
Ketika mendengar perkataan dari ketua perguruan Dewa iblis, entah kenapa hati Mo kwi merasa tenang, apalagi setelah mendengar perkataan, "Kau boleh memanggilku ayah," apa karna aku merindukan sosok seorang ayah, Mo kwi berkata dalam hati.
Lamunan Mo kwi terhenti ketika mendengar perkataan dari nenek kuda besi.
"Baiklah, jika memang itu yang terbaik, kami bertiga akan menunggu kedatangan ketua Shin," nenek kuda besi berkata kepada Shin mo.
Shin mo mengangguk mendengar perkataan dari nenek kuda besi, kemudian menatap kearah Mo kwi, "kapan kau akan berangkat kekota Kaifeng,"..?
"Hamba akan berangkat besok menuju kota kaifeng."
Mo kwi berkata.
"Bagus, lebih cepat lebih baik,"
"Kau harus hati hati, aku dengar pasukan siluman adalah kumpulan tokoh tokoh dunia persilatan golongan putih maupun hitam, jangan terlalu menojolkan diri, dan apa rencanamu setelah sampai dikota Kaifeng,"..? Shin mo bertanya kepada mo kwi.
Hamba dulu pernah diajak bergabung oleh gubernur kota Kaifeng, Zhang xuan tp hamba tolak, jika hamba kekota kaifeng dan bertemu kembali dengan gubernur zhang, hamba akan masuk dan menyelidiki dari dalam, Mo kwi berkata.
Itu sangat berbahaya tiba tiba terdengar suara dari putri Qiao, sambil mengeluarkan paku iblis.
Orang yang melemparkan Paku iblis ini, jika ia adalah pasukan siluman, ia pasti tahu kau yang membunuh teman teman mereka, sama saja kau masuk kesarang macan, putri Qiao berkata, waktu itu untung ada pelindung perguruan Dewa iblis yang menyelamatkan mu.
"Tunggu dulu,"..!! "Siapa yang kau maksud dengan pelindung perguruan Dewa iblis,"..? Shin mo terkejut ketika mendengar perkataan dari putri Qiao, dan bertanya.
Putri Qiao juga terkejut ketika Ketua Shin tak tahu ada Kim mo dan Nio nio di sekitar kota Fu'yi, yang telah menyelamatkan Mo kwi di hutan, ketika pemuda itu diserang oleh Paku iblis.
Tadinya putri Qiao berpikir kedua pelindung itu memang sengaja berada disekitar kota Fu'yi karna ketua mereka akan datang.
Putri Qiao lalu menceritakan kejadian dihutan ketika mereka menerima petunjuk Sian bin, dan akhirnya bertemu dengan Kim mo dan Nio nio.
"Mereka pasti keluar dari lembah Neraka untuk mencariku, sejak aku keluar lembah, sampai sekarang aku belum pernah pulang ke lembah neraka," Shin mo berkata dengan wajah yang menunjukan kesedihan, "aku sampai bisa hidup sebesar ini karna kakek, paman dan bibiku" ( kisah Dewa iblis )
"Tadi tuan putri berkata, mereka mencari paman Hek mo,"..? Shin mo berkata.
"Benar,"..!! putri Qiao berkata
"Hamba pernah bertemu dengan Tetua Hek, dan tetua Hek mengangkat adik kepada hamba ketika bertemu di hutan, ketika hamba pertama kali keluar dari gurun Gobi.
Tiba tiba Mo kwi berkata, mereka yang hadir terkejut ketika mendengar perkataan Mo kwi.
Shin mo mengangguk angguk mendengar perkataan Mo kwi, wajahnya tersenyum ketika mengingat pengalaman waktu ia kecil dan buta ( kisah Dewa iblis ).
Pasti paman Hek mo keluar dari lembah untuk mencariku, kemudian kakek dan bibi keluar untuk mencari paman Hek mo.
Paman Sian bin, tolong paman cari kakek, paman dan bibiku, setelah bertemu.
Bawa mereka ke perkampungan lembah awan aku akan berada disana, sebelum berangkat kekota Kaifeng.
Baik ketua, Sian bin berkata.
__ADS_1
Nenek kuda besi terkejut ketika Shin mo menyebut Sian bin kepada pendeta Tao itu.
Nenek kuda besi tahu, Sian bin adalah nama tokoh yang sangat susah diketahui wajah aslinya dan berilmu tinggi, orang persilatan menjuluki Sian bin dengan julukan Dewa 1000 wajah.
Jadi pendeta Tao ini adalah penyamaran dari Sian bin yang menjadi anggota perguruan Dewa iblis.
Perguruan Dewa iblis benar benar menyeramkan, nenek kuda besi berkata dalam hati.
Setelah berbasa basi sebentar dan memberi nasehat kepada Mo kwi, Shin mo lalu undur diri
Shin mo dan Hek kwi lalu kembali kekota Xi'an untuk menghubungi Soo bin, dan mengumpulkan informasi tentang pasukan siluman.
Malam dikediaman Gubernur Li bai.
Mo kwi membuka mata ketika sedang melatih pernapasan, telinga nya mendengar suara ketukan dipintu kamarnya.
Mo kwi lalu melangkah dan membuka pintu kamar.
Ia tertegun ketika melihat putri Qiao berdiri didepan pintu kamar, malam itu putri Qiao berpakaian sederhana. tapi berdandan sangat cantik, putri Qiao tersenyum ketika melihat Mo kwi membuka pintu.
"Boleh aku masuk,"..? putri Qiao berkata.
"Silahkan tuan putri," Mo kwi berkata.
Putri Qiao lalu masuk dan duduk dikursi yang berada didalam kamar mo kwi, dan meletakan bungkusan yang dibawa diatas meja.
"Ini pakaian untukmu, aku menyuruh orang untuk membuat pakaian khusus yang tahan panas, terbuat dari serat ulat sutra langit, dan mempunyai saku besar di balik baju ini untuk tempat tinggal sahabatmu." putri Qiao berkata.
"Terima kasih tuan putri."
Panggil aku Qiao saja, jangan pake tuan putri. Kwi koko,
Putri Qiao menunduk malu setelah menyebut Kwi koko ( kakak Kwi ) sebuah panggilan yang cukup mesra,
Mo kwi tertegun ketika mendengar perkataan dari putri Qiao.
Kwi koko harus berhati hati selama berada di kota kaifeng, putri Qiao berkata,
Aku,..Aku, akan menunggumu disini,
Putri Qiao berkata, sambil bangkit berdiri dan setengah berlari, keluar dari kamar Mo kwi.
Mo kwi menggelengkan kepala melihat tingkah putri Qiao.
Pagi hari di kediaman rumah gubernur Li.
Seekor kuda hitam sudah siap dengan seorang penunggang, yang juga berpakaian hitam yang terlihat mengkilat berbeda dengan pakaian biasa.
Ketika Mo kwi akan mengebrak kudanya, sebuah suara memanggil.
__ADS_1
"Koko,..Koko,"..Han lian berlari, sambil membawa bungkusan.
Setelah sampai.
"Aku bangun pagi sekali memasak untuk bekal Kwi koko di perjalanan," Han lian berkata sambil menyerahkan sebuah bungkusan yang masih hangat kepada Mo kwi.
Mo kwi menerima bungkusan itu kemudain berkata kepada Han lian, "kenapa harus repot repot."
Han lian tidak berkata, ia lalu mendekati Mo kwi, kemudian dengan cepat mencium pipi kiri Mo kwi, lalu melesat perg.
Mo kwi terkejut sambil meraba pipi kirinya,
Sementara, dari sebuah kamar, sepasang mata memandang cemburu, ketika melihat Han lian mencium pipi Mo kwi.
Gara gara aku membuka bajunya untuk diobati, jadi memberi jalan gadis itu untuk lebih dekat lagi dengan Kwi koko, putri Qiao berkata sedih dari jendela kamarnya.
Matanya memandang kearah kuda hitam yang ditunggangi oleh Mo.kwi yang keluar dari rumahnya.
perjalanan dari Fuyi kekota kaifeng tidak terlalu jauh, sehari perjalanan sudah sampai.
Malam setelah mendapat penginapan, Mo kwi berjalan dijalanan kota kaifeng yang masih ramai.
Pemuda itu begitu terhibur setelah melakukan perjalanan tanpa henti dan sekarang sedang bersantai sambil melihat lihat.
Di pusat kota, Mo kwi lalu melihat sebuah rumah makan yang ramai, ia lalu masuk kerumah makan itu, karna perutnya sudah lapar, dan melihat rumah makan yang agak mewah dan ramai, Mo kwi bepikir siapa tahu ia bisa mendapat informasi dari rumah makan itu, ia lalu melangkah mendatangi rumah makan itu, Mo kwi sebelum berangkat telah diberi bekal dan ia tanpa ragu masuk kerumah makan itu.
Setelah masuk, Mo kwi lalu melihat sekeliling dan semua meja, di rumah makan itu telah penuh.
Mo kwi lalu memutar tubuhnya, untuk mencari rumah makan lain.
Disini saja, meja kami masih tersisa satu kursi, seorang pria belum terlalu tua dan masih terlihat tampan, berkata sambil melambaikan Tangan kearah Mo kwi.
Mo Kwi lalu menghampiri, kemudian memberi hormat dan berkata, "terima kasih tuan," kemudian Mo kwi duduk di kursi yang masih kosong.
Pria itu tersenyum melihat Mo kwi, pria itu memanggil mo kwi karna Ia melihat secara sepintas pemuda itu seperti mirip dengan sahabatnya,. yang lama tidak bertemu.
Aku See in dan ini Cui im istriku, dan anaku lin eng.
Mo kwi mengangguk mendengar perkataan see in, aku bernama Mo kwi.
See in tak begitu mendengar perkataan dari Mo.kwi, tapi matanya menatap kearah pintu rumah makan yang terlihat 4 orang masuk, seorang wanita bercadar hitam, dengan 2 orang kakek dan seorang lagi memakai topeng.
See in tak mengetahui siapa gadis bercadar itu, dan kakek yang membawa pedang dan yang bertopeng,
Matanya hanya menatap seorang kakek berambut dan berjenggot putih dengan pakaian hitam, selalu berdiri disamping wanita bercadar.
See in dari mulutnya tanpa sadar, menyebut sebuah nama, melihat kakek itu.
Yie dong, dari perguruan tengkorak putih.
__ADS_1