
Mo kwi melihat kedatangan 2 orang anak buahnya, tak lama kemudian karna tenaga dalam dan ilmunya paling rendah Li chun datang, dengan nafas yang memburu kana lari tanpa henti mengikuti Mo kwi.
Setelah Li chun sampai, Mo kwi kemudian menepak nepak punggung Li chun.
"Kakak, apa kau merasa capai ?" kau masih juga bertanya, Li chun berkata setelah mendengar perkataan Mo kwi, apa kau tak lihat, aku ngos ngosan seperti ini.
"Li chun !" jika sudah istirahat cepat kau kejar kedua orang yang membawa Subo dan adik," Pedang gila berkata kepada Li chun.
"Apa kau tak lihat aku baru saja sampai !"
Li chun berkata sambil cemberut mendengar perkataan dari Pedang gila.
Kalian tak usah khawatir, Ling ji dan nenek Kharmila selamat.
Tak lama setelah mendengar suara, Kwan bin, Yie dong, langkah angin dan tabib Huo, muncul sambil membawa 2 orang wanita.
Ling ji dan nenek Kharmila.
Mendengar perkataan Kwan bin, Hati dan peraasan Mo kwi menjadi lega.
Sekarang tak ada lagi ganjelan di hati untuk menghadapi mu, bersiaplah.
Mo kwi menghadapi Kepala naga yang membawa pedang, sedangkan Pedang gila menghadapi, setan kaki satu, Dewa langit dan siluman Harimau yang sama sama bertangan kosong, juga sudah berhadap hadapan.
Mereka berdiri di tiga tempat yang berbeda, tempat yang lumayan agak luas.
Lebih baik kalian menyerah saja, karna kalian sudah terkepung.
Phuuih...!!
Jangan sombong kau anak muda, umur mu masih bau kencur, tapi lagak mu seperti guru saja, jika kau sanggup, mari bermain main dengan ku, Kepala naga berkata.
Hmm....!!
"Kau sombong sekali pak tua, jika kau memang benar kepala naga, sampaikan salamku jika kau bertemu dengan tangan atau kaki naga."
"Mereka pasti kenal denganku, karna akulah yang mengirim mereka ke neraka." Mo kwi berkata.
"Kau boleh bangga bisa membunuh tangan naga atau kaki naga, tapi mereka bukan murni murid dari guru besar, akulah murid kepala dan sepasang setan adalah adik seperguruannku."
"Aku akan membalaskan dendam ini, kau bersiaplah."
Mo kwi yang mendengar perkataan dari kepala naga juga sudah bersiap.
Begitu pula, Pedang gila dan Dewa langit.
Mereka sudah memasang kuda kuda.
Tubuhnya berkelebat, dan Mo kwi tak perlu lagi basa basi dan langsung menyerang ke tempat tempat mematikan dari Kepala naga.
kau memang hebat anak muda, kepala naga berkata, ketika ia terus di serang oleh Mo kwi.
Semetara itu, Dewa langit yang mempunyai jurus andalan, serangan jarak dekat atau, Kim na jiu khas perguruan Hutan larangan, bertemu dengan sesama ahli dalam jurus jurus pukulan jarak dekat siluman harimau.
Yang mengambil gerakan gerakan harimau dan di jadikan jurus jurus yang hebat.
Dewa langit langsung menyerang ke arah siluman harimau, kedua tangan mereka berbentuk cakar tapi dengan jurus jurus yang berbeda.
Plak, plak, plak.
Salìng serang saling tangkis, suara beradunya tangan mereka nyaring terdengar.
__ADS_1
Tenaga dalam mereka juga tak jauh berbeda, karna siluman harimau termasuk tokoh tua, yang sudah lama tak keluar dari dunia persilaan, siluman harimau salah satu tokoh yang di undang selain setan kaki satu yang menjadi lawan Pedang gila.
Dewa langit menatap tajam siluman Harimau, dari adu tangan mereka berdua sudah merasakan tenaga masing masing seimbang.
Dewa langit menyeringai.
He he he.
"lawan yang pantas," dewa langit berkata.
Setelah mengucapkan kata itu, Dewa langit bergerak, tangannya langsung bergerak ke arah leher siluman harimau. tapi siluman harimau sudah tahu bahwa gerakan gerakan dari jurus kim na jiu dari Dewa langit banyak yang mengarah ke kepala dan tenggorokan, dan siluman harimau sudah siap, melayani serangan serangan jarak dekat Dewa langit.
Cakar siluman harimau menangkap tangan Dewa langit lalu menariknya.
Dewa langit tubuhnya maju, karna tangannya di tarik oleh siluman Harimau, lalu tangan kiri, siluman Harimau langsung menyambar ke arah kepala.
Whuut..!!
Dewa langit, tangan kirinya menangkis serangan tangan kiri lawan, kemudian Dewa langit menangkap tangan kiri siluman Harimau, keduanya lalu saling memegang kedua tangan lawannya masing masing, salung tarik dan saling cengkram berusaha untuk mematahkan tangan lawan.
Dewa langit memutar tangannya, dengan sekuat tenaga.
Karna tangannya takut patah karna di pelintir oleh Dewa langit.
Siluman Harimau, ikut memutar tubuhnya, tubuh siluman harimau berputar putar, tapi kemudian, dengan kuda kuda yang kokoh, Siluman Harimau balik, menirukan gaya Dewa langit.
Siluman harimau, yang juga ikut memutar tangannya, sehingga Dewa langit juga ikut memutar tubuhnya karna tak ingin tangannya patah keduanya berputar bergantian.
Dewa langit langsung menendang ke arah perut siluman, kakek tua yang mukanya bengis itu mendengus.
Kemudian melepaskan tangannya, dan mundur menghindari serangan kaki Dewa langit.
Hmm..!!
Dewa langit mengerutkan dahinya mendengar perkataan dari siluman Harimau.
"Curang..!!"
"Apa maksudmu ?" Dewa langit menatap ke arah siluman Harimau.
"Kenapa kau pakai kaki mu itu ?" bukankah kita bertarung memakai tangan tanpa senjata, mengapa kau bertarung memakai kaki ?"
Ha ha ha
Dewa langit tertawa mendengar perkataan dari siluman harimau.
Ternyata ada yang lebih gila dari temanku si Pedang gila.
Ha ha ha
Dewa langit terbahak bahak mendengar perkataan dari siluman harimau.
"Kau bilang, tidak usah pakai kaki..!!"
"Lalu kau loncat dan putar putar dari tadi memangnya pakai tangan atau kepalamu ?" Dewa langit berkata.
Siluman harimau menggeram menahan marah mendengar perkataan Dewa langit.
Lalu kedua tangannya bergerak mencakar ke arah dada Dewa langit.
Dewa langit menangkis cakaran tangan siluman harimau.
__ADS_1
Plak, plak.
Kemudian Dewa langit menendang ke arah kaki, siluman harimau.
Kakek berwajah bengis itu melompat, lalu dari atas cakarnya bergerak menghantam ke arah kepala Dewa langit.
Dewa langit kemudian menyilangkan tangan ke atas kepala.
Dhees..!!
Suara benturan antara serangan, dan bertahan dari yang bertempur dengan menggunakan tangan kosong antara Dewa langit dan siluman harimau terdengar.
Serangan serangan keduanya semakin lama semakin cepat, dan mereka saling cari kelemahan lawan untuk mengakhiri pertarungan.
Dewa langit, mundur dua langkah ke kebelakang.
dan berkata.
Kau memang pantas menerima ilmu cakar darah dari hutan larangan, Setelah berkata, Dewa langit kemudian mengangkat kedua tangannya ke atas, setelah itu kedua tangan yang jari jari terbuka bergerak ke depan seperti mencakar, setelah itu kedua tangannya menyilang di depan dada, setelah berada di depan dada, tak lama kemudian, kedua cakar Dewa langit telah berubah warna menjadi merah.
Jurus cakar darah, hutan larangan yang sangat jarang di keluarkan oleh Dewa langit, kali ini Dewa langit mengeluarkan jurus pamungkasnya.
Siluman harimau yang melihat kedua cakar Dewa langit berubah menjadi merah, kedua tangannya bergerak gerak, kedepan dan keatas, menyiapkan jurus yang akan dia keluarkan.
Dewa langit mendahului menyerang siluman Harimau, cakarnya yang sudah berubah menjadi merah, dan jurus cakar dewa langit menjadi lebih ganas dari pertama.
Siluman harimau sangat terkejut melihat perubahan itu, dan berusaha mengimbangi serangan serangan Dewa langit.
Siluman harimau tak berani, beradu tangan lagi karna, dua kali tanannya beradu, dan tangannya malah menjadi panas.
Dewa langit semakin lama serangan serangannya semakin ganas, cakarnya di malam hari terlihat seram tertimpa sinar bulan purnama, jadi bersinar layaknya dua buah cakar setan dari neraka, apalagi pakaian hitam yang di pakai Dewa langit, seolah olah hanya 2 cakarnya aja yang bergerak gerak tanpa di gerakan oleh Dewa langit.
Semakin lama, Siluman harimau semakin terdesak, yang biasanya cakar Dewa langit mengarah sekitar kepala kali ini serangannya, tak menentu dan susah di tebak, membuat siluman harimau makin kerepotan.
kaki, perut, dada, kepala, satu persatu di serang oleh Dewa langit.
Cakar darah Dewa langit terus memburu, dan siluman harimau terus, menghindar ke kanan ke kiri, dan mundur apalagi ketika menghindar, dan cakar darah Dewa langit mwnghantam pohon dan pohon itu tak lama kemudian layu dan langsung mengering membuat Siluman harimau makin ketakutan.
Dewa langit tangan kanannya menyambar ke dada, dan terus melesat.
Siluman harimau tak bisa mengelak kali ini, karna cakar kirinya Dewa langit juga menyambar, ke arah leher, dan akhirnya.
Sebuah pilihan salah di ambil oleh Siluman harimau, setelah tangan nya kanannya menangkap tangan Dewa langit, begitu pula tangan kiri siluman Harimau yang menangkap tangan kiri Dewa langit.
Kedua cakar saling cengkram, siluman harimau hanya berpikir bahwa tenaga dalam mereka seimbang, tapi tak berpikir bahwa cakar Dewa langit sudah berubah.
Dewa langit langsung menekuk tangannya.
terdengar suara tulang patah dan jeritan.
Kreeek, kreeek, aaaarrrrgggh.
Jeritan siluman harimau sangat kencang, ketika merasakan sakit akibat kedua tulang jarinya hancur
Kedua cakar sebatas pergelangan tangan Siluman Harimau yang salin cengkram, tulang tulangnya patah, dan Dewa langit setelah berhasil mematahkan dan mendengar teriakan Setan harimau, langsung tangan kanannya bergerak ke arah leher siluman harimau.
Creeep..kreeeek.
Cakar Dewa langit menggenggam leher siluman harimau kemudian meremasnya.
Kali ini tak ada jeritan, dan tubuh siluman harimau dengan tenggorokan hancur langsung rubuh.
__ADS_1
Dewa langit lalu menendang tubuh siluman harimau, sambil berkata.
Berisik.