
Setelah sampai kamar yang di tunjukan.
Diao chan kemudian berkata, "Tuan,..Tapi sebelum gadis itu bicara, Mo kwi telah memotong nya, "panggil saja Mo kwi, jangan panggil tuan,..!! Aku tidak biasa dipanggil dengan sebutan Tuan," Diao chan mendengar perkataan Mo kwi tersenyum. "Nama ku Diao chan, putri gubernur Zhang," Mo kwi mengangguk, mendengar gadis itu menyebut nama.
Aku akan memanggil tabib, untuk memeriksa apakah ada luka dalam serius, tunggu sebentar, sebelum mo kwi berkata, Diao chan telah keluar kamar.
Tak lama kemudian Pintu kamar Mo kwi di ketuk, Li chun membuka pintu dan melihat See in beserta istri dan anaknya berdiri didepan pintu.
"Boleh aku masuk,"..? See in berkata setelah melihat Li chun membuka pintu kamar, Li chun mengangguk lalu mempersilahkan See in masuk.
Mo kwi yang sedang duduk, lalu berdiri ketika melihat See in, kenapa paman repot repot datang kesini, paman tinggal suruh pelayan untuk memanggilku, aku akan datang," Mo kwi berkata.
Pandangan Mo kwi berubah kepada See in, setelah tahu See in adalah kakak ipar dari Shin mo, ketua yang dihormatinya.
See in ternseyum mendengar perkataan Mo kwi.
Sudahlah tak usah sungkan sungkan terhadap kami, See in berkata.
"Oh iya,..!! Apa benar kata orang tadi, bahwa Ban li eng ada sangkut paut dengan mu,"..? Mo kwi mengangguk, "Ban li eng adalah kakeku," Mo kwi berkata, See in lalu mengangguk mendengar perkataan Mo kwi.
See in tidak tahu, kalau Ban li eng adalah termasuk salah seorang tetua perguruan Dewa iblis.
Ketika mereka sedang bercakap cakap, kemudian Diao chan datang dengan seorang kakek tua membawa kotak perabot untuk pengobatan.
See in mengerutkan dahi, ketika melihat kakek itu.
"Tuan ini terluka dalam, tolong kau sembuhkan, jangan khawatir soal biaya dan bahan bahan obat, apa yang tabib butuhkan, katakan saja,..!! nanti akan aku sediakan."
Tabib itu membungkuk kepada Diao chan, kemudian tabib itu berkata kepada Mo kwi,
"Tuan muda, Maaf, hamba akan mulai memeriksa."
"Tapi tuan putri, selama hamba memeriksa, yang lain mohon menunggu diluar, selain yang tinggal di sini." tabib itu berkata.
"Kenapa harus sembunyi sembunyi," Lin eng berkata.
See in tersenyum mendengar perkataan putrinya, kemudian berkata,
"Eng ji, luka dalam harus diperiksa, dan Mo kwi harus dibuka bajunya, apa kalian para wanita harus tinggal disini dan membuat paman tabib mendapat kesulitan, untuk mengobati Saudara Mo,"..? See in berkata sambil menatap bergantian kearah Lin eng dan Diao chan.
Kedua gadis itu mendengar perkataan dari See in, wajah mereka semburat merah, Lin eng kemudian diajak oleh ibunya, Cui im kekamar mereka.
__ADS_1
Diao chan sebelum keluar kamar berkata kepada kakek tabib, "jika sudah mengobati tuan muda, kau lapor kepadaku, ayah ingin tau luka dalam tuan muda Mo parah atau tidak."
"Baik tuan putri,"..!! Tabib itu berkata sambil memberi hormat.
Diao chan kemudian meninggalkan kamar Mo kwi.
Setelah Diao chan pergi, See in lalu menyuruh Mo kwi menitahkan Pedang gila dan Li chun untuk berjaga di pintu kamar, walau tak mengerti dengan suruhan See in, Mo kwi menurut, dan menyuruh Pedang gila dan Li chun, untuk menjaga didepan kamarnya.
"Paman, kenapa paman berada di sini,".? tanya See in
Mo kwi terkejut ketika mendengar perkataan See in,
yang bertanya kepada tabib itu, kemudian berkata,
Paman See kenal dengan Paman tabib,..? See in mendengar pertanyaan Mo kwi gugup, dan tak bisa menjawab, tabib itu tersenyum kemudian berkata.
Semua anggota yang berada didekat sini mendapat perintah dari ketua untuk berkumpul dikota Kaifeng tuan See.
Untuk membantu Saudara iblis gurun, menyelidiki Pasukan siluman yamg diperkirakan berada di kota Kaifeng.
Mo kwi dan See in terkejut mendengar perkataan sang tabib.
See in terkejut karna tak menyangka bahwa Mo kwi adalah anggota perguruan Dewa iblis, sedangkan Mo kwi terkejut ketika baru mengetahui bahwa tabib yang berada dihadapannya adalah anggota perguruan Dewa iblis.
"Saudara Mo, aku adalah tabib Huo, anggota perguruan Dewa iblis bagian pengobatan," Mo kwi yang mendengar perkataan tabib itu, lalu berdiri dan memberi hormat, tak usah banyak peradatan, tabib yang ternyata Huo in, berkata kepada Mo kwi.
"Mari kuperiksa lukamu,"..!! Huo in berkata kepada Mo kwi.
Sambil mengobati luka dalam Mo kwi, kemudian mereka bercakap cakap, lalu mereka membahas orang misterius bertopeng hitam yang hadir di pertemuan dan seolah mengetahui segala hal.
"Mungkin Sian bin atau Wu bai mengetahui tentang orang bertopeng hitam itu, aku dengar dari Wu bai yang telah mendapat kabar, ketua tak lama lagi akan datang ke kota Kaifeng. aku curiga manusia bertopeng itu adalah orang yang sama, yang sering membuat kekacauan hanya untuk kepentingan sendiri."
Huo in kemudian menghela napas dalam, seperti mengumpulkan ingatan tentang masa lalu, kemudian mulai bercerita.
Ketika anggota perguruan Dewa iblis berpencar dan menempuh jalan hidup masing masing dan tak ambil peduli dengan urusan dunia persilatan karna belum menemukan ketua yang cocok untuk memimpin.
Dunia persilatan digegerkan dengan kemunculan 3 orang manusia berilmu tinggi, ketinggian ilmu mereka, menurut kabar tak berbeda jauh dengan insu ( guru yang berbudi ) pendiri perguruan Dewa iblis Thian mo.
Ketiga orang itu mendapat julukan di dunia persilatan dengan nama tiga manusia sesat.
Iblis sesat, Dewa sesat dan Malaikat sesat.
__ADS_1
Dewa sesat dan malaikat sesat hanya julukannya saja seperti tokoh jahat, karna orang dunia persilatan suka membumbui dan menambahkan sesuatu yang mereka tidak sukai dan mempitnah kedua tokoh itu.
Mereka tidak jahat tapi sipat mereka sangat kukoay ( aneh ) dan tak mau peduli, selagi mereka tak diganggu mereka diam, tapi jangan harap dapat ampun, jika ada orang yang mengusik kedua orang itu, maka mereka mendapat gelar sesat.
"Malaikat sesat gurumu," Huo in berkata sambil melihat Mo kwi, "mendirikan perguruan tengkorak putih, tapi perguruan itu belum lama berdiri ia menghilang dan tempatnya sebagai ketua digantikan oleh Kwi bo."
Dewa sesat dan Iblis sesat tak terdengar kabarnya lagi, iblis sesat, Dewa sesat dan malaikat sesat menghilang dengan waktu yang tak berbeda jauh.
Mendengar ceritamu dan kawan kawan, aku curiga orang bertopeng hitam itu salah satu antara Iblis sesat atau Dewa sesat.
"Apalagi ketika mendengar kabar Paku iblis telah kembali dan membokongmu di dekat kota Fu'yi."
Sebab Paku iblis adalah senjata rahasia mustika yang takan bisa diperoleh pendekar kacangan, Huo in berkata.
"Aku mendapat pesan dari ketua, kau harus berhati hati dan tidak bertindak ceroboh, cukup amati saja sampai ketua dan yang lain datang, baru kita bersama sama bergerak untuk menghancurkan pasukan siluman."
"Wu bai dan Sian bin, sedang berusaha mencari tempat tempat dan orang yang dicurigai sebagai anggota pasukan siluman."
Bukan kah paman Sian bin mendapat perintah ketua untuk mencari pelindung perguruan,"..? Mo kwi berkata kepada Huo in.
See in terkejut mendengar perkataan Mo kwi.
"Jadi ketiga tokoh itu sudah keluar lembah,"..? See in berkata sambil melihat kearah Mo kwi dan Huo in
Huo in hanya mengangguk mendengar perkataan dari See in.
"Karna urusan disini sangat penting, Sian bin sendiri yang menyelidiki di kota Kaifeng, sedangkan anakbuahnya yang melacak, jejak Pelindung Dewa iblis.
Setelah bercerita kemudian Huo in memberikan beberapa obat kepada Mo kwi.
Luka dalammu tak terlalu parah, sebentar lagi lukamu akan sembuh, disini kau jangan terlalu menarik perhatian, karna mereka belum tahu bahwa kau adalah anggota perguruan Dewa iblis, maka dari itu ketua menyuruh mu untuk kesini.
"Kau cari tahu tentang pasukan siluman melalui gubernur dan putrinya, tapi jangan sampai menimbulkan kecurigaan, itulah pesan dari ketua."
"Tingkatkan lagi tenaga dalammu, karna musuh yang akan kita hadapi sekarang, sepertinya sudah mempersiapkan diri untuk menghadapi segala kemungkinan."
Lalu, Huo in dengan wajah serius menatap kearah Mo kwi,
"Bila benar dugaanku, bahwa salah satu dari kedua manusia sesat itu yang menggerakan Pasukan Siluman."
"Saat inilah pertama kali perguruan Dewa iblis mendapat lawan tangguh.
__ADS_1
Dan kita harus mempersiapkan diri, untuk menghadapi mereka.