasukan siluman dari kaisar Zhiangwen,..? Sebab tujuan mereka hampir sama dengan Tawon api, Mo kwi berkata dalam hati.


Ia lalu mengerahkan tenaga dalam baja apinya, lalu kedua ekor ular gurun api, keluar dari balik baju Mo kwi.


Mo kwi lalu menatap kedua sehabatnya itu, kemudian berkata.


Coa mo, kau lihat pria itu,..? Dia adalah penjahat cabul, jika dibiarkan nanti Coa kwi istrimu bisa tergoda, dan ikut denganya, Mo kwi berkata,


"Kau dekati dan gigit dia,"..!! Mo kwi berkata sambil tangannya menunjuk kearah Tawon api, Coa mo kepalanya mengikuti jari Mo kwi.


kemudian Coa mo bergerak, seperti terbang dari dahan kedahan dan perlahan mendekati kearah Tawon api.


Tubuhnya yang kecil memudahkan Coa mo untuk bergerak diantara dedaunan dan tak terlihat,


Jarak antara Coa mo dengan Tawon api semakin dekat, dan Coa mo sudah berada di dekat kaki Tawon api yang sedang bercakap dengan nenek Kuda besi.


Sedangkan Mo kwi menatap kearah Tawon api lalu berkata dalam hati.

__ADS_1


"Perwakilan dari suami yang sakit hati istrinya kau ganggu, akan segera tiba,"


Kau bersiap lah,..!!


__ADS_2